Mungkin ini jalan takdir atau rencana terselubung ku, ternyata tak perlu jauh aku mencari mu
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MAMI ADRIELLA20, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rumah tanpa tangga
Laporan developer membuatku senang akhirnya rumah itu bisa ku tempati dan sudah tersedia beberapa furniture di dalam nya ibarat kata aku tinggal bawa badan langsung bisa tidur. Permisi dari tempat ini kembali pulang bersama Lista aku menjelaskan tentang perpindahan ku Lista ikut senang,bahkan menawarkan bila mana aku menjadi anggota komunitas itu akan ada ibadah bareng dibuat dirumah. Aku menghargai itu, cuman kan rada aneh aja ada yang tau rumah ku apalagi baru di kenal, cuman buang jauh-jauh lah itu. Aku anak perantauan, anak yang butuh sosok keluarga di kota orang. Intinya pilah-pilih aja kalau memang masih mau mengikuti komunitas ini.
Aku setuju, dan mengizinkan mereka datang lusa setelah aku berbenah mana tau mereka juga ikut berbenah, ehh astaga Miwa pikiran semacam apa itu. Enggak perlu dikembang -biak kan ya– senang bentar lagi harus ada diperjuangkan. Aku menemukan titik bahagia ku di sini kehidupan bebas dari orang tua, tiada tuntutan kamu harus unggul atau harus cepat,mandiri. Jangan sampai ada yang tau susah mu, pulih teman juga kalau bisa harus setara jangan sampai aku di rugikan,aduh orang tua ku otoriter juga kalau dipikir-pikir.
Benar-benar impian setiap orang seperti ku adalah freedom hal yang utama, bebas dari drama dan memiliki waktu untuk sendiri. Sebenarnya aku bukan orang dengan ke pribadi-an introvert atau juga ekstrover mungkin posisinya ditengah-tengah aku suka keramaian tapi butuh waktu sendirian entahlah psikologi menilainya bagaimana, balik lagi ke cerita rumah tadi alasan utama ingin cepat pindah yaitu tadi ingin punya privasi sendiri saat ini.
Dihari Jum'at aku memilih pindah jarak tempuhnya ke kantor juga lebih enak untuk istirahat panjang di hari libur. Pesan apa-apa juga enak di sini jadi wilayahnya itu benar-benar dekat dengan kota untuk membawa barang-barang tentu tidak perlu repot sekarang tinggal panggil jasa sewa pindahan aja.
***
Berhubung gak ada hal yang menarik setelah ini aku melanjutkan cerita setelah aku tinggal disini, ntah sudah berapa lama aku tidak bertemu dengan Lista bahkan komunikasi kami juga hilang, di hari Sabtu biasanya ku pakai untuk istirahat malah harus mencari Lista, sebab dia sudah tidak ada di kontrakan teman tetangga kamarnya juga gak tau lista kemana menghilang, hanya Lista memang pindah seminggu setelah aku pindah dari sini.
Kenapa Lista ga cerita apa-apa ya, padahal kan kami sering berkomunikasi waktu itu, kenapa feeling ku ada hubungan nya dengan Ijonk, aku harus hubungi Ijonk secara tidak langsung aku memang salah memilih kan laki-laki untuk Lista, gimana nih Tuhan.
Lamunan ku membawa ku pulang ke rumah seperti sia-sia saja kedatangan ku kesana tapi enggak, misalnya kalau saja aku enggak pergi kesana aku gak bakal tahu Lista telah memisahkan diri nya dari ku. [Lis, aku main ke kontrakan ya.] Centang dua cuman jangan kan dibaca, pesan ku sebelum nya juga di abaikan.
Tapi biarlah itu menjadi urusan pribadinya jangan sampai aku terseret dengan masalah dia. Berhubung pikiran lagi kacau sepertinya masak enak juga.[Syalom kak, apakah berkenan menerima tamu saat ini] pesan dari kakak komunitas remaja Batak, komunitas Lista dan aku juga sudah bergabung sejak memasuki rumah ini. "Iya kak masuk aja," balas ku pakai pesan suara.
Singkat nya puding ku selesai, aku mengganti piyama mengingat ada tamu ga mungkin kan tidak di suguhkan makanan, jadi lebih baik pesan sekarang. Mungkin beberapa anak lain akan ikut.
Lah pesanan belum datang suara musik zamrud khas seseorang bertambah umur dimainkan, terkejut bangett aku. Dan sekarang baru fokus pada tanggal, aku sedang bertambah umur saat ini. Tapi sayangnya Lista dan Ijonk tidak ikut merayakan hanya beberapa orang saja termasuk ada bang Dean di dalamnya.
"Makasih ya hamuna" (seluruh, semua artinya bahasa yang ku gunakan ialah bahasa Batak) "ucapku setelah lilin di tiup, aku tidak mendengar suara motor. Malah yang ku dengar adanya suara langkah kaki. Ternyata mereka sudah dari jauh mempersiapkan nya, bahagia sekali rasanya mendapatkan kejutan seperti ini.
Mereka membawa makanan serta minuman tambahan, ya sekedar perayaan kecil-kecil an. Aku mengambil posisi dekat dengan bang Dean, ya gak masalah lah dekat dengan Abang sendiri, Lamunan nya menghentikan senyum ku, selentingan tanganku sekaligus memberi isyarat supaya mengambil segelas minum untuk ku,ia perlahan mulai tak seramah di awal seperti ada kejanggalan namun apa.
Josua tak ada kabar lagi sejauh ini apakah dia sudah memiliki kehidupan lain disana, ya pasrah ajalah. "Foto-foto" ajak mereka dan mereka sepertinya tau kalau ada something diantara aku dan bang Dean buktinya ada foto bang Dean menyuapi kue tanpa latar belakang seorang pun disekitar kami. Ya sah-sah aja batin ku ketika itu.
Enggak banyak hal yang harus disiapkan, mereka sudah siapkan sendiri keperluan mereka berhubung di kumpulan ini mayoritas remaja bekerja dan ada juga kuliah atau pun kuliah sambil bekerja jadi urusan keuangan bisa di harapan semuanya. Mereka memesan apa yang mereka inginkan dan di makan ramai-ramai di rumah ini. Pukul 10 Malam mereka mulai pamit pulang, padahal belum ada kata-kata mengusir mereka dari ku.
"Ehh ini hadiah dari kami." Satu bungkus kotak mie instan di berikan padaku, entah apalah isinya. "Makasih ya semuanya." Seperti nya berat, mungkin.. entahlah.
Satu persatu mereka pergi, rumah sepi tak ada keramaian itu lagi. Mereka juga tau diri mencuci piring serta menyusun kembali apa pun barang-barang terpakai di rumah ini.
Edisi membuka kado betapa senangnya mendapatkan hadiah tumbler, teko, dan ya ada telenan dan Appron hello Kitty ada lagi jam dinding dan terakhir ada kado terpisah, bentuknya kotak kecil mungkin power bank isinya nya, tapi ini ringan apa lah isinya ya. Namun kabar tak enak ku dapat dari Josua dari seberang pulau, bukan kabar duka bukan kabar kecelakaan dia memutuskan untuk mengakhiri hubungan kami begini isi chat itu sembari menampilkan foto ku dan bang Dean merayakan ulang tahun tadi:
[Miwa, Kalau masih di Sumatera Utara kau aku masih percaya kalau kita bisa jodoh, tapi melihat foto ini, sedih kali hati ku ~Josua 20:30~]
[Aku enggak mau menghalangi jalan jodoh mu Mi, aku minta sama Tuhan kau lah jodoh ku. Tapi sepertinya aku bukan yang terbaik makanya Tuhan mempersulit itu, cari kebahagiaan mu Mi. Maaf ya selama ini aku terus memaksa mu ~Josua 20:31~]
Kontak terblokir tak ada lagi yang bisa ku jadikan pembelaan gimana ini, apa yang terjadi ku lihat di handphone pemberian nya tak ada lagi kontak yang bisa dihubungi. Aduhhh harus kah aku membuat akun media sosial palsu untuk sebuah penjelasan. Nyata nya memang Josua marah besar padaku, air mata tak terbendung kala ia hanya membaca pesan berisikan klarifikasi dari ku, sedih banget Tuhan kenapa jadi begini akhirnya padahal tadinya baik-baik aja.
semangat, yah..
jan lupa mampir juga..
kita saling dukung, yah..
💪💪💪
Datang dan dukung karyaku yang berjudul "TRUST ME", yuk!
Kritik dan saran dari kakak akan memberi dukungan tersendiri untukku..
Bikin aku jadi semangat terus untuk berkarya..
Ditunggu ya, kak..
Terima kasih..
🥰🥰🥰