NovelToon NovelToon
Married With Duda

Married With Duda

Status: tamat
Genre:Duda / Cinta Terlarang
Popularitas:43M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nidia

Sarah tidak menyangka jika ia akan di pertemukan dengan seorang duda yang memiliki 2 putra lucu, imut, dan tampan. Tentu saja ketampanan itu berasal dari ayahnya. Namun sayang Dia berjanji tidak ingin menjalin hubungan apalagi menikah setelah istrinya mengkhianatinya. Namun saat bertemu Sarah ia melanggar janjinya itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nidia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 15: Taman hiburan

✉️ (Sarah)

"Apanya yang cocok, jelas-jelas Bapak sudah tua. Hahahaha".

✉️ (Devano)

"Heii, baru kamu perempuan yang mengatakan aku tua. Jelas-jelas wajah ku masih terlihat fresh begini. Ibu-ibu saja bahkan mengira aku belum punya anak, mereka bahkan mengidolakan ku, mereka ingin punya anak tampan sepertiku"

✉️ (Sarah)

"Benarkah? tapi sepertinya mereka melihat dengan mata kirinya saja. Coba ikut mata kanan nya. Mereka akan menyadarinya. Hahahaha".

✉️ (Devano)

"Apa kamu sedang mengejek ku nona? atau memang kamu malu mengakui ketampanan ku ini?, ohh ayolah katakan saja jika kamu memang mengagumi ketampanan ku".

✉️ (Sarah)

"Anda terlalu percaya diri sekali tuan. Aku akan mengakhiri percakapan ini. Aku sudah mengantuk, selamat malam". Dan percakapan mereka pun berakhir.

Di lain tempat Devano tampak senyum-senyum sendiri di kamarnya. Baru kali ini dia mau saling berkirim pesan dengan seorang wanita dengan begitu lama. Biasanya ia malas bahkan tidak mau melakukannya. Dia akan langsung menelepon jika ingin mengatakan sesuatu. Tapi kali ini berbeda, rasanya menyenangkan. Mungkin karena itu Sarah. Coba saja dengan yang lain, ia tidak akan mau menghabiskan waktunya untuk hal itu.

Pagi harinya Sarah di sibukkan dengan mengurus anak-anak, mulai dari meyiapkan pakaian hingga membuat bekal mereka, namun Sarah tidak merasa terbebani dengan hal itu.

"Huh...akhirnya siap juga, setidaknya ini seperti simulasi menjadi seorang ibu" ucap ku lalu terkekeh. Aku lalu mengajak anak-anak untuk segera berangkat ke sekolah.

"Ini bekal untuk Damien dan yang ini untuk Darren". Aku memberikan bekal mereka dan langsung dimasukkan ke dalam ransel mereka.

"Thank you mom" ucap mereka bersamaan.

"Mom besok weekend, ajak kami ke taman hiburan ya mom" ujar Darren pada ku dengan mata puppy eyes nya saat kami sedang dalam perjalanan menuju sekolah.

"Baik lah, apa pun untuk kalian. Tapi kita harus minta izin dulu pada daddy kalian. Kalau di izinkan kita akan pergi" ucap ku padanya. Aku memang selalu minta izin kepada Devano jika ingin membawa anak-anak keluar. Bahkan ia akan mengirimkan uang ke rekening ku untuk membeli apa pun yang kami sukai. Aku sudah menolaknya tapi Dia bersikeras untuk melakukannya. Aku bahkan tidak tahu dari mana ia mendapatkan nomor rekening ku. Namun aku tetap saja menggunakan uang ku.

Keesokan harinya kami pergi ke taman hiburan karena Devano mengizinkannya. Tapi tetap saja dengan syarat tidak boleh pulang terlalu lama dan di dampingi oleh beberapa anak buah Devano. Sungguh ayah yang protektif.

"Apa kalian mau ice cream?".

"Mau mom, aku yang rasa vanila," jawab Damien.

"Aku yang coklat mom" ucap Darren.

"Oke tunggu di sini. Mom akan membelikannya. Jangan pergi kemana-mana" kata ku memperingati mereka.

Aku lalu pergi membeli ice cream, sesekali aku melirik ke arah anak-anak. Setelah pesanan ku selesai aku menuju tempat dimana anak-anak duduk.

"Wah, kenapa anak mommy yang satu ini kalau makan selalu belepotan sih" ucap ku sambil membersihkan pipi gembul Damien yang terkena ice cream.

"Mom, kita beli mainan ya.. biar koleksi mainan Dami yang di rumah bertambah lagi" pinta Damien pada ku.

*Hai.... Jangan lupa like dan vote nya ya. Trims*

1
matchariee??
kurang asik
matchariee??
.
Anonymous
Plis lahh baru baca kurang srek aja gitu.. maaf nihh, author nya pernah belajar b.indo kan ya? Trus pasti ada yg namanya sudut pandang nahh kalau dlm penulisan haruanya dikasih keterangan. Ini gw baca cuma sampe chapter 2 aja udh ga nyaman seolah” ini pov outhornya berdasarkan real life karna ada kata “aku”. Kalau mungkin memang bgi sebagian org ga masalah tpi bagi yg udh bnyk baca karya/cerita org pasti ga nyaman. Mohon di koreksi ya thor.
Eka Sari Agustina
👍👍👍👍
Alaric Zikri
Luar biasa
oma lina katarina
seneng baca nya dari susah hingga senang nya , bagus ceritanya Thor
oma lina katarina
keluarga harmonis 👍👍
Aries suratman Suratman
Author emang suka bikin yang baca ceritanya jadi jengkel dan Emosi, dikasih tahu tapi...tak direspon 🤦💆
Aries suratman Suratman
Kalo sampai episode:10 Masih pakai bahasa Seolah cerita kehidupan pribadi author(Berarti Author ngga butuh kritik dan saran)👏👏👏🤷
Aries suratman Suratman
Intinya kalo ceritanya masih kaya cerita kehidupan pribadinya Author
yang baca ceritanya jadi kurang nyaman dan terasa kurang pas
Aries suratman Suratman
Baca ceritanya kurang nyaman, Seolah-olah Sedang Menceritakan kisah pribadi Author, Harusnya Author itu belajar dari pengalaman yang udah ada (Novel itu ceritanya dunia hallu imajinasi, bukan cerita kehidupan pribadi)🙆💆💆💆👍✌️
chtiana 75
Luar biasa
Nisa Sugiarti
Lumayan
Muji Erawati
Luar biasa
Muji Erawati
q sukak ceritanya
M Yustina
tanda kasih syg seorang lbu ..... D nanti Damian/Smile/
Ryan Jacob
semangat Thor nulisnya
Dini Dadi
Luar biasa
faraakila
tiba-tiba pov devano
faraakila
katanya orang kaya tapi gak ada kamar tamu 😏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!