NovelToon NovelToon
Takdir Hidup Anak Brokem Home

Takdir Hidup Anak Brokem Home

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Keluarga / Balas Dendam
Popularitas:5.3k
Nilai: 5
Nama Author: ariyanteekk09

"Rania apa yang kamu lakukan di kamar berdua'an dengan papa kamu" teriak Ririn.

"ini tidak seperti yang bunda pikiran. om haikal yang memaksa aku masuk kamar bunda" Rania ketakutan.

"bohong itu sayang, anakmu ini yang goda mas" haikal memfitnah Rania.

plak

"kurang ajar kamu Rania.. berani banget goda suami bunda.. mending sekarang kamu pergi dari sini!! biar kamu tinggal dengan ayahmu saja" Rania di usir sama Ririn dari rumah nya.

Rania azura rinjani, gadis 16 tahun yang harus menjalani hidup sengsara semenjak kedua orang tuanya memilih berpisah dan mempunyai keluarga baru.

Rania dia abaikan oleh kedua orang tuanya dan lebih perhatian dengan keluarga barunya.. baik rumah ayah maupun bunda nya seperti neraka baginya.

"Tuhan gue harus kemana ini.. pulang ke rumah ayah gue pasti di siksa habis-habisan sama istri baru ayah.. menetap di sini pun tidak aman karena suami bunda yang bajingan itu pasti kembali melecehkan gue" Rania menangis di kamar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ariyanteekk09, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter 11

Rania iseng-iseng buka CCTV yang ada di rumah itu lewat laptopnya. Dia baru selesai zoom karena guru yang mengajar nya tidak bisa datang ke rumah.

Rania melihat Sri dan Rani lagi buat makan, ibu dan anak itu diam-diam menaruh racun di makan itu.

"Setelah Rania dan yang lain memakan nya tidak berselang lama mereka akan meninggalkan dunia ini untuk selama nya" ucap Rani.

"Betul itu sayang.. Kita akan membuat seolah-olah rumah ini di masukin musuh tuan Kevin dan waktu kejadian kebetulan kita tidak ada di rumah" Sri memang sangat licik sekali.

"Ibu dari mana dapat racun yang menarik ini" tanya Rani.

"Dari bos baron, musuh bebuyutan nya tuan Kevin.. Ibu diam-diam bekerja sama dengan nya dan jadi mata-mata untuk tuan baron".

"Ibu tidak takut ketahuan sama uncle Kevin".

"Ibu mainnya rapi. Buktinya sampai sekarang tuan Kevin tidak tahu hal itu" ibu dan anak itu terus bicara. Mereka berpikir cuma mereka di rumah itu karena yang lain lagi pada ada di pantai.

Sri tidak menyadari Rania ada di kamar nya.makanya dia dengan leluasa menceritakan apa yang dia rahasiakan selama ini.

"Jangan bilang ibu juga terlibat dalam pembunuham jessi dan maminya juga".

"Ya jelas lah.. Ibu yang kasih tahu bos baron kalau waktu itu tuan Kevin tidak ada di rumah lamanya" Sri terus menceritakan semua nya pada Rani.

"Wah ternyata ibu hebat juga, selain membunuh ibunya bang Gavin siapa lagi ibu mau bunuh sekarang".

"Rania lah, supaya kamu bisa di angkat jadi anak sama tuan Kevin maka hidup kita akan bertambah enak".

Rania terus menonton dengan senyuman menyeringai, kini semua kejahatan Sri sudah terbongkar dengan sendirinya.

"Gimana reaksi daddy setelah melihat ini, gue yakin ibu Sri langsung di bunuh di tempat.. Ini pasti seru" oceh Rania.

Waktu makan siang pun tiba, Sri menyiapkan masakan nya di meja makan. Dia sudah tidak sabar melihat Rania dan yang lainnya meregang nyawa di depan matanya.

"Wah tumben buk Sri memasak makanan yang enak" kata nina.

"Ya sekali-kali lah, mumpung saya lagi berbaik hati".

"Mari di makan bapak, bang Kevin mumpung masih anget loh" Rani menuangkan nasi kepiring abang dan bapak nya.

Sedangkan buk Sri melayani Rania dan nina. Dia mengambil Rania lauk yang banyak.

"Stop jangan di makan dulu, siapa tahu makan ini sudah di racuni oleh mereka berdua.. Jadi gimana kalau kita suruh mereka berdua yang coba" ujar Rania.

"Lo jangan asal nuduh ya, gue dan ibu sudah capek-capek masak untuk lo tapi ini balasannya lo" Rani tidak terima.

"Kenapa lo marah! Buktikan dong kalau makanan ini tidak beracun" tanpa basa-basi Rania langsung menyuapi Rani.

"Jangan di telan sayang, buang makanan nya" teriak Sri.

Tapi Rania tidak membiarkan rani membuang makanan itu, Rania menutup mulut Rani dengan tangan nya. Mau tidak mau Rani pun memakan makanan yang beracun itu.

"Biadap kamu Rania".

" ibu yang biadap, demi mencapai keinginan ibu.. Ibu sampai tega membunuh kami semua, saya tahu makanan ini ibu sudah campur dengan racun" .

Degg!!

"Kamu jangan asal fitnah ya".

"Saya gak fitnah kok.. Saya melihat apa yang ibu dan Rani lakukan di dapur karena saya kebetulan ada di kamar" jelas Rania.

"Rani kenapa kok mulut nya mengeluarkan busa" tunjuk nina.

"Itu artinya racunnya sudah mulai bereaksi di tubuhnya" jawab Rania dengan santai nya.

Dia memanggil pelayan untuk menyiapkan makanan untuk dirinya dan yang lainnya. Perutnya sudah meronta-ronta minta di isi.

Agus dan Sri langsung menuju Rani yang kejang-kejang. Sri nangis histeris melihat anaknya meregang nyawa di depan matanya..

"Tidak!! Rani jangan tinggalin ibu" Sri melihat anak nya sudah tidak bernafas lagi.

"Rani sudah meninggal buk" ucap agus.

Sri menatap Rania dengan sangat tajam. Dia bangun dan mengambil pisau yang ada di sakunya.

"Hari ini kamu harus mati sialan" Sri berlari menuju Rania. Bukan nya takut gadis itu malah santai melihat Sri yang berlari kearah nya dengan membawa pisau.

Nina dan Gavin yang cemas, mereka takut Nona muda nya itu terluka maka mereka pasti akan di hukum berat sama Kevin.

Bhuk bhuk

Rania menendang perut Sri sehingga Sri terpental jauh.. Bukan itu aja Rania mengambil pisau Sri lalu menusuk tangan perempuan itu.

Sri berteriak kesakitan, kini dia benar-benar terpojok. Setelah menusuk Sri Rania kembali ke meja makan untuk melanjutkan makan nya.

"Astaga kenapa sikap Nona muda biasa aja padahal baru aja menghilangkan nyawa seseorang.. Baru berapa bulan di angkat jadi anak! Sifat nya sudah sama dengan ketua.. Gue tebak pasti balas dendam nya nanti lebih kejam dari ini" batin nina.

"Ya Tuhan apa lagi ini,, aku sudah muak melihat kekejaman ketua. Kini di tambah dengan anaknya lagi. Pantesan ketua mengangkat nya jadi anak karena Rania bukan gadis biasa" batin Gavin..

Tidak ada lagi Rania yang lemah, dulu membunuh semut aja dia tidak tega dan Rania mempunyai hati yang lembut tapi lihat lah sekarang perdana membunuh orang tapi tidak ada rasa takut ataupun menyesal dalam dirinya..

*******

Sepulang dari kantor Ririn masuk kamar sang anak, dari kemarin dia tidak tenang memikirkan sang anak yang entah dimana sekarang.

Ceklek.

Kamar itu masih rapi, itu artinya tidak ada yang tidur di sana beberapa bulan ini. Ririn membuka laci meja belajar Rania.

Degg!!

Ririn terkejut melihat hp dan kartu milik Rania berada di sana.

"Pantesan tidak ada notif yang masuk selama ini karena Rania meninggalkan kartu nya di sini beserta hpnya.. Astaga sayang kamu dimana sekarang" Ririn menangis memeluk foto putri nya itu.

Ririn mengingat kejadian berapa bulan yang lalu, dimana haikal mau melecehkan Rania. Ririn langsung mengecek CCTV dan betapa terkejutnya dirinya melihat haikal benar-benar ingin melecehkan Rania.

"Ya Tuhan Rania.. Maafin Bunda yang tidak percaya dengan mu selama ini.. Ririn bersyukur putri nya belum di sentuh haikal. Ririn meraung menangis karena tidak percaya dengan ucapan Rania".

Perkataan mbok Darmi pun terngiang-ngiang di ingatan nya.. Dia tidak menyangka Rania selama ini tidak bahagia dan tersiksa.. Ririn menghubungi mbok Darmi. Dia mau mbok Darmi datang ke rumahnya dan menceritakan apa yang terjadi sebenarnya pada Rania.

" Tuhan pertemukan aku dengan anakku.. aku berjanji tidak akan menikah lagi dan fokus membahagiakan nya.. tolong kembalikan putri ku padaku ".

1
Baek chanhun
Alhamdulillah, akhirnya Rania menepati rumah Raihan, karena Raihan sudah ngomong pd Rania, DI HARAMKAN RANIA MENGINJAK RUMAH KEMBALI,, eh tiba2 Rania balik lagi ke rumah Raihan, gua mulai kecewa dengan jln cerita novel ini, tapi sekarang Ng ada niatan untuk kembali ke rumah Raihan, 🙏💪❤️
Zainul Ariyanti: dia kembali untuk balas dendam bukan menetap kak.
total 1 replies
falea sezi
lanjut
falea sezi
telat buk demi otong mokondo amak sendiri di buang ibu bangsattt laknatt najis
falea sezi
nunggu rania di sayangi bapak angkat nya
Baek chanhun
lihatkan cctv waktu mantan suaminya mokondo , melecehkan anaknya
Baek chanhun
buat hitam di atas putih, agar jelas Rania bukan anak Raihan lagi.
agar jelas Ng ada sangkut pautnya lagi.
thanks teh 💪❤️
Watini Salma
semoga bagus ceritanya 👍🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!