Sepulang nya Alvira dari mengantar kan putri nya ke sekolah, Alvira berniat singgah di rumah mertua nya.
Tapi alangkah terkejut nya Alvira saat dia mengetahui bahwa di rumah mertua nya sedang ada acara pernikahan kedua suami nya.
Sang suami yang kata nya pergi ke kantor, kini sedang melaksanakan akad nikah atas nama wanita lain.
Alvira bertekad untuk membalas semua perbuatan mereka, suami nya, mertua nya dan juga adik ipar nya yang mendukung suami nya.
Ikuti kisah nya di sini.
Jangan lupa like, komen dan follow ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
22
Bayu memanfaat kan kesempatan itu dengan baik untuk dekat dengan anak - anak nya, dengan begitu Vira tidak bisa mengusir nya jika anak - anak bersama nya. Bayu tersenyum puas, karena dia sudah menemukan cara untuk tetap di sisi Vira dan mengambil keuntungan dari semua itu.
"Ayo sayang, bobok nya biar di temani Papa!" Bayu menggendong Queen dan membawa nya ke dalam kamar.
Sementara Dimas lebih mandiri dari adik kembar nya, dia segera pergi ke kamar nya untuk tidur. Sebelum naik ke tempat tidur, Dimas mencuci kaki nya dan tidak lupa mengganti pakaian nya dengan pakaian tidur.
'Aku harus dekat dengan anak - anak, dengan begitu Vira tidak bisa mengusir ku dari rumah ini. Aku harus memanfaat kan anak- anak agar bisa mendapat kan harta nya Vira' Batin Bayu sambil tersenyum puas.
"Pa, Papa bacain dongeng tentang si Kancil ya!" Pinta Queen pada Bayu.
"Iya sayang, Papa akan membaca kan dongeng untuk Princes Papa!" Bayu menaik kan putri kecilnya di atas tempat tidur.
Bayu lalu mulai membuka buku dongeng tentang si kancil, lalu dia mulai membaca kan dongeng untuk putri kecil nya tersebut. Tidak lama kemudian, nafas Queen sudah terdengar teratur. Itu arti nya bahwa Queen sudah tidur dengna nyenyak.
Bayu segera menutup buku nya lalu dia membetul kan letak selimut Queen, Bayu mencium kening putri nya sebelum meninggal kan kamar dengna nuansa merah muda tersebut.
"Tetap lah seperti ini nak, tetap lah dekat dengan Papa. Dengan begitu Mama mu tidak nisa mengusir Papa dari rumah ini. Papa tidak siap untuk kembali hidup miskin seperti dulu!" Guman Bayu sambil mencium kening putri kecil nya.
Setelah itu Bayu langsung pergi keluar dari kamar putri nya, dia mencari Vira. Bayu harus bisa membujuk Vira agar bisa mendapat kan kembali semua kemewahan yang selama ini di nikmati.
Sementara itu Vira saat ini sedang berada di balkon kamar nya, dia sedang menikmati udara malam sambil memandang langit yang gelap. Langit yang gelap seperti hati nya yang juga gelap, karena perbuatan suami nya.
Vira ingin sekali mengusir Bayu ketika laki - laki itu masuk ke dalam rumah nya tadi, tapi dia tidak ingin kedua anak nya melihat pertengkaran kedua orang tua nya. Vira tidak ingin mengganggu mental anak - anak nya dengan melihat pertengkaran orang tua nya.
Vira sudah sangat muak melihat Bayu, rasa nya ingin sekali dia mencakar wajah Bayu dengan kuku - kuku tajam nya. Tapi mengingat kedua anak nya, mendadak dia mengurung kan niat nya dan memilih meredam semua nya di dalam dada.
"Di mana Vira?" Bayu melihat Vira tidak berada di dalam kamar nya.
Bayu segera menyusul Vira di balkon kamar mereka, karena Bayu tahu setiap kali masalah Vira biasanya menenangkan diri dengan menatap langit dari balkon kamar nya. Benar saja, Bayu melihat Vira sedang ada di balkon kamar nya.
"Vira!" Panggil Bayu dengan lirih.
Vira hanya diam, dan dia tidak menjawab panggilan dari Bayu sama sekali. Bahkan Vira juga tidak menoleh pada Bayu sama sekali.
Bayu berjalan mendekati Vira, dia melingkar kan tangan nya di pinggang Vira dan memeluk nya dari belakang. Tapi dengan cepat Vira melepas kan diri dan mendorong Bayu hingga dia terjengkang ke belakang.
"Jangan sentuh aku dengan tangan kotor mu itu!" Bentak Vira dengan kasar.
Bayu terkejut dengna reaksi Vira, Vira yang biasa nua lemah lembut kini berubah bak singa betina yang siap menerkam diri nya.
"Vira, kenapa kau berubah seperti ini?" Tanya Bayu pura - pura bodoh di hadapan Vira.
"Pergi kau dari rumah ku, aku tidak sudi dekat - dekat dengan laki - pengkhianat seperti mu!" Vira mengusir Bayu dari rumah nya.
"Vir, aku tahu aku salah. Maaf kan aku, aku khilaf Vir!" Bayu kembali meraih tangan Vira.
Tapi Vira dengan cepat menepis tangan Bayu, membayangkan Bayu yabg berbagi keringat dengan Miranda seketika membuat Vira merasa jijik pada laki - laki yang masih bergelar suami tersebut.
"Pergi lah mas, aku tidak mau kalau nanti Miranda menganggap bahwa aku mengganggu waktu kalian. Pergi lah dari rumah ku!" Kembali Vira mengusir Bayu.
"Vira, kalau aku pergi dari rumah ini, bagai mana dengan anak- anak? Mereka pasti bertanya kenapa Papa dan Mama tidak tinggal bersama!" Bayu memberikan alasan pada Vira agar dia bisa terus tinggal di rumah ini.
"Suatu saat mereka pasti akan mengerti apa yang terjadi, jadi sekarang pergi lah dari rumah ini!" Vira berkata dengan tegas.
"Papa, Mama, kenapa Papa dan Mama bertengkar?" Tiba - tiba tanpa di duga Queen muncul dan melihat perdebatan kedua orang tua nya.
Vira terkejut melihat putri nya kini ada di sini, Vira menyangka Queen sudah tidur. Tapi ternyata Queen malah ada di sini, di belakang mereka.
"Sayang, kenapa kamu belum tidur nak?" Tanya Vira pada anak nya.
"Queen haus Ma, Queen mau minum tapi tidak ada air minum di kamar Queen. Jadi Queen mau minta tolong sama Mama buat ambilin minum!" Queen berkata pada Vira.
"Maaf kan Mama nak, Mama lupa tadi bawa air minum ke kamar Queen. Ayo sekarang kita ambil dulu air minum nya!" Vira meraih tangan putri nya dan membimbing nya turun ke bawah.
Queen punya kebiasaan minum air putih saat dia terbangun, dan biasa nya Vira selalu menyiapkan air minum di dalam kamar nya Queen. Tapi karena tadi Queen minta di baca kan dongeng dengan sang Papa, jadi Vira malas masuk ke dalam kamar nya Queen walaupun cuma untuk membawa air minum saja.
Vira tidak ingin bertemu dengan Bayu, jadi dia sengaja tidak masuk ke dalam kamar putri nya ketika Bayu sedang ada di dalam.
"Ma, malam ini Queen mau bobok bareng sama Papa, boleh ya?" Pinta Queen pada Mama nya.
Seketika Vira terdiam dengan permintaan putri nya, entah kenapa Queen seperti nya tidak ingin jika Papa nya pergi. Memang selama ini di antara kedua anak nya, Queen lah yang paling dekat dengan Bayu. Tidak seperti Dimas, Dimas lebih dekat pada Vira dari pada dengan Bayu.
"Ma, Papa baru pulang kerja dan udah beberapa hari dia tidak pulang. Jadi malam ini Queen mau bobok sama Papa!" Kembali Queen mengutarakan keinginan nya.
Vira menjadi Dilema, dia tidak ingin Bayu kembali ke rumah ini. Tapi dia juga tidak bisa menolak keinginan putri nya, Vira melihat di mata Queen bahwa dia sangat ingin tidur di temani Bayu malam ini. Vira jdi tidak tega memisahkan putri nya dengan ayah nya.
"Iya nak!" Dengan berat hati Vira akhir nya membiarkan Bayu tetap tinggal di rumah nya malam ini. Untuk selanjutnya mungkin Vira harus mencari alasan agar Bayu bisa pergi dari rumah ini tanpa melukai hati anak - anak nya.
yg di maksut vira itu... bukan mngembalikan posisimu jdi ceo... tpi mngembaliknmu ke stelan awal... di mna saat km msih jdi karyawan biasa🤣🤣
ya bgitu saja vira biar km bisa terus di manfaat kan bayu.
tak Kira teges ternyata ah sudah lah.
lagian.... jdi org g brsyukur... dpt istri baik... cantik... kaya.... derajatmu di angkat.... eeee pke belagu nmbah istri...😅😅😅