NovelToon NovelToon
BENIH KEKUATAN ABADI

BENIH KEKUATAN ABADI

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Dan budidaya abadi / Epik Petualangan / Perperangan / Raja Tentara/Dewa Perang / Ahli Bela Diri Kuno
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: Mr.Mounyenk

Seribu tahun setelah Era Kegelapan yang hampir menghancurkan tatanan alam semesta, Yun Tianxing—kultivator tertinggi dan penjaga keseimbangan antara Dunia Bawah dan Dunia Dewa—menemukan dua artefak legendaris: Darah Phoenix Abadi dan Jantung Naga Suci. Dalam upaya untuk memperkuat diri agar bisa mengantisipasi ancaman tersembunyi, ia memakan jantung naga dan meminum darah phoenix. Namun, kombinasi kekuatan kedua makhluk mistik tersebut terlalu besar untuk tubuhnya, menyebabkan guncangan hebat yang mengancam nyawanya. Sebelum meninggal, ia menciptakan sebuah benih ajaib, memasukkan seluruh energi Qi dan pengetahuan kultivasinya ke dalamnya.

Benih itu jatuh ke Dunia Fana dan memasuki tubuh Haouyu, putra mahkota Kekaisaran Lian yang baru lahir. Tak lama kemudian, kekaisaran keluarga Lian runtuh akibat peperangan besar dengan klan musuh. Untuk menyelamatkannya, ibunya menyerahkan dia kepada seseorang untuk membawanya meninggalkan istana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mr.Mounyenk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6 PONDOK DI TENGAH HUTAN BAMBU

Perahu terus menyusuri sungai yang semakin melengkung ke dalam wilayah yang lebih terpencil. Setelah beberapa hari perjalanan lagi, Haouyu melihat hamparan bambu yang luas menjulang tinggi di kejauhan, seperti dinding hijau yang menghalangi pandangan ke dalam. Udara menjadi lebih segar dan sejuk, dengan aroma khas dedaunan bambu yang menyegarkan paru-paru.

“Kita sudah hampir tiba, Haouyu,” ucap Kakek Chen dengan senyum lembut, melihat ekspresi penasaran pada wajah anak itu. “Tempat ini adalah rumahku selama puluhan tahun terakhir. Di sini, kamu akan menemukan ketenangan yang kamu butuhkan untuk mengembangkan kekuatanmu dengan baik.”

Kakek Chen mengarahkan perahu ke sebuah anak sungai kecil yang mengalir melewati tengah hutan bambu. Setiap langkah perahu semakin dalam ke dalam, Haouyu merasa seolah memasuki dunia yang sama sekali berbeda. Ranting-ranting bambu yang panjang bergoyang lembut tertiup angin, menciptakan suara seperti bisikan yang menyenangkan. Cahaya matahari menerobos celah-celah dedaunan, menciptakan pola cahaya dan bayangan yang menarik di permukaan air.

Setelah beberapa menit berkayuh, sebuah pemukiman kecil muncul di pandangan—terdiri dari beberapa pondok bambu yang dibangun dengan indah, dikelilingi oleh kebun sayuran dan pepohonan buah. Di tengah pemukiman itu berdiri sebuah pondok yang sedikit lebih besar dari yang lain, dengan atap jerami yang rapi dan teras yang luas yang menghadap ke sungai.

“Selamat datang di rumah kita, anakku,” kata Kakek Chen sambil menarik perahu ke dermaga bambu yang sudah disiapkan.

Haouyu turun dari perahu dengan hati yang penuh kagum. Ia melihat beberapa orang yang sedang bekerja di kebun atau merawat tanaman bambu—mereka adalah penduduk desa kecil yang tinggal di sekitar hutan bambu. Wajah mereka penuh kedamaian dan keramahan, dan mereka segera menyapa Kakek Chen dengan senyum hangat.

“Kakek Chen sudah kembali!” teriak seorang anak gadis yang berusia hampir sama dengan Haouyu, berlari cepat ke arah mereka dengan wajah penuh kegembiraan. “Dan kamu membawa teman baru ya?”

Haouyu sedikit merasa gugup, namun dengan cepat merasa nyaman karena senyum ramah sang anak. “Nama saya Haouyu,” ucapnya dengan suara lembut.

“Saya Yu Zhu!” jawab anak itu dengan ceria, mengepak tangannya dengan gembira. “Saya tinggal di pondok sebelah sana. Kita bisa bermain bersama dan belajar bersama ya!”

Haouyu merasa hati nya sedikit terhangat kan. Sejak kehilangan ibukota dan orang tuanya, ini adalah pertama kalinya dia merasakan kehangatan seperti teman sebaya. Kakek Chen tersenyum melihat kedua anak itu sudah akur dengan cepat.

“Mari kita masuk ke dalam saja,” ucap Kakek Chen, menarik Haouyu ke arah pondok utama.

Di dalam pondok, segala sesuatu terlihat sederhana namun nyaman. Dinding bambu yang dihiasi dengan anyaman renda bambu, lantai yang dilapisi dengan jerami lembut, dan furnitur yang dibuat dari kayu dan bambu yang kokoh. Di sudut ruangan ada sebuah rak kayu yang diisi dengan buku-buku kuno dan beberapa benda yang tampak seperti artefak kultivasi.

“Tempat ini pernah milik seorang kultivator hebat yang tinggal di sini sebelum saya datang,” jelas Kakek Chen melihat Haouyu yang sedang mengamati rak buku itu. “Dia meninggalkan semua ini untuk saya, dengan harapan bahwa suatu hari nanti akan ada orang yang layak untuk meneruskan pengetahuannya.”

Sejak hari itu, Haouyu mulai menjalani kehidupan baru di tengah hutan bambu. Setiap pagi, dia bangun lebih awal untuk berlatih kultivasi bersama Kakek Chen di sebuah clearing yang indah di tengah hutan bambu. Di sana, udara penuh dengan energi alam yang murni dan kuat—sangat cocok untuk membantu mengembangkan kekuatan yang ada di dalam tubuh Haouyu.

Kakek Chen mulai mengajarkan Haouyu teknik kultivasi yang lebih mendalam, termasuk cara menyimpan energi alam ke dalam tubuh dan cara mengendalikannya dengan lebih baik. Dia juga mengajarkan Haouyu tentang Formasi Bambu Pelindung—sebuah formasi khusus yang bisa digunakan untuk melindungi diri dan tempat tinggal dari bahaya. Haouyu dengan cepat menguasai teknik-teknik baru itu; cahaya keemasan di dahinya semakin stabil dan bisa dia kendalikan sesuai keinginannya.

Selain berlatih kultivasi, Haouyu juga belajar berbagai keterampilan kehidupan dari Kakek Chen dan penduduk desa lainnya. Dia belajar cara menanam sayuran dan buah-buahan, cara membuat anyaman bambu, dan cara menangkap ikan serta mencari makanan di hutan. Yu Zu selalu bersamanya setiap saat, membantu dia belajar dan bermain bersama ketika mereka beristirahat dari pelatihan.

Suatu sore hari, setelah berlatih selama beberapa jam, Haouyu dan Yu Zu sedang duduk di tepi sungai yang damai. Mereka sedang membuat kapal layar dari daun bambu sambil berbincang tentang berbagai hal.

“Kamu tahu tidak, Haouyu,” ucap Yu Zu dengan suara rendah, melihat ke arah langit yang mulai berubah warna menjadi jingga dan ungu. “Kakek Chen bilang kamu memiliki bakat yang luar biasa dalam kultivasi. Dia bilang kamu bisa menjadi seseorang yang sangat hebat kelak.”

Haouyu menghela napas perlahan. “Saya hanya ingin bisa cukup kuat untuk membangun kembali kekaisaran saya dan menyelamatkan rakyat saya dari penindasan Khan Batu,” jawabnya dengan suara tegas.

Yu Zu mengangguk dengan serius. “Saya akan membantu kamu sebanyak mungkin, Haouyu,” katanya dengan penuh tekad. “Kita adalah teman, bukan? Teman harus saling membantu satu sama lain.”

Haouyu merasa hati nya dihangatkan oleh kata-kata Yu Zu. Dia merasakan bahwa dia tidak sendirian lagi—dia memiliki keluarga baru di Kakek Chen dan teman sejati dia Yu Zu. Meskipun dia masih merindukan orang tuanya dan kekaisaran yang hilang, dia tahu bahwa dia memiliki tempat yang bisa disebut rumah di tengah hutan bambu yang damai ini.

Di malam hari, Kakek Chen memanggil Haouyu ke ruang belakang pondok yang penuh dengan lilin yang menyala lembut. Di tengah ruangan itu ada sebuah batu besar dengan pola misterius yang terpampang di permukaannya.

“Haouyu, saatnya kamu mengetahui lebih banyak tentang kekuatan yang ada di dalam dirimu,” ucap Kakek Chen dengan suara serius. Dia mengambil salah satu buku kuno dari rak dan membukanya pada halaman tertentu. “Buku ini menceritakan tentang seorang kultivator tingkat abadi bernama Yun Tianxing—seseorang yang pernah menyelamatkan dunia dari kehancuran pada Era Kegelapan.”

Haouyu mendengarkan dengan penuh perhatian sambil melihat gambar Yun Tianxing di dalam buku. Dia merasa ada hubungan yang misterius antara dirinya dan kultivator hebat yang digambarkan di sana—seolah-olah ada ikatan yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata.

“Kekuatan yang kamu miliki berasal dari Yun Tianxing,” lanjut Kakek Chen dengan suara yang semakin rendah. “Dia telah menyimpan seluruh kekuatan dan pengetahuannya ke dalam sebuah benih ajaib sebelum dia wafat—benih yang kini ada di dalam dirimu. Kamu adalah harapan terakhir untuk menghentikan kegelapan yang akan datang dan membawa perdamaian kembali ke dunia ini.”

Haouyu merasa beratnya tanggung jawab yang ada di pundaknya, namun dia juga merasa semangat yang membara di dalam dirinya. Dia tahu bahwa jalan yang harus ditempuhnya tidak akan mudah, namun dia siap menghadapinya dengan keberanian dan tekad yang kuat.

“Kami akan mulai pelatihan yang lebih keras besok pagi,” ucap Kakek Chen dengan senyum lembut. “Kamu perlu menguasai semua kekuatan yang ada di dalam dirimu sebelum kamu bisa menghadapi tantangan yang lebih besar di depan. Namun jangan khawatir—saya akan selalu ada di sini untuk membimbingmu.”

Haouyu mengangguk dengan tegas. Dia melihat ke luar jendela ke arah hutan bambu yang gelap dan damai, kemudian melihat ke arah langit yang penuh dengan bintang-bintang yang bersinar terang. Di dalam hatinya, dia membuat sumpah lagi—dia akan menggunakan kekuatannya dengan bijak, melindungi mereka yang lemah, dan memastikan bahwa nama Yun Tianxing serta Kekaisaran Lian akan kembali dikenang sebagai simbol harapan dan kebaikan bagi seluruh dunia.

Saat malam semakin larut, Haouyu kembali ke kamarnya untuk beristirahat. Dia merasa lebih siap daripada sebelumnya untuk menghadapi masa depan yang tidak pasti. Dengan bimbingan Kakek Chen, dukungan Yu Zu, dan kekuatan yang ada di dalam dirinya, dia tahu bahwa dia memiliki kesempatan untuk mengubah takdir dunia dan membawa perdamaian kembali ke tempat yang seharusnya ada.

...~BERSAMBUNG~...

1
Alex Kawun
cerita nya ber tele2 banget .... boseeen
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: Jika ingin cerita yg lebih keras dan psikopat IMMORTALTY ABSOLUTE (Darah kutukan) mungkin cocok dengan selera anda nantikan peluncuran nya 🙏😊
total 2 replies
花より
⭐⭐⭐⭐⭐⭐ it's cool
Anonymous
penasaran dengan Yun Tianxing 🤔
橘ゆい
cool...❤️
林丹
keep up the spirit 👊🏻
さくらゆい
nice 👍🏻
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❀ ⃟⃟ˢᵏ
next
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❀ ⃟⃟ˢᵏ
Bagaimana ceritanya usia Haoyu sepuluh tahun? bukannya lagi meninggalkan istana itu usianya baru empat tahun?
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: ahhh...saya lupa buat bab pengumuman jika bab 1-5 ada revisinya (biar tidak bingung silahkan lihat kembali bab 1) 🙏
total 1 replies
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❀ ⃟⃟ˢᵏ
Yuzu jodohnya Haoyu sepertinya
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❀ ⃟⃟ˢᵏ
keren kakek Chen mengetahui kalau itu kekuatannya Tianxing
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❀ ⃟⃟ˢᵏ
knp Haoyu gak dibiarkan melawan klan musuh itu? ada kekuatannya Tian ini.
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: karena usia Haouyu masih 4 tahun dan kekuatan Yun tianxing dalam tubuh Haouyu lah yg jadi target utama klan musuh
total 1 replies
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️
ya, semua ingatan dan kekuatan Tian masuk ke dalam tubuh Haouyu.
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❀ ⃟⃟ˢᵏ
Iki hoyu titisan Tian ?
Vanillastrawberry
selalu ada sesuatu yang harus di korbankan demi sebuah tujuan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!