NovelToon NovelToon
Sistem Kultivasi Untuk Psikopat

Sistem Kultivasi Untuk Psikopat

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi Timur / Reinkarnasi / Sistem / Kelahiran kembali menjadi kuat / Psikopat
Popularitas:11.1k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Ye Fan adalah seorang psikopat yang menjadikan orang-orang jahat sebagai target eksekusinya. Ia menikmati perburuan tersebut tanpa rasa bersalah.

Sebelum kematiannya, Ye Fan menghabiskan waktu dengan sebuah game kultivasi yang menurutnya sangat menarik, karena di dalamnya ia bisa memburu dan membunuh para penjahat tanpa batas.

Namun, hidupnya berakhir ketika ia tewas ditembak polisi. Saat membuka mata kembali, Ye Fan mendapati dirinya telah bereinkarnasi ke dalam dunia kultivasi—dunia yang persis seperti game yang pernah ia mainkan, tempat hasrat lamanya kini dapat terwujud sepenuhnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8: Panggung Sandiwara Sang Pemburu

​Malam kian larut, menyisakan kesunyian yang mencekam di area luar Sekte Pedang Patah. Ye Fan berjongkok di balik bayangan pohon tua, napasnya teratur dan tenang. Baginya, menunggu mangsa keluar dari lubangnya adalah bagian paling sakral dalam sebuah perburuan.

​Tak lama kemudian, tiga bayangan muncul dari gerbang samping. Li, Zhao, dan Zhang berjalan dengan langkah ringan, kantong koin di pinggang mereka bergemerincing—suara keserakahan yang memuakkan bagi Ye Fan.

​"Untuk apa memusingkan hilangnya si Wei? Lebih baik kita bersenang-senang dengan wanita cantik, kan?" ucap Li sambil tertawa sinis.

​Zhao mengangguk, wajahnya tampak menjijikkan di bawah cahaya bulan yang redup. "Kau benar sekali, Li. Aku sudah tidak sabar mencumbu mereka."

​"Haha, pokoknya malam ini kita sewa pelacur paling mahal!" Zhang menimpali dengan semangat yang meluap.

​Mereka bertiga tertawa, tidak menyadari bahwa di belakang mereka, sebuah bayangan merah tipis mengikuti dengan gerakan tanpa suara. Ye Fan menggunakan Langkah Bayangan Darah untuk menyatu dengan kegelapan hutan.

​Sesampainya di Rumah Bordil Bunga Merah, atmosfer berubah menjadi riuh dengan aroma alkohol dan parfum murah. Ketiga murid itu segera menghamburkan koin perak dan emas mereka, memesan wanita-wanita tercantik sebelum akhirnya masuk ke kamar masing-masing di lorong lantai atas.

"Tuan, biarkan aku melayanimu malam ini." Ucap pelacur itu.

Mereka mulai saling meraba, mencium dan perlahan membuka pakaian mereka.

"Akan aku masukkan." Ucap Ke tiga orang itu.

Sang pelacur yang sudah berantakan menganguk"Ya tuan."

Desahan demi desahan terdengar.

​Ye Fan berdiri di ambang pintu masuk. Ia berkomunikasi dengan sistem dalam benaknya. “Sistem, tukarkan poin atribut menjadi koin perak.”

​[DING! Pertukaran Berhasil: 5 Koin Perak Ditambahkan ke Inventori]

​Ye Fan melangkah masuk, memberikan koin-koin itu kepada sang muncikari dengan wajah tertunduk, lalu meminta kamar di ujung lorong—tepat bersebelahan dengan deretan kamar ketiga mangsanya.

​Dari celah dinding yang ia ciptakan secara halus, Ye Fan mengamati adegan demi adegan menjijikkan di ruangan sebelah. Li sedang melampiaskan nafsu binatangnya, berkali-kali memukul dan merendahkan wanita di bawahnya. Seringai gila merekah di wajah Ye Fan. Matanya berkilat merah, namun ia tetap diam. Ia adalah predator yang sabar; ia menunggu saat energi mereka terkuras habis.

​Satu jam berlalu. Li tampak terkulai lemas, sementara wanita di sampingnya tertidur karena kelelahan yang luar biasa. Inilah saatnya.

​Ye Fan menggunakan Inventori untuk melenyapkan dinding kayu di depannya. Tanpa suara, ia muncul di samping ranjang Li. Sebelum murid itu sempat menyadari ada orang lain, tangan Ye Fan yang diperkuat energi sistem sudah mencengkeram lehernya.

​Krak!

​Ye Fan menekan jakun Li hingga hancur, memastikan tidak ada suara yang keluar. Dengan presisi seorang pemburu, ia mengambil seutas tali dari inventori dan menggantung mayat Li di balok langit-langit, merekayasa sebuah adegan bunuh diri yang tragis.

​Selanjutnya adalah Zhang. Pria itu baru saja selesai dan masih mengatur napasnya yang memburu. Ye Fan muncul seperti hantu dari balik bayangan. Sebelum Zhang bisa berkedip, sebuah belati dingin sudah menembus lehernya, memutus jalur suara dan aliran darah dalam satu tusukan bersih. Zhang mati dengan mata melotot, menatap wajah dingin sang 'budak bisu'.

​Target terakhir adalah Zhao. Di ruangan itu, pemandangannya lebih mengerikan. Zhao sedang memukuli pelacurnya hingga babak belur meski wanita itu sudah tidak berdaya.

​"Bajingan rendahan." batin Ye Fan.

​Dengan satu pukulan saraf di tengkuk, Ye Fan membuat Zhao pingsan seketika. Ia kemudian mengeluarkan jasad Zhang dari inventori dan membaringkannya di sebelah Zhao yang tak sadarkan diri. Ye Fan menempatkan pisau berlumuran darah Zhang ke dalam genggaman tangan Zhao, lalu merusak beberapa perabotan untuk menciptakan kesan perkelahian hebat antara dua sahabat yang berebut wanita.

​Setelah panggung sandiwaranya selesai, Ye Fan mengembalikan dinding kamar dengan fitur sistem dan kembali ke kamarnya sendiri. Tepat saat itu, pintu kamarnya diketuk. Seorang wanita dengan pakaian minim masuk—tidak terlalu cantik karena harganya yang murah.

​"Tuan... mau ke mana? Bukankah kita belum mulai?" tanya wanita itu bingung melihat Ye Fan sudah berdiri di dekat jendela.

​Ye Fan menoleh sedikit. Ia merasakan pangkal lidahnya berdenyut, daging baru mulai tumbuh di sana dengan kecepatan yang tidak wajar. Ia mencoba mengeluarkan suara.

​"T-tidak... tidak p-perlu..." suara Ye Fan keluar serak dan kaku, seperti gesekan logam, namun itu adalah kata-kata pertamanya. "Aku... ada urusan... mendadak."

​Dengan satu lompatan ringan, Ye Fan menghilang ke dalam kegelapan malam, meninggalkan kekacauan yang akan menyambut kota bawah esok pagi.

1
Rizky Fathur
cepat bantai tianchang dengan cara paling kejam Thor
Rizky Fathur
cepat buat mcnya selamat Thor bikin Mcnya Ambil jiwanya Tetua itu bantai keluarganya Tetua itu dengan cara paling kejam Thor bikin Tetua itu memohon ampunan jangan libatkan keluarganya bikin mcnya tidak perduli Thor bantai keluarganya Tetua itu dengan cara paling kejam Thor
Akira
hahaha main sekte-sekte 🤣 seru nihh
Ofu Madu
👍👍👍
Agen One: Makk kasih
total 1 replies
Agen One
Yang suka mc bantai-bantai pasti cocok. Gak naif ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!