NovelToon NovelToon
MASIH MENCINTAIMU

MASIH MENCINTAIMU

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Keluarga & Kasih Sayang / Cintapertama / Tamat
Popularitas:8.5M
Nilai: 5
Nama Author: Mae_jer

Ethan dan Dira berpisah karena salah paham. Semuanya di mulai dari Kara, keponakan kesayangannya jatuh ke jurang. Belum lagi saat ia melihat Dira dan Jeremy bercumbu dalam keadaan telanjang. Hubungan keduanya hancur

6 tahun kemudian mereka dipertemukan kembali. Dira kebetulan bekerja sebagai asisten dari adik Damian bernama Zora. Ethan masih membencinya.

Tapi, bagaimana kalau Dira punya anak dan anak itu adalah anak kandungnya? Bagaimana kalau Dira merahasiakan sesuatu yang membuat Ethan merasa bersalah dan benar-benar hancur? Akankah Ethan berhasil mengejar cinta Dira lagi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae_jer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesakitan

Dira terduduk lemas begitu memasuki gedung apartemen sederhana itu. Ia belum naik. Masih di bawah, di sudut gelap bawah tangga yang jarang di lewati orang. Wanita itu duduk lalu menangis dalam diam di sana.

Dia sakit hati. Kata-kata Ethan tadi melukainya dalam sekali. Ia merasa menjadi sosok wanita yang benar-benar tidak ada harganya. Dia tahu dia salah, dia tahu semua kesalahan itu di mulai dari dia, dan dia sudah meminta maaf. Dia bahkan telah mengaku salah di depan Ethan. Tapi, laki-laki itu kembali menggores luka dalam hatinya setelah enam tahun berlalu dan mereka bertemu lagi.

Dira menepuk-nepuk dadanya yang kesakitan. Dia ingin berhenti menangis, tapi air matanya malah jatuh terus. Bahkan sampai ponselnya berbunyi, dia hanya bisa mengeluarkannya dari dalam tas tanpa mampu mengangkat.

Raka yang menelpon. Dira ingin angkat, tapi tangannya rasanya berat sekali, sampai panggilan itu berakhir dengan suara adiknya kedengaran dari balik tangga.

"Kakak?" Suara itu pelan, berat, namun penuh kekhawatiran. Raka segera berlari turun.

Laki-laki remaja itu membungkuk di depan Dira.

"Kakak kenapa?"

Tanyanya khawatir. Dira cepat-cepat menyeka air matanya. Menggeleng sambil berusaha tersenyum. Ia tidak ingin adiknya khawatir berlebihan.

"Nggak apa-apa, kakak cuma tiba-tiba keingat orangtua kita." kata Dira berbohong.

Raka terdiam lama. Mencoba percaya pada sang kakak. Ia pun duduk di sebelah Dira dan memeluk kakaknya, memberikan bahunya menjadi sandaran wanita itu. Sekarang dia sudah tinggi, jauh melebihi tinggi badan sang kakak. Dia sudah bisa melindungi wanita itu dari orang jahat yang mencoba menyakitinya. Sayangnya, dia tidak dapat menyembuhkan luka di hati kakaknya.

Dira menunduk, membiarkan kepalanya bersandar di bahu Raka. Kehangatan tubuh adiknya itu terasa menenangkan, meski tidak bisa menghapus rasa sakit yang menusuk hatinya. Ia menutup mata sejenak, mencoba menenangkan diri, tapi bayangan Ethan terus menghantui. Kata-kata itu, cara tatapannya, seolah menegaskan semua kerendahan yang Dira rasakan selama ini.

"Kakak  nggak apa-apa, Raka," ucapnya pelan, suaranya bergetar meski berusaha terdengar meyakinkan. Tapi Raka, yang kini lebih dewasa dan lebih peka daripada dulu, bisa merasakan kepalsuan di balik kata-kata itu.

"Kakak nggak perlu bohong. Raka tahu kakak nggak lagi mikirin orangtua kita."

Dira terdiam.

"Tapi aku nggak pengen tanya lebih jauh. Aku cuma pengen bilang, tiap kali kakak sedih dan pengen nangis, kakak masih punya adik buat bersandar. Aku sudah dewasa, udah bisa jagain dan ngelindungin kakak, juga Arel."

Kata-kata itu begitu tulus. Dira merasa hangat, dan jauh lebih baik. Ia menyeka airmatanya da menatap Raka.

"Makasih ya dek, kalo gak ada kamu di samping kakak, rasanya pasti sulit sekali bertahan. Sekarang ada kamu dan Arel, itu sudah cukup banget buat kakak." gumam Dira. Mereka berpelukan lagi. Raka mengusap-usap rambut kakaknya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Di tempat lain, Ethan lagi-lagi membanting barang-barang di rumahnya. Kali ini jauh lebih parah dari biasanya. Bahkan semua pembantu takut mendekat.  Para pengawal juga. Bos mereka itu pernah marah-marah seperti ini, enam tahun lalu. Semua barang mahal rusak dan pecah. Hari ini kejadian lagi.

Ethan berdiri di tengah ruangan, napasnya memburu, tangan terkepal. Suasana rumah mewah itu kini berantakan, vas pecah, bingkai foto retak, dan meja kaca yang dulu bersih kini penuh goresan. Setiap kali tangannya menyentuh sesuatu, seolah energi kemarahan itu menular pada benda-benda di sekitarnya.

Liana keluar dari kamarnya karena ribut-ribut itu. Ia menutup matanya dalam-dalam, lalu menghembuskan nafas kasar sebelum keluar.

Betapa kagetnya Liana ketika sampai di ruang tengah dan mendapati ruangan itu sudah kacau balau bak kapal pecah. Ethan duduk di tengahnya. Para pembantu berada cukup jauh, sesekali mengangkat wajah melihat bos mereka takut-takut.

"Ethan! Apa-apaan ini?!" Liana masih tidak percaya pada apa yang di lihatnya.

Ethan menatapnya sekilas, lalu menunduk lagi, menatap lantai. Tak ada satu katapun yang keluar dari mulutnya. Saat seorang pengawal mendekatinya hendak melaporkan sesuatu, Ethan menatapnya dengan mata yang tajam dan dingin, hampir menakutkan. Lelaki itu mundur kembali. Dia takut nyawanya dalam bahaya karena dianggap gangguan.

Liana menghela napas panjang, mencoba menenangkan diri. Ia berjalan mendekat, menunduk sedikit agar suaranya tidak terdengar seperti menantang, tapi tetap saja dia merasa kesal dengan kelakuan Ethan yang semakin hari malah semakin menggila.

"Kau ini sebenarnya kenapa sih? Putus cinta atau apa?!" Tidak bisa menahan kesal juga Liana.

Ethan mengangkat kepalanya perlahan, menatap Liana dengan mata yang masih menyala marah, tapi kini terselip rasa lelah yang dalam. Suaranya serak saat akhirnya berbicara.

"Jangan pancing emosiku. Kau pergi saja. Ini rumahku, aku berhak melakukan apa saja di rumahku sendiri."

Liana menghembuskan nafas panjang.

"Iya ini rumahmu, aku cuma numpang. Tapi aku juga ingin kedamaian Ethan, ingin melihat senyuman, bukan wajah dinginmu itu setiap hari." balas Liana ketus. Ia sama sekali tidak takut pada Ethan. Karena ia tahu, sekejam apapun pria itu, ia tidak akan menyakitinya. Mereka sepupuan, mana mungkin Ethan tega padanya. Kecuali dia penjahat seperti Betsy.

Ethan tertawa hambar.

"Kalau kau ingin lihat senyuman, sewa saja pelawak. Jangan mengharapkan itu di rumahku."

Liana menatapnya, menahan rasa kesal dan prihatin sekaligus. Ia melangkah lebih dekat, menurunkan suara agar terdengar lembut.

"Sebenarnya kau kesal pada siapa? Siapa yang berhasil membuatmu jadi semarah ini? Seingatku kau adalah pria yang pintar sekali menahan emosi."

Ethan tidak menjawab. Namun wajah Dira langsung muncul dalam benaknya. Itu membuatnya refleks mengepalkan tangannya lagi. Liana melihatnya. Ia tidak bertanya lagi, karena ia tahu percuma. Ethan hanya akan terus diam seperti batu.

Ia pun menarik tangan pria itu.

"Ayo, aku bawah kau ke suatu tempat. Kau bisa melepaskan stresmu di sana."

Ethan menatap Liana dengan mata yang tajam, tapi kali ini ada sedikit ragu, hampir seperti ingin menolak, tapi tidak mampu. Napasnya masih tersengal, dadanya naik turun cepat, dan tangannya masih bergetar karena amarah yang belum reda. Akhirnya dia membiarkan Liana membawanya. Ia sudah terlalu lelah untuk menolak.

Liana yang menyetir. Mobil itu berhenti di sebuah tempat yang di atasnya tertulis besar-besar nama,

SOLARIA.

Ethan langsung memberikan tatapan tajamnya ke Liana. Ia tahu tempat apa itu. Tempat itu adalah salah satu club malam terbesar di kota ini. Kebanyakan yang datang adalah tamu VIP. Dari kalangan artis besar dan konglomerat. Juga petinggi negara.

"Kenapa membawaku ke sini?"

"Bersenang-senang tentu saja. Ayo!"

Liana turun, menarik tangan Ethan lagi untuk masuk ke dalam.

1
T1 T1n
thor kenapa to yg ini jarnggggggg banget di upnya😭
Nani heri Upitarini
bisa g sih bodohx dikurangi...
Meliana Siregar
Si Nur gak punya cermin ya...pedenya sangat memprihatinkan 😄😄
Nani heri Upitarini
dira terlalu kebah,lebay dan gmn y,istri seorang mafia hrsx seperti Dami dong kuat,strong satset g lemah gampang putus asa....
Nani heri Upitarini
wis Jan dunia halu koplak....
Nani heri Upitarini
dira....knp pemikiran kyk anak kcl....lebay...
Aida Kamil
kpan up thor
🍒WINA🍒
Gisel emang pengertian bingit kasih kesempatan arel menjaga aurora, gisel tahu arek dsn aurora pacara...

arel telah menemukan bukit berupa kancing baju nanti akan dicari siapa pemiliknya, sangat jahat dan tega mencelakai aurora...
🍒WINA🍒
Arel seorang komandan pasukan khusus, anggap aja mencari bukti-bukti yg mencelakai aurora.

tamat riwayat kamu nanti ulet bulu kegatelan dibalas lebih kejam lagi dan dipermalukan....
🍒WINA🍒
Belum tahu aja kejamnya arel klo ada yg sakiti orang yg dicintainya, akan membalas sama orang itu lebih kejam lagi...vini cari mati aja arel gak akan tinggal diam, pasti mencari bukti-bukti siapakah pelakunya.

hanya karena iri dan cemburu vini nekat berbuat kejam sama mencelakai aurora didorong kejurang.
arel menyelamatkan aurora mampooos aja kau vini sampai ketahuan sama arel, telah mendorong kekasihnya...
🍒WINA🍒
Ulet bulu kegatelan dah mulai beraksi ini, tega bingit hanya karena iri dan cemburu sampai tega mendorong aurora kejurang...
🍒WINA🍒
Tenang aja aurora ada bodyguard sangat tampan, manjaga dan melindungi kamu dari orang-orang yg jahat🤭
🍒WINA🍒
Arel sangat posesif sama aurora siapapun tidak boleh melukai gadis kesayangannya🤭 nyali cewek yg menyenggol aurora langsung mencium. takut tatapan tajam arel dan tidak bersahabat, makanya jangan sok jadi sombong dan arogan usil/jahil sama aurora🤣🤣🤣
🍒WINA🍒
dasar arel menggunakan kesempatan dalam kesempitan, aurora sangat polos dan lugu nurut aja. aurora tidak bisa menolak sentuhan arel sangat memabukan dan tidak berdaya, sampai katanya mau pipis aurora padahal mengalami pelepasan🤣🤣🤭
🍒WINA🍒
masak bodoh dengan dengan aurora, yg bisa berduaan sama aurora🤣🤣🤣
🍒WINA🍒
kan ada kak arel yg menemani klo ingin pergi kehutan🤭kak arel selalu siap aurora butuhkan😀
🍒WINA🍒
Itu tanda dari kak arel kepemilikan aurora, aurora sekarang miliknya kak arel gak boleh ada yg memiliki aurora🤣🤭

arel nuruni sifat papanya ethan, klo Orion meruni sifatnya mama dia. arel sudah tertarik pertama kali bertemu dirumah tante thalia dan om ethan, auroranya anaknya om luis sahabat kara ponakan ethan...
🍒WINA🍒
Arel main nyosor aja mencium bibir aurora, bibir aurora telah jadi candunya🤣🤭
Arel suka banget aurora sangat manja sangat seksi menggoda arel🤣 ingat arel gadis kecil masih berumur 16 tahun🤭
🍒WINA🍒
Ajari aurora belah diri arel biar bisa manjaga diri dengan baik klo ada bahaya, aurora gadis lemah lembut maish sangat polos dan lugu🤭

biarkan aurora fokus sekolah dulu dan konsentrasi sampai lulus, sabar ya arel menunggu aurora😀

gadis kecil kamu sudah kamu tandai menjadi milik kamu🤭
🍒WINA🍒
Aurora jadi salting gara-gara masih mengingat dicium sama arel🤣🤣🤣
arel hanya tersenyum penuh kemenangam gadis kecilnya malu-malu kucing dan canggung🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!