NovelToon NovelToon
Visionaries Of The Sacred Arc Ujian High Magnus

Visionaries Of The Sacred Arc Ujian High Magnus

Status: sedang berlangsung
Genre:Akademi Sihir / Slice of Life / Action / Fantasi / Anime
Popularitas:111
Nilai: 5
Nama Author: Nakuho

melanjutkan perjalanan Lucyfer setelah kekalahan nya dengan Toma.

kini Lucyfer bergabung dengan kelompok Toma dan akan masuk ke ujian high magnus tapi memerlukan 2 orang tambahan.

setelah 2 slot itu di isi mereka kini menghadapi satu masalah akademi odler adalah musuh yang sulit dan tidak mudah di lawan.

Dan juga melawan 8 anggota high magnus terkuat generasi sekarang yang di pimpin oleh kakak Lucyfer yaitu iglesias Elice.

arc ini juga memperkuat beberapa character

dan pertarungan masa lalu sang penyihir kegelapan yang bebas

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nakuho, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

mereka di sini

Di sebuah dimensi malam tempat arena pertarungan bagi high magnus muda.

Pepohonan runtuh karena tendangan yang melesat dengan sangat cepat itu.

Zhuang keluar dari reruntuhan pohon yang tumbang dengan senyum percaya diri.

“Tak buruk, reflek kalian sangat hebat untuk seukuran penyihir muda.” kata Zhuang dengan semangat dan percaya diri

5 HEPTA ORDER lain nya mulai melangkah maju.

Tim Lucyfer dan tim seim semua mata mereka terbelalak kaget karena kedatangan para HEPTA ORDER ini.

Organisasi penyihir penjahat.

Di belakang mereka puluhan murid terbaring tak bisa apa apa.

Mereka semua di kalahkan.

Mereka semua kalah dengan sangat cepat oleh HEPTA ORDER.

“Bagaimana bisa...” kata Lucyfer dalam hati nya

“Yang benar saja, mereka mengalahkan mereka semua?”

Seim tak dapat asal memberi perintah.

Satu langkah gagal semua akan berakhir.

Tapi seim memberanikan diri untuk maju dan hendak berbicara.

“Apa tujuan kalian kemari.” kata seim dengan tegas

Zareth langsung menoleh ke seim sangat berani dengan mengeraskan gigi nya dengan serius.

“Ketua, apa yang kau katakan.” kata zareth

Jari seim memberi sebuah kode nomor di tangan nya.

Kade langsung melihat kode itu.

07

01

03

09

01

Zareth langsung tertegun membaca kode nomor seim.

Dan arti dari 07

“Jangan bergerak, biar aku yang maju.”

Seim maju dan masih membentuk sebuah nomor 01

“Kalian semua diam, jangan bergerak sebelum ada perintah.”

Dan jari seim membuat pesan dan membuat 03 dari jari nya.

“Dan jangan pernah gegabah dan jangan ada yang sampai bertindak duluan.”

Seim pelan pelan menuju ke depan dengan langkah pelan tapi jari nya masih ada nomor 09

“Tunggu bala bantuan dari penyihir.”

Seim berhenti, sepatu nya pun kini sudah berhenti bergerak dan jari nya masih membentuk angka 01.

“Beritahukan juga pada tim Lucyfer.”

Zareth langsung tertegun dan paham kode ini.

Ia langsung menutup mata nya dan menghela nafas mencoba tenang dari situasi mencekam ini.

Desmor menatap seim dengan satu mata yang metatap tajam.

“Hei bocah, ku akui mental mu lumayan untuk menghadapi kami bahkan bicara dengan kami.” puji desmor kepada seim

“Aku ke sini hanya punya satu pertanyaan dan harap jangan bertele-tele.” kata seim dengan tegas

Tapi diam diam di sela seim sedang mengajak bicara desmor sebuah ular seim keluar dari tangan seim.

“Hmm tujuan kami, tentu saja menculik penyihir yang memiliki bakat sihir yang hebat.”

Freon maju dan tersenyum miring.

“Heh bocah macam kalian, itu adalah contoh nya.“ kata nya dengan nada sombong

Tangan nya langsung mengeluarkan sebuah aura sejuk dan nampak ingin mengeluarkan sihir nya.

Seim langsung tertegun dan mata nya sedikit membelalak.

“Gawat, apa yang ingin dia lakukan.“ kata seim dalam hati

“Berpikirlah seim, kau harus ulur waktu.”

Zhuang tersenyum bangga tapi dia sedikit tertegun karena tak bisa bergerak.

Ia melihat ke sekujur tubuh nya di penuhi shard yang membuat saraf nya tak bisa bergerak.

“Ohhh hebat juga.” kata nya dengan nada santai

Seim melihat itu dan membelalak tak percaya dengan apa yang di lakukan Zareth.

Yang Zareth lakukan adalah melumpuhkan semua saraf Zhuang membuat nya tak dapat bergerak.

“Zareth apa yang kau lakukan.” teriak seim

Desmor langsung tertegun dan mata nya menjadi tajam dan mulai mengejar dan ingin menghabisi seim.

“Ohh begitu ya rupa nya kau sengaja mengulur waktu sampai bantuan datang.”kata desmor sambil berlari

Desmor langsung berlari dan memberi perintah kepada HEPTA ORDER.

“Teman teman waktu nya hancurkan mereka.”

Desmor menjentikkan jarinya

CLICKS!

Suara jentikan itu menggema.

Pantomime

Nevalia

Freon

desmor

Mereka berempat langsung bergerak berlari.

Lucyfer tak sempat bereaksi dan hendak berlari namun sebuah tangan yaitu tangan desmor ada di depan wajah nya.

“Gawat, apa ini.” kata Lucyfer dalam hati

Tapi tangan desmor langsung di hadang oleh ular seim yang menjadi potongan kubik saat di sentuh desmor.

Dan hal itu membuat Lucyfer sedikit terkejut akan sihir yang seperti ini, karena ia tak pernah melihat jenis sihir seperti desmor yang memerlukan sentuhan.

“Lucyfer,Toma, kemari.” teriak seim

Seim memegang tangan Lucyfer dan Toma kemudian berlari membawa nya ke suatu tempat.

“Apa yang sebenarnya terjadi seim.” teriak Toma sambil berlari.

Seim hanya menatap tajam dan menoleh ke belakang.

“Rencana paling realistis sekarang hanya kabur dan hadapi mereka 1 lawan 2 sampai 3 orang atau ulur waktu sampai high magnus lain nya membantu kita.” kata seim sambil berlari.

Desmor melihat itu menatap tajam dan tatapan nya tertuju antara Toma, Lucyfer dan seim

“Lumayan, mereka punya sihir luar biasa.” kata desmor dengan nada sayu

Ia langsung berlari dan dengan sangat cepat segera menyusul Lucyfer.

Scene beralih di mana Zhuang berhadapan Zareth umbraal dengan alven draven dan Raviel kronyx.

“Raviel, Alven, kalian berdua jangan gegabah lawan kita adalah buronan high magnus.” kata Zareth penuh wibawa

Raviel dan alven hanya siap bertarung.

“Ayo lakukan.”

Alven menjawab.

“Tentu saja, kita akan hajar orang ini.”

Zhuang hanya mengangkat sedikit kepala nya dan tersenyum percaya diri.

“Hah kalian bertiga melawan ku?”

“Boleh juga.”

scene beralih ke nevalia melawan selesia ansha dengan Calistra noem dan Lyssara aetherin.

“...” nevalia hanya diam tak bicara

Selesia maju dan langsung mengubah tongkat sihir nya menjadi mace berduri.

“Lawan kita nampak nya penjahat introvert ya.” kata selesia dengan senyum tipis

Calistra langsung mencakar sedikit lengan nya dan darah menetes.

“Mari, Lyssara, selesia.” kata nya serius

lyssara hanya menatap tajam dan mengeluarkan sebuah sabit rantai dari sebuah portal.

Lalu scene beralih ke freon yang kini berhadapan melawan maevra solenne, Erwyn Liora dengan klee.

“Nampak nya kita berpisah dengan yang lain ya maevra.” kata klee dengan senyum manis

Maevra hanya memegang lingkaran cakram di tangan nya yang siap ia lempar ke arah freon.

“Benar, klee.” kata maevra

Erwyn mengeluarkan sebuah balon berbentuk laba laba.

“Ehh kalian benar, dan juga sihir orang ini...” kata Erwyn yang hendak melanjutkan

“Adalah sihir es.”

Freon hanya tersenyum angkuh dan meremehkan ketiga nya.

“Gadis kecil macam kalian tak akan mengalahkan ku,” kata nya dengan nada angkuh

“Selain itu juga aku ini lebih kuat dari yang kau pikirkan.”

Lalu scene beralih ke Kade morvan yang berjalan sendirian sambil mencari satu orang:

Pantomime.

“Di mana dia,” kata nya dalam hati

“aku harus menemukan nya.”

Kade mengangkat kedua jari telunjuknya dan tengah nya secara bersamaan dan merapal mantra sihir.

“Sihir bayangan merah: 5 bayangan kegelapan.” kata nya dengan tenang

5 bayangan merah muncul dari tanah.

“Kalian berlima temukan seseorang yang seperti pantomim ini dan langsung kalahkan atau beritahu aku.” perintah Kade ke bayangan nya

Semua bayangan nya langsung berlari mencari target Kade.

Scene beralih ke Elviera noctane dengan sylvara Nyxveil dan varen Alvaro.

“HIIII MENYERAMKAN AKU TAKUT.” Teriak alven sambil memegang tangan sylvara

Sylvara hanya menatap datar dan menggeleng atas kelakuan jodoh nya ini.

“Hahhh kenapa harus kau yang jadi jodoh ku.” kata sylvara dengan nada mengeluh

Elviera mengulurkan tangan nya menghentikan langkah Sylvara dan varen.

“Seseorang datang.” kata Elviera dengan dingin

Lalu benar saja seseorang datang dengan ekor merah seperti rubah.

Scarlet.

“Keluarlah.” kata scarlet dengan tenang dan senyum manis

Scarlet berjalan dan membuka beberapa semak.

“Baaa.”

“Tidak ada juga.”

Ia kemudian membuka semak lagi.

“Baaa.”

“Tidak ada juga.”

Elviera hanya menatap tajam.

“Gadis ini, seperti anak kecil.” kata nya dalam hati

sylvara hanya sedikit menunduk dan mempertajam tatapan nya.

“Benar benar konyol.” kata nya dalam hati

Sementara Varen melihat scarlet dan tak bicara sambil menutup mulut nya gemetar ketakutan dan memeluk sylvara dari belakang.

Elviera, sylvara dan varen langsung sedikit heran dengan sifat scarlet seperti anak kecil.

Namun mereka tak peduli.

Mereka yang tersisa ini hanya ingin selamat dan berharap bantuan segera datang.

Tapi apakah mereka semua akan selamat melawan para buronan high magnus ini?

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!