Arsenio Rizky Reynaldi merupakan ketua mafia yang berkedok ceo ARR corp sekaligus penguasa dunia bawah dan klan nya selalu berjaya dibawah kepemimpinan nya dalam berperang
Aurora xiena xavier si gadis cantik dan jenius pewaris tunggal kerajaan bisnis sang ayah xavier corp dan rumah sakit sang ibu, dan banyak yang ingin menjatuhkan nya!
Dan bagaimana kisah mereka saat jatuh cinta pada pandangan pertama!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arn20, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 34
" kamu harus hidup sebagaimana keinginan kamu sendiri lun! hidup berkeluarga bersama dengan orang yang kita cintai" ujar arsen yang luna terdiam
" apa kamu nanti tidak ingin menjadi ibu lun?" tanya arsen
" saya tidak pernah memikirkan hal tersebut tuan muda" jawab luna
" saya tau masa lalu mu yang kelam tapi itu bukan menjadi patokan buat mu untuk hidup lebih baik" tutur arsen
" hidup akan terus berjalan lun, kamu nanti akan membutuhkan pasangan untuk menemani mu di hari tua dan kita hidup tidak bisa seorang diri, kita membutuhkan rumah untuk kita pulang yang akan selalu mendengar kelah keluh perasaan kita" ujar daddy albert
" saya ingin kamu memikirkan nya di mulai sekarang dan memulai kehidupan yang baru" tutur arsen
Luna hanya terdiam mendengarkan nasehat tuan muda dan tuan besar nya
"baik tuan muda tuan besar, nanti saya akan memikirkan nya tapi sekarang saya memfokuskan untuk menjaga nyonya muda dan calon tuan kecil" jawab luna
" mulai besok kamu akan tinggal disini dan menjalankan tugas mu" seru arsen
" baik tuan muda" jawab luna
"yasudah ayo kita keluar dan luna pilih lah kamar yang ingin kamu tempati" ucap daddy albert
" baik tuan besar" jawab luna
Mereka pun keluar dari ruang kerja dan aurora yang baru turun menuju meja makan
" hallo lun" sapa aurora
" hallo juga nyonya" jawab luna
" seperti nya umur mu sedikit di bawahku, jngan panggil nyonya panggil saja kakak" ucap aurora
Luna mengalihkan pandangan nya pada arsen dan arsen pun hanya menganggukkan kepala nya
" baik kak, selamat yah kak atas kehamilan nya" ucap luna dengan tulus
" terima kasih lun dan seperti nya mereka ingin aunty mereka mengelus perut mommy mereka" ucap rora dan luna pun mengelus perut aurora dan membawa luna ke meja makan karena aurora ingin perut nya di elus terus.
" tidak ingin gantian dengan daddy baby?" tanya arsen karena melihat luna terus mengelus perut aurora
" nanti daddy bagian daddy mah nanti malem mengelus kami,, untuk sekarang kami ingin di elus oleh aunty cantik" ucap rora dengan suara anak kecil membuat semua orang tertawa melihat nya.
Di malam itu mereka semua tertawa bersama bahagia dan luna merasakan kehangatan keluarga.
"seperti ini yah rasa nya memiliki keluarga" gumam luna yang di perhatikan oleh mami xiena
" kamu kenapa sayang? Seperti bersedih?" tanya mami xiena sambil merangkul luna
" luna seperti merasakan kehangatan keluarga nyonya" jawab luna
" jangan nyonya panggil saja bibi" ucap mami xiena
" apa boleh?" tanya luna sedikit antusias
" boleh dong sayang, anggap saja bibi seperti orang tua mu" ujar mami xiena
" terima kasih bi" kemudian luna memperlihatkan kesedihan dan kerapuhan nya lalu mami xiena dan mom bella serta aurora memeluk nya.
di sela pelukan luna berucap
" terima kasih untuk semua nya" ujar luna
" sudah yah, adik kakak yang cantik tidak boleh bersedih lagi nanti baby ikutan sedih seperti aunty nya" ujar rora mencairkan suasana
"aunty tidak akan bersedih lagi baby" ujar luna sambil mengelus perut rora
Di dalam kamar
" sayang mulai besok luna akan menjadi pengawal pribadimu" ujar arsen
" kan aku sudah punya pengawal" ujar rora
" ini beda sayang, sekarang identitas suami mu sudah di ketahui banyak orang, akan banyak bahaya di sekitar kita" ujar arsen