NovelToon NovelToon
Kesayangan Kakak Kedua

Kesayangan Kakak Kedua

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintamanis / Fantasi Wanita / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Dhe vi

Leana putri tunggal seorang pengusaha yang tidak pernah terekspos, sehingga dia di kenal sebagai anak orang miskin yang masuk ke tempat elit demi menaikkan derajat. Menjadi pacar seorang anak miliyader membuatnya menjadi pusat perhatian, Reno putra ke tiga dari keluarga ternama di kotanya, Ketika berkunjung kerumah sang pacar dia mendapati teman baiknya sedang berduaan. Meminta pertanggung jawaban namun tak di hiraukan Reno.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dhe vi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

6

Hampir satu tahun aku pergi berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya pada akhirnya aku mengambil dunia modeling dan belajar banyak hal dari satu negara ke negara lainnya dan aku menjadi model tetap dari produk yang mama dan tanteku buat sendiri.

wajahku yang cantik ini ternyata lebih berguna dalam dunia fashion dari pada dunia bisnis yang ayah lakoni selama ini.

Seperti janjiku kepada tante dah kedua orang tuaku, aku akan tinggal bersama tante setelah aku selesai dengan duniaku sendiri. Sekarang aku lebih menyayangi diriku sendiri dan rasanya lebih tenang dari waktu itu.

“Sayang tante akhirnya kamu pulang juga”. Peluknya padaku

Tanteku adalah adik kandung dari mamaku inilah kenapa aku bisa begitu akrab dengannya.

“Ayo siap-siap tante sudah buatkan gaun khusus untuk kamu coba ya, dan beberapa perhiasan, saat ini. “ ajaknya padaku.

Saat ini aku berada di butik milik tanteku disana juga ramai dengan pelanggannya setianya yang sangat menyukai desain miliknya. Gaun dan perhiasan yang tante ku persiapkan khusus untukku, karena beliau akan mengadakan acara amal dan akan menjual gaun serta perhiasan yang mamaku desain.

“Ya ampun anak tante cantik sekali”. Dia mengambil beberapa fotoku dan akan memajang pada sosial media miliknya

Tante begitu sibuk dengan ponselnya mungkin ada client penting di seberang sana.

(Dia sudah pulang). Pesan tante Mia kepada seseorang

(Itu benaran Lea?).

(Ya, dia baru datang tadi pagi).

(Apa dia punya pasangan?).

(no, she’s still single). Balas tanteku

(Baguslah). Balas pria tersebut

(Kamu akan datangkan, jangan lupa beli gaun itu, hahahaha).

(Jika kamu pertemukan aku dengannya aku akan membeli dengan harga tinggi).

(Oh aku tidak bisa menjamin itu, semua itu tergantung keberuntungan yang kamu miliki). Balas tante Mia penuh percaya diri.

Nampaknya pria itu tidak membalas pesannya lagi dan bergegas mengeluarkan mobilnya untuk menghadiri sebuah pesta amal terbesar yang pernah tante Mia adakan selama ini.

Acara begitu meriah dan aku sebagai penutup peragaan busana yang akan dia lelang kemudian hasilnya akan dia masukkan pada pundi amal yang dia kelola selama ini,

gugup, tentu aja sebagai brand ambasador aku harus tampil semaksimal mungkin dan tidak mwngecewakan tanten dan mama, dan siapa sangka baju serta perhiasan yang ku kenakan menjadi penjualan termahal di malam amal ini.

Tante mengenalkanku kepada beberapa temannya malu rasanya tapi bagaimanapun aku adalah pekerja tante Mia sekarang.

“Lea”. Panggil seorang pria

“Loh kak Ray”. Betapa kagetnya aku melihat Ray dan ternyata dia teman tante Mia.

“Kamu baik-baik saja kan”.

“Ih kakak Formal banget sih, aku baik-baik aja kok malah sekarang jauh lebih baik lagi”.

“Syukurlah, oh iya kata Mia kamu sekarang jadi model”.

“Ya, model-model biasa aja sih kak tapi aku suka”.

“Cocok kok sama kamu”.

Aku dan Ray duduk berdua di sebuah meja, tidak ada rasa canggung ataupun risih ketika bersama dengannya, dia juga cerita banyak hal bagaimana dalam satu tahun ini dia juga meminta akun Sosmedku tentu saja aku memberikannya.

Entah bagaimana aku menceritakan semua pengalaman berlibur ku dan aku juga mengatakan bahwa aku tidak akan meneruskan kuliahku dan akan berfokus pada dunia permodelan ku saja, dia mengangguk tanda mengerti.

Malam semakin larut tante memintaku pulang karena ini acara orang dewasa, bukankah aku juga sudah dewasa?

“Ayok aku antar, tantemu kalau sudah acara begini dia lupa waktu”. Ajak Ray

“Ya udah aku juga susah ngantuk banget kak, tadi pagi baru sampai malamnya sudah keacara aja”.

Di dalam mobil Ray

“Kak sudah lama kenal sama tante Mia? Kayaknya kalian akrab banget”.

“Dia itu kakak tingkat ku, karena suatu kejadian aku dan dia jadi akrab”.

“Kakak suka sama tante?”.

“Dia itu preman Lea, aku saja heran dia bisa jadi desainer terkenal begini”. Jelasnya

“Hahaha, preman bagaimana sih kak perasaan tante Mia biasa aja loh”.

“Itu menurut kamu, asal kamu tahu waktu kuliah dulu dia itu suka bikin keributan dan suka mukul orang mana ada yang mau temanan sama preman begitu”.

Lagi-lagi aku tertawa di buatnya, ku fikir tante Mia itu wanita kalem dan baik-baik, siapa sangka dia adalah preman di kampusnya.

Tanpa ku beri alamat rumah, dia sudah tahu di mana rumah tante Mia berada.

“Kakak sering kesini ya?”.

“Nggak juga, kalau ada bisnis saja aku terkadang kemari, masuk gih sudah malam”.

“Ya udah kakak hati-hati ya”.

Setelah masuk kamar kulihat Ray masih berada di sana sama seperti dulu dia menunggu hingga aku mematikan lampu kamarku,dan kali ini dia juga begitu.

Paginya aku sudah menyiapkan sarapanku dan tante, rupanya tante Mia belum bangun juga dari tidur ya Karen dia baru pulang dari pesta midnight bersama teman-temannya, apa kak Ray juga pergi ya?

Ting! Sebuah pesan masuk dari Ray

(Sudah bangun?). Tanya nya

(Ini lagi sarapan kak, ada apa tumben pagi-pagi sudah kirim pesan?). Tanyaku balik

(Hari ini kamu sibuk?).

(Tidak kak).

(Mau jalan? Aku suntuk di kantor cabang).

(Boleh aja kak, lagian Lea juga free belum sempat lihat-lihat di sini).

(20 menit lagi aku akan sampai).

Selesai sarapan aku masih menunggu pesan dari Ray, apa benar dia akan datang kerumah bukankah pekerjanya juga sangat banyak.

pintu gerbang depan dibukakan oleh satpam tanda seseorang akan masuk ke halaman rumah.

Dengan setelan santainya Ray tampak lebih muda dari pada usianya yang sekarang

“Kak masuk dulu, Kaka aku teh atau kopi”.

“Apa saja Lea”.

“Baiklah”.

karena aku tidak tahu kessukaan Ray, maka aku akan membuatkan Rose tea kesukaan ku dan ku harap dia juga menyukainya.

“Tehnya kak”.

“Baunya kayak Rose tea”.

Aku mengangguk tersenyum senang dengan jawaban dirinya, sepertinya dia menyukai teh buatanku.

Saat Ray menikmati tehnya aku pergi ke kamar untuk bersiap-siap, aku juga memakai pakaian santai sama seperti yang Ray kenakan agar aku tidak heboh sendiri. Entah kenapa aku begitu nyaman dengan Ray dan sejak kejadian itu aku tidak membenci dirinya yang memeluk tanpa seizin ku, entah bagaimana jika saat itu dia dan kak Asael tidak menolongku mungkin aku sudah banyak kena luka-luka dari perlakuan Reno, bagaimana kabar dia dan Melinda ya mungkin sekarang mereka semakin mesra saja kan.

“Aku sudah siap kak, apa kita jalan sekarang”.

“Oke, Mia dia mana?”.

“Oh tante masih tidur kak, tadi pagi buta dia baru datang dan kayaknya dia habis minum banyak”.

“Kebiasaan buruknya, ya udah ayok nanti aku akan mengirimkan pesan padanya”.

Perjalanan pertamaku dengan Ray begitu menyenangkan dia sangat tahu apa yang aku inginkan bahkan dia membawaku ke beberapa tempat santai di kota ini. Dia tidak seperti Reno dari perlakuannya hingga cara dia membuat suasana dari canggung menjadi nyaman dan santai.

1
Yovi arine
😄😄
Suci Dava
klo kamu tahu asal-usul Melinda, pasti shock kamu Lea
Evelyn
masuk rak dulu, nunggu bab nya banyak baru baca🤭..
semangat ngetik thor sampe tamat..
Yovi arine: Iya terimakasih semangatnya 🥰🥰
total 1 replies
Yovi arine
Iya,, terimakasih 🥰🥰🥰
Muna Junaidi
Simpan dulu ya thor 🥰🥰
Yovi arine: Iya, terimakasih banyak kak 🥰🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!