NovelToon NovelToon
Choose The Antagonist

Choose The Antagonist

Status: tamat
Genre:Obsesi / Transmigrasi ke Dalam Novel / Mafia / Tamat
Popularitas:145.5k
Nilai: 5
Nama Author: Agnes Fetrika

-Dark Romance
-Bukan untuk anak-anak.
-Adegan kekerasan dan darah.


Sherly gadis berusia 21 tahun, yang mengalami kematian setelah tertabrak mobil. Kini jiwanya justru memasuki sebuah novel, dan masuk ke dalam raga dari sang tokoh utama yang memiliki nama depan sama sepertinya.

Sherly Agda Yeremia, tokoh utama perempuan bodoh dan lemah yang tidak pernah dianggap, bahkan diselingkuhi beberapa kali oleh Vincent suaminya.

Tapi dengan jiwa baru, semua cerita berubah. Sherly yang baru tidak peduli dan mengabaikan Vincent. Bahkan Sherly memilih untuk melindungi, Jeremy Christ Chadwick, tokoh antagonis favoritnya yang akan mati pada akhir cerita.

Di balik wajah tampan penuh pesona, Sherly tidak pernah menduga jika Jeremy memiliki sisi gelap dan obsesi tersembunyi pada tokoh utama.

“Setelah ini, kau tidak akan bisa lari dariku, Sherly sayang~ Kau adalah milikku, tidak peduli jika kau sudah memiliki suami.”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8 : Tawaran pekerjaan

Author sebenarnya mau update besok, tapi karena udah banyak yang komen dan mengingatkan , jadinya khusus hari ini double update buat kalian semua 😊😊

Happy reading 😉😉

“Kau cantik sekali~ Eh tunggu-”

Jeremy menatap curiga ke arah pipi Sherly, sementara wanita itu sedikit gugup saat lelaki itu menatap ke arah pipi kanannya, tepat di bagian yang ditampar oleh Vincent.

Jeremy menatap dengan penuh curiga dan sedikit tidak suka.

“Apa ada yang menyakitimu ??”

Sherly terdiam, dia bingung apakah harus berbicara kepada Jeremy atau tidak, mengenai perdebatannya dengan Vincent. Sherly tidak mau terlihat seperti perempuan yang mengadu domba dua lelaki, yang memang adalah musuh. Tapi jika dia tidak bercerita, maka Jeremy pasti akan curiga dengannya.

“Ehm, jangan khawatir.. Hanya kesalahpahaman kecil.”

“Sampai memberikan luka di pipimu ?? Apa yang br*ngs*k itu lakukan ?! Menamparmu ?!” Ujar Jeremy bertanya dengan tidak suka, Sherly menundukkan kepalanya. Lalu menjawab dengan perlahan.

“Dia.. Dia mengira aku berbelanja menggunakan kartu kreditnya, jadi dia marah saat bank memberikan laporan tentang pengeluaran sejumlah 1.800 US$.” Celetuk Sherly kemudian mengangkat kepalanya menatap Jeremy. Bisa wanita itu lihat, lelaki itu sempat mengepalkan tangannya yang berada di atas meja.

“1.800 US$ heh ?? Bahkan pengeluaranmu tidak sampai angka 1.000 US$.” Ujar Jeremy dengan tertawa sinis, seakan dirinya juga tidak terima wanita itu mendapatkan perlakuan yang kasar dari lelaki bernama Vincent itu. Rasanya Jeremy ingin sekali menghajar lelaki itu, karena melukai wanita miliknya.

(1.000 US$ \= Rp16.785.000)

“Jeremy.. Aku berfikir.. Aku ingin bekerja saja, aku juga tidak nyaman menggunakan uangmu, dan-”

“Kau tidak perlu merasa sungkan, toh kartu itu dan uang di dalamnya sekarang adalah milikmu.”

“Tapi.. Vincent akan curiga, jika aku memiliki uang banyak, tanpa pekerjaan.” Ujar Sherly membuat Jeremy sedikit berfikir, seakan menimang perkataan dari Sherly.

Lalu Jeremy tersenyum kecil, seakan dirinya memiliki ide. Dan dia yakin, dengan ide itu, Sherly akan semakin dekat dengannya.

“Kalau begitu, jadilah sekretaris pribadiku. Dan untuk gajimu, aku tetap akan memberikan padamu. Bagaimana ??” Jeremy memberikan sebuah pilihan, dan sepertinya Sherly akan memanfaatkan kesempatan itu.

Menjadi sekretaris Jeremy, sudah pasti aku bisa melindungi lelaki itu !! Yess !! Kesempatanku terbuka lebar batin Sherly dengan senang, tanpa di sadari wanita itu. Jeremy sebenarnya sedang menjebak wanita itu semakin dalam dengannya.

“Tentu saja aku mau !! Kapan aku bisa bekerja ??” Ujar Sherly dengan senang, Jeremy tertawa pelan melihat yang tersenyum bak anak kecil.

“Mulai besok kau sudah bisa masuk kerja, aku akan menjemputmu.”

“Eh, tidak perlu-”

“Jangan khawatir, katakan saja jika kau memesan taxi online kepada mereka.” Ujar Jeremy, seakan mengerti ketakutan Sherly jika Vincent mengetahui hubungan antara Sherly dan Jeremy. Tapi Sherly memberikan reaksi kesal.

“Dia tidak sebodoh itu, lama-lama dia akan curiga.” Ujar Sherly dengan nada cemberut seakan menyatakan jika itu adalah ide terburuk dari Jeremy, tapi justru sang lelaki tertawa geli mendengarkan perkataan Sherly.

“Baiklah, aku menjemputmu saat pertama kali bekerja. Hmm~ Seterusnya kau bisa berangkat sendiri.”

Sherly kembali tersenyum, “Tentu saja !! Aku tidak sabar untuk besok.”

Keduanya kemudian mulai membahas cerita lainnya, hingga Jeremy menceritakan beberapa hal lucu, yang membuat Sherly terhibur dan tertawa geli. Jeremy tersenyum melihat wajah indah itu, kembali tersenyum dengan lebar dan tertawa dengan puas.

Melihatmu tertawa adalah pemandangan paling indah yang pernah aku lihat, Sherly~ lelaki br*ngs*k itu berani sekali membuat wanitaku bersedih !! Batin Jeremy senang, sekaligus marah saat melihat luka di pipi Sherly. Sudah pasti wanita itu tetap merasa sakit hati, bagaimanapun yang melukainya adalah lelaki yang masih Sherly cintai.

Hingga sebuah suara dari tengah restoran, membuat beberapa pengunjung termasuk Sherly dan Jeremy menoleh ke arah panggung kecil di tengah-tengah. Seorang lelaki muda, berdiri memegang mic sembari tersenyum sebelum akhirnya berbicara di mic.

“Maaf mengganggu para pengunjung sekalian, pada malam ini, kami memiliki acara spesial menyambut hari berdirinya restoran ini yang ke 26 tahun. Jadi kami mempersilahkan para pasangan siapapun kalian, bisa maju dan berdansa ke depan. Pasangan yang paling romantis, akan mendapatkan hadiah sebuah boneka beruang yang ada di belakang saya ini.”

Sherly menatap binar ke arah boneka beruang berwarna pink yang terlihat lucu dan menggemaskan. Tapi ya, syarat untuk mendapatkan boneka itu adalah dengan berdansa, dan Sherly tidak pernah bisa berdansa. Yang ada, wanita itu akan terjatuh dan menjadi bahan ejek-ejekan para tamu lainnya. Jadilah, Sherly hanya bisa mengagumi saja boneka itu.

“Kau mau maju dan berdansa denganku ??”

Sherly menoleh ke arah Jeremy, yang tersenyum mengulurkan tangannya ke arah Sherly. Wanita itu menggelengkan kepalanya, sembari tertawa kaku.

“Aku tidak bisa berdansa, aku takut mereka akan menghinaku jika aku terjatuh.” Ujar Sherly dengan malu-malu.

Saat SMA dulu, Sherly pernah harus tampil berdansa, dan akhirnya terjatuh di tengah panggung, hingga menjadi bahan ejekan para murid lainnya. Kalau Sherly sudah biasa, tapi disini.. Dia pergi dengan Jeremy, dia hanya tidak mau lelaki itu mendapatkan hinaan karena-

“Tidak akan ada yang berani menghinamu, toh ada aku disini. Ayo~” Jeremy meyakinkan Sherly, hingga wanita itu terdiam sejenak, kemudian menganggukkan kepalanya pelan, dan menerima uluran tangan Jeremy.

Kedua pasangan itu, kemudian bangkit berdiri dari kursi mereka, berjalan dengan bergandengan ke bagian tengah restoran. Bergabung dengan beberapa pengunjung yang sudah berdansa di tengah-tengah karpet merah. Sherly sedikit gugup, mendengarkan suara alunan yang sangat lembut, dan beberapa pasangan lain terlihat romantis.

“Ikuti gerakan kakiku.” Ujar Jeremy kemudian memegang pinggang Sherly, membuat wanita itu menatap ke arah Jeremy. Sherly menundukkan wajahnya mengamati bagaimana Jeremy memulai gerakan yang begitu lembut, Sherly mulai mengikuti gerakan langkah Jeremy.

“Sherly, tatap wajahku.”

Sherly mengangkat wajahnya, menatap wajah tampan Jeremy dengan sedikit berdebar. Wajah tampan itu, penuh dengan pesona. Sherly tahu, dia berbahaya, dia tahu betapa gila Jeremy, tapi sepertinya karakter itulah yang membuat lelaki itu terlihat menarik di mata Sherly. Apakah Sherly sudah gila ?? Mungkin. Doakan saja dia akan semakin gila, dan masuk ke perangkap sang antagonis.

Mata Light Hazel terus menatap ke arah mata biru laut Sherly.

“You’re so pretty, baby~ so perfect..” Ujar Jeremy dengan suara lirih, tapi Sherly masih bisa mendengarkan perkataan lembut itu, rasanya dirinya ingin menutupi pipinya yang sedikit memerah malu.

“Apakah tidak ada kesempatan untukku bisa memilikimu, sayang ?? Apakah aku tidak memiliki sedikit tempat di hatimu ??” Ujar Jeremy dengan sedikit menekan Sherly agar bisa memberikan jawaban, lelaki itu benar-benar ingin mengetahui isi hati Sherly. Apakah.. Hanya Vincent satu-satunya lelaki di dalam hati dan pikiran Sherly ?? Atau kini sudah tergantikan olehnya.

Sherly berputar perlahan dengan tangannya masih bergandengan pada Jeremy, dan wanita itu di tarik hingga terjatuh pada pelukan Jeremy, wajah keduanya sangat dekat hingga hampir berciuman. Jeremy mendekatkan wajahnya pada telinga Sherly, dan berbisik.

“Sherly.. I'm serious right now.. Give me your heart, and I will burn world, just for you. My love~” Suara penuh penekanan tapi lirih, membuat Sherly merasa sedikit geli.

🌟🌟🌟🌟

1
Erna Masliana
ngabodor s Sherly
Erna Masliana
segera kan.. musuh mu tidak bisa ditolerir lagi
Agnes Fetrika: Tapi harus main cantik dulu, kalau terlalu buru-buru ntar masalah lagi 😌😌
total 1 replies
Erna Masliana
lembek... nyari masalah
Agnes Fetrika: Itulah kenapa Author lebih suka antagonis cowok, kalau antagonis cewek itu cuma modal ngerayu suami orang, atau enggak jadi pelakor 😌😌 kalau cowok lebih seru antagonisnya
total 1 replies
Erna Masliana
langsung dor jangan diajak ngobrol
Agnes Fetrika: Gak papa, biar agak dramatis dikit 😂😂
total 1 replies
Erna Masliana
harusnya dari dulu
Erna Masliana
itu karena Jeremy terlalu santai pada musuh musuhnya
Nia Nara
Kok jadi ded2an ya 😄
Agnes Fetrika: Santai, novelnya konfliknya enggak banyak kok, alurnya santai hehehehe 😄😄
total 1 replies
Erna Masliana
harusnya buat dia berlutut tendang lalu injak kepalanya.. jangan cuman gampar kurang sadis
Agnes Fetrika: Jangan sadis-sadis juga 😨😨
total 1 replies
Erna Masliana
s Jeremy gak pernah ngebales perbuatan jahat temen lama atau musuh y
Agnes Fetrika: Soalnya Jeremy fokus ngelindungi Sherly aja, makanya dia enggak berniat balas dendam sama mereka. Selagi enggak ngusik berlebihan, Jeremy santai 😌😌
total 1 replies
Erna Masliana
temani.. jangan dibiarkan sendiri.. apalagi musuh dimana mana... Sherly kurang peka situasi
Agnes Fetrika: Sherly pengen belajar menjaga diri sendiri 😌😌 siapa tahu, dia udah bisa menghabisi musuhnya tanpa bantuan suaminya 😄😄
total 1 replies
Erna Masliana
jangan terlalu cuek kalo di hina... lawan..ingat jaga harga diri suamimu
Agnes Fetrika: Bener, Sherly harus lebih berani dan kuat 😌😌
total 1 replies
Erna Masliana
s Mark bapaknya katanya mafia apakah dia akan diem bae melihat anaknya dimanfaatin Demial
Agnes Fetrika: Selagi, bukan di manfaatkan untuk menyakiti keluarganya, Mark diam dulu aja, kecuali kalau Vincent udah keterlaluan, baru dia bertindak 😌😌
total 1 replies
Erna Masliana
wuah banyak y
Agnes Fetrika: Suaminya Kamala juga banyak soalnya 😌😌 jadi hasilnya ya banyak anaknya 😂😂
total 1 replies
Erna Masliana
jangan cuman ngancam... langsung ajalah.. musnahkan hama walau satu
Agnes Fetrika: Jangan dulu, antagonis perempuannya cuma itu 🥲🥲 Ariana langsung di dor, habis nanti antagonis ceweknya 🥲🥲
total 1 replies
Erna Masliana
ya sudah Jeremy kau yang memegang ujung stetoskop.. Rachel yang mendengar dan mengarahkan/Facepalm/
Agnes Fetrika: Oh iya ya, enggak kepikiran sejak awal aku 😂🤣
total 1 replies
Erna Masliana
🤣🤣🤣🤣🤣 betul idiot
Erna Masliana
gak kasian tuh...malah sokooooooorrrr
Agnes Fetrika: Udah terlanjur kesel ya, sama si Vincent itu 😂🤣
total 1 replies
Erna Masliana
kamu ayah yang lumayan hebat lebih memilih memberikan pelajaran kehidupan karena kamu tau anakmu bebal gak bisa dinasehati dari pada memanjakan dg harta dan kekuasaan
Agnes Fetrika: Nah, bener, daripada di bilangin malah debat terus, mending di diemin ajalah 😂🤣
total 1 replies
Erna Masliana
oh Jeremy mengulang waktu dan Sherly ganti jiwa.. bagaimana dg Damiel??
Agnes Fetrika: Enggak, cuma Jeremy aja yang mengulang, kalau Damiel enggak 😄😄
total 1 replies
Erna Masliana
iya cerai aja dulu...soal Jeremy nanti nya jahat atau tidak itu kan nanti.. selamatkan diri dulu
Agnes Fetrika: Bener, itu yang terpenting 😌😌👍 menyelamatkan tubuh dan jiwanya dulu /Smile//Smile/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!