NovelToon NovelToon
Kami Yang Kau Buang

Kami Yang Kau Buang

Status: tamat
Genre:Anak Yatim Piatu / Single Mom / Wanita Karir / Nikahmuda / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 5
Nama Author: Ummu Umar

Maya memiliki 3 orang anak saat dirinya diusir oleh suaminya karena pengaruh dari keluarganya, dia berjuang untuk membesarkan ketiga anaknya yang masih kecil hingga tumbuh menjadi anak-anak yang hebat dan berprestasi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Umar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertengkaran keluarga

Setelah tahu apa yang terjadi, keluarga Rasya datang kerumah sakit untuk membuat perhitungan dengan keluarga Maya karena berani mengusik keluarganya.

"Apa yang kalian lakukan pada perusahaan Erlangga??". Teriak Rania dengan penuh emosi. Dia tidak perduli jika ini rumah sakit.

Semua orang mengalihkan pandangannya pada asal teriakan itu, Maya dan anak-anak nya memandang dengan jengkel begitu pun dengan Marsya beserta anak-anak nya.

" Astaga orang menyebalkan dan jahat datang lagi, menyebalkan sekali". Laura memandang kesal sang nenek dan tante yang berteriak tidak jelas itu

"Nenek lampir datang lagi". Kesal Sonya mengepalkan tangannya.

"He kalian semua apa yang kalian lakukan pada perusahaan Erlangga Ha??". Hardik ibu Rasya dengan penuh amarah.

Mereka semua memutar matanya malas menanggapi pertanyaan tidak bermutu dari orang ini. Mereka tidak menghiraukan sama sekali apa yang dikatakan oleh ibunda Rasya itu.

Melihat mereka semua tidak menghiraukannya, dirinya meradang, dia tidak terima di cuekin seperti ini.

"Dasar Kurang ajar". Umpatnya dengan kasar mendorong Maya tapi dengan sigap Sonya menangkap tangan Sang ibu agar tidak terjatuh.

Mata Sonya berkilat murka melihat apa yang terjadi pada sang ibu, dia memandang tajam dengan penuh kemarahan pada wanita paruh baya yang berani mendorong ibunya

Bu Rana yang melihat tatapan anak Maya itu menelan ludahnya kasar, dia takut tapi berusaha untuk menutupinya dengan wajahnya. Sama halnya dengan yang dirasakan Rania

Sonya maju ke hadapan sang nenek yang paling dia benci, dia sangat ingat bagaimana nenek tua bangka ini memperlakukan nya sejak kecil. Penyiksaan yang mereka lakukan kini tengah menari-nari di benaknya.

Sonya mendorong keras ibu Rana sehingga tersungkur dan terbentur tembok sedangkan Rania segera bergegas menolong sang ibu.

"Dasar anak kurang ajar tidak tahu diri". Emosi Rania meluap kemudian menghampiri Sonya ingin memukulnya Tapi tangannya kalah cepat dengan tangan Maya dan langsung diberi hadiah olehnya.

Plak.. Suara tamparan keras terdengar nyaring diruangan luas ini.

Rania jatuh tersungkur setelah mendapat tamparan keras dari Maya karena berusaha mencelakai anaknya.

"Jangan pernah menyentuh putriku dengan tangan kotormu". Maya menatap dingin dengan emosi kepada Rania.

"Dasar sialan ". Umpat Rania dengan kasar.

"Akan ku tunjukkan bagaimana perusahaan yang kalian banggakan itu bisa pailit, aku akan pastikan kalian membayar semua penderitaan yang saya dan anak-anak alami, dan ku pastikan kesombongan yang kalian banggakan itu lenyap dengan penuh penderitaan". Maya melipat kedua tangannya dan menatap mereka tajam.

kedua orang itu terkejut dengan perubahan besar yang terjadi pada diri mantan istri dari Rasya itu. Apalagi kini Maya memliki perusahaan yang setara dengan mereka.

"Biar kuberi tahu pada kalian, Dulu kalian bisa memperlakukan ku dan anakku sesuka hati, tapi sekarang waktunya kalian menerima apa yang kalian tanam dan berikan pada kami, akan ku buat kalian semua membayar mahal apa yang telah kalian lakukan padaku dan anak-anak ku".

"Dasar perempuan jalang, mati kamu". Umpat Ibu Rana dan Rania menghampiri Maya dengan wajah beringas.

Sonya yang berada disamping sang bunda segera bertindak, dia penuh emosi mendorong ibu Rana ditembok sehingga kembali wanita paruh baya itu terbentur. Dengan penuh emosi, Sonya memukul lukisan yang berada disamping ibu Rana sehingga lukisan itu jatuh berhamburan kelantai

"Jangan pernah berani menyentuh bundaku, jika nasibmu tak mau seperti figura lukisan itu yang hancur berantakan". Sonya menatap ibu Rana dengan tatapan membunuh sedangkan Rania menelan bulat ludahnya melihat apa yang dilakukan oleh Sonya.

"Sudahlah bu, kak Rania, kalian berdua pulang saja, berhentilah mencari gara-gara dengan orang lain, jangan salahkan jika Maya dan anak-anak nya berbuat seperti itu, toh itu buah dari perbuatan kalian dimasa lalu". Akhirnya Marsya membuka suaranya karena sejak tadi diam melihat segala yang terjadi didepan matanya.

Dia memberikan waktu keluarga Maya membalas apa yang mereka lakukan kepadanya dahulu setelah mendengar sendiri bagaimana keluarga Rasya itu memperlakukan mereka.

"Mommy benar, tante sama nenek itu hobby sekali cari gara-gara dan selalu memperlakukan orang seenaknya, giliran dibalas malah tidak terima bukankah itu orang yang aneh". Laura menggelengkan kepala nya tanda tidak mengerti jalan pikiran nenek dan tantenya itu.

"Diam anak kurang ajar, kau dan ibumu sama saja, sudah tidak berguna". Hardik Rania dengan kesal kepada Laura.

Laura yang mendengar perkataan sang tante akhirnya meradang, " Jangan pernah menghina mommy ku, harusnya tante dan nenek itu yang sadar diri, siapa sebenarnya yang tidak berguna selama ini, tante hanya tahu meminta seperti pengemis dan menikmati hasil kerja kerasnya mommy ku,terus itu dikatakan apa jika tidak berguna dan tidak tahu diri". Ucap Laura dengan emosi.

Mata Rania dan bu Rana membola mendengar perkataan cucunya itu, bisa-bisanya dia menghina mereka seperti itu.

"Siapa yang mengajarimu kurang ajar pada orang tua, ha". Hardik Rania dengan kasar.

"Tidak ada yang salah dengan ucapan anakku Rania, bukankah itu kenyataan nya selama ini, kau dan keluargamu hanya tahu berfoya-foya tanpa tahu betapa aku dan Rasya dengan gigih menjalan kan perusahaan, tapi kalian enak sekali hanya duduk manis menikmati tanpa mau berusaha, betul yang Laura katakan, kalau bukan benalu yah manusia tidak tahu diri". Ucap Marsya mengindikkan bahunya acuh karena Tidak peduli.

Marsya mengelus kepala sang anak dan tersenyum Haru karena anaknya bisa membelanya sekarang. Sedangkan Sonya menghempaskan bu Rana dengan kasar, untung saja ditangkap baik oleh Rania.

"Pergilah sebelum aku menghancurkan wajah cantik penuh perawatan kalian itu". Ucap Sonya dengan dingin.

Rania bergegas membawa sang ibu pergi dari sana karena dia akan mendapatkan masalah yang lebih besar jika berani melawan keduanya, Apalagi Maya adalah orang yang akan bekerjasama dengan perusahaanya, dia tak mau kehilangan kesempatan emas mendapatkan keuntungan perusahaan.

"Dasar orang gila". Gerutu Sonya dengan kesal membawa sang bunda duduk di kursi tunggu.

"Bawalah anakmu pulang ini sudah malam, aku yakin operasinya akan lama baru selesai". Ucap Maya tanpa mengalihkan pandangannya.

"Kamu yakin, tidak apa-apa?? Tanya Marsya dengan khawatir.

"Tidak apa-apa, tenang saja, ada anak-anak yang bisa menjagaku, semua anak ku bisa bela diri jadi aku akan aman".

"Baiklah jika seperti itu, aku akan pulang, aku tidak akan mengusik perusahaan kalian lagi". Ucapnya menunduk.

"Tidak masalah tapi permasalahan ku dengan keluarga Erlangga akan tetap berlangsung, kamu lebih baik menempatkan suamimu ke kantor mu saja".

"Baiklah aku tidak akan ikut campur, jika terjadi permasalahan di perusahaan Erlangga aku akan membawa Rasya ke perusahaan ku, biar keluarganya tahu jika kita tak main-main dengan perkataan kita tadi".

"Terserah padamu, aku tidak mau menyerang mu juga, jika kau berusaha membantu perusahaan Erlangga, kamu tahu sendiri bagaimana mertuamu dan kakak ipar mu itu".

"Kamu benar, aku sangat geram melihat tingkah mereka yang sangat sok berkuasa dan sok paling baik dan paling bisa padahal, mereka hanya menumpang hidup dari perusahaan Rasya dan perusahaan ku".

"Ya terserah kalian saja mau berbuat seperti apa yang jelas jika ada yang mengusik keluargaku maka aku tak akan tinggal diam sekalipun itu adalah Rasya ayah kandung anak-anak ku".

1
Randa kencana
ceritanya sangat menarik
Zizie Malek
ceritamu memeningkan kepala aku Thor 😊😊😊. terlalu berantakan. moga kedepannya lebih hati-hati & moga success selalu ya.
💟노르 아스마💟
ini baru bener👏👏👏
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru menamatkan cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
Yuliati Soemarlina
kenapa maya sbg ibunya blm mengobati ke 3 anaknya yg sakit jiwanya..dia punya rs internasional..jd malas juga lama" bc nya..emosi aja yg didahulukan ...
Yuliati Soemarlina
terlalu banyak pemeran..jadi berbelit..
Yuliati Soemarlina
teliti dlm menuls thor..masa sasya melakukan operasi..sedangjan rasya baru dibopong sama mahendra mau di bawa ke rs..
Yuliati Soemarlina
sasya seorang dr n anak jenius..kedua adikmu yg sakut jiwanya..n kamu juga sama mengalami trauma..kalian secepatnya terapi ke psikiateur..uang aja menggunung...thor..thor ..kok jd begini alur ceritanya...
Yuliati Soemarlina
kok maya tdk mengobati trauma anak" nya ke psikiater?..mereka sekarang org kaya..
Yuliati Soemarlina
kel erlangga kaya tapi tdk punya harga diri n mattabat..bisanya ngemis..mau uang dg instan tanpa mau bekerja..
Yuliati Soemarlina
ialah rasya ..ingat perlakuanmu pd anak" n mantan istrimu maya..diusir tengah mlm saat hujan tanpa kamu kasih uang..kamu suami n ayah yg kejam n tdk bertg jwb...
Yuliati Soemarlina
rasain tuh orang" sombong..jgn merehkan perempuan...maya n marsha udah bergerak kerasa kan ?
Yuliati Soemarlina
ibu n anak sama" durhaka
Yuliati Soemarlina
nah bagus marsya..mertua begitu harus diberi pelajaran...
Yuliati Soemarlina
masa thor usia 17 thn sdh kuliah S2 ?..umur brp tamat sma nya...
Sayekti 0519
akhirnya selesai jg terimakasih telah menghadirkan cerita apik dan indah.bravo...authoor.
Sayekti 0519
pamannya Rara kok g muncul ya,apa terlewatkan??
Nurjannah Haris
Cerita yang sangat bagus
Tamirah
Moga-moga Ini hanya ada didunia halu, kalau ada di dunia nyata betapa mengenaskan punya mertua dan kakak ipar yg serakah dan berhati iblis.
Nurain Bajuka
ceritanya memprihatinkan klo krakter bu maya aku tak suka lembek mau saja ingat anak ayahnya preet
Nurain Bajuka
betul jgn lembek bunda maya tegas dong
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!