NovelToon NovelToon
Fang Yuan

Fang Yuan

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Action / Epik Petualangan
Popularitas:55.2k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Fang Yuan kehilangan kedua orang tuanya karena ulah kultivator.Lalu Ia hidup bersama kakeknya hingga akhirnya sang kakek pun meninggalkannya seorang diri.

Di tengah kerasnya dunia, Fang Yuan menemukan sebuah buku kultivasi. Tanpa bakat, tanpa dukungan, hanya dengan tekad.

“Aku akan melakukan apa pun 1000 kali… sampai berhasil.”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10: Dahaga di Tengah Lautan Qi(fix)

​Bulan menggantung rendah di atas cakrawala, memantulkan cahaya keperakan pada permukaan danau yang tersembunyi di jantung hutan.

Tempat ini tidak tersentuh oleh manusia; udara di sini terasa berat dan kental, hampir seperti bernapas di dalam air yang hangat.

Inilah kantong energi alami, tempat di mana Qi berkumpul dan memadat menjadi kabut tipis yang menari di atas air.

​Fang Yuan turun dari punggung Chi Yan Zhu. Babi hutan raksasa itu mendengus pelan, seolah merasakan ketenangan tempat ini, lalu melangkah mundur untuk berjaga di antara pepohonan.

​Fang Yuan duduk bersila di atas sebuah batu datar yang menjorok ke tengah danau. Ia mengeluarkan kantong penyimpanan milik Liu Shen.

Tangannya yang masih berlumuran darah kering merogoh ke dalam, mengeluarkan sebuah botol porselen kecil.

Saat tutupnya dibuka, aroma obat yang tajam dan sedikit harum menyeruak keluar.

​Pil Pengumpul Qi.

​Bagi murid sekte seperti Liu Shen, ini mungkin hanya jatah bulanan biasa.

Namun bagi Fang Yuan, ini adalah kunci pertama untuk membuka pintu gerbang yang lebih tinggi.

​"Leluhur bilang, sumber daya adalah segalanya," bisik Fang Yuan, menatap pil bulat berwarna hijau gelap di telapak tangannya. "Mari kita lihat seberapa jauh pil ini bisa membawaku."

​Tanpa ragu, ia memasukkan pil itu ke mulutnya.

​Awalnya, rasanya dingin dan manis. Namun, sedetik kemudian, pil itu meledak di dalam perutnya.

​BOOM!

​Fang Yuan tersentak, punggungnya melengkung kaku. Rasanya seolah-olah ia baru saja menelan sebongkah logam cair yang membara.

Energi yang terkandung di dalam pil itu terlalu liar, terlalu padat untuk tubuhnya yang masih tergolong baru dalam dunia kultivasi.

​"Ugh ... Aaakh!"

​Keringat dingin bercucuran membasahi pakaiannya.

Fang Yuan merasa meridiannya—jalur energi di dalam tubuhnya—sedang dipaksa melebar oleh aliran Qi yang ganas.

Ini bukan lagi sekadar aliran hangat seperti saat ia bermeditasi di air terjun; ini adalah badai yang mengoyak pembuluh darahnya dari dalam.

​Rasa sakitnya mengingatkan Fang Yuan pada saat pertama kali ia mencoba menyerap Qi delapan tahun lalu, namun kali ini sepuluh kali lebih hebat.

Ia merasa tubuhnya seperti balon yang ditiup terlalu kencang, siap meledak kapan saja.

​Penyimpangan Qi.

​Istilah itu muncul di benaknya. Jika ia gagal menjinakkan energi ini, Qi tersebut akan berbalik menghancurkan organ dalamnya, membuat Dantiannya meledak, dan meninggalkan mayatnya menjadi santapan serangga hutan.

​"Aku ... tidak akan ... mati di sini!" Fang Yuan menggertakkan gigi hingga gusi-nya berdarah.

​Ia memejamkan mata, memaksakan kesadarannya untuk masuk ke dalam tubuhnya.

Ia membayangkan dirinya sebagai seorang kusir yang mencoba mengendalikan seribu kuda liar.

Setiap kali energi itu mencoba memberontak, ia menekannya kembali dengan tekad yang telah ditempa oleh seribu tamparan dan seribu penghinaan.

​Satu tarikan napas,sepuluh tarikan napas, seratus tarikan napas.

​Pandangannya mulai memerah. Suara denging keras memenuhi telinganya.

Dalam kegelapan batinnya, ia seolah melihat sosok dirinya sendiri yang berkata: "Menyerahlah, tubuhmu terlalu lemah untuk kekuatan ini."

​"Diam!" geram Fang Yuan dalam hati. "Jika aku harus mencoba seribu kali untuk tetap hidup, maka akan kulakukan!"

​Setelah berjam-jam bertaruh nyawa di ambang kematian, badai di dalam tubuhnya mulai mereda.

Energi liar itu perlahan-lahan melunak, mengalir masuk ke dalam pusaran Dantian di perut bawahnya, menambah kepadatan inti energinya.

​Fang Yuan membuka matanya. Ia terengah-engah, tubuhnya gemetar karena kelelahan ekstrem.

Seluruh jubahnya basah kuyup oleh keringat dan sisa-sisa kotoran tubuh yang keluar dari pori-porinya.

​Ia memeriksa kondisi internalnya. Ia berharap akan merasakan lonjakan kekuatan yang luar biasa, mungkin langsung menembus ke ranah Pendirian Fondasi.

Namun, kenyataannya menghantamnya seperti palu godam.

​Dantiannya memang lebih padat, auranya memang lebih kuat, tapi ia masih jauh—sangat jauh—dari ranah berikutnya.

​"Hanya ... segini?" bisik Fang Yuan, suaranya penuh dengan kekecewaan yang getir.

​Ia baru saja mengonsumsi pil kelas satu, mempertaruhkan nyawanya melawan penyimpangan Qi, dan menyerap energi dari danau yang kaya akan Qi.

Namun, kemajuannya hanya seperti menambahkan setetes air ke dalam ember yang kosong.

Bakatnya yang rendah bertindak seperti saringan yang rusak; dari sekian banyak energi yang ia serap, hanya sepuluh persen yang benar-benar menetap di tubuhnya. Sisanya menguap sia-sia.

​"Sekarang aku paham ..." Fang Yuan menatap tangannya yang gemetar. "Perbedaan antara mereka yang memiliki sumber daya tak terbatas dan aku yang merangkak di lumpur."

​Jika ia berlatih secara manual tanpa pil, ia mungkin butuh beberapa tahun lagi hanya untuk mencapai puncak Kondensasi Qi.

Dengan pil ini, waktunya terpangkas, tapi ia butuh ratusan—mungkin ribuan—pil lagi untuk benar-benar mendaki ke ranah berikutnya.

​Kesenjangan itu terasa sangat tidak adil. Para murid sekte bisa duduk manis dan mengonsumsi obat-obatan terbaik, sementara dia harus bertarung nyawa demi satu butir pil kelas rendah.

​Fang Yuan berdiri, menatap permukaan danau yang kini tenang kembali.

Rasa sedihnya perlahan menguap, digantikan oleh kesadaran yang dingin dan tajam.

​"Jalan di depan memang masih sangat panjang dan curam. Satu pil tidak cukup. Seribu pil pun mungkin tidak cukup bagi bakat sampah sepertiku," Fang Yuan menoleh ke arah perginya Liu Shen.

"Jika dunia tidak memberiku jalan, maka aku akan merampasnya dari tangan mereka yang memilikinya. Jika aku butuh sejuta pil untuk naik ke langit, maka akan kupastikan sejuta nyawa membayar harganya."

​Ia tidak lagi merasa takut akan kegagalan. Baginya, kultivasi kini bukan lagi tentang pencerahan, melainkan tentang akumulasi dan perampasan.

​"Ayo, Chi Yan Zhu," panggilnya pada babi hutan itu. "Kita butuh lebih banyak 'mangsa'."

​Fang Yuan telah menyadari bahwa bakatnya adalah beban, namun ambisinya adalah mesin yang takkan berhenti.

1
Nh4Fi
wow...hidip dan mati, yin dan yang...
ini mengingatkanku pada wang lin.
tapi aku menyukai alur ini, sangat menarik.
Agen One: Iyakah? /Scare/
total 1 replies
Nh4Fi
oooh gitu...jd psiko sm diri sendiri dulu, bru psiko sm musuh.
Nh4Fi: sakiti diri, untuk mengukur. siksaan yg mn yg paling sakit, tp paling tepat.
👍
total 2 replies
Aman Wijaya
tambah lagi updatenya Thor 💪💪💪 terus
Agen One: 😆😆😆😀😀😀
total 1 replies
Bambang Widono
👍👍👍🙏🙏🙏🙏
saniscara patriawuha.
sikattttt mangggg......
Agen One: ooooo
total 1 replies
Aman Wijaya
tambah lagi updatenya Thor semangat semangat semangat
Aman Wijaya
semangat semangat semangat terus Thor lanjut
Agen One: Qqqq qq
total 1 replies
Aman Wijaya
lanjut terus Thor
Agen One: okkk😄😄
total 1 replies
Aman Wijaya
hidup butuh pengorbanan dan perjuangan mantab fang Yuan lanjut terus
Aman Wijaya
jooooz fang Yuan beri pelajaran tanpa ampun
Aman Wijaya
Fang Yuan mental baja terus semangat Yuan jangan sampai jadi sombong dan congkak
Aman Wijaya
kasian fang Yuan demi sesuap nasi ditendang
Megs Kitchen
Aih Thor... Nyesek amat yah si MC nya... Loe bikin novel yg "aneh" dah 😅😅😅😅 ... Geregetan bacanya ... Kok mau2 nya merendahkan diri sampe kek gitu ... Aih... Hiiiiiiiiiiisssssshhhhh 😑😑😑😑
Kereta: /Coffee/
total 2 replies
Agen One
Balheiqnsiwowhsjwiqhwhejwiwiwuwhsbbs
Agen One: 😃😀😃😀😀😀😀
total 1 replies
Agen One
MBG
Agen One
nyawit nih orang
Agen One
Hantam
Agen One
Pengen seprei gratis
Agen One
𝗨𝗽 𝘀𝗲𝘁𝗲𝗹𝗮𝗵𝗻𝘆𝗮 𝗮𝗸𝗮𝗻 𝘀𝗮𝗻𝘁𝗮𝗶 𝘀𝗮𝗷𝗮. 𝗷𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗹𝘂𝗽𝗮 𝗟𝗜𝗞𝗘 𝗔𝗴𝗮𝗿 𝗹𝗲𝗯𝗶𝗵 𝘀𝗲𝗺𝗮𝗻𝗴𝗮𝘁 𝘂𝗽𝗱𝗮𝘁𝗲.
Agen One: di usahakan hehe✍️✍️✍️
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!