Ini adalah kelanjutan cerita si wanita miskin dan sistem,didalam cerita masih banyak kerandoman Dinda yang selalu menjalankan misi dari sistemnya,meski percintaan nya penuh dengan tantangan dan masalah,dia akhirnya menemukan kebahagiaan yang sesungguhnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
mendapatkan gelar dan menjadi yang paling berkuasa
Sementara didalam kamar selir pertama yang baru saja mendengar laporan dari pelayannya. ada seorang gadis mengantarkan makanan untuk Duke,dia merasa penasaran siapa wanita itu..
" apa dia punya tujuan tertentu..?? atau dia ingin menjadi selir ke 13 Duke ?? tidak !!! aku tidak akan membiarkan itu terjadi !! aku sudah sangat muak melihat semua selir di kediaman ini,aku tidak mau menambah saingan lagi "gumamnya dengan kesal.
dia berdiri dan berjalan menuju ruang kerja Duke dengan penasaran,siapa wanita yang dengan berani mengantarkan makanan secara langsung untuk suaminya.
**********
sedangkan didalam ruangan Duke, dia melihat wanita itu yang sedang menangis merasa heran,apakah aku se menakutkan itu fikir nya.
Manda juga merasa heran kenapa sahabatnya menangis,dia menepuk pundak Alisa.
" ada apa denganmu ? kenapa kamu menangis ? "tanyanya dengan wajah cemasnya.
sontak Alisa tersadar dia langsung menghapus air matanya,dan menunduk dia tidak mampu menatap wajah orang yang dia cintai secara langsung.
" maafkan saya Duke,tadi saya melamun "ucapnya dengan nada dingin.
Duke hanya berdehem dan mengetuk-ngetuk meja kerjanya dan menatap wanita itu dengan menelisik.
" jadi apa yang ingin kamu minta sebagai hadiahnya,karna masakan mu sudah membuat ku berselera makan"tanyanya lagi dengan tersenyum remeh.
dia berfikir pasti wanita yang ada dihadapannya ini akan memintanya untuk menjadikannya selir.
Manda yang mendengar itu merasa bahagia,karna sahabatnya membuat Duke merasa senang.
" aku ingin gelar ku lebih tinggi disini daripada selir yang ada dikediaman ini..!!! "ucap Alisa dengan menyeringai licik.
sontak Manda terkejut matanya melotot lebar,dia tidak menyangka permintaan sahabatnya sama saja mengantarkan nyawanya.
sedangkan Duke yang mendengar itu terdiam,dia menelisik wajah wanita itu yang masih menunduk,dia tidak menyangka ternyata permintaan wanita itu diluar prediksi nya.
" apakah kamu serius dengan permintaan mu itu..??? "tanya Duke dengan dingin .dia menatap tajam wanita itu yang begitu berani.
Manda bergetar dia berlutut untuk sahabatnya,tapi sebelum dia membuka suaranya,dia mendengar ucapan Alisa.
" tentu saja tuan !! saya sudah memikirkan ini dengan matang "ucapnya lagi dengan santai.
Manda ingin pingsan rasanya mendengar ucapan sahabatnya, tiba-tiba dia mendengar tawa Duke yang membuat nya semakin takut.
" hahahahahaha aku tidak menyangka kamu begitu berani dengan permintaan mu nona "dia tertawa terbahak dan menatap Alisa dengan serius.
" sedikit lagi kamu akan memanggilku dengan nona Indonesia"ucapnya dengan lirih
Alisa mengangkat kepalanya dan menatap Duke dengan lekat,begitu juga dengan Duke yang menatapnya dengan lekat,dan menatap mata Alisa dengan tajam.
" apakah permintaan saya bisa dikabulkan tuan..?? "tanya Alisa dengan wajah santai nya.
Duke menatapnya dengan menaikkan alisnya,dia merasa wanita ini sangat berani karna menatapnya secara langsung.
Duke melihat berkas-berkas nya dan menuliskan sesuatu di kertas gulungannya.
" baiklah mulai hari ini aku akan mengangkat mu jadi mistress of the household ( nyonya rumah tangga ) kamu akan bertugas sebagai pengelola di kediaman ini "ucapnya dengan dingin.
dia meletakkan kertas bukti gelar itu di atas meja dengan tatapan tajam.
" 1 hal yang harus kamu ingat..!! jangan pernah mengusik ketenangan ku !! "peringat nya dengan tegas.
Alisa berjalan dan mengambil kertas gelar itu dengan santai, mendengar ucapan Duke dia hanya mengangguk dan sudut bibirnya berkedut.
" bukan hanya mengusik ketenangan mu tuan arogan,tapi aku akan membuatmu jatuh cinta padaku "gumamnya dan pergi meninggalkan ruangan itu tanpa basa-basi.
Manda yang melihat itu langsung berdiri dan mengejar Alisa yang sudah pergi.
sedangkan Duke menggeram marah menurutnya wanita itu tidak sopan sekali.
" beraninya dia bersikap lancang padaku"geramnya menatap tajam ke arah pintu.
tiba-tiba dia berdiri dan menatap halaman mansion yang bersih dan rapi, tanpa adanya tanaman disana.
" dimana dia ? dan kenapa lama sekali pengawal menemukan nya "gumamnya dengan menyerhit alisnya.
***********
selir pertama' yang berjalan menuju ruang kerja Duke berpapasan dengan alisa dan Manda,selir pertama meneliti penampilan alisa karna merasa dia mengenalinya.
dia berdiri dengan angkuh dan menunggu mereka berdua memberi hormat.
" salam selir pertama semoga anda selalu bahagia "ucap Manda yang tiba-tiba berhenti.
selir pertama' hanya mengangguk dan melihat Alisa dia mengira Alisa juga akan memberi hormat padanya.
tapi Alisa berjalan dengan anggun dan menatap lurus kedepan dengan wajah datarnya,dia melewati selir pertama tanpa meliriknya sama sekali.
selir pertama' tercengang dia melihat kepergian Alisa dengan wajah keheranan.
" siapa dia ? "tanyanya pada Manda,dia masih melihat kepergian Alisa.
Manda meringis melihat kelakukan sahabatnya,
" selir pertama dia adalah Alisa sahabat saya "ucapnya dengan jujur .
selir pertama langsung menatap Manda dengan serius.
" apa dia bekerja di bagian pencuci baju para selir ??? "tanyanya dengan serius.
Manda mengangguk "benar selir pertama "ucapnya dengan takut.
sontak selir pertama terkejut,dia tidak menyangka wanita tadi adalah seorang pelayan dan mengingat dia bersikap lancang selir pertama merasa marah.
" kurang ajar..!! dimana sopan santun nya ? kenapa dia tidak memberi hormat pada majikannya "ucapnya dengan menatap tajam Manda.
Manda merasa ketakutan dia ingin menangis takut jika selir pertama menghukum sahabatnya.
" maafkan sahabat saya selir pertama itu mungkin efek dia pingsan kemaren,dia seperti melupakan semuanya "ucap Manda dengan takut-takut.
selir pertama terdiam dan menelisik wajahnya.
" baiklah kali ini saya memaafkannya,tapi jika dia mengulanginya lagi,lihat saja nanti apa yang akan aku lakukan padanya"setelah mengatakan itu dia kembali ke dalam kamarnya.
selir pertama tidak jadi pergi keruang kerja Duke,karna mood nya sudah tidak bagus,dia takut salah bicara pada Duke suaminya.
***********
di dalam kamar,Alisa terduduk dan menghela nafasnya dia memijit pelipisnya.
" hatiku hampir terkecoh dengan wajah Nathan,"gumamnya merasa sedih.
dia menatap kertas gelar yang ada di tangannya,dan tiba-tiba dia mengingat kekasihnya.
" sayang maafkan aku,aku hampir saja melupakan cinta kita haaaahh...tapi aku janji hanya kamu yang akan selalu ada dihatiku "dia tersenyum lembut mengingat Dominic yang selalu bertingkah konyol jika dia memarahinya.
tiba-tiba dia melihat burung hantu itu datang lagi dan berdiri di jendela kamarnya,Alisa berjalan menghampiri nya.
" ada apa lagi kamu datang kesini..?? apa kamu ingin mengejekku lagi "tanyanya dengan sinis. dia melihat burung hantu itu terluka di bagian kakinya.
burung hantu itu menatapnya dengan tajam.
" aku masih penasaran dengan mu manusia, bagaimana kamu bisa mengerti dengan ucapanku.? siapa kamu sebenarnya ? "tanyanya melihat tatapan tajam Alisa.
" aku wanita jelek dan tidak waras sama seperti yang kamu katakan kemaren malam "ucapnya Alisa.
burung hantu itu yang tidak mendapat jawaban pertanyaannya langsung pergi dari sana.
" huhh dasar burung hantu jelek "ucapnya dan berjalan keluar. dia ingin menuju dapur untuk memamerkan gelar barunya.
*************
sedangkan di belakang kediaman ,Manda sedang membersihkan dapur dan mencuci piring. itu adalah tugasnya, dia merasa lelah apalagi dia belum makan dari tadi pagi.
sedangkan pelayan-pelayan yang ada di sana duduk dengan santai dan makan dari sisa-sisa para selir.
" apakah kalian sudah mendengar kabar tentang gadis yang ada di luar gerbang ? "ucapan salah satu pelayan disana..
mereka langsung mendekati nya dan duduk dengan wajah penasaran.
" memang kenapa ? dan siapa gadis yang kamu maksud ? "tanya pelayan 2
" aku juga tidak tau siapa gadis itu,tapi dari yang aku dengar dia anak seorang pejabat,dan ingin bertemu dengan tuan Duke, "ucapnya dengan santai.
" ya ampun apakah dia ingin masuk ke Harem tuan kita ? "tanya mereka dengan terkejut'..
" aku tidak tau, ya sudahlah lebih baik kita tidak usah ikut campur,"ucap pelayan 3.
mereka mengangguk dan melanjutkan makannya ,tiba-tiba mereka mendengar suara piring pecah.
PRANGGGGGG
sontak mereka menatap Manda yang berwajah pucat,mereka semua menatapnya dengan tajam.
" ada apa dengan mu ? kenapa kamu malah memecahkan piring-piring itu? apakah kamu sanggup membayarnya "ketus kepala pelayan yang bernama Yati.
Manda ketakutan badannya bergetar,dia sudah merasakan lapar dan tidak bertenaga lagi
" maafkan saya kepala pelayan,saya tidak sengaja"cicitnya menunduk.
mereka semua memandangnya dengan remeh dan melihat kepala pelayan dengan bersemangat,mereka sangat suka jika Manda dihukum oleh kepala pelayan.
" kamu bilang tidak sengaja ..??? baiklah karna kamu sudah berani memecahkan piring .itu.!! kamu akan dihukum,,Desi !!! ambilkan aku cambuk "perintah nya pada desi sahabatnya..
tentu saja Desi merasa bahagia,dia berjalan dengan cepat dan mengambil cambuk. setelah dia mendapatkan nya dia memberikannya pada kepala pelayan.
mereka berdiri dengan tegak wajah mereka terlihat bersemangat, sedangkan kepala pelayan mengambil cambuk dan mengangkat tangannya siap untuk mencambuk Manda.
tiba-tiba dia merasakan tangannya di genggam dengan kuat, sontak dia melihat ke arah samping dan terkejut,
disanaa dia melihat sahabat Manda yang berubah cantik dan tatapan nya begitu tajam,mereka juga semua terkejut melihat perubahan si tukang cuci.
" kamu...!!! lepaskan tangan ku,jangan menentang perintahku,kamu hanya si tukang cuci disini atau kamu ingin aku menghukum mu juga ?? "ucapnya dengan remeh dia menarik tangannya tapi tidak bisa.
mendengar panggilan itu Alisa merasa geram,dia sudah sangat malang dengan menjadi seorang tukang cuci dan sekarang wanita yang dihadapkan nya masih mengingatkan pekerjaannya..
DUG..!!!
dia menendang bokong Yati dengan kuat,hingga kepalanya terbentur di sudut meja, sedangkan Yati merasakan pusing.
mereka semua menutup mulut dengan tidak percaya,Manda..?? dia hanya menatap sahabatnya dengan tersenyum.
" berani-beraninya kamu menghina ku..!!! apa kamu tidak tau siapa aku disini sekarang..?? "ucapnya dengan berteriak,
Yati terdiam dia merasa kepalanya pusing dan berputar-putar..
" hikksss...ini sakit sekali "lirihnya dia menangis karna merasa pusing nya belum kunjung berhenti.
sedangkan di gazebo para selir yang mendengarkan suara teriakan saling memandang,
" apa yang terjadi ? siapa yang berteriak di kediaman Duke ini ? " tanya selir ke 5
" aku juga mendengar nya sebaiknya kita melihat kesana saja "ujar selir ke 9.
mereka berdiri dan berjalan dengan anggun menuju suara teriakan itu.
sedangkan didapur alisa begitu marah dengan kepala pelayan ini.
dia menatapnya dengan tajam dan mengingat kepala pelayan ini selalu bersikap sesuka hati menghukum semua pelayan yang ada di kediaman ini.
Alisa mengangkat tangannya dan mencambuk kepala pelayan dengan wajah datarnya.
CTASSSSSS
~AAAAAKKKKHHH!!!
CTASSSSSSSSSS
~ AAKKKKHHHHH!!!!
para selir yang sudah sampai disana terkejut dan menutup mulut,mereka saling menatap,dan mereka melihat kepala pelayan di cambuk seorang wanita cantik merasa tidak mengerti apa yang terjadi.
sedangkan para pelayan mundur merasa takut karna keberanian Alisa,tapi melihat kehadiran para selir mereka merasa lega,pasti Alisa akan dihukum berat fikir mereka.
" BERHENTI..!!!! "suara teriakan selir pertama terdengar melengking di sana.
sontak mereka semua menatap kedatangan selir pertama dengan lega,karna selir pertama yang paling berkuasa di kediaman ini.
CTASSSSSSSSSS
~ AKKKKKKHHHHHHHH!!!!
Alisa tidak memperdulikan teriakan itu,karna dia merasa gelarnya lebih tinggi daripada selir pajangan yang ada di sana.
selir pertama merasa marah karna wanita yang berani mencambuk kepala pelayan tidak mendengarkan ucapannya.
" PENGAWAL "teriak nya dengan wajah memerah karna marah.
terdengar suara langkah kaki dan terlihat para pengawal berlari mendengar teriakan selir pertama,mereka merasa takut dengan selir itu.
" kami disini selir pertama"ucap mereka serempak dan menunduk.
" cepat kalian seret wanita itu,dia sudah berani mencambuk kepala pelayan di kediaman ini...!!! "perintahnya dengan mutlak.
mereka mengangguk dan berjalan ke arah Alisa, sedangkan Manda yang melihat itu merasa takut sahabatnya kenapa Napa.
Alisa yang mendengar itu berhenti dan melihat ke arah kepala pelayan yang sudah pingsan dan punggung nya mengeluarkan darah.
dia menatap ke arah pengawal yang sedang berjalan ke arahnya,dia tersenyum remeh melihat selir pertama.
" BERHENTI !!! "suaranya melengking melebihi selir pertama.
sontak mereka tersentak dan menutup telinga. mereka tidak menyangka Alisa masih bisa melawan disaat ke keadaannya seperti ini.
dan suaranya yang terdengar keras pasti membuat Duke merasa marah,
pengawal itu menghentikan langkah nya dan menutup telinga,selir pertama bertambah murka karna dia merasa wanita itu sudah kelewatan batas, dia menatap tajam Alisa dan berjalan dengan marah.
" kamu wanita sialan..!! beraninya kamu berteriak dihadapan seorang selir di kediaman ini .?? kamu juga berani dengan selir yang berkuasa disini !!! lihat saja aku akan memotong lidah mu karna bersikap lancang pada penguasa kediaman ini!" ucapnya dengan dingin menatap Alisa yang cantik dia bertambah marah karna merasa iri.
Alisa hanya tersenyum merendahkan dan mengeluarkan surat gelar nya.
" aku tidak peduli dengan selir pajangan di kediaman ini,..!!! yang harus kalian dengarkan adalah mulai hari ini gelar ku lebih tinggi dari pada para selir- selir yang ada di sini,,bahkan aku bisa membuat para selir menjadi dayang ku karna Duke sudah mengangkat ku menjadi mistress of the household ( nyonya rumah tangga ) bertugas sebagai pengelola di kediaman ini "ucapnya dengan lantang.
deg
mereka terkejut' mendengar ucapan alisa dan saling memandang, sedangkan selir pertama dia terdiam kaku,wajahnya terlihat pucat dia melihat surat gelar itu yang ternyata memang asli.
para pelayan mata mereka melotot lebar, bagaimana bisa seorang tukang cuci bisa naik pangkat begitu cepat "gumamnya mereka semua dalam hati.
melihat keterdiaman mereka apalagi selir pertama dia tersenyum remeh.
" jika tidak ada yang mematuhi ucapanku !! aku akan memotong salah satu jarinya sebagai hukuman karna menentang perintah seorang mistress of the household yang paling berkuasa disini..!!! "ucapnya dengan nada menekan.
dia menarik Manda membawanya pergi dari sana,mulai hari ini dia akan pindah kekamar yang menurutnya lebih besar dari kamarnya.
dan dia juga akan mengangkat Manda sebagai asisten pribadi nya.
selir ke 2 mendekati selir pertama dengan wajah datarnya.
" apa yang terjadi ? kenapa dia mendapatkan gelar itu dengan muda ? "suara selir ke 2 memecahkan keheningan.
mereka tersadar,selir pertama hanya menggeleng dan berjalan pergi dari sana tanpa bersuara.
sedangkan para selir lainnya hanya terdiam dalam fikiran masing-masing,mereka tidak menyangka seorang pelayan bisa mendapatkan gelar itu begitu cepat.
sudah lama mereka menginginkan gelar itu bahkan mereka sering bersaing,tapi sekarang? yang mendapatkan gelar itu seorang pelayan..!?
" ayo kita kembali ke kamar masing-masing"suara selir 2 membuyarkan lamunan mereka lagi dan berjalan dengan terdiam.
melihat kepergian para selir semua pelayan langsung tersadar dan berkumpul untuk bergosip.
" aku tidak menyangka,Alisa mendapatkan gelar resmi menjadi pengelola kediaman ini "
" dan juga jika kita tidak mematuhi perintah nya jari kita yang akan menjadi jaminan nya "
" ya ampun ini seperti mimpi,aku masih tidak menyangka "
" kita tidak boleh menyingung nya lagi,aku melihat dia sudah sangat berubah, tatapannya begitu menyeramkan "
" lihat lah betapa mengemaskan kepala pelayan aku saja melihatnya bergelidik ngeri "
" ayo sebaiknya kita berkerja jangan sampai membuat kesalahan aku masih menyayangi jariku "
mereka semua mengangguk dan bekerja dengan baik,mereka juga mengangkat kepala pelayan kedalam kamarnya.
**********
didalam ruangan Duke yang mendengar teriakan itu merasa tidak nyaman,baru kali ini ada yang berani berteriak di kediaman nya.
" kamu!! cari tau apa yang terjadi diluar "perintahnya pada pengawalnya.
pengawal itu mengangguk dan langsung menghilang dari sana, disaat Duke sedang sibuk mencari berkasnya dia mendengar suara pett yang sudah menghilang beberapa hari ini.
sontak dia mengangkat kepalanya dan menatap tajam pett dia berjalan ke arah jendela,dan menelisik penampilan burung hantu itu.
" kemana saja kamu ? kenapa kamu tiba-tiba menghilang? apa sesuatu telah terjadi padamu ? "tanyanya tatapannya berhenti di bagian kaki pett.
" kenapa bisa terluka? "dia langsung mengangkat pett dan melihat luka itu dengan teliti.
" sepertinya ini terkena benda tajam, apakah seseorang sengaja melakukan nya atau kamu terjatuh? "tanyanya lagi,dia mengobati burung hantu itu dengan lembut.
burung hantu itu hanya bersuara layaknya burung dan tuannya tidak mengerti sama sekali.
" kenapa tuan ku tidak mengerti dengan perkataan ku ? dan bagaimana mungkin wanita itu bisa mengerti dengan ucapan ku,,? ini sangat aneh "Ucapnya tapi hanya suara burung yang didengar Duke. dia juga tidak dimengerti ucapan pett.
setelah mengobati pett dia meletakkan nya di atas meja kerjanya, tiba-tiba pintu di ketuk dia melihat pengawalnya berdiri disana.
" apa yang terjadi? 'tanyanya dengan wajah tajam.
" tuan saya mendengar dari ucapan para pelayan seorang gadis mencambuk kepala pelayan,dan juga dia mengatakan jika selir dikediaman ini hanya pajangan dan dia juga mengatakan gelarnya lebih tinggi di kediaman ini "ucapnya dia menceritakan segalanya dan juga tentang hukuman yang akan diberikan Alisa jika seseorang tidak mematuhi perintah nya.
Duke yang mendengar itu menyandarkan kepalanya di kursi dan menatap tajam pengawal nya.
" keluarlah"ucapnya dengan dingin.
pengawal itu langsung keluar dari sana, sedangkan Duke menopang dagunya tiba-tiba dia tersenyum menyeringai tajam.
" baru saja dia mendapatkan gelar itu !! dia sudah berani membuat kekacauan di kediaman ku..??? apa ini yang dia inginkan dan apa dia sudah merencanakan semua ini "dia mengetuk meja nya dengan tajam.
sedangkan burung hantu' itu terdiam dan bersuara.
" apa dia wanita yang sama yang bisa mengerti ucapanku ? "Duke yang mendengar suara pett langsung menatap nya dengan alis terangkat.
" apakah kamu mengenali wanita itu pett ?? "tanya Duke dengan menelisik wajah pett.
si pett bersuara dan mematuk matuk meja duke seolah mengatakan iya.
Duke mengangguk dia tersenyum licik.
" aku ingin melihat apalagi yang akan dia lakukan di kediaman ku ini,,!!! "gumamnya dia mengelus si pett dan membuka lacinya.
dia memberikan makanan untuk hewan kesayangan nya.