NovelToon NovelToon
SETELAH AKU PERGI

SETELAH AKU PERGI

Status: sedang berlangsung
Genre:Keluarga / Persahabatan / Cinta setelah menikah / CEO / Mafia / Balas Dendam
Popularitas:36.6k
Nilai: 5
Nama Author: Bunaya

Meila Ayunda Aksara, mengambil keputusan besar dalam hidupnya. Dia membatalkan pernikahannya dengan tunangannya, Zayan Wijayakusuma. Dia tidak peduli jika keputusannya itu akan membuat nama baik keluarga Aksara rusak. Bagi Meila, keluarga itu sudah rusak sejak lama.

Sudah saatnya Meila membuka topeng keluarganya yang selalu memperlakukan dirinya dengan tidak adil. Selama ini, kedua orang tuanya dan kedua kakaknya menganggap Meila sebagai anak pembawa sial. Cacian dan makian menjadi makanan sehari-hari yang harus Meila terima.

Keputusan besar Meila itu justru membuatnya bertemu dengan Abyan Rayendra Hasan, pria yang siap memberikan Meila sebuah keluarga.

Bagaimana kehidupan Meila setelah dia meninggalkan keluarganya dan Zayan?

Bagaimana kehidupan Meila bersama Abyan?

Yuk simak kisahnya di Setelah Aku Pergi hanya di Novel Toon

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10 Hari Pernikahan

Bulan berganti matahari. Sejak kemarin sore, kesibukan di kediaman Alamanda tidak juga berhenti. Semua orang sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing. Menyiapkan acara pernikahan yang akan dilaksanakan pagi ini.

Di kamar yang ditempati Meila, gadis itu tengah menghadap cermin yang memantulkan dirinya. Meila sudah mengenakan gaun pengantin dari desainer terkenal. Gaun itu sangat pas dikenakan Meila, seolah gaun itu dibuat khusus untuk dirinya.

"Cantik. Cantik sekali," ucap tante Anita saat memeriksa Meila.

"Keluarga Aksara sebentar lagi tiba," ucap tante Anita lagi.

Meila tampak cemas, saat tahu keluarganya akan datang. Dia kira hanya Beni yang hadir untuk menjadi walinya. Tante Anita melihat perubahan wajah Meila. Dia meraih tangan keponakan suaminya itu. "Jangan takut. Mereka tidak akan menyakiti kamu," ucapnya, menenangkan Meila.

"Iya Mei, mereka tidak akan berani berbuat macam-macam. Apalagi berani menganggu pernikahan kamu." Dewi menimpali.

"Tenang Kak. Melisa bukan selera kak Abyan," ujar Serli menambahkan.

Diluar sana, keluarga Aksara baru saja tiba. Pagi-pagi sekali, Narendra sudah mengirim pengawalnya untuk menjemput keluarga itu. Sehingga keluarga Aksara tidak tahu. Tempat mereka berdiri saat ini, adalah kediaman utama Alamanda. Bangunan megah itu tidak terlihat, karena terhalang tenda yang berdiri di halaman kediaman tersebut.

"Lihat Lisa, Meila menikahnya di lapangan, di bawah tenda, bukan di gedung dan di hotel," bisik Risa pada cucunya itu.

Melisa tersenyum senang. Dalam hatinya mengolok-olok Meila. Adiknya itu menyiapkan pesta pernikahan yang megah bersama Zayan, sekarang hanya menikah seperti orang kampung. Di tanah lapang beratapkan tenda.

Tidak ada keluarga Alamanda yang menyambut kedatangan keluarga Aksara. Menggambarkan, kehadiran mereka tidak terlalu penting. Keluarga itu seperti orang asing yang berada ditengah-tengah kerumunan orang-orang kalangan atas. Namun, mereka tidak menyadari hal itu, karena kesombongan yang mereka miliki.

Mereka menghina pernikahan Meila seperti di kampung. Padahal, dari penampilan, justru penampilan mereka yang seperti orang kampung. Mengenakan banyak perhiasan, sudah seperti toko mas berjalan saja. Sangat berlawanan dengan tamu undangan lainnya. Mereka tidak menggenakan perhiasan yang berlebihan. Namun, harga dari satu perhiasan yang mereka kenakan sangatlah fantastis.

Mirza mulai menyadari apa yang sebenarnya terjadi. Ini bukan pernikahan biasa seperti yang keluarganya katakan. Mirza tahu, banyak orang-orang penting yang hadir. Dan mereka terus berjalan, di dampingi pengawalan yang ketat ke tempat pusat acara. Sedangkan tempat mereka berada saat ini, hanya bagian luar pesta.

"Tuan Beni, Nyonya Hana, mari ikut bersama kami." Seorang pengawal kepercayaan keluarga Alamanda menghampiri keluarga Aksara.

"Tuan Narendra meminta Anda untuk duduk di samping penghulu," ucap pengawal itu lagi.

Beni mengangguk, lalu berdiri. Hana yang duduk di sampingnya ikut berdiri dan mengikuti pengawal yang meminta mereka menuju meja akad, yang entah dimana posisinya berada. Mereka berdua hanya mengekor saja.

"Bagaimana dengan kami?" tanya Deni, kakek dari Melisa dan Mirza.

"Silakan ikut bersama kami," ucap pengawal yang lain.

"Keluarga Alamanda terlalu sombong. Mereka hanya menyuruh pengawal untuk menyambut kita." Riska meluapkan rasa kesalnya. Dia mulai menyadari, dia dan keluarganya dianggap tidak penting. Riska lupa, jika selama ini, dia juga tidak menganggap keberadaan Meila penting.

Tidak ada yang menanggapi kemarahan Risa. Melisa sibuk mencari tahu, siapa calon suami Meila. Apalagi setelah dia melihat pelaminan yang mewah di depan sana. Tempat sebelumnya yang mereka kira tempat acara, ternyata hanya tempat singgah sementara untuk pemeriksaan keamanan.

Hingga waktu yang ditetapkan untuk melangsungkan akad, calon suami Meila belum juga terlihat. Melisa kembali tersenyum bahagia. "Sepertinya calon suami Mei membatalkan pernikahan ini, Oma," ucapnya senang. Melisa merasa punya bahan untuk kembali mengolok-olok Meila. Seperti biasanya, dia akan selalu unggul dari Meila.

"Kamu benar Lisa. Sepertinya begitu," balas Risa tak kalah senang seperti cucu kesayangannya itu.

Baru saja Melisa dan Risa akan tertawa, suara penghulu membungkam mulut mereka. Karena acara akad akan segera dimulai. Melisa tidak bisa melihat, dimana akad berlangsung. Hanya layar lebar yang tiba-tiba menyala, menampilkan wajah Beni yang duduk di samping penghulu. Sementara calon suami Meila membelakangi kamera. Membuat Melisa penasaran.

Akad diadakan di ruang tengah kediaman Alamanda yang sangat luas. Dekorasinya pun sangat mewah. Aroma bunga segar menyeruak, masuk ke indra penciuman. Memberikan ketenangan bagi mereka yang menghirup aromanya.

Hanya orang-orang yang berkepentingan saja yang berada di ruang tengah kediaman Alamanda. Sementara para tamu undangan, menyaksikan lewat layar lebar yang disediakan tuan rumah.

Rasa iri kembali menyelimuti hati Melisa. Dia tidak terima, pernikahan Meila semewah ini. Mengalahkan persiapan pernikahan yang disiapkan Zayan, setelah Meila pergi.

"Siapa calon suami Meila Kak?" tanya Melisa pada Mirza. Dia benar-benar penasaran. Apa yang dia pikirkan sepertinya salah. Meila tidak menikah dengan laki-laki biasa.

Rasanya Melisa ingin menerobos masuk untuk membatalkan pernikahan ini. Dia akan berteriak memberitahu calon suami Meila, bahwa Meila sudah pernah tidur dengan Zayan.

Namun suara Mirza mengingatkan Melisa. "Jangan bertindak yang bisa memalukan keluarga Aksara!" Ancam Mirza.

Kakak Melisa itu baru saja mendapatkan peringatan dari salah satu pengawal, sesaat sebelum dia duduk di tempatnya saat ini.

Acara dimulai, suara Beni mulai terdengar. Meila tidak bisa mendengarkan apa yang Beni ucapkan. Video yang menampilkan acara yang sedang berlangsung di ruang tengah itu, tiba-tiba hilang. Bukan hanya Melisa, semua tamu pun tidak bisa mendengarkan apa yang Beni ucapkan. Ketika kata sah dari saksi, barulah audio video itu kembali menyala.

Meila tidak tahu, jika audionya sengaja dimute. Agar Meila dan tamu undangan tidak mendengar Beni menyebut Meila sebagai keponakannya, saat mengucapkan ijab. Agar Meila dan tamu undangan tidak mendengar bahwa nama Meila Ayunda Aksara, bukan binti Beni Aksara. Melainkan binti Barra Aksara, ayah kandung Meila.

Sekarang, sudah waktunya Meila dipertemukan dengan Abyan. Kamera menyorot Meila yang pagi ini terlihat seperti putri bangsawan. Bukan terlihat, tapi dia memang putri bangsawan. Identitas Meila untuk sementara masih disembunyikan, demi keamanan dirinya. Mata indahnya, seperti biasanya menggunakan lensa kotak. Namun, tidak mengurangi kadar kecantikannya. Didampingi Dewi dan Serli, Meila melangkah dengan anggun, menuruni satu persatu anak tangga yang dihiasi dengan berbagai aneka bunga segar.

Diluar sana, Melisa mengepalkan tangan. Dia tidak terima, Meila mengenakan gaun pengantin keluaran terbaru dari desainer terkenal. Melisa mengetahuinya, karena dia meminta Hana membelikan dia gaun itu, untuk dia kenakan nanti, dipernikahannya dengan Zayan.

Tidak hanya sampai di situ saja kekesalan yang Melisa rasakan terhadap Meila. Saat wajah Abyan tersorot kamera, Melisa semakin erat mengepalkan tangannya. Meila benar-benar sudah melewati batas kemarahan seorang Melisa. Dia tidak ingin kalah oleh adiknya itu. Bagi Melisa, hanya dia yang layak mendapatkan yang terbaik.

"Kamu pasti merayu Abyan dengan mejual tubuhmu. Dasar perempuan murahan!" Bentak Melisa dengan suara yang cukup besar.

Tentu saja hal tersebut menarik perhatian undangan yang lainnya. Hanya sesaat, setelah itu mereka kembali tidak peduli. Sedangkan para pengawal yang menjaga keluarga Aksara itu semakin memperketat barisan. Mereka sudah diberikan arahan untuk menjaga Melisa. Kemungkinan besar gadis itu akan menganggu acara.

"Tenanglah Melisa. Dia tidak akan lama menjadi istri Abyan. Setelah tahu seperti apa Melia, dia pasti dibuang." Risa menasehati cucunya itu. Dia juga tidak terima Meila bisa bersanding dengan pria hebat seperti Abyan. Baginya, hanya Melisa yang layak.

Sepertinya sifat buruk dan percaya diri Melisa yang tinggi itu, dia dapatkan dari Risa. Cucu dan nenek itu sama saja. Selalu merasa orang lain tidak layak bahagia, selain mereka.

"Oma akan belikan kamu gaun yang lebih mahal dari yang Melia kenakan, dihari pernikahan kamu dengan Zayan besok lusa," ucap Risa lagi, mengibur cucunya itu.

Melisa tidak terlalu senang dengan apa yang Risa sampaikan. Kini tujuannya berubah, bukan lagi menikah dengan Zayan. Dia harus bisa mendapatkan Abyan, yang lebih tampan dan lebih kaya dari Zayan. Dia secepatnya akan menyingkirkan Meila dari Abyan. Seperti Dia menyingkirkan Meila dari Zayan.

Bibir Melisa terangkat. Dalam kepalanya sudah tersusun rencana untuk mewujudkan apa yang dia inginkan. "Aku pasti bisa menyingkirkan kamu dari Abyan, Meila." Melisa sangat yakin dengan rencananya itu.

Semetara di ruang tengah kediaman Alamanda, proses pernikahan terus berlanjut. Hingga tiba saatnya Beni harus mengumumkan bawah Meila bukan lagi bagian dari Aksara.

Sebenarnya Beni berat untuk melakukannya, bagaimanapun Meila adalah darah daging adiknya. Ada darah yang sama yang mengalir ditubuh mereka. Meskipun Beni akui, dia pernah melakukan kesalahan terhadap Barra Aksara. Hingga pria itu harus meregang nyawa ditangan musuh, demi menyelamatkan nyawa Meila dan istrinya.

Apalagi setelah Beni mengetahui siapa pria yang menjadi suami Meila. Semakin berat rasanya dia melepaskan Meila. Siapa yang tidak ingin menjadi kerabat keluarga Hastomo. Pendiri HAS Company. Tapi dia sudah terlanjur menandatangani kesepakatan dengan Narendra, sebelum dia duduk di samping penghulu. Bahkan uang yang dia minta sebagai kompensasi pun, sudah berada di tangannya.

1
Muft Smoker
dtggu next episode ny yx kak ,,
Muft Smoker
nih laa kehidupan konglomerat ,,sypa yg kuat dy yg ttap berdiri tegak ,,
tp yg lemah siap2 dapet sisa ny aja ,,🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣
Noey Aprilia
Kl d khidupan para knglomerat,yg kuat dn crdik bkln jd pmenang....tp kdang,yg jhat plus lcik jg bsa jd pmenang...adu otot plus adu otak....
Al Fatih
intrik orang kaya raya yaaa,, menakutkan 🤭
Masha 235
harta,kekuasaan itu yg diprebutkan samapai tega menyingkirkan sodara/ klrga sndiri..🤔
Muft Smoker
seeeeemakiin menyalaaa permasalahan mereka ,,
rumit juga yx hidup sebagai bangsawan ,,
byk yg iri ,,
gx cuma org lain ,,
saudara sndri pun saling memburu ,,


next kakak ,,
makiin seruu cerita ny ,,
Noey Aprilia
Ayo para tikus pda kluar smua,biar sklian msuk prangkap..jd ga rpot msti mncing satu2 buat kluar....
Al Fatih
semakin menegangkan...,, d kira yang paling jahat cuma Oma Risa..., eh ternyata masih ad yang paling jahat lagi...Oma wilona
Aidil Kenzie Zie
si Zayan lakukan agar Meila tidak hamil dan si Melisa punya banyak duit untuk dapat info soal kejahatan Zayan bener bener jalang
Noey Aprilia
Bagooossss...
tar klian bs kmpul d dlm sel y.....😝😝😝.....
Ketut sariani Sariani
lnjut dong thor
Muft Smoker
next kak ,,
makin penasaran ma kelanjutan ny
Noey Aprilia
Hkumn yg pling ccok buat mreka tu bkn lngsng end,tp d bkin malu dlu smp ptus asa.....atw mngkn jd gmbel biar tau gmna rsanya ga pnya uang....
zayan msh ngarep sm meila,tp knp mau bkin meila celaka????smp byar orng pula.....emng udh ga wras sih otaknya....
Allea
lelet3 nih 🤭
Muft Smoker
next kak ,,

belum aj tu kena Batu ny si duo keket ,,
greget banget si liat mereka berdua ,,
Wahai org2 yg bermuka Dua ,,
ayoo kasih ke zayan , melisa Dan Alexa yg lgi cari muka ,,
biar adil hancur ny ,,
Al Fatih
maksudnya apa si zayyan pengen meilia pendarahan?
Apa meilia lagi Hamidun 🤔?
Noey Aprilia
Yg pnting skrng udh ktmu dn bsa kmpul lg....tp ttp msti siap2 buat mnghdapi msuh yg bkln mnyerang....
Smngttttt....
Muft Smoker
kak gx da visual ny kah ,,
baru x baca cerita penasaran sama visualny ,,
🤭🤭😁😁😁

next kk ,,
Ketut sariani Sariani
lnjut dong yjor
Mundri Astuti
lagi ngebayangin thor visualnya barra katanya paruh baya, nah ortu angkatnya setua apa yak 🤔🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!