NovelToon NovelToon
CINTA BEDA KASTA

CINTA BEDA KASTA

Status: tamat
Genre:Tamat / Nikahmuda / CEO / Hamil di luar nikah / Ibu Pengganti
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.8
Nama Author: Five Vee

Andrea Cecilia, gadis yatim piatu berusia 22 tahun, baru saja lulus pendidikan Diploma Tiga, jurusan Tata Boga. Ia ikut dengan sang bibi bekerja di rumah keluarga Dinata, sembari menunggu panggilan kerja dari sebuah hotel ternama di ibukota.

Andrea yang memiliki kemampuan memasak, di minta menjadi perawat untuk anak perempuan nyonya Dinata yang mengalami depresi setelah di lecehkan, dan kini dalam keadaan hamil besar.

Sang nona yang selama ia jaga, hanya diam, tiba-tiba meminta Andrea menjadi Ibu pengganti untuk bayi yang akan ia lahirkan. Bahkan, di akhir hayatnya, wanita itu meminta Andrea menikah dengan sang kakak, agar bayinya memiliki orang tua lengkap.

Bagaimana kah perjalanan hidup Andrea setelah kepergian sang nona untuk selamanya?
.
.
.
Hay Teman Redears.. ketemu lagi dengan aku si Authir a.k.a Author Amatir 😁

Mohon dukungannya, ya.. jangan lupa, Like, komen, Vote dan Gift.
.
Semoga cerita ini berkenan.
.
Ingat, tidak ada hikmah yang bisa di ambil dari cerita ini, karena novel ini hanya HALU SEMATA.
.
Terima Gaji ❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Five Vee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

31. Memanasi Celine.

Celine tak serta merta mempercayai ucapan Andrea. Ia merasa geram. Bagaimana bisa gadis itu bicara seperti itu padanya.

Ibu satu anak itu pun mengikuti kemana Andrea pergi, setelah membayar belanjaan di kasir toko perlengkapan bayi.

Mata Celine membulat sempurna saat melihat Andrea benar-benar memasuki toko perlengkapan pria dewasa.

“Mbak.” Andrea bingung harus berkata apa. Pipi gadis itu terasa begitu panas.

“Ada yang bisa saya bantu, nona?” Tanya pramuniaga toko dengan ramah.

“Aku—.” Pandangan Andrea tanpa sengaja menangkap bayangan Celine yang berada di depan toko.

‘Astaga, wanita itu. Apa dia tidak percaya ucapanku? Baiklah, baiklah. Akan aku buat kamu semakin penasaran dengan ku dan Arthur.’

Andrea kemudian mendekat, dan berbisik kepada pramuniaga itu.

“Tentu ada, nona. Kebetulan kami baru memperbaharui stok. Mari ikut saya. Nona bisa memilih sendiri, warna apa yang nona inginkan.”

‘Astaga, kenapa dia tidak memberitahu warna kesukaannya? Kalau begini, Celine bisa menertawakan aku.’

Mereka pun sampai di etalase tempat underwear pria dewasa itu.

Andrea menelan ludahnya susah payah. Ia merasa jengah melihat barang pribadi kaum adam itu.

‘Apa pria itu mengerjai aku? Kenapa dia memintaku membeli barang pribadinya?’

“Nona, ini adalah barang keluaran terbaru.” Pramuniaga menunjukan sebuah kotak yang isi di dalamnya sudah tentu Andrea tau.

“Kami mempunyai warna hitam, biru, hijau tua, dan abu-abu. Nona mau memilih warna apa?”

‘Tunggu, sepertinya pria itu menyukai warna monokrom. Pakaian kerjanya kebanyakan hitam, putih dan abu.”

“Aku pilih warna hitam dan abu, mbak. Masing-masing satu kotak.”

Pramuniaga itu pun memasukkan kedalam sebuah keranjang. Kemudian membawa ke kasir.

“Lihatlah, wanita itu tidak berhenti mengikutiku.” Ucap Andrea saat melihat Celine yang masih berada di sekitarnya.

“Apa maunya wanita itu? Dia yang menolak Arthur, tetapi ikut campur urusan pria itu. Disini yang susah move-on siapa? Arthur apa dirinya?” Gadis itu menggerutu. Ia kemudian memasuki toko yang menjual segala macam perlengkapan mandi orang dewasa.

“Selamat pagi, nona. Ada yang bisa aku bantu.”

Andrea tersentak, saat seorang pria cantik menyapanya.

“Emm, m-kak aku mau mencari perlengkapan mandi untuk pria dewasa.”

“Baiklah, nona mau yang merk apa?” Pria cantik itu sangat ramah.

Andrea kemudian membuka ponselnya. Melihat kembali pesan yang di kirim Arthur padanya.

“Merk ini, kak.”

“Mari ikut, aku.”

Setelah sampai pada tempat yang di tuju. Andrea kemudian memilih sabun mandi, sabun pencuci wajah, shampo, pasta gigi, hingga deodoran untuk pria.

“Membelikan suaminya ya, non?” Tanya pria cantik yang menemani Andrea memilih barang.

“Ah, bukan. Ini untuk majikan saya.”

*“Ya deh, aku percaya untuk majikan. Majikan plus-plus. Mana ada majikan meminta asistennya membelikan underwear*?” Ucap pria cantik itu sembari melihat ke arah papper bag yang Andrea bawa.

“Astaga.” Gadis itu terlonjak. Gara-gara Celine, ia sampai tidak sadar jika kotak barang pribadi pria itu menyembul keluar dari dalam tas.

Setelah mendapat semua barang titipan Arthur, Andrea kemudian mencari beberapa barang untuk dirinya.

Lagi-lagi, gadis itu melihat Celine yang tak jauh darinya.

“Dasar kurang kerjaan. Dia kira aku tidak tau kalau dia mengikutiku? Sudah basi tau, mengikuti orang lalu berpura-pura melihat ke arah lain.”

Sebuah ide pun muncul di benak gadis berusia dua puluh dua tahun itu. Ia dengan sengaja berjalan mendekat ke arah Celine, sembari berpura-pura menghubungi Arthur.

“Aku sudah selesai berbelanja.” Gadis itu sengaja mengeraskan intonasi suaranya.

“Ah tuan memang baik. Padahal aku membawa cukup uang, kenapa mentransfer sebanyak itu? Benarkah? Terimakasih, kalau begitu, aku akan menghabiskan uang yang tuan kirim.” Andrea terkekeh. Bukan karena ucapannya, tetapi karena ia merasa tidak waras berbicara sendiri.

Gadis itu pun berhenti tepat di samping tempat persembunyian Celine.

“Iya, aku sudah membelikan tuan underwear, tenang saja. Ukurannya tentu sudah sesuai ukuran tuan.”

Andrea melirik dengan ekor matanya. Ia melihat, Celine seperti tersentak.

“Sepetinya ada yang panas. Aku mau beli es krim dulu, tuan. Daa.”

‘Ada yang panas. Tetapi bukan api, bukan juga matahari.’ Andrea tergelak sendiri.

🍃🍃🍃

Makan malam di kediaman Dinata malam ini, terasa berbeda. Meja yang biasanya hanya dihuni mama Daisy dan Andrea, kali ini penuh penghuni.

Mama Daisy mengundang keluarga Andrea, yang terdiri dari paman Dorman, bibi Rosi, dan Thomas.

Ibu dari Arthur itu ingin membahas masalah pernikahan kedua anak mereka, yang kini tinggal dua pekan lagi.

Setelah makan malam usai. Mereka pun kini berkumpul di ruang keluarga. Dengan Andrea yang sedang memangku Audrey, karena bayi mungil itu belum mau tidur.

Mama Daisy sebagai tuan rumah pun memulai pembahasan.

“Andrea meminta agar pernikahan ini hanya di hadiri anggota keluarga, dan di rahasiakan dari pihak hotel. Itu artinya, acara itu akan di selenggarakan di rumah ini.” Wanita paruh baya itu menghela nafas pelan. “Tadinya aku ingin mengadakan pesta di hotel. Dan mengundang semua karyawan Dinata. Tetapi, demi kenyamanan Andrea, aku menuruti permintaannya.”

“Aku tidak keberatan, nyonya. Lagi pula, kami hanya orang kecil. Apa kata para rekan nyonya dan tuan Arthur jika mengetahuinya.” Paman Dorman menanggapi ucapan sang majikan.

“Aku tidak masalah, Man. Selama aku tidak meminta biaya pernikahan pada mereka. Untuk apa memperdulikan omongan orang lain?” Ucap mama Daisy sembari menyandarkan punggung pada sandaran sofa.

“Lalu bagaimana menurut kamu, Arth?” Wanita itu beralih menatap sang putra yang hanya diam.

‘Aku berharap mama tidak menyetujui permintaan, Rea dan tetap mengadakan pesta di hotel, agar orang yang tidak menyukai Rea disana terbungkam.’

“Arth?”

“Terserah mama saja. Lagi pula, pendapatku tidak penting disini.” Pria itu kemudian bangkit dan mendekati Andrea.

“Berikan dia padaku. Biar aku yang menidurkannya.”

Andrea mengangguk. Kemudian menyerahkan bayi mungil itu kepada Arthur.

“Lihatlah. Mereka sudah seperti keluarga. Sepasang orang tua, dan seorang bayi mungil.” Ucap mama Daisy melihat ke arah Arthur dan Andrea.

‘Semoga bos tidak menyakiti adikku. Jika sampai itu terjadi, maka aku sendiri yang akan datang ke pengadilan untuk memisahkan kalian.’ Thomas ikut melihat ke arah sang adik dan juga atasannya.

Mereka memang terlihat sangat cocok. Hanya satu yang membedakan mereka, Apalagi jika bukan, Kasta. Arthur pria mapan dan orang berada, sementara Andrea, hanya gadis yatim piatu dan tak punya apa-apa.

.

.

.

Bersambung.

1
Denny Srivina Barus
Luar biasa
Rina Arie
bagus, thanks thor
Ervina T
Luar biasa
Alini Maudia
.
Nining Chili
Luar biasa
Nining Chili
Lumayan
Niechenie Cwekgemini Clalud'hti
uughhh top mommy mertua 👍👍
Niechenie Cwekgemini Clalud'hti
mantap lawan teroos pelakor
Meri Meri
Luar biasa
Ayachi
kok selalu bisa pas gitu yah, mama Daisy KLO grebekin org😭🤣
Ayachi
keren jga yah namanya thorr, jarang² loh🤣
Ayachi
sok²an ngambek lgi kmu turrr🤣
Ayachi
udah bener honeydew aja, ini malah melon😭 nona melon, vulgar bngett njirr😭🤣
Ayachi
sudut dapur?😭 Arthur arthurrr🤦
Ayachi
ini termasuk dosa kedua org tuakah? bukannya jelas Audrey korban pemerkosaan?
@arieyy
Dady,papi,papa,ayah🤣🤣🤣🦭
@arieyy
jenny ...coba bilang sama kaka author nya...daftar dulu 🤣🤣
andrana maula
Luar biasa
Ita Putri
Halah
tambah nemen Thomas sama jenny gendong" an
Ita Putri
apa mungkin yg perkosa Audrey si bryan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!