NovelToon NovelToon
Psykopat Gemoy Kesayangan The Owen

Psykopat Gemoy Kesayangan The Owen

Status: tamat
Genre:Mafia / Keluarga & Kasih Sayang / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: cyron_alfaka

Jangan menyukai keluguan dan keimutannya sebab di dalamnya bersemayam iblis yang bisa menghabisimu kapan saja. Jangan menyukai senyum manis di bibirnya karena mengandung racun yang tak memiliki penawar. Namun apakah yang akan ia lakukan jika sebuah keluarga terobsesi menjadikannya bagian dari mereka??
Namun tanpa ia sadari bahwa keluarga itu berhubungan dengan kepingan puzzle masa lalunya....akan keluarga ini menjadi sebuah kehancuran atau awal kebahagiaan untuknya????..apa yang akan terjadi selanjutnya ..
happy reading guys 😀

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cyron_alfaka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kai dihukum

Kai sudah sampai di mansionnya. Dengan dibantu bodyguard Kai memasukkan motornya ke garasi.

Saat membuka pintu, terlihat lampu seluruh ruangan sudah padam.

"Kayaknya Mama udah tidur deh. Gue istirahat juga ah. Capek banget."gumam Kai.

Kai melangkah dengan pelan menuju kamarnya karena takut Mama Silvia terbangun.

"CEKLEK"

Kai membuka pintu kamarnya. Ia segera menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.

Tak lama Kai keluar dari kamar mandi dan merebahkan diri di atas kasur king size. Kai pun terlelap dan menjelajah masuk ke alam mimpinya.

"No...no Dad, jangan....tinggalin Kai Dad.....no ... please don't leaves me. No... Dady......."racau Kai tidak jelas dalam tidurnya.

"Huffff....hos...hos...hos.., mimpi itu lagi."ucap Kai mengusap kasar wajahnya.

"Dad Kai harus mulai dari mana untuk mencari pembunuh Daddy. Sedangkan Uncle Pablo saat ini masih terbaring koma. Dad kenapa harus ninggalin Kai sih Dad? It's not fair for me Dad."gumam Kai menangis.

Kai melirik ke arah meja nakas.

"Baru jam 3, tapi gue gak bisa tidur lagi

"ujar Kai.

Dengan langkah gontai Kai mengambil laptopnya. Ia mulai berselancar dengan keyboard laptopnya.

"Mau dicek lewat cctv tapi semua DVR nya dirusak. Tapi kenapa orang ini mengetahui semua letak cctv di mansion ya. Sepertinya dia sudah terbiasa dengan mansion kami."pikir Kai seraya terus berusaha mencari rekaman-rekaman yang masih tersisa dari cctv di mansion milik mendiang Daddynya dulu.

"Agkhhhhh bodoh banget gue, kan gue narok EAGLE EYE di mansion, ni otak gue sliding juga lama-lama, pake segala telmi lagi."omel Kai sembari terus memainkan jari mungilnya di atas keyboard.

"Aaaa gotcha. Ni dia orang yang menembak Dady dan Uncle Pablo. Tapi dia pake topeng gimana ngenalin wajahnya ya."gumam Kai.

Kai terus menggerakkan tetikus untuk mencari informasi dari rekaman yang Kai dapatkan.

"Eeeh tunggu tu orang pake gelang giok hijau, mirip kayak punya Bubu(panggilan Kai pada mama kandungnya). Apa cuma mirip atau gimana ya??"kali ini otak Kai benar-benar dipaksa untuk bekerja keras.

"Ahh paling tidak ada satu petunjuk yang gue dapet. Tidur lagi ah"ujar Kai langsung merebahkan diri di atas kasur king size miliknya.

Pagi ini ritual untuk membangunkan Kai telah dimulai oleh mama Silvia.

Dengan membawa spatula dan penggorengan mama Silvia segera menuju kamar Kai.

Ketika hendak membuka pintu kamar Kai, mama Silvia langsung menggeram.

"Anak iniiiiii benar-benar...."

"Mang Asep...."teriak mama Silvia

"Iya Nya"

"Panggil satpam ke sini dan dobrak pintu ini"perintah mama Silvia

"Baik Nya"

Mang Asep mencari dia satpam untuk membantunya mendobrak pintu kamar Kai.

Dengan setengah berlari kedua laki-laki itu segera melakukan perintah sang nyonya.

"GUBRAAAAKKK"

Kai sama sekali tidak terpengaruh dengan suara berisik yang timbul di depan kamarnya.

Mama Silvia langsung menuju ke kasur Kai dan memukul penggorengan dengan spatula.

"Dih apaan dah berisik, gue tabok juga ntar Lo ye!!"gerutu Kai dengan mata yang masih tertutup.

"Apa kamu bilaaaaang?"teriak mama Silvia.

"Astaga ampun mamak e Dugong, eh Mama bekicot, aduh salah ampun kanjeng Mama."kata Kai yang tersentak bangun kaget karena teriakan sang Mama.

"Apa kamu bilang tadi, mau nabok Mama, mau masuk neraka kamu hah? Mau dibakar bolak balik, mau disetrika kamu di neraka hahhh??"kesal mama Silvia menjewer telinga Kai.

"Ampun kanjeng Mama, ampun sumpah tadi Kai keceplosan kan kaget Mama teriak-teriak gitu, mana suara Mama cempreng lagi eh aduh ni congor ga pake rem lagi"kata Kai sambil memukul mulutnya sendiri.

"Hari ini kamu sekolah naik bus, ga ada motor-motoran, itu hukuman buat kamu!!"gertak mama Silvia meninggalkan Kai.

"Tapi Ma....hadeh hareudang ini mah Mama udah cosplay jadi rubah ekor sembilan."oceh Kai menuju kamar mandi.

20 menit kemudian Kai sudah siap untuk berangkat ke sekolah.

TAP

TAP

TAP

Terdengar langkah kaki di tangga.

Kai segera mendudukkan diri di samping mamanya dan tak lupa mencium pipi sang Mama.

Mama Silvia masih dalam mode senggol bacok.

"Terpaksa nyiapin sarapan sendiri" bathin Kai.

"Ma.... Kai berangkat dulu ya Ma."pamit Kai.

"Hmmmm"jawab mama Silvia

"Et dah itu doang jawabnya Ma."celetuk Kai.

Mama Silvia menatap horor ke arah Kai.

"Oo ya.. ya deh Kai paham."Kai langsung ngacir dari pada nanti kena amukan barongsai dadakan no....no serem.

Dengan terpaksa Kai melangkah menuju halte bis, karena mama Silvia benar-benar tak mengizinkan Kai berangkat dengan motor kesayangannya.

Ketika asyik menendang-nendang angin di halte bis, pandangan Kai tertuju pada seorang laki-laki paruh baya yang sedang menerima telepon di samping mobilnya. Saat memandang ke arah berlawanan Kai melihat sebuah mobil melaju dengan kecepatan tinggi ke arah laki-laki tersebut.

Kai melompat dari halte dan berlari ke arah laki-laki itu.

"Om awass....!"teriak Kai mendorong tubuh laki-laki paruh baya itu ke pinggir jalanan.

"Aghhh...........!!!" Kai memegang kepalanya yang terbentur ke trotoar, namun tiba-tiba pandangannya kabur lalu semuanya menjadi gelap.

Laki-laki itu kaget dan melihat ke arah Kai.

Karena Kai tidak bergerak sama sekali laki-laki itu segera mendekatinya. Melihat darah segar yang keluar dari kepala Kai, laki-laki itu segera menggendongnya dan memasukkan ke dalam mobil.

Dengan kecepatan tinggi laki-laki itu mengemudikan mobil ke rumah sakit.

Tergopoh-gopoh ia berlari memanggil perawat untuk membawa brankar.

"Suster.... suster!!"teriaknya.

Para perawat dan Dokter yang mendengar teriakan itu sontak melihat ke arah datangnya suara itu.

"Astaga Tuan Aldric."seru salah seorang Dokter yang sedang berdiri di meja suster jaga.

Mereka berlarian menuju laki-laki itu sambil membawa brankar.

"Cepat obati gadis ini!"bentak laki-laki itu

"I iiya Tuan Aldric!!"jawab mereka gugup.

Laki-laki itu mendudukkan diri menunggu para Dokter mengobati gadis yang ia bawa tadi.

Dari lorong rumah sakit terlihat seorang laki-laki muda berjas putih berlari ke arah laki-laki itu.

"Dad are you okay?"tanya Dokter muda yang menjabat sebagai direktur di rumah sakit itu.

"I'm fine son!!"jawabnya.

"Aku diberitahu kalau Dady datang membawa seseorang ke sini, siapa dia?"tanya Dokter muda itu.

"Dia ada di dalam dia baru saja menyelamatkan nyawa Dadymu ini son."jawab laki-laki itu.

Karena penasaran dengan perkataan sang Dady laki-laki berjas putih itu memasuki ruangan di mana gadis itu sedang ditangani.

Terlihat seorang gadis remaja tengah terbaring dengan luka di kepalanya dan beberapa luka kecil lain di tangan dan kakinya.

"Menggemaskan"bathinnya

Ia pun mengambil bagian untuk mengobati gadis itu. Tak membutuhkan waktu lama akhirnya gadis itu selesai ditangani.

Dokter muda itupun bergegas keluar dan menemui sang Dady yang masih menunggu di luar.

"Bagaimana keadaannya B??"tanya sang Dady pada Dokter muda yang merupakan putranya itu.

"Dia telah selesai ditangani Dad, ia akan segera dipindahkan ke ruang perawatan!!"jawab Dokter muda itu.

"Dia siapa Dad?"tanya Dokter muda itu.

"Dady tidak tau, saat Dady sedang menerima telepon tiba-tiba ada mobil berkecepatan tinggi yang sepertinya ingin mencelakai Dady. Ntah dari mana gadis ini muncul tiba-tiba saja dia telah berada di dekat Dady lalu mendorong Dady ke pinggir, namun dia malah terbentur ke trotoar."jelas laki-laki paruh baya itu.

"Dady sendiri apa baik-baik saja??"tanya Dokter muda itu lagi.

"Dady tidak apa-apa son."jawab laki-laki itu.

Kai dipindahkan ke ruang perawatan khusus yaitu Owen's room. Ruang rawat kelas VVIP milik keluarga the Owen.

1
Dian
aaaa... ini udah kesekian kalinya aku baca,,, nggk pernah bosan dan nggk bisa move on😍
Nina Nurmalasari
bagus
~ 𝑵𝒂𝒓𝒂 ~
𝒌𝒏𝒑 𝒂𝒍𝒖𝒓 𝒄𝒓𝒕𝒏𝒚𝒂 𝒔𝒂𝒎𝒂 𝒌𝒂𝒚𝒂 𝒄𝒓𝒕 𝒆𝒍 𝑻𝒉𝒐𝒓 𝒄𝒎 𝒃𝒆𝒅𝒂 𝒏𝒂𝒎𝒂 𝒕𝒐𝒌𝒐𝒉𝒏𝒚𝒂 𝒂𝒋𝒂 🤔 𝒌𝒍𝒖 𝒅𝒊 𝒆𝒍 𝒚 𝒍𝒈 𝒅𝒊𝒄𝒂𝒎𝒃𝒖𝒌 𝒈𝒂𝒅𝒊𝒔 𝒚 𝒎𝒆𝒏𝒈𝒂𝒌𝒖 𝒌𝒆𝒑𝒐𝒏𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒍𝒊𝒍𝒚𝒂𝒏𝒂.
~ 𝑵𝒂𝒓𝒂 ~
𝒄𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂𝒏𝒚𝒂 𝒉𝒂𝒎𝒑𝒊𝒓 𝒎𝒊𝒓𝒊𝒑 𝒂𝒘𝒂𝒍𝟐 𝒔𝒊 𝒆𝒍 𝒅𝒊𝒌𝒆𝒍𝒖𝒂𝒓𝒈𝒂 𝑶𝒓𝒕𝒊𝒛 🤔
~ 𝑵𝒂𝒓𝒂 ~
𝒑𝒂𝒅𝒂 𝒌𝒆𝒏𝒂 𝒅𝒊𝒌𝒆𝒓𝒋𝒂𝒊𝒏 𝒂𝒎𝒂 𝒌𝒂𝒊 🤣🤣🤣
~ 𝑵𝒂𝒓𝒂 ~
𝒎𝒂𝒌𝒊𝒏 𝒔𝒆𝒓𝒖 𝒔𝒖𝒌𝒂 𝒔𝒖𝒌𝒂 𝒔𝒖𝒌𝒂
~ 𝑵𝒂𝒓𝒂 ~
𝒘𝒐𝒘𝒘𝒘𝒘 𝒆𝒎𝒂𝒏𝒈 𝒌𝒆𝒓𝒆𝒏 𝑲𝑨𝑰 🤩
~ 𝑵𝒂𝒓𝒂 ~
😭😭😭 𝒂𝒌𝒖𝒑𝒖𝒏 𝒋𝒖𝒈𝒂 𝒓𝒊𝒏𝒅𝒖 𝒔𝒆𝒈𝒂𝒍𝒂 𝒉𝒂𝒍 𝒕𝒆𝒏𝒕𝒂𝒏𝒈 𝒂𝒚𝒂𝒉
~ 𝑵𝒂𝒓𝒂 ~
𝒔𝒆𝒑𝒆𝒓𝒕𝒊𝒏𝒚𝒂 𝒗 𝒋𝒂𝒖𝒉 𝒃𝒆𝒅𝒂 𝒄𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂𝒏𝒚𝒂
~ 𝑵𝒂𝒓𝒂 ~
𝒘𝒂𝒘 𝒂𝒌𝒉𝒊𝒓𝒏𝒚𝒂 𝒏𝒆𝒎𝒖 𝒋𝒖𝒈𝒂 𝒄𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂 𝒆𝒎𝒂𝒌𝒏𝒚𝒂 𝒆𝒍𝒅𝒐𝒓𝒂 𝒋𝒂𝒅𝒊 𝒈 𝒔𝒂𝒃𝒂𝒓 𝒃𝒂𝒄𝒂𝒏𝒚𝒂🤭
Puch🍒❄
tanda "****" itu sebenernya apa sih thor dh berapa kali ngulang baca novel ini masih kagak tau, baru sekarang gw komen kek gini sangking penasarannya😂
Puch🍒❄
huaaaaa sedih banget wakk😭😭😭😭😭😭😭😭❤️‍🩹
Ranita Andriyani
sangat bagus seru banget deh baca ni banyak banget Abang nya si KAI dan banyak kejutanya si bocil gemoy saya tunggu season 2 nya donggg seruuu 🥳🥳👏🏻👏🏻
Srie Handayani
Luar biasa
Srie Handayani
kyaknya lebih pintarabmn el deh dr emaknya ini, kalo udah punya GG masa pembunuh bapaknya aja gak bisa ktemu..hahah😅😅
Srie Handayani
baca kisah emaknya eldora dulu...ternyata emg ke badasan sm ke gemoyannya si el turunan emanknya ya...😅😅jd rebutan pula...
Desak Putu
weh gk kuat ikut nangis😭😭😭
Desak Putu
wah kek ikut liat n dnger nyesek n mewek😭🤧
Wihar Tanti
sebagai pelajaran, jangan pernah membawa orang lain menginap di rumah, meski itu teman dekat sekalipun. krn kita tdk pernah tau setan mana yg bakalan mampir
kalau semisal emang mesti nginap, mesti dijaga baik2 suami/istri kita jgn sampai suami/ istri sndiri bersama tamu
Wihar Tanti
siap2 aja tu 2 ular bakalan mampus oleh kai
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!