NovelToon NovelToon
Tumbal Mayat

Tumbal Mayat

Status: tamat
Genre:Horor / Tumbal / Iblis / Tamat
Popularitas:378.2k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Desa ujung pandang kembali di hebohkan dengan mayat yang hilang dari dalam kuburan, namun sebagian orang menyangkal bahwa itu karena sudah lama di kuburkan sehingga jasad mereka sudah habis di makan tanah.

Namun sebagian lagi mengatakan bahwa itu memang di curi orang, semua ini berawal karena secara tidak sengaja seekor anjing menggali kuburan dan mereka melihat bahwa di dalam itu sudah tidak ada lagi mayat nya.

Kemana kah mayat itu pergi?
mungkin kah mayat itu memang di curi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16. Membongkar semua kuburan

Bambang memperhatikan dengan seksama karena dia tidak mau bila nanti malah salah terkadang akan kena marah oleh Purnama, tahu sendiri manusia yang ada di hadapan dia saat itu adalah manusia yang sama sekali tidak memiliki kesabaran walau hanya sedikit saja sehingga salah sedikit maka akan langsung di banting habis oleh dia.

Mungkin ini tidak di banting tapi akan segera di masukkan ke dalam liang lahat itu karena Purnama memang kadang bisa bertindak gila bila sudah dikuasai emosi yang sangat besar, tadi saja bokong Bambang sudah di tendang menggunakan kaki dia sehingga hampir terperosok masuk ke dalam liang lahat itu sehingga dia bisa melihat keadaan yang ada di dalam sana.

Tapi walau sudah separuh tubuh yang masuk ke dalam liang lahat ini tapi Bambang masih perlu menggunakan senter untuk melihat dan mematikan apa memang mayat yang ada di dalam sini sudah tidak ada lagi, pokoknya semua info harus jelas agar dia tidak terkena masalah.

Bahaya untuk keselamatan dia sendiri sehingga saat sedang genting seperti ini maka Bambang masih sempat merogoh ponsel yang ada di dalam saku untuk menyalakan flash, Purnama sendiri tidak mengerti kenapa Bambang tidak bergerak untuk keluar walau saat ini tentu saja adalah hal yang mudah untuk keluar dari dalam liang lahat itu.

"Apa aku harus menarik kakimu saat ini juga?" Purnama bertanya karena Bambang masih betah di dalam.

"Tunggu, aku perlu memastikan sesuatu karena ini pasti menjadi masalah besar nanti." jawab Bambang cepat.

"Kau ingin ngobrol dengan mayat yang ada di dalam kuburan ini?" Purnama bertanya dengan nada yang sangat konyol.

Bagaskara yang ada di sana juga menahan tawa karena memang kadang ratu ular memiliki sifat konyol saat mood Dia sedang bagus dan mau di ajak bercanda, tapi bila sedang tidak memiliki mood yang bagus maka tersenggol angin sedikit saja maka angin itu akan kena amuk oleh ratu ular ini.

"Apa yang dia lihat di dalam sana? apa dia sedang menanyakan umurnya masih panjang atau tidak!" Purnama bersedikap tangan.

"Kepo saja kau ini dengan urusan orang." Bagaskara menjawab cuek.

"Heh berani sekali kau berbicara seperti itu kepadaku sekarang ya!" Purnama melirik Panglima ular yang ada di sebelah dia.

"Ya kan kata mu kalau kita ada di alam manusia tidak perlu sungkan, jadi aku sudah belajar agar berbicara seperti teman." Bagaskara memberikan alasan kepada sang ratu.

"Pasti bocah sialan ini di ajari oleh Xiela." batin Purnama Karena dia sudah bisa menebak siapa yang sudah mengajari Bagaskara berbicara demikian.

Bagaskara memang sudah bersama sejak dulu sehingga mereka kadang memang mirip seperti teman namun ini tidak bisa di anggap main-main, saat mereka sedang asyik ngobrol dan membicarakan tentang masalah itu maka Bambang yang sudah berusaha menarik diri dari dalam liang lahat segera menatap Purnama dengan tatapan penuh ketakutan serta ada rasa ngeri juga.

"Di dalam kuburan ini sama sekali tidak ada mayat!" ujar Bambang dengan tatapan mata bergetar.

"Kau yang benar kalau berbicara!" Purnama masih agak tidak percaya.

"Bila memang kau tidak percaya dengan omongan ku maka sekarang kau yang masuk ke dalam sana untuk melihat." Bambang menyuruh Purnama.

"Kau cek dalam kuburan itu apa memang sudah tidak ada mayat!" Purnama memberi perintah kepada Bagaskara.

"Heh kau sedang berbicara kepada siapa itu?" Bambang jadi tambah takut dan dia mengusap tubuh yang terasa dingin.

"Kepo!" Purnama melirik sinis kepada Pak RT yang belepotan dengan tanah.

"Dasar!" Bambang juga kesal sekali pada Purnama.

Bagaskara segera masuk ke dalam liang lahat itu untuk melihat apakah memang di dalam kuburan sudah tidak ada lagi mayat, kalau Bambang masih agak kesulitan tapi Bagaskara melakukan itu dengan sangat mudah karena dia memang sudah tidak memiliki raga sehingga dengan sangat gampang masuk ke dalam dan memastikan bahwa memang di dalam itu sudah tidak ada mayat sama sekali.

Namun Bagaskara tidak langsung keluar karena dia ingin memperhatikan dengan seksama tentang liang kubur yang sudah di gali oleh seseorang ini, berbeda dengan milik Reza. sebab yang ini masih tetap terlihat seperti kuburan utuh karena bagian atas ada batu nisan yang tertata rapi, kamu ternyata di bagian sebelah memang hanya timbunan tanah biasa dan saat Bambang jatuh tadi langsung terperosok masuk.

Mungkin kalau aku sudah lama melakukan ini semua dan tidak ketahuan saja sehingga Bagaskara merasa curiga bahwa bisa saja kuburan yang ada di sini sudah tidak memiliki isi lagi, kemungkinan itu bisa saja terjadi dan mereka memerlukan waktu untuk membuktikan itu semua.

"Memang tidak ada mayat di dalam kuburan ini." Bagaskara keluar dan memberikan laporan.

"Sialan, ternyata mereka sudah jauh lebih licik dan menimbun kembali kuburan ini." Purnama menggeram kesal.

"Bisa sajak kuburan yang ada di sini hampir separuh sudah tidak memiliki mayat, Ratu!" Bagaskara mengungkapkan apa yang ada di dalam hati.

"Benar, aku rasa mereka memang sengaja menimbun ulang agar kita tidak tahu." angguk Purnama.

"Dia bicara apa ya?" batin Bambang karena dia tidak di ajak bicara.

"Heh Pak RT, besok segera perintahkan kepada para keluarga untuk memberikan izin agar kita bisa membongkar seluruh makam." Purnama berbicara kepada Pak RT.

"Loh untuk apa kita membongkar semua kuburan ini?" Bambang tidak paham karena mendadak saja di suruh memberi pengumuman.

"Kalau yang ini saja sudah tidak memiliki mayat tapi masih tersimpan rapi, maka tidak mustahil yang semua ini juga tidak memiliki isi." jelas Purnama secara singkat.

Bambang tertegun sesaat dan dia menyadari bahwa ucapan Purnama itu ada benarnya juga, bagaimana bila ternyata kuburan ini sudah tidak ada mayat semua dan para pelaku itu sudah bergerak sejak lama tapi mereka sama sekali tidak mengetahui tentang hal itu karena mereka yang tidak teliti.

"Astaga baru saja aku ingin istirahat mengurus hantu air tapi sekarang malah timbul lagi masalah seperti ini." Bambang membayangkan dia akan sangat lelah ketika acara pembongkaran makam ini di lakukan.

"Halah selama ini yang bekerja juga aku!" sentak Purnama.

"Kata siapa? aku juga bekerja keras untuk memberitahu para warga." Bambang tidak mau kalah.

"Astaga, Purnama bukan hanya suka berdebat dengan para iblis tapi kepada Pak RT juga." Bagaskara saja merasa loyo.

Purnama memang tak pandang bulu bila dia sudah memberi perintah dan masih di sanggah seperti itu, padahal yang dia perintahkan adalah hal yang benar karena mereka perlu mengetahui tentang isi kuburan ini.

Selamat pagi besti, jangan lupa like dan komen nya ya.

1
zoeyy
🤍🤍🤍🤍🤍
zoeyy
🤍🤍🤍🤍🤍🤍
zoeyy
😍😍😍😍😍😍
zoeyy
😍😍😍
Dewi
Biarkan ahmad sm xavier brtemu biarkan ahmad lampiaskan emosi ny ke xavier gpp..
kn ahmad pling ilmu blm sbrpa..
stdkny dendm yg menumpuk biar bisa kluar..
dan nnti klo sudah meluap psti lma" bisa di ajk bicra baik" di rangkul lah ksih pngertian krn org meninggl tuh gk akn hidup lgi..
ksih cntoh lah org2 dahulu trmsuk istri arya bu laras dll.. mreka emng sudh khendak tkdir..
Dewi
Benar kta yasmin kok hrus bertemu trserah ahmad mau maafin atau tidk stdkny xavier ada usaha mnta maaf lah.. brhdapan lgsg biar ahmad meluapkn emosi dendam ny jg gpp..
Dewi
Mknya semua bicrkan baik" mad dan ingt org yg sush meninggl itu gk bisa hidup lgi itu sudh sngat jels.. pmkiranmu keliru..

coba lah ikhlas wlau susah brdamailah dgn hatimu ingat kmu msih da org tua dan ank yg sngat btuh dirimu..
Dewi
Xavier emng salah mad tpi kmu jg salah telah mmbuat mslah besr..
trus apa beda ny dgn drimu itu
Dewi
ksian bara kcpekn hbis nih istrht bsra mslh slesai biar full energi lgi
Dewi
Alhamdulillh jeno aksara datang membantu
Dewii ApriiLiia Dwii
bagus
kimiatie
semangat mak...tidak pernah ketinggalan semua cerita horornya..
Dewi
Ahmad egois x lah klo kmu kcewa sm mb pur krn nrima xavier hrus nya kmu bilng kbertan..
mb pur biar tau bukan mlah kmu jdi ikuti si jubah hitam kmu hnua di peralat..
Dewi
Kira2 jubah hitam siapa si nino kah tpi di kan bukan di sungai kmtian klo gk slah kn.. atau yg lain lgi siapa ya..
Dewi
Knpa pula bara sm arya tba2 takut kok jdi deg deg an ya.. knpa si gk bwa mmber tmbhan tdi mb pur ini mlah cumn nyusl sm arya aja
Dewi
Ak gk stuju lah klo xavier dis erh kan miniml klo emng ahmad ingin brntem sm xavier silahkn asl jgan smpe da yg trluka parah stdkny ahmad biar mngursi rsa dendam di hati nya.. xavier jg sruh lah mnta maaf am ahmad
Dewi
Bner kta arya yg pnting ahmad tngkap dlu..
Dewi
Kalo soap memaaf kan ya hrus to klo ahmad mau blik ke jlan benr kn dia hany ngambil mayat korba hanya pk RT ckup di ksiah pngertian jgn di siksa mnimal hnya di tahan saja smpe mau insaf gtu
Dewi
smoga nana dan bara tk kthuan
Dewi
Sabar bara hihi😁😁 alamak kena kau nolan mlah debat cwe yg lgi emosi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!