Demi sebuah kekayaan dan ketenaran, wanita yang sudah berusia 28 tahun itu dengan tega menjual jiwa-jiwa orang yang tidak berdosa.
Bukan tak berdosa, hanya saja Kinan ingin membalas dendam atas sakit hati nya kepada penduduk kampung yang selalu menghina keluarga nya. Bahkan, ayah Kinan meninggal secara tragis di tangan kepala desa hingga membuat Kinan semakin yakin untuk membalas dendam.
Sangat mulus, ketika Kinan menumbalkan satu nyawa, maka harta kekayaan nya akan semakin bertambah. Namun, seiring berjalan nya waktu sesuatu yang instan itu tidak akan bertahan lama.
Tanpa sengaja, seorang anak pemuka agama dari kota sebelah jatuh cinta pandangan pertama pada Kinan. Di mulai dari perkenalan itu lah yang membuat hidup Kinan perlahan menjadi hancur.
Jangan lupa baca karya aku ya😊😊
Jangan lupa juga Like Vote Rate and Coment terimakasih😊😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ni R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
31.Tumbal Terakhir
Kinan berguling-guling di kamar nya, wanita ini menahan panas dan sakit di kepala nya. Entah apa yang terjadi pada nya, tidak ada yang tahu. Sementara itu, di tengah kampung semua warga sedang melakukan pengajian. Ibu Kinan juga ada di sana, ikut berbaur bersama warga meski pun ada satu dua orang yang menggosipi tentang Kinan.
Acara selesai, Kinan mulai merasa tenang meski wanita ini sudah banyak mengeluarkan muntahan darah. Tidak terketuk hati Kinan, wanita ini semakin memiliki dendam pada warga kampung.
"Kurang ajar, mereka mau bermain-main dengan ku!" ucap Kinan dengan sorot mata mengerikan.
Kinan buru-buru membersihkan darah yang berhamburan di lantai kamar nya karena sebentar lagi ibu nya pasti pulang. Benar saja, tak berapa lama Maryam pulang dan langsung menemui Kinan.
"Si Hana udah mulai pulih, tapi dia masih suka ketakutan." ujar Maryam memberitahu Kinan.
"Kenapa dia tidak mati saja!" tanpa sadar Kinan mengatakan hal yang membuat hati ibu nya mengganjal.
"Tidak baik bicara seperti itu Kinan, dia masih sepupu mu." tegur Maryam.
"Apa mereka pernah menganggap kuta saudara bu?" tanya Kinan marah, "Apa ibu lupa bagaimana mereka dulu menginjak-injak keluarga kita?"
Maryam terdiam, pahit masa lalu ternyata masih membekas di hati Kinan. Sebagai seorang ibu tentu saja Maryam mengerti dengan perasaan anak nya.
"Di mana Arka bu?" tanya Kinan yang tidak melihat adik nya.
"Pergi sama teman-teman nya." jawab Maryam.
"Katakan pada Arka, jangan sampai dia berteman dengan orang kampung. Aku tidak rela!" ujar Kinan lalu wanita itu bergegas masuk ke dalam kamar nya.
Entah apa yang di lakukan Kinan, wanita ini memutuskan untuk pergi ke rumah mbah Joyo karena menurut nya hanya di sana dia bisa mendapatkan ketenangan.
"Mau kemana lagi Kinan, ini sudah hampir malam?" tanya Maryam.
"Kinan mau pergi menginap di hotel bu. Pikiran Kinan sedang kacau sekarang." jawab wanita itu.
Maryam juga tidak bisa melarang anak nya, jangankan berucap untuk melarang, melihat sorot mata Kinan saja Maryam sudah sangat ketakutan.
"Apa, ini tidak bisa di biarkan!" mata mbah Joyo melotot tidak terima dengan aduan Kinan.
"Apa yang harus kita lakukan mbah?" tanya Kinan yang tidak bisa berpikir.
"Ada satu yang bisa membuat ilmu bisa tinggi tidak terkalahkan Kinan." ujar mbah Joyo membuat Kinan penasaran.
"Apa itu mbah?"
"Kau harus menumbalkan jalan lahir mu sendiri." kata mbah Joyo membuat Kinan bingung.
"Maksudnya jalan lahir bagaimana mbah?" tanya Kinan tidak mengerti.
"Ibu mu, kau harus menumbalkan ibu mu. Dengan begitu kau akan memiliki ilmu yang sempurna." jawab mbah Joyo membuat Kinan terkejut.
"Bagaimana bisa aku menumbalkan ibu ku sendiri mbah?" tanya Kinan, yang tidak setuju dengan permintaan mbah Joyo.
"Kau tidak bisa menolak Kinan, cepat atau lambat pada dasar nya kau juga harus menumbalkan ibu mu. Jika kau sudah menjual jiwa ibu mu, yakin lah jika itu adalah tumbal terakhir yang harus kau persembahkan."
"Kenapa tidak orang lain saja mbah?" tanya Kinan mencoba bernego.
"Setelah kau menjual jiwa ibu mu, kau tidak akan menumbalkan siapa pun lagi. Kekayaan dan ilmu mu semakin bertambah, ketenangan dalam hidup mu akan ada selama nya. Setelah kau memiliki ilmu, kau bebas menyantet siapa pun yang kau mau."
Kinan terdiam, bagaimana bisa dia menumbalkan ibu nya sendiri. Tapi, yang nama nya jiwa dan hati sudah di kuasai oleh setan, Kinan langsung mengiyakan permintaan mbah Joyo.
..aku sukaaa 🥰