NovelToon NovelToon
BINTANG DI SURGA

BINTANG DI SURGA

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Kembar / Percintaan Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Keluarga / Karir / Romansa / Chicklit
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: Arnesh Yadha

kisah tentang kehidupan Kanaya yang terpaksa menjadi single mom ketika masih belia. Dia menjadi korban ambisi karyawan ibunya yang ingin menjebak ayah tirinya.

Kanaya terpaksa hidup terpisah dari orang tuanya, untuk menyembunyikan ketiga anak kembarnya. Ia berhasil hingga akhirnya menjadi istri seorang pengusaha sukses dan kaya raya.

Cobaan seakan tiada henti menerpanya, ketika ia sudah bahagia, hantaman terberat dalam hidupnya adalah ketika ia harus kehilangan salah satu putra tercintanya.

Bagaiamanakah Kanaya menjalani hidupnya??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arnesh Yadha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

isecure

"Mohon maaf atas insiden ini, silahkan lanjutkan menikmati pestanya.. " Ujar Gionathan.

Para tamu pun kembali menikmati suasana pesta. Zio tadi hanya sempat melihat sekilas, dia yang cuek dan tak mengerti itu jadi mengabaikan kejadian tadi, karena nampak Kay berhasil menghandle ditambah mertuanya juga sudah memberi hukuman pada wanita itu.

" Itu tadi ada apa sih mas kok ribut-ribut, kebetulan aku dari toilet jadi ga tau.. " Tanya Tantri. 

"Oh.. Sepertinya itu wanita yang tiba-tiba datang dulu deh, mungkin mantannya Gagah.. Tapi tenang, putri kita udah jago kok menghandle, aku rasa dia tak akan biarkan wanita macam itu merusak keluarganya.. " Jawab Zio.

Malam telah larut dan pesta pun telah usai. Para tamu telah kembali kerumah maupun  hotel masing-masing. Sementara kedua keluarga tengah beristirahat dikamar yang telah disiapkan. Memang mereka tidak menggelar acara di hotel, karena mansion keluarga Wiratama memiliki halaman belakang yang sangat luas, sehingga acara digelar disana dengan konsep outdor yang sangat mewah.

Gagah membantu Kay melepas gaun mewahnya. Tadi dua kali Kay ganti baju dan keduanya sama mewah dan beratnya. Malam ini Kay dan Gagah memutuskan tidur bersama ketiga buah hatinya, meskipun ketiganya telah memiliki kamar sendiri. Kamar Gagah yang lumayan luas beserta tempat tidurnya dengan ukuran king sizenya tentu sanggup menampung semua tidur bersama.

Ketiga bocah itu nampak sudah lelap, mungkin mereka kelelahan, sehingga ketika ami dan papanya bercanda tak ada satupun dari mereka yang terbangun. Gagah mulai mengisengi istrinya, dengan tiba-tiba memeluk tubuhnya dari belakang saat Kay akan beranjak kekamar mandi.

" Aauww... Mas.. Iiihh... "

" Kenapa hem..?? "

" Mas.... Lepas ga... Aku malu, ini aku mau mandi lho, badanku penuh keringat dan ga nyaman rasanya... " Rengek Kay berusaha melepaskan diri.

" Bentar sayang.... Lima menit aja, aku pengen kek gini mumpung kamu udah ga takut lagi.. Cup.. " Ucap Gagah sambil melayangkan kecupan ditengkuk Kay.

Seketika tubuh Kay meremang, bulu kuduknya berdiri, ada sengatan aneh menjalari tubuhnya. 

" Iya memang aku ga takut dan udah bisa nguasain diri aku, tapi mas... Aku belum bisa melakukan tugasku... Maaf ya... Aku lagi halangan.. " Jawab Kay menyesal, sembari mengusap tangan Gagah yang bertengger di perutnya. 

" Emang yang minta siapa... Aku kan cuman pengen peluk kamu dan menghirup aroma tubuhmu yang mungkin akan jadi canduku..." Balas Gagah sambil memeluk erat tubuh Kay, Kay sendiri jadi salah tingkah. 

Setelah merasa cukup puas Gagah melepaskan Kay dan membiarkan istrinya itu untuk membersihkan dirinya. Lima belas menit Kay menyelesaikan ritualnya di kamar mandi dan bergantian dengan Gagah.

Kay Mengeringkan rambutnya dan memakai skin care malamnya setelah itu merebahkan tubuhnya disamping Senja. Mungkin karena terlalu lelah, dalam waktu sekejap dia pun menyusul Senja terlelap ke alam mimpinya.

" Nampaknya kau lelah sekali ya, hingga cepat terlelap... " Ucap Gagah ketika dia melihat semua sudah terlelap. Ia membubuhkan kecupan pada semua anaknya dan terakhir diapun menempatkan dirinya di belakang tubuh istrinya dan memeluk erat tubuh ramping itu hingga ikut lelap bersama mereka.

********

Pagi menyapa dua insan yang baru saja mengadakan resepsi pernikahan mereka masih bergumul dalam hangatnya balutan selimut. Sementara ketiga anak mereka telah meninggalkan kamar itu selesai melaksanakan sholat subuh tadi.

Memang tadi gagah sempat dibangunkan Bintang dan menjadi imam bagi mereka, namun setelah itu ia kembali menyusul istrinya dan ketiga anaknya berpamitan keluar.

Perlahan Kay membuka matanya, ia mengerjap pelan. Dia masih mengumpulkan kesadarannya. Ia terlonjak ketika melihat jam dinding yang menunjukkan pukul sembilan.

" Astaghfirullah... Udah siang ini... Waduh aku belum buat sarapan lagi, eh ini anak-anak pada kemana sih kok ga ada??? " Monolog Kay mulai panik.

" Assalamu'alaikum... Selamat pagi ami.... " Ucap Gagah merasakan pergerakan istrinya.

" Ini bukan pagi mas, udah siang ini, waduh aku jadi insecure kan sama mami kalau begini.. " Gumam Kay.

" Kok malah menggerutu sih bukannya dijawab salam ku.... Udah gapapa.... Lanjutin tidurnya hingga nanti dzuhur juga boleh kok, tadi anak-anak pastinya sudah ijin ke mami... Dahlah yuk lanjut lagi.... " Ujar gagah dengan suara serak khas bangun tidurnya. Kembali ia menarik tubuh Kay hingga Kay kembali merebahkan tubuhnya.

" Ga enak mas kalau mami nanti marah gimana..?? " Rengek Kay kembali.

" Ga akan..... Mau bukti, coba aja kau buka pintunya.. " Balas Gagah yang kembali menenggelamkan kepalanya diceruk leher sang istri.

Tinggalkan mereka yang masih bermesraan, kita lihat kehebohan triplets setelah mengunci kedua orang tuanya didalam kamar.

" Oma.... Oma kenapa buru-buru, ami saja belum bangun, apa oma ga akan pamitan sama ami?? " Tanya Senja melihat Tantri sudah siap dengan kopernya.

" Oma ada pekerjaan jadi maaf tak bisa lama disini.. " Balas Tantri. 

" Sayang sekali padahal kita baru kenal kan oma.. " Lanjut Senja.

" Kalian nanti bisa ajakin papa sama ami kerumah oma jika kalian mau, tapi untuk saat ini kita harus berpisah, oh iya dimana opa kalian...? " Tanya Tantri celingukan mencari suaminya. Dan Senja hanya menggedikkan bahunya, ia malah sibuk memandangi wajah cantik sang oma.

Beruntung gadis kecil cerewet itu tak menanyakan atau menceritakan hal lain. Dia tengah menikmati moment dimana melihat langsung sang oma yang biasanya hanya ditatap melalui foto yang ada dikamar aminya. Memang tak ada foto Zio yang dipajang, sengaja hanya foto Tantri bersama Kay yang ada diatas nakas.

Ditempat lain masih dimansion yang sama, justru Zio tengah asik bermain bersama Langit. Mungkin karena hubungan darah mereka, sehingga kemistri keduanya cepat sekali terjalin. Sebuah perasaan aneh namun hangat bersarang dihati Zio, dia seolah enggan meninggalkan anak-anak hebat itu. Sayangnya tak mudah mendekati Bintang, seolah dia memasang tembok tebal diantara mereka.

Sikap dingin Bintang yang berkebalikan dengan Langit mendatangkan rasa tersendiri bagi Zio. Apalagi ketika kedua mata mereka bersirobok, seolah ada kebencian dan kerinduan bercampur dari tatapan mata bocah itu. Jika dilihat secara seksama, Zio seolah melihat cerminan dirinya waktu kecil namun juga melihat perpaduan Kay dalam anak-anak itu. Dia mencoba menepis angannya serta rasa bersalahnya dan menikmati moment kebersamaannya bersama Langit hingga Senja menarik tangannya dan membawanya ke hadapan istrinya.

Merekapun berpamitan dengan besan mereka tanpa bicara dengan putrinya. Karena sepertinya ketiga anak itu lupa telah mengunci kedua orang tuanya.

Tak lama setelah kepergian kedua orang itu kembali Tania tiba-tiba datang berulah. Tanpa sopan santun dia langsung masuk dan mencari keberadaan Gagah. Dia tak peduli mendapat omelan dari mami Evelyn, seolah beliau tak ada didepannya. Dengan gaya pongahnya dia duduk diruang tamu meskipun tak mendapat sambutan yang baik.

Ketiga kembar pun kompak menjahili wanita itu. Mereka mengerti kalau wanita itu merupakan hama pengganggu, sehingga keisengan merekapun dimulai.

" Wah ada aunty disini, sedang apa bukannya tadi grandma udah bilang ya kalau papa udah keluar bersama ami.. " Tanya Senja sambil membawa segelas minuman beserta camilan.

" Ga usah ikut campur, aku tau kalau Gagah masih ada dirumah, mobilnya saja masih ada... "

" Mobil disini banyak aunty kalau kamu lupa, dan papa membawa mobil yang lain.. " Jawab Senja enteng sambil mengunyah permen karet.

" Siniin minumannya aku haus..!! " Perintah Tania.

" Mau..??? " Tanya Senja sambil menjilati sisi gelas.

" Iyuh... Menjijikkan, pasti ibu kalian yang mendidik seperti itu... Dasar anak haram!! "

BYUURRRR...... Senja menyiramkan minumannya langsung ke muka Tania. Dia paling tidak suka ada yang menghina ami nya.

" Ups... Ma'af aunty sengaja.... Hahhaahha.... " Celetuk Senja sambil berlari menghindar.

Tania yang geram pun langsung mengejar anak itu, belum sempat ia menangkap Senja datanglah Langit membawa baskom berisi tepung warna-warni. Tania yang fokus pada Senja pun tak melihat Langit sehingga dia menabraknya, sungguh sial semua tepung malah ditumpahkan ketubuhnya. Dia pun terpekik marah apalagi mendengar Langit malah terbahak-bahak.

Sekarang giliran Bintang beraksi, dia membawa sekantung telur busuk entah dari mana. Didepan Tania dia mengambil baskom tepung dan memecahkan telur-telur itu. Tania yang sibuk ngomel pun tak menyadari kalau yang dihadapannya adalah Bintang, sebab dia memakai kaos yang sama dengan Langit.

" Aunty ga capek ya mulutnya ngomel terus dari tadi, ini aku kasih air biar muka aunty ga kayak gitu. " Ucap Bintang santai.

" Kamu sadar ya... Ya udah siniin biar aku basuh mukaku, dasar anak dakjal awas ya aku laporin  ke Gagah kamu nanti... " Omel Tania.

Ketika tangan Tania memegang baskom, secepatnya bintang menepuk bagian bawah baskom sehingga pecahan telur itu langsung tersiram ke muka Tania. Semua tergelak termasuk mami Evelyn yang tadi diajak Senja guna melihat keisengan mereka.

Kay merasa bosan didalam kamar, karena dari tadi terus ditempeli suaminya. Mereka sudah bangun dan berganti pakaian, sayangnya pintu kamar terkunci dari luar, sehingga mereka mau tak mau ya tetap berada didalam.

" Mas... Apa ga ada gitu kunci cadangannya, mau sampai kapan coba kita akan begini terus, aku laper tau.. " Rengek Kay yang merasa risih dipeluk terus sama Gagah.

" Sampai anak-anak datang dan membukakan pintu, karena aku rasa mereka lupa, mungkin sedang asik bermain.. " Jawab Gagah dengan santainya dan terus memainkan rambut istrinya, bahkan sesekali akan mencuri kecupan diwajah istrinya.

" Waduh.. Mas ini mama pasti udah balik kan, sayang banget aku ga bisa antar beliau... "

" Mau nganterin mama atau appa?? " Goda Gagah. 

" Kenapa, kamu cemburu... Inget ya aku ga ada perasaan apapun ke dia meskipun dia ayahnya anak-anak.. " Ucap Kay lirih.

" Aku tau, tenang aja, aku cuman godain kamu kok.. Chupy... "

" Aish   .... Mas... Nanti habis pipiku kau ciumin terus, aku bukan bayi tau..., mana pinjam ponselnya, ponselku dibawa mereka.. "

Kay menghubungi nomernya, tak lama panggilan vc nya diangkat. Nampak wajah Senja yang cengengesan dan menggaruk kepalanya yang tak gatal. Dia salah tingkah mendapat tatapan tajam dari ibunya.

" Bukain pintunya buruan, kalo ga nanti ami hukum kalian,!! " Perintah Kay dari layar ponselnya.

" Baik amiku sayang maafkan anakmu yang lupa ini, habisnya ada mainan baru dengan  otak bebalnya hehehe... "

' mainan apa... Apakah kalian dibelikan mainan  lagi sama grandpa?? '

" Bukan ami tapi nanti ami bisa liat, aku videoin tadi dan sekarang udah kabur mainannya.. " Jawab Senja sambil berjalan kekamar orang tuanya.

" Maaf ya ami... " Ucap Senja setelah masuk dan menyerahkan ponsel ibunya. Kay memasang muka garangnya namun Gagah malah tertawa karena justru terlihat imut dimatanya.

" Ini semua idenya papa mi, tadi pagi katanya ga boleh gangguin ami yang capek jadi ya dikunciin aja deh ama kak Langit.... Ma'af pa aku ga mau nanggung kesalahan sendiri, papa harus tanggung jawab.....!!! " Ucap Senja kabur melihat wajah ami nya.

" Mas.... Jelasin semua nanti, aku mau makan dulu, cacing diperutku sudah demo minta diisi..!! " Sewot Kay berlalu meninggalkan suaminya.

********

Satu minggu sudah mereka menjalani kehidupan berumah tangga dan selama itu pula Tania tak ada hentinya datang mengganggu rumah tangga mereka. Tak hanya dirumah ketika mereka jalan-jalan diluar. Seolah kehilangan urat malunya, Tania bahkan tak segan membuat drama dihadapan publik. Seperti kali ini misalnya.

Tania menjerit dan meraung seolah dia tersakiti. Kay dan Gagah menanggapinya dengan santai, bahkan seolah sedang menonton pertunjukan teater. Tak hanya itu Kay sengaja membawa popcorn dan minuman kemudian duduk santai bersama suaminya.

"You guys are too much, what do you think I am, you used to say you were only mine, but in fact you married this bitch and threw me away, my heart hurts because of your promise. Gagah...!!!" Raung Tania menarik perhatian.

"Why is he...?? And what do those two people mean??" Terdengar mulai ada yang berbisik disamping Kay.

Kay beranjak dari tempatnya ketika pergunjingan mulai makin santer. Ada yang mendekati Tania dan mencoba memberi bantuan, kay menangkap senyum licik diwajah Tania. Diapun membalas senyuman itu.

"How... are you satisfied with the drama? Or do you still want to continue? Or maybe you want to reveal who you really are? Soon the person you mean will come and he will clarify everything." Ujar Kay mendekati Tania. 

"I'm sorry we disturbed your fun, this is my little sister, she's a little crazy because she lost her lover, so once again sorry for the inconvenience, soon someone will pick her up and you can continue again..." lanjut Kay sambil menghubungi seseorang.

Wajah Tania menjadi pias ketika orang-orang mulai meninggalkan dia, bahkan dia tau siapa yang dimaksud oleh Kay tadi. Benar saja tak berapa lama datanglah beberapa orang berbadan kekar, mereka adalah orang yang paling ditakuti Tania, karena jelas akan dibawa kemana dirinya. Dia hanya bisa mengumpat kesal karena gagal sudah menjatuhkan pamor pasangan itu, bahkan banyak yang tau siapa orang-orang itu.

1
Kaworu Nagisa
Seru banget nih cerita, aku gk bisa berhenti baca! 💥
Kaworu Nagisa
Thor, jangan bikin pembaca gatal gatel nunggu update ya!
Aki
Duh, ga nyangka ini bagus banget!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!