NovelToon NovelToon
Jerat Cinta Sang Kakak Tiri

Jerat Cinta Sang Kakak Tiri

Status: sedang berlangsung
Genre:Kriminal dan Bidadari / Diam-Diam Cinta / Idola sekolah / Cintapertama
Popularitas:17.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nadia

Aruna Arabella, gadis cantik yang terlibat hubungan asmara dengan seseorang laki-laki tampan yang tak lain adalah kakak tirinya setelah sang mama memutuskan untuk menikah lagi dengan seorang duda kaya, yang mempunyai seorang putra.

Aruna harus menelan pahitnya kehidupan di dalam keluarga nya, sang papa berselingkuh takala usia Aruna menginjak tujuh tahun, tak hanya itu, sang papa serta pelakor tersebut membawa kabur kakak laki-laki Aruna.

Setelah kejadian itu Aruna tingal bersama dengan mama nya, yang bekerja sebagai penjahit di sebuah butik kecil sederhana.

Karena kepintaran nya, Aruna di terima masuk di sebuah sekolah elite, ia mendapat beasiswa, di sanalah Aruna memulainya, kisah cinta dengan seorang laki-laki posesif yang ternyata adalah anak laki-laki dari pria yang menjadi papa sambung nya.

Dari sini lah kisah cinta terlarang itu di mulai ...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35

"Gue kan gak ulang tahun, pake kasih hadiah segala, tapi makasih ya," jawab Erlan yang saat itu masih cukup polos.

"Emm, Erlan, sebenarnya gue ..." Maura mulai gugup dan ragu untuk mengatakan perasaannya nya itu.

Maura adalah anak yang ceria dan juga sangat baik, tak hanya itu dia juga memiliki wajah yang cukup cantik dan juga penuh sopan santun dan lemah lembut.

"Maura ngomong aja susah astaga," omel Varen geregetan.

"Iya nih Maura, mau gue bantuin gak? Tapi nanti yang jadian malah gue dong," jawab Leo sambil tertawa.

"Ishh, apaan sih kalian berdua!" kata Maura jengkel.

"Maksud kalian apaan sih?" lagi-lagi Erlan kebingungan.

"Emm, Erlan, sebenarnya gue suka sama Lo, Lo mau gak jadi pacar gue?" ucap Maura sambil memejamkan mata nya.

Seketika Erlan tercengang, dia tidak menyangka kalau Maura akan mengungkapkan perasaan kepada nya di hari kelulusan ini, dirinya sendiri bahkan tidak pernah tau apa itu cinta di usia remaja seperti ini.

"Terima! Terima!" kata Leo dan Varen bersorak.

"Tunggu-tunggu, kalian ngapain sih? Ngomong apaan? Pacaran? Kita kan sahabatan," jawab Erlan yang memang tak memiliki perasaan apapun kepada Maura.

Seketika semua terdiam termasuk Maura, wajah nya berubah, ia terlihat sangat malu dengan jawaban Erlan barusan.

"Maura, Lo ngapain sih? Pasti kalian bikin lelucon doang kan? Gak lucu tau, kita sahabatan udah tiga tahun, gak mungkin dong gue pacaran apalagi kita baru lulus SMP," jawab Erlan kebingungan.

"Eh Erlan, Lo beneran gak suka sama Maura?" tanya Varen.

"Suka? Gue cuma anggap Maura sahabat, sama kayak kalian berdua, gak mungkin gue suka sama Maura," kata Erlan jujur.

Maura menatap Erlan dengan air mata yang kini menetes keluar dari mata nya, ia yang tidak tahan dengan ucapan tersebut pun memutuskan untuk berlari pergi dari hadapan Erlan.

"Maura! Maura!" Panggil Varen yang kemudian mengejar Maura.

"Erlan, Maura beneran suka sama Lo, Lo yakin gak mau nerima dia?" tanya Leo sambil menepuk pundak sang sepupu.

"Lo tau sendiri kan, kita ini cuma sahabatan, gak mungkin gue suka sama dia," jawab Erlan lagi.

Setelah kejadian itu, beberapa hari Maura tidak menunjukkan wajah nya lagi di hadapan Erlan ataupun Leo, Varen juga tidak mengatakan apa-apa, dia tidak bisa memaksa Erlan untuk menerima Maura meskipun Maura sepupu nya sangat mencintai Erlan.

Beberapa hari suasana mulai hening di persahabatan mereka berempat, sampai di mana saat itu Leo menerima kabar dari Varen kalau Maura sudah meninggal akibat loncat dari sebuah apartemen milik papa nya.

Berita kematian ini benar-benar menguncang Erlan, apalagi saat ia datang ke lokasi bersama dengan Leo, dia sudah melihat kondisi Maura yang mengenaskan.

Perkelahian pun terjadi antara Varen dan Erlan, meskipun Leo mencoba melerainya, namun Varen terus memukuli Erlan, dia terus mengatakan kalau semua ini adalah akibat dari penolakan Erlan terhadap Maura.

Tak peduli seberapa keras Leo meyakinkan Varen kalau Erlan tidak bersalah, Varen yang sangat menyayangi sepupu nya itu tidak bisa mentolerir kejadian tersebut.

Sampai dimana Erlan menerima segala tuduhan itu dari Varen, Erlan bahkan hampir gila karena menyesal dan juga merasa kalau kematian Maura memang disebabkan oleh dirinya.

Sejak saat itu Varen tak lagi bersahabat dengan Leo dan Erlan, dia mengecam keras kalau Erlan adalah musuhnya mereka pun tak pernah lagi seakrab dulu, jika bertemu hanya akan menyakiti satu sama lain saja, juga melakukan balapan sampai kecelakaan terjadi beberapa kali.

Flashback off.

Kebencian Varen terhadap Erlan membuat nya gelap mata, dia selalu menyelidiki dengan siapa Erlan dekat dan juga berhubungan, kini ia tau kalau Erlan punya adik tiri perempuan hal ini membuat Erlan sangat khawatir akan keselamatan Aruna, meskipun Varen tidak satu sekolah dengan nya.

Dia lah orang yang mengirim pesan-pesan tantangan untuk mengajak Erlan balap liar di ponsel Leo beberapa hari lalu.

"Sial!" umpat Erlan sambil mengemudi mobil nya kembali ke rumah.

Sementara itu,

"Kaka Hana!" Panggil Aruna saat ia menginjakkan kaki di rumah sang papa.

"Nona muda sudah kembali, bagaimana dengan pesta nya?" ujar Hana basa-basi.

"Biasa aja, kak Erlan udah pulang?" tanya Aruna sambil tersenyum tipis.

"Aduh nona, jangan kan tuan muda, nyonya dan tuan besar Firman juga belum kembali," kata Hana lagi.

"Astaga kenapa begitu lama," jawab Aruna sedikit kecewa karena sendirian di rumah.

"Yaudah kak, Aruna ke kamar dulu ya, capek," kata Aruna yang kemudian hendak melangkah pergi dari hadapan Hana.

"Tunggu nona muda," kata Hana menahan tangan Aruna.

Aruna pun berbalik dan melihat kembali ke arah Hana.

"Ada apa kak?" tanya Aruna kebingungan.

"Leher nona muda, apa yang terjadi dengan leher nona muda? Di mana kalung berlian nya?" tanya Hana seketika panik dengan leher Aruna yang terluka.

Dia berfikir kalau di perjalanan menuju pulang mungkin Aruna di jambret dan lehernya terluka akibat pencuri yang mengambil kalung.

Aruna segera memegang luka nya yang memang sedikit perih, namun ia kembali tersenyum untuk membuat Hana tenang.

"Ada kejadian kecil doang di pesta tadi kak, tapi jangan bilang-bilang mama atau papa ya, Aruna baik-baik aja kok, Kalung nya ada di tas Aruna, kalau gitu Aruna ke kamar sekarang ya," kata Aruna yang kemudian bergegas pergi dari hadapan Hana.

Hana pun terdiam, dia tau kalau luka tersebut pasti perih, ia pun kemudian bergegas mencari kotak obat untuk menyusul Aruna dan mengobati luka nya.

Namun di saat ia hendak menuju ke kamar Aruna, Erlan yang baru saja kembali pun menghampirinya.

"Apa itu?" tanya Erlan.

"Kotak obat tuan muda," jawab Hana.

"Untuk siapa?" sambung nya lagi.

"Nona muda, lehernya terluka karena kalung yang ia pakai putus," kata Hana menjelaskan secara singkat.

Erlan terdiam, ia seketika ingat dengan ancaman Varen, dia berfikir kalau Varen sudah melakukan sesuatu kepada Aruna.

"Kasih gue obat nya," kata Erlan yang kemudian merampas obat tersebut lalu berlari kecil menaiki tangga menuju kamar Aruna.

Sementara itu Hana yang belum mengatakan apa-apa hanya bisa diam dan terkejut dengan reaksi Erlan barusan.

Namun Hana mengerti dan dia tidak ingin ikut campur urusan Aruna dan Erlan.

Sementara itu, Aruna baru saja selesai mengganti pakaian nya dengan piama pendek yang biasa dia gunakan untuk tidur.

"Vani benar-benar keterlaluan, kalau gue tau ni kalung bakal sekuat ini narik nya, gue gak bakal pake yang ini," ucap Aruna sambil meletakkan kalung tersebut ke dalam boks nya kembali.

Ia berdiri dari duduknya dan hendak berjalan menuju ranjang, namun tiba-tiba pintu kamar tersebut terbuka dan terlihat Erlan yang berjalan menghampiri nya sambil membawa kotak P3K.

****

1
🇦 🇵 🇷 🇾👎
paham kn rara
🇦 🇵 🇷 🇾👎
crt zidan kk hapus
🇦 🇵 🇷 🇾👎
next.....
🇦 🇵 🇷 🇾👎
ada niat pa lho... nnt arun dtg kjtn ny wnt brmodal taik ni
D_wiwied
jangan egois dong Run, itu semua buat masa dpn kalian lagian 2 thn tu ga lama koq 🤭😆
D_wiwied
jangan bilang kalo mau jodohin Aruna sm veren, bisa2 ngamuk si Erlan ntar 😆
🇦 🇵 🇷 🇾👎
gk mslh sich... org kau z gk cm tiri.... blh" z
🇦 🇵 🇷 🇾👎
np jd byk x up ny... bgs 1" bsen byk gn
🇦 🇵 🇷 🇾👎: 1" z bkn kk
total 2 replies
Felycia R. Fernandez
makasih kk othor chayank...
up Ampe 10 bab, kereeeen ♥️
👑公爵夫人🪷: insyaallah besok 10 lagi, ini cerita mau tak tamatin bulan ini biar aman nerbit cerita baru lagi 🫰🤗
total 1 replies
🇦 🇵 🇷 🇾👎
ada adegn kuda" gk ni🤣
Felycia R. Fernandez
ya ampun ternyata cuma mimpi 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Felycia R. Fernandez
jiaaaah 💃💃💃💃
akhirnya terucap juga ya Erlan...
gimana tanggapan Aruna ya ,apa mau Nerima Erlan???
Felycia R. Fernandez
udah kek patah tangan ya Erlan 🤣🤣🤣
Felycia R. Fernandez
ya ampun Erlan...
gaya pedekate mu terlalu ekstrim 😆😆😆
yang ada Aruna bakalan tambah syok jantung ini
D_wiwied
kasian si Leo, berasa jd teman yg ga dianggap ya Le 🤭🤣
Felycia R. Fernandez
jangan jangan Veren kk kandung Aruna...🤔
Felycia R. Fernandez
jiaaaah...
Erlan punya rival ni 😆😆😆
🇦 🇵 🇷 🇾👎
trs kemn kk ny arun.. pa kah varen tu... atau org lain lg
🇦 🇵 🇷 🇾👎
mimpi mokondo semua .. mt kn bs gk
Mamas Rheihan Arghara
aduh2 jangan bilang varen kakak aruna😁😁😁 main tebak2kan dulu
Mamas Rheihan Arghara: lagi tebak2kan kak😁
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!