Menceritakan tentang Mahasiswi yang mencintai dosennya. mahasiswi itu bernama Anisa Zahra. Anisa mencintai seorang pria tampan saat pandangan pertama di kampusnya. dan pria itu ternyata Dosen baru di kampusnya.
Karena Anisa penasaran dengan sosok dosen itu, Anisa pun terus mencari tau tentangnya. sampai akhirnya Anisa tau kalau ternyata Dosennya itu adalah seorang duda.
Gimana kisah cerita cinta pandangan pertama Anisa Zahra pada dosennya, yuk kita lanjut baca aja..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tuti yuningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dansa
Anisa dan Abang terus mengobrol. Papah lalu datang dengan membawa piring yang berisi makanan.
Abang yang melihat makanan di piring Papah terlihat enak enak lalu mengajak Anisa mengambil.
"Ayo dek kita ambil. Kayanya makanannya enak."
"Iya ya Bang. Ayo, Anisa juga pengin."
Keduanya menuju tempat makanan. tapi Anisa mau ke toilet dulu sebelum ambil makan.
Saat Abang sedang ambil makanan, ada yang menyapa Abang.
"Hai Lex," Abang menengok ke sumber suara.
"Eh, Bro. Gimana kabar. Makin keren aja," keduanya lalu saling jabat tangan.
"Kamu juga makin keren."
"Ah kamu bisa aja. Gimana kerjaan sekarang. Enak kantoran apa enak kerjaan sekarang?"
"Sama aja. kerja ngga ada yang enak."
Abang sudah selesai ambil makanan. Begitu juga dengan teman Abang.
Setelah keduanya ambil makanan, keduanya berpisah menuju meja masing masing.
Anisa masuk ke dalam toilet. Lalu di dalam toilet ternyata mengantri. Saat Anisa sedang mengantri, ada suster datang sambil mengandeng anak kecil yang sudah kebelet pipis.
"Tahan dulu ya sayang. Toiletnya penuh."
"Tapi cus, Quin dah pengin pipis," anak itu sambil menahan kencing. Anisa melihat ke anak itu.
Pintu toilet terbuka yang di depan Anisa. setelah kosong, Anisa menyuruh anak itu untuk pipis dulu.
"Makasih ya kak."
"Iya sus sama sama."
Anak itu dan susternya masuk toilet. Lalu toilet sebelah nya terbuka dan Anisa masuk ke dalam.
Anak yang tadi rupanya sudah selesai pipis. Lalu anak itu ingin menunggu Anisa keluar dari toilet.
Saat Anisa keluar, anak itu langsung mendekatinya.
"Tante, makasih ya tadi sudah bantu Quin."
"Oh iya sama sama anak cantik," sambil Anisa mengusap rambut anak itu.
Setelah itu suster mengajak anak itu keluar dari toilet.
"Dadah... Tante. Quin pergi dulu," Anisa hanya menjawab iya.
Anisa keluar dari toilet setelah selesai . Setelah itu Anisa ambil makanan. Anisa cukup banyak mengambil makanan di piringnya.
Anisa, Papah dan Abang makan bersama. Acara sangat meriah. Banyak makanan dan ada juga hiburan.
Lalu ada acara dansa. Dan MC meminta pada para tamu undangan untuk ikut berdansa dengan yang sedang berulang tahun pernikahan.
"Pah kita dansa yuk," ajak Anisa pada Papah nya.
"Papah ngga bisa. Sama Abang aja sana."
"Yuk Bang, kita dansa."
"Ngga ah, malas."
"Ih Abang ayo," Anisa sambil menggoyangkan lengan Abang nya.
"Adek jangan gini ah. Malu tau. Kaya anak kecil aja."
"Makanya ayo dansa."
"Ngga!"
"Papah... Abang ngga mau nih."
"Lex ayo sana ajak adik mu dansa. Dari pada dia bikin berisik."
"Tapi Pah."
Akhirnya Abang mau menemani Anisa dansa. Anisa terlihat senang. Sampai di lantai dansa, Anisa langsung mengalungkan tangannya di leher Abang.
"Dek jangan gini ah."
"Ngga papa Bang. Kita kan Kaka adik. ngapain malu."
Anisa menarik kedua tangan Abang agar merangkul pinggangnya. Karena musiknya sangat enak buat dansa, Anisa sangat menikmatinya.
Orang yang dari tadi melihat Anisa, hanya geleng kepala. Anisa terlihat seperti wanita gimana gitu. Karena Anisa yang sangat agresif. Anisa banyak mengatur gerak pada Abang karena Abang sangat kaku.
"Sudah yuk Dek."
"Ih tunggu dong Bang. Ini kan belum satu lagu "
Sedang orang yang duduk di kursi meja yang di pojok terus menatap Anisa dan Abang.
"Aku harus kasih tau Alex cewe itu ngga bener nih. tapi gimana cara nya ya,"
Jangan lupa like komentar dan vote terimakasih...
Semangat ka Tuti di tunggu karya selanjutny 🫢🫢🫢🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Semangat dan sukses buat ka Tuti 🙏🏻🙏🏻🙏🏻