Pernikahan yang dikira Sarah akan membuatnya bahagia karena dia menikahi seseorang yang menjadi pacarnya selama tiga tahun. Tapi perkiraannya salah ternyata sosok yang selama ini menyandang status suaminya itu telah berkhianat dan berselingkuh dengan wanita yang lebih muda dari dirinya .
Bagaimana nasib pernikahannya? Apakah Sarah mampu mempertahankan pernikahannya atau justru dia harus menyerah .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tientien AQuariuzz Girllzz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 20
SELAMAT MEMBACA !!!
Kini Sarah sudah sampai di depan kost yang sangat ramai dan banyak orang disana , tidak lama ada satu mobil lagi ternyata pengacaranya Sarah yang datang .
" Assalamualaikum Bapak bapak , Ibu ibu saya Sarah ." Sapa Sarah dengan tersenyum dan disusul pengacaranya dari belakang . Sarah dipersilahkan masuk bersama pengacaranya .
Kasak kusuk orang yang berada diluar rumah .
" Istrinya sudah cantik, Surga akhirat kok diselingkuhi dengan modal bedak saja ."
" Ya kayak buang berlian dapat batu kali hahahaha ."
Kembali ke dalam rumah .
" Begini Bu Sarah, perkenalkan saya tadi yang penelpon disini saya menjabat sebagai Pak Rt di kampung ini , Karena Nak Mutia ini sering memasukan laki laki ke kostnya maka dari salah satu warga yang kost disini tadi melaporkan bahwa ada laki laki lagi yang masuk ke kostnya Nak Mutia . Akhirnya kami warga kampung ini sepakat untuk menggrebek kostnya Nak Mutia dan pas didobrak pintunya ternyata Pak Arya yang notabennya suami Bu Sarah lagi berolah raga sore disini . Jadi demi menjaga ketentraman kampung ini kami mengajukan satu syarat mau diarak atau nikah tapi Pak Arya mengakui kalau masih punya istri makanya tadi saya langsung menelpon Ibu untuk kemari ." Pak Rt menjelaskan kronologinya dari awal .
Sedangkan Arya cuma bisa menunduk malu karena sekarang sudah nggak bisa beralasan kalau dirinya khilaf .
" Terima kasih sebelumnya Pak, perkenalkan beliau pengacara saya dan untuk masalah ini silahkan Bapak nikahkan mereka ...."
Arya yang mendengar ucapan istrinya segera mendongakan kepalanya melihat kearah suaminya .
" Tapi sebelum Bapak menikahkan mereka saya minta segera talak saya sekarang !" Seru Sarah dengan lantang tanpa mengeluarkan air matanya .
" Sa sayang !" Seru Arya kaget sebelum menyelesaikan ucapannya tapi sudah di stop dengan gerakan tangannya Sarah .
" Silahkan pilih diarak atau nikah kalau milih nikah silahkan ucapkan talak segera mumpung disini juga ada pengacara yang akan membantu saya dan saya minta untuk menjadi saksi atas segera ucapan talak kamu , supaya pengacara yang mengurus semua masalah perceraian kita ." Ucap Sarah kemudian dan membuat warga yang datang kagum dengan sikap tenangnya dan tidak menangisi suaminya yang ketauan selingkuh dan di grebek sama warga .
" Bagaimana Pak Arya? Istri anda sudah memberikan solusinya dan sudah mengambil keputusan atas sikap anda ini ?" Tanya Pak Rt yang menjadi pemimpin grebekan tadi .
" Sa !" Arya yang akan memanggil Sarah dengan panggilan sayang tapi ketika melihat mata Sarah yang tajam dia takut dan menunduk malu .
" Apa kamu nggak bisa memberikan kesempatan kedua Sar, kamu harus memikirkan Putri kita juga ." Ucap Arya nggak ingin melepaskannya wanita yang dicintai dan menemani dirinya dari nol sampai dia menjadi manager kepercayaannya perusahaan tempat dia bekerja .
" Apa maksud kamu memberikan kesempatan kedua sama kamu dan kamu minta memikirkan Vania apa kamu waktu ena ena sama jalang kamu itu kamu memikirkan hati Putri ku hah !!! Kamu mau dengar jawaban dari Putri kamu . Baik akan aku tanya apa pendapat Putri kamu ." Sarah ingin menelpon rumah dan ingin berbicara sama Putrinya .
" Halo Assalamualaikum ."
" Walaikumsalam Mbok, Vania ada Mbok suruh dia menerima telponnya Mbak !"
" Halo Mama, ada apa Mama menelpon aku Ma ." Jawab orang dari sebrang sana .
" Sayang, Mama boleh tanya sesuatu sama kamu Nak ?"
" Boleh Mama !"
" Sayang Mama mau tanya kalau kita pergi dan pisah sama Papa kamu bagaimana Nak ?"
" Ya nggak apa apa Ma, lagian Papa sekarang sudah nggak sayang sama Vania lagi Ma, Papa sekarang sibuk terus nggak pernah ajak Vania main lagi dan kalau pulang kerja malam malam terus nggak kayak dulu Ma. Yang penting Vania tinggal sama Mama sama Nenek, Vania nggak apa apa Ma ." Jawab Vania dengan hati kecewa sama Papanya .
Deg hati Arya teriris mendengar ucapan Anaknya ya sih dia akhir akhir ini jarang ketemu dan menemani anaknya main .
" Ya sudah Sayang, Mama tutup dulu ya telponnya Asssalamualaikum Sayang ."
" Walaikumsalam Mama ."
Akhirnya Sarah mengakhiri telponnya yang tadi di loudspeaker sama Sarah dan semua orang bisa menyaksikan jawaban anaknya .
" Dengarkan kamu tadi bagaimana jawaban anak kamu, dia yang kecil saja merasakan kekecewaannya terhadap Papanya dengan Jalangnya ."
" Cukup Sar! Kamu jangan mengatakan Mutia sebagai Jalang terus !" Bentak Arya yang tidak terima kalau Mutia dikatakan sebagai Jalang.
Sedangkan Sarah cuma tersenyum mendengar bentakan dan ketidak terimaan Arya kalau Sarah mengatakan selingkuhannya sebagai Jalangnya .
" Ya sudah cepat ucapan Talak segera!! Aku juga sudah muak dengan laki laki yang dalam pikirannya cuma selangkangan saja !" Seru lirih Sarah tapi datar sekali.
" Saya Arya Pratama menalak tiga kamu Sarah Viniardita dan mulai sekarang kamu bukan istri saya lagi ." Ucap Arya dengan lantang dan tanpa warga sadari Sarah berucap," Ya Allah terima kasih , akhirnya aku bisa lepas dari laki laki yang tidak bertanggung jawab dan tukang selingkuh ya Allah ." Ucap Sarah sambil mengusap kedua tangannya ke mukanya .
" Bu Leni , tolong kamu bantu saya menggugat cerai suami saya dan nggak sah dicantumkan masalah gono gini biarlah mereka berdua yang menikamati dan untuk nafkah anak saya mau dikasih silahkan kalau nggak juga nggak apa apa , Insyaallah saya masih bisa mencukupi kebutuhan anak saya sampai dia besar nanti ." Ucap Sarah kepada pengacara yang membantunya untuk proses cerainya .
Deg, sakit hati sekali hatinya Arya kala istrinya eh mantan istrinya itu berucap nggak akan menuntun harta gono gini sama nafkah anaknya .
Apa mungkin kesalahannya sangat fatal sehingga mantan istrinya itu nggak mau uang apapun dari dirinya .
" Baik Bu Sarah secepatnya akte cerainya akan kelaur dan bisa ibu terima !" Seru Bu Pengacara itu .
" Oke, Bu Leni terima kasih yang banyak dan untuk para warga silahkan untuk menikahkan mereka karena sekarang dia bukan suami saya lagi dan hari ini juga saya akan keluar dari rumahnya , kasian mereka kalau diusir nanti nggak punya tempat tinggal dan takutnya nggak ada kost kost an yang mau menerima mereka . Pak Rt terima kasih ya karena bantuan ini saya nggak sah susah susah cari bukti buat gugat mantan suami saya ." Ucap Sarah dia mengucapkan terima kasih untuk bantuannya mempercepat proses gugatan cerainya .
" Sama sama Bu Sarah, semoga Bu Sarah nanti mendapatkan suami yang lebih baik dari dia dan rumah tangganya sakinah mawadah warahmah ."
" Amin amin ya robbal'alamin. Kalau begitu saya pamit dulu ya Pak Rt, Bapak bapak , Ibu ibu assalamualaikum ." Ucap Sarah keluar bersama sang pengacaranya .
" Walaikumsalam Bu Sarah hati hati di jalannya ." Ucap semua orang kecuali Mutia sama Arya .
" Kalau begitu kita langsung nikahkan saja mereka Pak Rt , Pak Ustad !" Seru para warga yang masih setia tinggal di kostnya Mutia .