NovelToon NovelToon
Dokter Tampan Itu Suamiku

Dokter Tampan Itu Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Cinta setelah menikah / Percintaan Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Keluarga / Dokter
Popularitas:423.3k
Nilai: 5
Nama Author: elaretaa

Jangan lupa follow Author yaaaaa!!!!!!!

Hidup Kayla yang awalnya begitu tenang berubah ketika Ayahnya menjodohkannya dengan seorang pria yang begitu dingin, cuek dan disiplin. Baru satu hari menikah, sang suami sudah pergi karena ada pekerjaan mendesak.

Setelah dua bulan, Kayla pun harus melaksanakan koas di kota kelahirannya, ketika Kayla tengah bertugas tiba-tiba ia bertemu dengan pria yang sudah sah menjadi suaminya tengah mengobati pasien di rumah sakit tempat Kayla bertugas.

Bagaimana kelanjutannya? Bagaimana reaksi Kayla ketika melihat suaminya adalah Dokter di rumah sakit tempatnya bertugas? Apa penjelasan yang diberikan sang suami pada Kayla?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon elaretaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jangan Kasar-kasar

Hari terus berlalu, akhirnya hari yang tidak ditunggu Kayla pun tiba, hari ini ia akan menikah dengan pria yang baru ia kenal satu bulan lalu. Pernikahan yang begitu mendadak dan terburu-buru, padahal Kayla tengah fokus pda pendidikannya.

Pernikahan Kayla dan Arthur dilaksanakan di gereja yang tak jauh dari apartemen Kayla, tidak ada resepsi, tidak ada acara besar, hanya makan-makan sederhana yang dilakukan kedua keluarga di apartemen Kayla, di mana apartemen Kayla memang terbilang cukup besar.

Skip...

Janji suci antara Kayla dan Arthur pun berjalan lancar, saat ini keduanya sudah sah menjadi suami istri. Setelah pemberkatan Arthur hanya diam, tidak ada obrolan diantara keduanya, Arthur hanya akan bicara jika Papa Bastian dan Mama Emma mengajakanya bicara, selebihnya ia hanya diam.

Saat ini, Arthur, Kayla dan seluruh keluarga keduanya sudah berada di apartemen Kayla. "Apartemennya bagus ya, luas juga," ucap Mama Emma.

"Aku suruh Kayla cari apartemen yang besar biar dia enak tinggalnya disini," ucap Ayah Demian.

Acara pun terus berlanjut, Arthur dan Naura duduk berdampingan di sofa ruang tamu, mereka hanya diam ketika orang-orang asik mengobrol hingga Mama Emma pun menghampiri mereka.

"Arthur, jangan diam aja. itu Kayla diajak ngobrol," ucap Mama Emma.

"Iya," jawab Arthur.

Setelah itu, Arthur menoleh Kayla. "A-ada apa?" tanya Kayla yang begitu gugup karena Arthur menatapnya dengan tatapan tajam seolah ingin menguliti Kayla.

"Mau makan?" tanya Arthur.

"Gak, a-aku kenyang," jawab Kayla.

"Kenyang? Kapan makannya?" tanya Arthur.

"Tadi pagi sebelum ke gereja," jawab Kayla asal.

"Yasudah," ucap Arthur lalu berdiri dan pergi ke meja makan.

Di meja makan, Mama Emma melihat Arthur yang menghampirinya dan mengambil makanan yang disediakan di meja tersebut.

"Mana Kayla?" tanya Mama Emma.

"Di ruang tamu, gak amu makan katanya udah kenyang," jawab Arthur.

"Harusnya kamu paksa lagi, perempuan itu mainya di paksa," ucap Mama Emma dan pergi ke runag tamu untuk menemani Kayla.

Disisi lain, Kayla melihat Arthur yang berjalan menjauh menuju meja makan hanya bisa menghela napas panjang. Rasanya oksigen di sekitarnya baru saja kembali setelah pria itu beranjak. Namun, ketenangan itu tidak bertahan lama karena Mama Emma justru mendekat dan duduk di samping Kayla, menggantikan posisi anaknya tadi.

​"Kayla sayang, Arthur memang begitu. Dia kaku dan tidak pandai berbasa-basi, tapi dia perhatian dengan caranya sendiri," ucap Mama Emma sambil mengelus tangan Kayla lembut.

​Kayla hanya tersenyum tipis, tidak berani menyanggah. 'Perhatian? Dia bahkan tidak bertanya kenapa aku takut padanya,' batin Kayla.

"Iya, Ma," jawab Kayla.

​Sedangkan, di meja makan Arthur terlihat tenang menyantap makanannya. Gerakannya sangat rapi dan efisien, mencerminkan kedisiplinannya sebagai seorang Dokter. Meskipun sedang makan, auranya tetap mendominasi ruangan dan sesekali ia menjawab pertanyaan Ayah Demian dengan anggukan dan memberikan jawaban singkat satu atau dua kata.

Waktu menunjukkan pukul sepuluh malam dan semua keluarga pun memutuskan untuk menginap di hotel, mereka ingin memberikan waktu untuk Kayla dan Arthur saling mengenal, karena itu tidak ada yang menginap di apartemen Kayla.

"Ingat Arthur, jangan kasar-kasar, kasihan Kayla," ucap Mama Emma.

Kayla yang mendengarnya pun wajahnya terasa panas, sedangkan Arthur tampak biasa saja bahkan Arthur membalas perkataan Mama Emma. "Iya, nanti Arthur pelan-pelan," jawab Arthur.

"Bunda gak sabar pengen punya cucu," ucap Bunda Anya.

"Iya, sama ya Jeng," ucap mama Emma.

"Pa, bawa Mama pergi," ucap Arthur pada Papa Bastian.

"Hahaha, iya. Kita pergi dulu ya," pamit Papa Bastian.

"Ingat, yang nurut sama suami ya," ucap Ayah Demian.

"Iya, Yah. Ayah sehat-sehat ya, jangan lupain Kayla," ucap Kayla.

"Gak akan, mana bisa Ayah lupain putri kesayangan Ayah ini, Ayah pergi dulu ya. Arthur, jagain anak Ayah, awas kalau sampai anak Ayah terluka," ucap Ayah demian.

"Iya, Yah. Arthur gak akan pernah lukai Kayla," ucap Arthur.

"Bagus, Ayah pegang janji kamu," ucap ayah Demian lalu pergi dari apartemen Kayla.

Apartemen yang tadi ramai kini mendadak sunyi senyap, hanya ada Kayla dan Arthur yang berdiri di ruang tengah.

​"A-aku mau bersih-bersih dulu," ucap Kayla yang memecah keheningan.

Kayla segera masuk ke kamarnya, yang kini juga menjadi kamar Arthur. ​Di dalam kamar, Kayla melihat koper Arthur yang sudah diletakkan di sudut ruangan. Rasanya aneh melihat barang milik pria asing di ruang pribadinya, setelah mandi dan berganti pakaian dengan piyama panjang yang tertutup rapat, Kayla keluar dan mendapati Arthur sedang duduk di tepi ranjang, baru saja selesai melepas kemejanya.

​Kayla mematung di ambang pintu kamar mandi, punggung tegak Arthur dengan otot yang kokoh terlihat sangat jelas dan Kayla refleks membuang muka.

​"Sudah selesai?" tanya Arthur tanpa menoleh.

​"Sudah," jawab Kayla pelan.

​Arthur berdiri dan mengambil handuk lalu berjalan melewati Kayla untuk masuk ke kamar mandi. Saat pria itu lewat, aroma parfum woody bercampur aroma maskulin yang kuat tercium oleh Kayla, membuat jantungnya berdegup tak karuan.

​Tak lama kemudian, Arthur keluar hanya dengan mengenakan celana panjang kaos, ia naik ke atas ranjang dan bersandar pada kepala tempat tidur. Kayla masih berdiri kaku di sisi lain tempat tidur.

"Tidurlah, aku tidak akan memintanya. Aku terlalu capek hari ini," ucap Arthur.

Kayla pun naik ke ranjang dengan sangat hati-hati, ia tidur di posisi paling pinggir, bahkan hampir jatuh dari ranjang karena terlalu takut bersentuhan dengan Arthur.

​"Jangan tidur terlalu pinggir, nanti kamu jatuh," suara bariton Arthur tiba-tiba terdengar di kegelapan dan membuat Kayla tersentak.

​"I-iya," jawab Kayla singkat, namun ia tetap tidak bergeser.

Melihat Kayla yang masih berada di posisinya Arthur pun kesal, "Geser kesini, aku tidak akan meminta apa-apa darimu," ucap Arthur.

"Iya, ini sudah pas kok," ucap Kayla.

'Pas apanya, udah mau jatuh gitu,' batin Arthur.

Karena merasa gemas dengan Kayla, Arthur mendekati Kayla dan memeluk Kayla dari belakang lalu menariknya hingga posisi mereka saat ini berada di tengah kasur.

Kayla yang terkejut pun masih mencerna apa yang baru saja terjadi, ketika ia sadar dan ingin menjauh dari Arthur, Arthur sudah menahan pinggangnya.

"Sudah jangan bergerak, hari ini adalah hari yang melelahkan, jadi cepat tidur," ucap Arthur yang masih memeluk Kayla dari belakang.

Kayla yang tidak bisa menjauh dari Arthur pun hanya pasrah dan memejamkan matanya hingga ia terlelap di pelukan sang suami yang baru saja ia nikahi hari ini.

.

.

.

Bersambung.....

1
Ariany Sudjana
gayanya saja marah-marah, sampai menampar dokter Kayla, ternyata motifnya supaya asuransi ibunya bisa cair, untuk melunasi hutang. kamu jahat sekali sari, tega menelantarkan ibu kandung kamu sendiri, untung pa Danu segera datang
Nifatul Masruro Hikari Masaru
masukin penjara aja biar kapok
Bela Viona
typo thor,bkn Aiden tpi Arthur
Bela Viona
klo ga arthur yg cemburu ya kay yg cemburu 🤭
so sweet bgt kalian
Bela Viona
mulaiii...mulai si kay...
lagian udh jdi bini juga knp hrs minder /Smug/
Bela Viona
kesel dgn kay..
klo lgi di RS tuh fokus kay,tinggal kn masalah pribadi,ap lh
Bela Viona
jgn jdi pebinor ya will 🤭🤭
Bela Viona
semngat kay,kuat kn mental. jdi seorang dokter emang gtu,prioritas pasien yg di utamakan,salah sedikit aj laporan bisa berakibat fatal.
Ariany Sudjana
itulah tugas dokter yang utama, menyelamatkan nyawa pasien, ga peduli mau lelah atau jam berapapun, begitu tugas memanggil, harus siap
Ariany Sudjana
puji Tuhan, kehadiran dokter Arthur dan dokter Kayla benar-benar jadi berkat, saat penduduk sekitar memerlukan akses kesehatan, mereka langsung bergerak, tidak peduli lelah setelah beraktivitas seharian 😄
Indriani Kartini
dr Arthur co cweet
RIKA OCTAVIANA Rika
cerita nya bagus ... banyak belajar ttg istilah kedokteran. author nya pintar sekali sampai bisa memahami bahasa kedokteran ...
elaretaa: Terima kasih atas dukungannya Kak🥰🥰🥰🥰❤️
total 1 replies
StAr 1086
next
dyah EkaPratiwi
kejar setoran ini dr Arthur 🤭
Atik Marwati
kejutaaannnn🤣🤣🤣🤣🤣
Ariany Sudjana
hahaha dokter Arthur hanya galak ke Kayla sewaktu masih jadi koas dulu, kalau ga gitu, ga mungkin Kayla jadi dokter yang hebat dan kompeten, dan bisa mematahkan semua orang yang meremehkan Kayla
juwita
aq ngehalu ikut pikini di situ🤣🤣
Mommy Ayu
waaaa..... benar benar pasangan yang hebat. saling melengkapi dan saling menguatkan.
ayo lanjut up lagi Thor... semangat ya
Mommy Ayu
mantab Kayla..... keputusan yang sangat bagus, tinggalkan tempat kerjamu yang tidak bisa melindungi dan meragukan dedikasimu
dyah EkaPratiwi
so sweet 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!