NovelToon NovelToon
Dan Akhirnya Aku Pergi

Dan Akhirnya Aku Pergi

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Identitas Tersembunyi / Penyesalan Suami / Cinta Lansia / Tamat
Popularitas:13.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Yulianti Azis

Sofia Amara, wanita dewasa berusia 48 tahun yang hanya dipandang sebelah mata oleh suami dan anak-anaknya hanya karena dirinya seorang ibu rumah tangga.

Tepat di hari pernikahan dirinya dan Robin sang suami yang ke-22 tahun. Sofia menemukan fakta jika sang suami telah mendua selama puluhan tahun, bahkan anak-anaknya juga lebih memilih wanita selingkuhan sang ayah.

Tanpa berbalik lagi, Sofia akhirnya pergi dan membuktikan jika dirinya bisa sukses di usianya yang sudah senja.

Di saat Sofia mencoba bangkit, dirinya bertemu Riven Vex, CEO terkemuka. Seorang pria paruh baya yang merupakan masa lalu Sofia dan pertemuan itu membuka sebuah rahasia masa lalu.

Yuk silahkan baca! Yang tidak suka, tidak perlu memberikan rating buruk

INGAT! DOSA DITANGGUNG MASING-MASING JIKA MEMBERIKAN RATING BURUK TANPA ALASAN.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yulianti Azis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DAAP 18

Hari yang dinantikan Sofia akhirnya tiba. Hari ini adalah sidang putusan perceraiannya dengan Robin. Setelah bertahun-tahun hidup dalam pernikahan yang tidak bahagia, akhirnya Sofia akan benar-benar terbebas.

Ia mengenakan setelan semi-formal hasil desain dan jahitannya sendiri—blazer berpotongan elegan dengan celana panjang yang membuatnya terlihat anggun namun tetap berwibawa. Riasannya sederhana, tetapi cukup untuk menonjolkan aura percaya diri dan kecantikannya yang selama ini tersembunyi.

Dengan langkah tenang, Sofia mengendarai mobilnya menuju pengadilan agama. Setiap detik perjalanan, ia merasakan dadanya semakin ringan. Tidak ada lagi keraguan. Tidak ada lagi ketakutan. Hanya ada keyakinan bahwa ini adalah awal baru baginya.

Saat tiba di depan gedung pengadilan, Sofia melihat Robin, Vanessa, dan Saskia sudah berada di sana.

Saskia, yang pertama kali menyadari kedatangan Sofia, langsung berdiri dengan wajah penuh amarah. Ia ingin segera memaki Sofia, tapi tiba-tiba kata-katanya tertahan.

Matanya menatap tajam ke arah pakaian yang dikenakan Sofia.

Robin, yang awalnya bersikap acuh, ikut menoleh. Saat matanya menangkap sosok Sofia, ia tertegun.

Wanita yang dulu selalu terlihat lelah, lusuh, dan penuh beban, kini berubah total. Wajahnya tampak lebih segar, postur tubuhnya lebih tegap, dan sorot matanya lebih tajam. Seakan waktu telah berputar kembali—Sofia yang berdiri di hadapannya ini terlihat seperti wanita berusia 25 tahun.

Vanessa, yang memperhatikan ekspresi Robin, langsung berdehem keras. Wajahnya menyiratkan kecemburuan dan kegelisahan.

"Eheem ...."

Robin tersadar dari lamunannya, begitu juga dengan Saskia.

Dengan sikap arogan, Saskia menunjuk Sofia dan berkata, “Jangan sampai kau menyesal, Sofia! Setelah ini, jangan coba-coba kembali ke rumah kami dengan tangisan dan penyesalan!"

Robin menyusul, “Kau pikir bisa hidup lebih baik tanpa aku? Percayalah, kau akan datang merangkak suatu hari nanti!"

Sofia tetap diam. Senyum tipis terukir di wajahnya.

Sofia tidak tertarik membalas ucapan mereka. Tidak ada gunanya berdebat dengan orang-orang yang tidak pernah melihat nilai dirinya.

Namun, Vanessa hanya diam. Matanya menelusuri pakaian yang dikenakan Sofia, merasa heran sekaligus kesal.

‘Dari mana Sofia mendapatkan pakaian sebagus ini?’ pikirnya.

‘Apa dia mulai menggoda pria kaya di luar sana? Tapi siapa yang mau dengan wanita tua sepertinya?'

Namun, yang tidak Vanessa ketahui adalah pakaian itu adalah hasil jahitan tangan Sofia sendiri—buah dari kerja keras dan dedikasinya dalam merintis bisnisnya sendiri.

Di tengah suasana menegang itu, tiba-tiba suara familiar terdengar.

“Sofia, ayo masuk.”

Itu Rena, sahabat sekaligus pengacaranya. Ia berjalan mendekat dengan ekspresi tajam dan menyindir.

Saat melewati Robin, Saskia, dan Vanessa, Rena menatap mereka sekilas dan tersenyum sinis.

“Hati-hati, jangan sampai kalian yang menyesal nantinya,” ucapnya sambil menggandeng tangan Sofia.

Sofia hanya tersenyum tipis lalu melangkah dengan percaya diri masuk ke ruang persidangan.

Hari ini, Sofia akan menutup babak kelam dalam hidupnya. Dan setelah ini, ia akan memulai babak baru yang lebih indah—tanpa Robin, tanpa keluarga Rahardian, dan tanpa bayangan masa lalu.

****

Ruangan pengadilan dipenuhi keheningan yang tegang. Sofia duduk dengan tenang di kursinya, sementara Robin, Vanessa, dan Saskia berada di sisi lain.

Hakim membuka sidang dan mulai membacakan tuntutan.

“Setelah meninjau seluruh bukti yang telah diserahkan, termasuk rekaman dan foto-foto perselingkuhan antara tergugat, Robin Rahardian, dengan Vanessa Kusuma .…”

Suasana berubah. Robin mengepalkan tangannya, Vanessa menunduk gelisah, dan Saskia mulai menunjukkan ekspresi tidak terima.

"Maka pengadilan memutuskan bahwa gugatan cerai yang diajukan oleh penggugat, Sofia Amara, dikabulkan sepenuhnya.”

Sofia menghembuskan napas lega. Akhirnya … akhirnya semua ini akan berakhir.

Namun, tiba-tiba suara teriakan nyaring menggema di ruang sidang.

“Tidak! Ini semua fitnah! Putraku tidak mungkin selingkuh!”

Semua orang menoleh.

Saskia berdiri dari kursinya, wajahnya merah padam, matanya menatap marah ke arah hakim dan Sofia.

“Putraku adalah seorang dosen terhormat! Mana mungkin dia melakukan hal menjijikkan seperti itu! Ini semua rekayasa wanita itu! Sofia sengaja menjebak putraku!” Saskia menunjuk lurus ke arah Sofia, matanya penuh kebencian.

Sofia tetap diam, tatapannya datar dan dingin.

Sementara itu, Rena menggeleng tidak percaya, lalu menatap Saskia dengan tatapan tajam dan sinis.

“Nyonya Saskia, jika Anda ingin membantah, sebaiknya dengan bukti. Namun sayang sekali, semua bukti perselingkuhan Robin sudah sangat jelas. Bahkan Robin sendiri tidak menyangkal, jadi mengapa Anda begitu ngotot?” ucap Rena dengan nada tajam.

Hakim mengetuk palu, “Silakan tenang, jika ada interupsi lagi, kami akan mengeluarkan pihak yang membuat keributan.”

Namun Saskia tidak peduli. Ia semakin histeris.

“Tidak! Tidak mungkin! Sofia pasti yang sudah mengatur semua ini! Kau wanita jahat! Kau ingin menghancurkan keluargaku! Kau memang perempuan tidak tahu diri! Tidak tahu berterima kasih!”

Saskia melangkah maju dengan agresif, masih menunjuk-nunjuk Sofia.

Dua petugas keamanan segera mendekat.

“Nyonya, harap keluar dari ruangan ini.”

“Aku tidak mau! Aku tidak terima! Sofia, kau—"

Saskia mencoba melawan, tetapi petugas dengan sigap mengangkat lengannya dan membawanya keluar dari ruang sidang.

Saat di seret keluar, ia masih terus berteriak. “Sofia! Kau akan menyesal! Kau akan menderita tanpa anak-anakmu! Lihat saja! Lihat saja! Aku akan membuat anak-anakmu semakin membencimu."

Teriakan Saskia semakin sayup-sayup terdengar dari luar ruang sidang.

Setelah suasana kembali tenang, hakim melanjutkan pembacaan putusan.

“Dengan demikian, pernikahan antara penggugat, Sofia Amara, dan tergugat, Robin Rahardian, dinyatakan telah berakhir secara hukum. Keputusan ini bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.”

Tok!

Tok!

Tok!

Palu diketuk.

Sidang resmi berakhir.

Sofia menutup matanya sejenak, menghembuskan napas panjang. Akhirnya, statusnya sebagai istri Robin telah berakhir.

Dari sudut matanya, Sofia melihat Robin menatapnya dengan ekspresi sulit ditebak. Vanessa di sampingnya menunduk, entah merasa bersalah atau takut.

Sofia tidak peduli lagi.

Ini adalah akhir dari kisah mereka—dan awal dari kebebasannya. Tanpa menoleh ke belakang, Sofia bangkit berdiri dan keluar dari ruang sidang dengan langkah anggun dan percaya diri.

Saat Sofia hendak melangkah keluar dari gedung pengadilan, langkahnya terhenti ketika mendengar suara langkah tergesa-gesa mendekatinya.

“Sofia, tunggu!”

Sofia berhenti sejenak, lalu menoleh perlahan.

Robin berdiri di belakangnya, wajahnya penuh kecemasan. Vanessa tidak terlihat di dekatnya, kemungkinan masih di dalam ruang sidang bersama Saskia yang masih belum bisa menerima kenyataan.

“Apa lagi?” tanya Sofia dingin, menatap mantan suaminya tanpa emosi.

Robin menarik napas dalam, lalu berbicara dengan suara rendah.

“Aku hanya ingin memastikan satu hal... Kau tidak akan menyebarkan video itu, kan? Aku sudah tidak mempersulit proses perceraian ini, jadi kita impas.”

Sofia menaikkan alisnya sedikit, lalu tersenyum tipis—bukan senyuman bahagia, melainkan senyuman penuh arti.

“Aku tidak tertarik menyebarkan video itu, Robin.”

Robin terlihat sedikit lega, tetapi Sofia belum selesai.

“Selama kalian tidak menggangguku lagi, aku tidak akan melakukan apa pun. Jadi... jangan pernah muncul di hadapanku lagi, jangan coba-coba menyentuh hidupku, dan jangan berani mengusik kebebasanku.”

Nada suara Sofia tenang, tetapi ada ketegasan yang tajam di dalamnya.

Robin terdiam. Ia tahu, Sofia bukan lagi wanita yang dulu selalu berusaha mendapatkan cintanya. Wanita di hadapannya kini adalah Sofia yang berbeda, yang tidak bisa dipermainkan lagi.

“Baiklah.” Robin akhirnya berkata, meskipun wajahnya terlihat tidak puas.

Sofia tersenyum sinis lalu berbalik pergi, langkahnya penuh percaya diri.

1
Siti Iatifah
itu semua adalah ajab
Siti Iatifah
buktikan bawah kamu bisa hidup tanpanya
Siti Iatifah
bagus sofia buat pelajaran
Anisah SH
lanjutannya bagaimana ?
Anisah SH
suka banget ceritanya, ke lu harga yg betul2 harmonis
Anisah SH
mendengar berita dan kenyataan yg di ulit diterima seseorang pasti kaget, bingung dan hancur rasanya
mahira
terima kasih atas ceritanya kk
Sorah aku
novel ke 2 yg aku baca sedah bikin aku penasaran baru baca bab awal selama semingguan ini, semoga kelanjutannya ga boring lagi🤣🤣
Iryani levana khrisna Khrisna
terimakasih Thor tetap semangat dalam berkarya
Athe indra
/Rose//Rose//Rose/
Srihandayani
maaf Thor...
terlalu sering menggunakan kata elegan
Nor Azlin
thor ada tidak season dua nya bagai mana kisah Elleanor sama si xander yah penasaran ni pasti ada kan😂😂sukses selalu thor
Nor Azlin
Alhamdulillah syukur akhirnya tamat juga aku baca nya sangat Keren ...thor cerita mu banyak pengajaran buat kita semua yah ...semoga dengan membaca cerita ini kita bisa memperbaiki & belajar banyak pengajaran dari cerita mu 👍👍👍semoga ketemu di lain novel mu yang lain yah thor😂😂😂lanjutkan thor
Yeni Yeni: dapat pelajaran berharga dari novel ini, seperti menasehati anak remaja.. dan lain-lain
total 1 replies
Nur Janah
aku kasih kopi Thor semangat 💪💪
Nor Azlin
bisa lagi hamil tu yah mereka ada peluang buat hamil lagi jangan risau deh pasti ada adik kecil buat Elleanor juga Edward nya yah ...semoga mereka di kurniakan anak lagi kerana umur seperti kalian masa h bisa menimang anak kecil lagi tu😂😂...setelah pulang bulan madu nya sudah ada adik bayi yah thor ... lanjutkan thor
Nor Azlin
kamu kira si Elleanor itu orang miskin dasar bodoh & kamu kira Elleanor itu seperti Mikaila juga Rani yang bisa2 nya merebut pacar teman nya sendiri gitu kamu itu salah bahkan Elleanor itu lebih mampan dari keluarga mu yah ...pria kayak kamu tidak pantas seujung kuku pun buat Elleanor tau😂😂😂 semoga kalian pergi jauh2 yah kalau kakak nyasi Edward itutau mampus kamu belum lagi papa nya yah ...semoga kamu selamat dari amukan keduanya yah ...lanjutkan thor
Nor Azlin
jalang yang takut miskin sudah habis uwang bagian nya sudah tentu lah mau mengambil kesempatan yah mama tau hasil nya dapat kali ini yah😂😂😂 kenapa juga tidak di hapuskan dari muka bumi ini yah para pelakor nya😂😂😆😆semoga tidak terjadi apa-apa pada Sofia lagi yah ...jalang satu lagi sufldah pergi datang lagi jalang tidak Sadar diri lagi yah CK CK CK semoga si Riven menempatkan orang-orang nya untuk melindungi Sofia sama Elleanor deh ...lanjutkan thor
Nor Azlin
bukan nya sama proses seperti dia lakukan oleh Riven pada Sofia mereka juga membuat proses seperti itu juga deh itu satu nya yah & satu nya yang aku tau juga yah mereka senyawakan dulu di dalam tabung persenyawaan lepas itu mereka masukan benih2 yang sudah jadi 😂😂😂bagi orang kayak Robin kan gampang bagi nya kerana waktu banyak uwang bisa buat apa ada nya yah ...butuh uwangkan jual aja anak mu itu kan bisa 😏😏mau menefaatkan Sofia lagi dasar gila ni
Nor Azlin
Reno pasti menghamili anak orang ni kelihatan nya dia panik amat ni pasti berkaitan dengan perempuan juga tu ...kedua anak mu sudah hancur total di tangan ibu sambung Alias ibu kandung nya 😂😂😂kalian sudah hancur sehancurnya deh ...lihat hasil dari didikan mu vanessa kedua anak mu yang Sofia tatang bagai minyak yang penuh kamu cemari dengan trik jalang mu jadi lah mereka bermasalah sungguh miris sekali kamu menanam kan kebencian pada mereka untuk membenci Sofia namun kamu lebih menjerumuskan mereka pada lembah yang paling hina mengikuti lah kalian berdua yah ...lanjutkan thor
Nor Azlin
Malaikat hamil tu didikan ibu vanessa nya kan dapat hasil nya 🤣🤣🤣cucu kalian dapat yah Robin vanessa nya 🤣🤣🤣😂😂anak yang Sofia jaga kamu rusakan mindanya menjadi gadis liar sama kayak kamu vanessa nya 😆😆😆buah jatuh tidak jauh dari pohon nya yah karma mu sudah sampai kaila karma Reno aja lagi kini kesemuanya mendapat karma nya tersendiri sayang kakek kalian sudah keot deh😂😂lanjutkan thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!