Pengorbanan seorang ibu demi pengobatan anak nya rela menjual diri.
Adakah orang yang rela membayar nya dengan harga yang sangat mahal?
Sedang kan dia hanya seorang janda.
Penasaran yuk ikuti terus kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gentra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 11
Waktu sudah menunjukan waktu pulang kantor, Mira sudah bersiap untuk pulang.
Semua barang sudah ia rapihkan, Berdiri dan mengambil tas. Bergegas keluar dari ruangan untuk pulang.
Mira berjalan melewati lorong-lorong ruangan para karyawan.
Sampai Di ujung, Akan naik lif terdengar orang memanggilnya.
Sontak mira pun menoleh ke arah sumber suara.
"Ada apa!Apa masih ada pekerjaan yang tertunda?
Tanya mira terhadap orang tersebut.
"Tidak!Aku hanya ingin mengantarmu pulang"Ujar ferdi.Rumah kita kan satu arah, Sekalian kita pulang bareng.
"Sebelum ny!Terimakasih banyak pak, Namun saya harus kerumah Ibu mertua saya dulu.Kebetulan arahnya berbeda pak, Ma'af lain kali saja ya"
Setelah mengucapkan ma'af Mira pun berlalu,Meninggalkan Ferdi.
Tanpa mereka sadari ada orang yang memperhatikan interaksi keduanya.
Dan orang itu tersenyum puas ketika mira menolak untuk pulang bareng.
"Sokor loe di tolak", ucap orang itu sambil bergegas pergi mengejar mira melalui tangga darurat.
Mira sedang berdiri di depan kantor, Sedang menunggu taxi yang ia pesan.
Namu tiba-tiba mobil mewah berhenti tepat di hadapannya, Orang yang ada di dalam mobil mempersilahkan untuk masuk.
"Mir!Ayo masuk Cepetan, Ucap orang tersebut.
Namun mira masih berdiri tanpa merespon apapun
Ayo buruan"
"Ma'af! pak, Saya sudah pesan taxi
Saya pulang naik taxi saja, Tidak enak merepotkan orang lain" Ucap Mira sambil beejalan menjauh.
"Saya ini bukan orang lain tapi Bos kamu, Sudah sepantas nya kamu nurut terhadap perintah saya Ucap Jack, Sambil membuka pintu mempersilahkan mira untuk masuk"
"Hello,,,apa bapak lupa, Ini sudah jam pulang kantor itu artinya bapak bukan lagi Boss saya.Kan sudah bukan jam kerja_Ucap mira sambil tersenyum sinis.
Sebetulnya mira merasa tidak nyaman ketika Jack memperlakukan nya seperti itu.
Hanya satu yang mira takutkan, Takut dengan omongan orang yang selalu bilang Janda itu suka rebut laki orang.
Mira selalu jaga jarak dengan lelaki manapun, Karena sesungguhnya di hatinya Sudah tidak ada tempat untuk orang lain.
"Ya sudah jika kamu tidak mau ikut dengan saya karena saya bukan boss kamu saat ini,Maka kau harus ikut dengan ku sebagai calon istriku"
Jack bicara sambil penuh dengan penekanan, dan hal ini membuat mira tambah kesel terhadap apa yang Jack lakukan akhir-akhir ini.
"Apa maksud nya,? Jangan seenaknya dong memaksa orang, " Mira merasa kesal dengan apa yang di lakukan Jack.
"Ayo masuk"
Dalam batin mira bicara "Ok deh yang waras yang mengalah"
Akhirnya mira pun mengalah dan menuruti semua permintaan Jack.
Nah gitu dong, ucap Jack sambil tersenyum dan menutup pintu mobilnya.
Setelah mereka berada di dalam mobil, Jack pun mulai melakukan kendaraan nya.
Perlahan pergi dari area perkantoran
Sampai di pertigaan, mobil malah belok ke arah kiri, Sontak hal itu membuat mira kaget.
"Ko lewat sini!Bukan seharusnya ambil arah yang lurus?Tanya mira terhadap Jack"
"Ia jika itu mau ke arah rumah mertua mu, Ini jalan menuju rumah calon ibu mertua mu"
Ucap Jack sambil tersenyum menyeringai.
"Lah, jangan aneh-aneh deh. Maksud bapak apa?
Jangan membuat hidup ku tambah rumit ya, Selama ini hidup ku sudah susah"Mira bicara tanpa melihat ke arah jack.
Setelah menempuh perjalanan sekitar satu jam, Mereka pun sampai di rumahnya keluarga jack.
Kedatangan mereka pun di sambut oleh para pelayan yang ada di sanah.
Silakan tuan dan nyonya sudah di tunggu di ruang makan sama nyonya besar.
Astaga ada apa ini" Dalam batin mira.
Mereka pun pergi ke ruang makan di mana sudah di tungggu oleh nyonya besar.
Mira pun mengucapkan salam,Dan mencium punggung tangan ibunya jack
Jack mempersilahkan Mira untuk duduk, Mira duduk di samping Jack.
"Nama mu siapa? Tanya bu Merlin terhadap mira.
"Mira" Men jawab dengan singkat.
"Sudah lama dekat dengan anak saya,? Selidik Merlin karena dia merasa ada yang aneh dengan Jack."
"Baru juga belum satu bulan nyonya, Saya bekerja di kantor pak Jack" Mira menjelaskan terhadap merlin antara Mira dan jack
"Kenapa kamu mau di ajak ke mari sama Jack, Pasti di paksa ya?Ucap Merlin sambil menatap tajam ke arah Jack.
"Tidak juga!ma,Mira ikut dengan suka rela ko, Ya kan mir?Ucap Jack dengan wajah penuh permohonan."
Perbincangan selama mereka makan pun terus terjadi, Sampai pada akhirnya kegiatan makan bersama pun telah usai.
Jack pamit untuk mengantarkan mira pulang.
"Tante pamit pulang ya, ucap mira sambil mencium punggung tangan Merlin."
"Hati-hati di jalan ya, Merlin pun melambaikan tangan."
Jack dan mira pun pergi meninggalkan kedianam keluarga Jack.
Masih berdiri di depan pintu, Wanita patuh baya itu sampai mobil pun tidak terlihat dari pandangan nya.
Wanita itu cantik, sopan harus ku selidiki latar belang nya dulu.
Jangan sampai jatuh ke lubang yang sama tuh anak nakal, Kali ini harus betul-betul aku yang kerja keras buat mencari jodohnya.
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
Mohon ma'af untuk semuanya jika banyak typo.
Maklum othornya lagi sedikit oleng karena kurang micin.
Jangan lupa tinggalkan jejak ya kaka semuanya, jangan ke dia yang pergi tanpa jejak🤭
#Rate
#Fav
#Like
#Komen