Ruang posesif...
Velycia amora daneswara adalah seorang mahasiswi cantik di universitas rayaksha yang pindah karena akan menikah dengan seorang mahasiswa bernama kevin Arya alexsa dari universitas ganesha yang terkenal dengan price ice, dia termasuk ketua BEM di universitasnya dan seorang kapten basket. Karena pernikahan mereka disembunyikan banyak dari mahasiswa universitas Ganesha yang menyukai istrinya hal itu membuat kevin frustasi.
episode 31 CSKB
"Vel are you okey? " ucap kevin panik langsung mengecek tubuh sang istri dengan membolak balikkan tubuh velycia sampai yang memiliki tubuh merasa pusing.
"Apaan sih vin, lo ganggu gue nonton aja orang udah lagi sedih sedih nya lagi malah lo gangguin" sontak kevin melongo dia pikir velycia entah kenapa kenapa eh malah nangisin drama.
Dan kevin pun langsung melihat tv tersebut dan dirinya melihat adegan dimana peran utama pria meninggalkan pemeran utama wanitanya.
Bahu kevin pun merosot kebawah lalu menatap velycia kembali.
"Lo lebih baik cari yang lain jangan nonton yang begituan tidak bagus" komentar kevin.
"Ih apaan sih vin, filmnya enak tau? "
"Tidak ada ganti yang lain bikin gue panik aja."
"Ya udah " velycia pun mengambil remotenya dan mengganti pilihan lain. Kevin yang melihat velycia yang sudah mulai mengotak atik remote TV-nya pun kembali duduk dan kembali fokus ke pekerjaannya.
Baru tinggal kevin dengan pekerjaannya sekitar setengah jam lalu secara tiba tiba velycia menjerit yang membuat kevin kembali terkejut yang membuat macbooknya jatuh.
"Aaaa.. Ayang guee.. " teriak velycia.
"Kim namjoon, kim seokjin min yoongi"velycia memperagakan gerakan para penonton yang ada di dalam tv sambil berjoget ria.
Ya velycia mengganti saluran dan melihat k pop favoritnya yaitu BTS.
"Fire... Aaaa.. Suami gue ganteng banget" ucap velycia dirinya tidak menyadari jika disampingnya ada kevin.
"Vel... " geram kevin dengan nada penuh penekanan
"Eh eh eh" velycia melihat tv melihat kevin, melihat tv dan balik melihat kevin dan tersenyum cengir menunjukkan deretan giginya.
"Kalau mereka suami lo jadi gue ini apa? " kevin merasa geram melihat velycia yang terlalu terpesona dengan orang lain.
"He he he ya lo juga suami gue, suami kontrak satu tahun" ucap velycia.
"Jadi lo anggap ini cuman nikah kontrak"geram kevin, dan velycia pun mengangguk.
" iya bukannya lo sendiri yang bilang "tunjuk velycia.
" oh oke kalo gitu gue revisi kontrak, gue kontrak lo seumur hidup jadi lo milik gue"tegas kevin, velycia langsung melotot tidak terima.
"What gak bisa gitu dong lo kan yang mmmtt..." belum siap velycia berbicara secara tiba-tiba kevin menyambar bibir velycia.
Velycia yang sudah memberontak pun tidak bisa, karena jika velycia memberontak maka kevin akan memperdalam ciuman mereka.
Hingga lama lama velycia pun terbuai oleh lamutan kevin, dan perlahan membalas ciuman kevin, kevin yang melihat itu pun senang, dirinya langsung menarik tekuk velycia untuk memperdalam lamutannya.
Tanpa disadari kevin sudah membuka kancing baju velycia dan terpampang buah dada velycia, Kevin langsung turun dan mencium dada velycia dia bahkan membuka pengait bra milik istrinya.
"Ah.. " lenguh vely saat kevin menghisap dadanya. Lalu kevin naik keatas dan mencium vely dengan sangat rakus.
Hingga beberapa saat velycia yang sudah kehabisan nafas pun langsung memukul dada kevin dengan keras, kevin yang menyadari itu langsung melepaskan pungutannya.
velycia yang menyadari itu pun langsung menghirup oksigen dengan cepat seperti takut akan kehabisan oksigen lalu melihat penampilan sontak vely langsung membenarkannya.
"Lo.. Lo.. Lo.. Aaa shekiya lo mau bunuh gue "
"tidak ada, lonya aja yang tidak mau nafas"
"Lo..? "
"Tuh hukuman buat lo, kalau lo ngaku ngaku lagi mereka suami lo gue bakal hukum lo lebih dari ini"ucap kevin.
" apaan sih, tidak jelas orang cuman akui bukan miliki"
"Ya tetap gue tidak suka vel lo itu cuman milik gue, MILIK GUE?"
"Apasih sih ko mau menghak in, gue punya gue lo punya lo, lagian lo udah ditempelin kuman terus apah tuh tadi katanya cuman suap suapan lalu cium pipi orang."kesal vely
"Oh jadi lo ngambek cuman gara gara ini? "
"Cuman ini lo? bilang eh kutu kupret, kan jadi ganti lagi panggilannya" guman velycia
"Ehm" dehem velycia.
"Lo kalau liat gue digituin bagaimana? "
"Ya marah lah bahkan bakal gue bunuh tu orang"
"Itu juga yang gue rasain" teriak velycia. Kevin mengerutkan keningnya lalu tersenyum smrik.
"Jadi lo cemburu berarti lo udah cinta sama gue" goda kevin.
"Gak cemburu tapi cemburit, jangan kepedean lo gue suka sama lo, dah awas" velycia mengusir kevin.
"Gue mau tidur, tidur diluar lo " ucap velycia meninggalkan kevin. Lalu membanting pintu kamar dengan kuat
Kevin terkekeh melihat tingkah istrinya itu, lalu tiba-tiba terperanjat ingat sesuatu.
Berlari ke lantai atas.
"What? vel, buka vel? " kevin menggedor gedor pintu kamar.
"gak ada, noh lo tidur dikamar tamu? "teriak vely didalam kamar
"Vel, gue ni suami lo dosa lo kalau gini sama suami sendiri"
" bodoamat, emang gue pikirin, masalah dosa belakang yang penting ngambek dulu sama lo, gue mau melampiaskan rasa kesal gue dulu"teriak velycia.
"Gue dobrak ni pintu"
"Gue pacung lo dari sini"
"Ih serem amat" guman kevin.
"Vel jangan galak galak amat nanti gak ada yang mau sama lo"
"Bodoamat yang penting gue udah laku"
"Eh? Bener juga"
"Tapi gue gak bisa tidur kalo ga ada yg bisa dipeluk"
"Sono loh peluk tembok i don't care (aku tidak peduli). "
"Udah lah jangan ngambek ngambek iya iya gue salah gue minta maaf"
Hening tidak ada suara.
"Vel? "
"Dimaafin tapi tetep tidur diluar"
Badan kevin merosot ke bawah dengan langkah gotai dirinya pun turun mau tidak mau dirinya harus tidur dikamar tamu.
Dan bener saja kevin sama sekali tidak bisa tidur, biasanya dirinya bisa memeluk tubuh istri itu dan mencium aromanya velycia tapi sekarang tidak bisa memeluk velycia bahkan yang punya raga pun enggan mendekati dirinya.
Kevin membolak-balikan badan agar supaya bisa tidur, tapi nihil dirinya tetap terjaga dengan rasa frustasi kevin pun beranjak dari tempat tidurnya dan keluar.
❀•°•═════ஓ๑♡๑ஓ═════•°•❀
Dikafe yang dikelola oleh radit.
Saat ini kevin bertemu dengan teman temannya berkumpul disalah satu cafe hits di kota itu.
"Lo kenapa sih vin, sekarang agak susah diajak jalan? " seru radit
"Iya kayak udah punya bini aja"timpal dio
"Emang iya, sekarang lagi ngambek"jawab kevin radit dan dio pun menatap satu sama lain lalu tiba-tiba mereka tertawa terbahak-bahak.
" hahaha"
"Lo ada ada aja vin, nikah sama siapa lo sama kerbo haha"ucap radit
"Gak percaya sudah"
"Emang gak, lo aja kayaknya naksir tuh sama velycia gak mungkinlah"
"Iya gue juga tidak percaya"
"Kalo lo emang ada yang punya biar velycia buat gue aja"ucap radit kevin langsung menatap tajam.
"Idih ngerih"
"Udahlah vin gue juga tahu ko, kalau lo mau dapetin velycia bukan gitu caranya, tapi pakek hati lo yang kaku plus dingin tuh, cari tahu apa yang dia suka bukannya bikin dia ilfeel sama lo, contohnya aja kayak tadi lo cium ulet keket itu"
"Gue gak ada cium dia dia yang nyium gue"
"Alah sama aja itu"
"Intinya cewek itu gak pernah salah, jadi jangan ngaku ngaku ada istri kalo lo gak mau bikin velycia murka sama lo"
"Ya masalah istri gue velycia bangsat" batin kevin.
"Kalo lo gak mau velycia biar gue aja yang sama dia, biar gue langsung jadikan istri gue" kevin langsung melotot ke arah dio sedangkan radit cekikikan saja.
"Udahlah ngomong sama lo bikin gue pusing gue cabut dulu"kevin berdiri dari tempat duduknya sambil mengeluarkan beberapa lembar uang merah lalu melangkah pergi meninggalkan dio dan radit.
"Lah ngambek lagi tuh anak"ucap dio sambil menyeruput minuman yang dipesannya.