NovelToon NovelToon
[TLS#2] Crazy Dare

[TLS#2] Crazy Dare

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi
Popularitas:296.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nurul Zakinah

Jika ada yang harus disalahkan, maka permainan Truth Or Dare-lah yang harus disalahkan.

Karena semua berawal dari sana.
Permainan yang telah dicap sialan oleh cowok gondrong anggota inti The Lion. Sebuah permainan tidak masuk akal dari teman-temannya yang mau tidak mau harus ia selesaikan dikarenakan kebodohannya memilih 'Dare'.

Alhasil, cewek ketua ekskul modern dance yang mendapat julukan Queen Shadow SMA Garuda itu pun menjadi sasaran empuk permainannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurul Zakinah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAGIAN # 31

Merasa kondisinya sudah mulai membaik, Krystal memutuskan untuk kembali ke apartemennya. Selain bosan, ia sangat tidak menyukai rumah sakit hingga sebisa mungkin ia tidak berada di sana.

Cewek itu berjalan menapaki koridor menuju pintu keluar namun, saat matanya menangkap siluet seseorang yang dikenalnya, Krystal langsung bersembunyi di balik tembok. Setelah orang itu berlalu, baru lah Krystal kembali melanjutkan langkahnya.

Tadi itu Adnan. Sosok yang juga sangat mengecewakan Krystal. Ia kira Adnan adalah cowok hangat dengan segala sikap lembutnya. Namun, semuanya sama saja. Tukang bohong.

Jika kalian tanya Krystal penasaran atau tidak kenapa Adnan ada di sini, maka jawabannya adalah TIDAK SAMA SEKALI.

Di penghujung hidupnya yang entah akan bertahan dua atau tiga bulan lagi, Krystal sudah tidak mau mencampuri urusan orang lain ataupun mau tahu urusan orang lain.

Jangankan orang lain, Dita dan Papanya yang merupakan keluarganya pun Krystal sudah tidak peduli.

Di sekolah, ia kerap berpapasan dengan Dita akhir-akhir ini. Cewek itu pun sangat sering menyapanya atau paling tidak tersenyum padanya namun Krystal bahkan enggan untuk sekedar melirik.

Mati rasa mungkin adalah kata yang paling tepat untuk Krystal. Bukan tanpa alasan, cewek itu benar-benar sudah kehilangan rasa respect-nya pada siapa pun.

Melihat orang yang menangis dulu ia iba, sekarang? Bukan iba, Krystal malah mengejek dalam hati dengan mengatakan orang lemah seperti itu sebaiknya mati saja. Tidak berguna karena hanya mengandalkan air mata.

Peliknya hidup dan merasakan pengkhianatan yang menikamnya berkali-kali benar-benar sudah merubah sosok Krystal Raquelnesya.

Keluar dari rumah sakit, Krystal berjalan di tepi jalan. Menikmati angin sepoi-sepoi yang menampar halus pipinya juga memanjakan matanya dengan siluet jingga di langit sana.

Cewek itu berencana berjalan hingga mencapai halte yang berjarak lumayan jauh.

Ketika melewati sebuah minimarket, Krystal melihat Bunda Hana yang baru saja turun dari mobil putih dan disusul Bagus yang keluar dari balik kemudi.

Bunda Hana yang lebih dulu menyadari keberadaan Krystal langsung saja menyeberang jalan dan menghampiri Krystal. Bagus hanya mengamati dengan bersandar di badan mobil.

"Krystal sayang, kamu kemana aja, sih? Kok, telfon Bunda gak pernah diangkat? Chat juga gak dibalas."

Sungguh, Krystal sedang tidak ingin bertemu Ibunda seorang Bagus Baskara itu. Dalam keadaan kurang baik dan mood tidak stabil ini, Krystal benar-benat takut melukai hati Bunda Hana.

"Maaf, Bun."

Hanya itu yang mulut Krystal keluarkan. Dengan datar, dan tanpa perasaan bersalah. Perasaannya kosong, sama dengan kata 'maaf' itu juga. Semua omong kosong belaka.

"Kok minta maaf? Bunda maklum, kok. Kamu, kan, udah kelas akhir." Bunda Hana mengelus pundaknya dengan refleks dan selanjutnya adalah Bunda Hana yang terkejut ketika Krystal langsung menjauh.

Bagus ikut terkesiap hingga cowok itu menegakkan badannya yang bersandar.

"Kenapa sayang?" tanya Bunda Hana, heran. Tidak biasanya Krystal bersikap seperti ini dan menghindari sentuhannya.

Krystal hanya diam, wajahnya yang tanpa ekspresi tidak berubah sejak tadi.

Bunda Hana kembali ingin menyentuh Krystal, hendak meraih tanga Krystal namun cewek itu menepisnya dengan kasar. Lagi-lagi wanita itu dibuat terkejut.

"Kamu kenapa, sih, Tal?"

Krystal memilih pergi, takut jika saja kehilangan kendali. Demi Tuhan, Krystal sudah tidak ingin berurusan dengan semua orang yang memiliki nama belakang BASKARA.

Ataupun orang-orang yang memiliki hubungan dengan pemilik marga itu.

Bunda Hana mengekori Krystal dan kembali ingin meraih tangan cewek itu. Krystal langsung menepisnya lebih kasar dari tadi hingga nyaris membuat Bunda Hana terhuyung jika saja Bagus tidak cepat menahannya.

Bagus menatap cewek itu dengan tajam. "Masalah lo sama gue, bukan sama nyokap gue." Terlihat sekali bahwa Bagus sangat marah. Perlu diingatkan bahwa cowok itu sangat menyayangi Bundanya lebih dari apapun di dunia ini.

"Gus, Krystal gak salah, kok. Jangan marah." Bagus menghembuskan napas kasar.

"Krystal, kamu ada masalah, Nak? Mau cerit—"

"Mulai saat ini, saya harap Tante gak ganggu hidup saya lagi. Puluhan panggilan dan spam chat itu ngebuat saya merasa terganggu." Anak dan ibu itu tentu sangat terkejut. "Saya bukan lagi Krystal yang kalian kenal. Krystal yang dulu udah mati semenjak mamanya pergi."

"Permisi."

Bunda Hana terpaku di kakinya dan tentu saja tidak bisa berkata-kata untuk beberapa saat. Wanita itu benar-benar dibuat speechles akan rentetan kata-kata Krystal yang melukai hatinya. Padahal, Krystal sudah ia anggap seperti anaknya sendiri.

"Gus, kejar Krystal. Entar dia kenapa-napa," titahnya ketika kesadaran sudah kembali padanya.

"Tapi, Bun-"

"BAGUS!"

Bagus segera menyusul Krystal saat Bundanya meneriaki namanya. Wanita yang melahirkannya ke dunia itu pasti benar-benar khawatir.

Bagus meraih pergelangan Krystal yang mana langsung dihempas begitu saja.

"Lo budek?" tanya Krystal dengan sarkasme. Bagus menggeleng. "Balik bareng gue, ya? Kalau emang masalah lo gak bisa lo tanggung sendiri, lo bisa cerita sama Bunda."

Bagus ini gampang sekali berbicara, padahal sumber masalahnya adalah cowok itu sendiri.

"Ingat ucapan gue tadi baik-baik."

"Satu kata pun gue gak lupa, Tal. Gue cuma mau lo bicara baik-baik sama Bunda," bujuk cowok itu. "Oke, lo boleh marah sama gue atau apapun itu, asal jangan nyerembet ke Bunda. Kasian, Tal. Bunda sayang banget sama lo."

Krystal tahu itu. Tapi sayangnya ia tidak mau peduli. Ia segera berbalik namun saat Bagus hendak merangkul Krystal refleks mendorong cowok itu masuk ke tengah jalan hingga Bagus nyaris tertabrak motor yang baru saja lewat.

####

Kepala Krystal sakit bak ditusuk oleh benda tajam. Cewek itu bertumpuh satu tangan di wetafel toilet dengan satu tangan lagi memegang kelapanya.

Rasa sakit ini kian hari kian parah. Yang awalnya hanya berlangsung beberapa menit, kini bisa berlangsung berhari-hari. Belum lagi darah yang tidak pernah absen keluar dari kedua lubang hidungnya hingga tisu adalah benda wajib yang harus ada bersama Krystal.

Cewek dengan rambut terurai itu juga kian hari kian melemah. Berolahraga lima menit saja rasanya tubuhnya sudah akan terpisah-pisah.

Kejang-kejangnya pun terjadi lebih sering hingga Dokter Siska menyewakan satu perawat wanita untuk menjaga Krystal di apartemen cewek itu.

Krystal mengelap darah yang baru saja mengalir dari lubang hidungnya menggunakan tisu lalu memasukkannya ke dalam tas miliknya yang menggantung di sampiran toilet.

Tuhan, jika memang umurnya sudah tidak lama lagi, Krystal ingin hal itu dipercepat saja. Ia lebih baik mati daripada menghadapi hal yang menyiksa seperti ini.

"Badan sialan. Lemah, gak guna! Emang udah pantes mati aja."

Gerutuan itu untuk dirinya sendiri. Ia memang sudah tidak seberguna itu. Yang ia lakukan hanyalah menyusahkan orang. Naila, Dokter Siska dan perawatnya pasti muak disusahkan olehnya.

"Di dalem siapa, sih, lama amat. Dikirain toilet punya bapaknya apa?!" suara kesal dari luar masuk ke rungu Krystal. Segera cewek itu berbenah dengan merapikan seragam dan rambutnya kemudian keluar dari toilet setelah memastikan tidak ada jejak darah atau pun tisu yang tertinggal di dalam.

"Kenapa gak ngomong lagi? Maki gue sekarang kalo kalian kesel," ujar Krystal pada dua cewek yang berdiri di depan pintu.

Kedua cewek itu menunduk takut-takut setelah tahu bahwa Krystal yang ada di dalam.

"Pengecut." Krystal berlalu begitu saja, membuat dua cewek itu mencebikkan bibir kesal.

"Kondisi kamu benar-benar buruk, Tal. Kamu gak bisa banyak capek lagi." suara Dokter Siska membuyarkan ingatan Krystal tentang hal yang tadi terjadi di sekolah.

Cewek itu menghela napas pendek. "Bukan cuma hidup, ternyata proses menuju kematian saya aja dipersulit."

Dokter Siska mengibaskan tangannya. "Jangan ngomong gitu. Kamu masih punya wak-"

"Saya bahkan gak berharap punya waktu lagi, Dok."

Helaan napas berat Dokter Siska lolos. "Jangan bilang kamu gak minum obat yang saya kasih lagi?"

Krystal dengan entengnya mengangguk, seolah itu bukanlah hal yang harus dikhawatirkan.

"Tal, kamu bener-bener udah seputus asa itu?"

Lagi-lagi mengangguk. " Saya udah kangen mama saya, Dok."

.

.

.

Jangan lupa vote, komen dan like!

Dah itu aja, mata udah susah kebuka nih😴

1
Teguh wira admaja
thor... ini cerita selanjutnya atau cerita awal yah
bukan kah di seniornya
alka sm meira dah nikah
Risa Aprilia
sad ending
Risa Aprilia
pohon togenya semaput duluan mah klo yg digantung cowok ganteng,😅
Kokom Mala
aq sih emang lebih setuju bagus sma dita,soal nya dari awal di senior emang udh klik nya sma dita,,knpa ada kristal,kurang dpt fil nya
Yenni Efita
😭😭😭😭
dhara chantika
pindah kemana thor? aq ingin ngikut
Yenni Efita
ksh mukjizat thorr buat Kristal, terlalu bnyk kepedihan airmata dlm unurny yg msh belia.... beri ksh syg n kebhgiaan sm org yg syg m dia dg tulus
Sisti Yanti
Galau..
Sisti Yanti
Karna aku suka yg menantang aku pilih bagus... Hahaha
octa
MO NANGIS TAPI ADA MAK GW😭
rhmbrt_s
mata gue sampe hmpir bengkak thor
🌹CleoPaTrA🌹
lanjuut
Ana Ana Bae
season 2 dong thor....krystal lahir kembali dengan karakter baru dong thor...pliss....
Partiah Yake
nangis aku....., sewajarnya ya begitu ya masa sdh tau sakit tuva tuba sembuh kan agak lucu ya thor
embun pagi
seru layaknya Thor,,,tapi lupa sama nama2 tokonya,,,🙈🙈
Khanza💟💟
Nangis tengah malam ini mah
Nyesek sumpah😭😭
رح يسف
sad bnget sih kamu gus😭😭😭
Nur Sifa
😭😭😭😭
LyLa_LyLa
thor gue nangis terharu banget 🥺😭😭😭😭
key
😭😭😭😭😭
aq banjir thorrrr... ikutan nyeri kaya bagus..
😭😭😭😭😭

sekarang tinggal kisahnya aluna ama devan ya... ya.. ya.. ya..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!