NovelToon NovelToon
Terjebak Di Tubuh Sang Antagonis

Terjebak Di Tubuh Sang Antagonis

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / CEO / Time Travel / Mengubah Takdir
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: Nur Sabrina Rasmah

Yang Chi, seorang mahasiswi sekaligus penulis novel amatir, terbangun di dalam dunia ceritanya sendiri setelah menyelesaikan bab tragis tentang kematian sang Permaisuri, Yang Nan. Namun, bukannya menjadi pahlawan, ia justru terjebak dalam tubuh Xiao Xi Huwan, putri dari kerajaan tetangga sekaligus antagonis utama yang baru saja membunuh Permaisuri tersebut.
Kini, Yang Chi harus berhadapan dengan murka Kaisar Long Wei, pria yang seharusnya menjadi pelindung permaisurinya namun kini bersumpah akan memenggal kepala Xiao Xi dengan tangannya sendiri. Berbekal pengetahuannya sebagai penulis tentang rahasia istana dan plot masa depan, Yang Chi harus memutar otak untuk membersihkan namanya, menghindari hukuman mati, dan mengungkap konspirasi gelap yang ternyata jauh berbeda dari apa yang ia tulis di atas kertas

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Sabrina Rasmah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

"Siasat di Balik Air Mata"

"Kau sangat manis, Sayang," bisik Long Wei tepat di depan bibir Yang Chi, tangannya sudah mengunci pergerakan istrinya di bawah kungkungan tubuhnya.

Namun, saat Long Wei baru saja akan mengulum bibir Yang Chi untuk memulai pagi mereka, tiba-tiba...

Tok.. tok.. tok!

"Baginda! Maaf mengganggu, ada kabar buruk! Yang Nan mencoba mengakhiri hidupnya sendiri di penjara bawah tanah!" teriak seorang pengawal dari balik pintu dengan nada panik.

Long Wei langsung mematung. Matanya yang tadi berkilat penuh gairah kini berubah menjadi tajam dan dingin kembali. Ia menghela napas panjang, dahi mereka masih bersentuhan, namun suasana romantis itu sudah menguap sepenuhnya.

"Sial," geram Long Wei rendah. Ia memejamkan matanya sejenak, mencoba meredam emosinya yang baru saja memuncak.

Yang Chi yang masih di bawah tubuh Long Wei juga ikut terkejut. Jantungnya berdegup kencang, tapi kali ini karena rasa khawatir. Mati? Yang Nan mencoba bunuh diri? Di draf novelku dia itu wanita yang kuat dan licik, nggak mungkin dia menyerah semudah itu, batin Yang Chi curiga.

"Tuan..." Yang Chi memegang bahu Long Wei dengan ragu. "Pergilah. Periksa dia. Jika terjadi sesuatu padanya sebelum dia mengaku, posisi kita akan sulit di depan Ibu Suri."

Long Wei menatap Yang Chi dengan tatapan menyesal. Ia mengecup kening Yang Chi dengan sangat dalam sebelum akhirnya bangkit dari ranjang. "Tetaplah di sini. Jangan keluar dari kamar ini tanpa pengawal. Aku punya firasat ini hanyalah trik kotornya untuk memancingku keluar."

Long Wei segera meraih jubahnya dan mengenakannya dengan cepat. Aura kaisarnya kembali menyelimuti dirinya. Sebelum keluar, ia menoleh sekali lagi pada Yang Chi yang masih duduk di atas ranjang dengan pakaian yang sedikit berantakan.

"Aku akan kembali secepatnya. Jangan berani-berani menyentuh hidung pria lain saat aku tidak ada," ancam Long Wei posesif sebelum ia membanting pintu dan melangkah lebar menuju penjara bawah tanah.

Yang Chi hanya bisa menarik selimutnya kembali, memeluk lututnya dengan perasaan gelisah. "Yang Nan... apa yang sebenarnya sedang kau rencanakan di hari pertama pernikahanku?" gumam Yang Chi pada hari ini.

Long Wei berdiri di depan sel penjara yang lembap, menatap Yang Nan dengan pandangan yang lebih dingin daripada besi jeruji yang membatasi mereka.

"Aku ingin mati saja, Long Wei! Kamu jahat! Kamu menikahi Xiao Xi yang jelas-jelas mencoba membunuhku dan sekarang kau memenjarakanku... Padahal aku sangat mencintaimu!" teriak Yang Nan histeris. Ia memegang jeruji besi dengan tangan gemetar, air matanya mengalir deras, berusaha membangkitkan sisa-sisa kenangan lama di hati Long Wei.

Long Wei hanya menatapnya datar, tak ada sedikit pun riak emosi di matanya. "Yang Nan, kalau kau memang ingin bunuh diri, silakan saja. Lakukan sekarang di depanku. Aku sudah tidak menginginkanmu lagi."

Wajah Yang Nan memucat. "Kau tega... kau tega sekali, Long Wei!"

"Siapa yang sebenarnya tega, Yang Nan?" potong Long Wei dengan suara yang menggelegar di lorong penjara yang sunyi.

"Kau yang menipu Xiao Xi. Kau ingin merebut kekuasaannya dan sengaja memancing amarahnya. Kau tahu dia akan menyerangmu, tapi kau sangat licik. Kau menggunakan trik tukar wajah yang sudah disetujui oleh pelayanmu yang malang itu. Akhirnya pelayanmu yang mati di tangan Xiao Xi, sementara kau lari bersenang-senang dengan pria lain! Itukah yang kau sebut tersakiti? Itukah yang kau sebut mencintaiku?"

Yang Nan seketika terdiam. Lidahnya kelu. Semua rahasia busuk yang ia simpan rapat-rapat ternyata sudah dikuliti habis oleh Long Wei. Ia tak bisa lagi berakting menjadi korban karena kebenarannya sudah terpampang nyata di depan mata sang Kaisar.

Long Wei mendekat ke jeruji, berbisik dengan nada yang mematikan. "Jangan pernah gunakan nama cinta untuk menutupi busuknya pengkhianatanmu. Kau tetap di sini sampai hari eksekusimu tiba."

Long Wei kemudian berbalik, meninggalkan Yang Nan yang mematung seribu bahasa di dalam kegelapan selnya.

Long Wei berdiri di depan sel penjara yang lembap, menatap Yang Nan dengan pandangan yang lebih dingin daripada besi jeruji yang membatasi mereka.

"Aku ingin mati saja, Long Wei! Kamu jahat! Kamu menikahi Xiao Xi yang jelas-jelas mencoba membunuhku dan sekarang kau memenjarakanku... Padahal aku sangat mencintaimu!" teriak Yang Nan histeris. Ia memegang jeruji besi dengan tangan gemetar, air matanya mengalir deras, berusaha membangkitkan sisa-sisa kenangan lama di hati Long Wei.

Long Wei hanya menatapnya datar, tak ada sedikit pun riak emosi di matanya. "Yang Nan, kalau kau memang ingin bunuh diri, silakan saja. Lakukan sekarang di depanku. Aku sudah tidak menginginkanmu lagi."

Wajah Yang Nan memucat. "Kau tega... kau tega sekali, Long Wei!"

"Siapa yang sebenarnya tega, Yang Nan?" potong Long Wei dengan suara yang menggelegar di lorong penjara yang sunyi.

"Kau yang menipu Xiao Xi. Kau ingin merebut kekuasaannya dan sengaja memancing amarahnya. Kau tahu dia akan menyerangmu, tapi kau sangat licik. Kau menggunakan trik tukar wajah yang sudah disetujui oleh pelayanmu yang malang itu. Akhirnya pelayanmu yang mati di tangan Xiao Xi, sementara kau lari bersenang-senang dengan pria lain! Itukah yang kau sebut tersakiti? Itukah yang kau sebut mencintaiku?"

Yang Nan seketika terdiam. Lidahnya kelu. Semua rahasia busuk yang ia simpan rapat-rapat ternyata sudah dikuliti habis oleh Long Wei. Ia tak bisa lagi berakting menjadi korban karena kebenarannya sudah terpampang nyata di depan mata sang Kaisar.

Long Wei mendekat ke jeruji, berbisik dengan nada yang mematikan. "Jangan pernah gunakan nama cinta untuk menutupi busuknya pengkhianatanmu. Kau tetap di sini sampai hari eksekusimu tiba."

Long Wei kemudian berbalik, meninggalkan Yang Nan yang mematung seribu bahasa di dalam kegelapan selnya.

1
Fatur Fatur
thor bikin adegan romantis thor bikin adegan dia pas namnya pulih bikin dia kabur dari istana itu bikin kaisar kejar dia thor
Fatur Fatur
cepat update lagi thor cerita seru
Nur Sabrina Rasmah: like aja kagak /Sob/🙏🙏🙏🤣, bercanda
total 1 replies
Fatur Fatur
cepat bersihkan nama mcnya thor bikin kaisar itu jatuh cinta pada mcnya bikin mcnya pergi dari istana kaisar itu thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!