Melisa yang hamil di luar nikah karena di jebak oleh seseorang dirinya melahirkan putra yang bernama Arjuna
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Risa sangat cantik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Perut Aku Sudah Kenyang
Melisa yang sejak tadi fokus menyantap makanan miliknya kini Melisa sudah selesai menyantap makanan miliknya Melisa sementara Arjuna masih sibuk menatap ke arah Melisa dengan menopang kepalanya dengan kedua tangannya di atas meja
Setelah Melisa selesai menyantap makanan miliknya kini Melisa mengambil tisu yang ada di atas meja setelah Melisa mengambil tisu dan tisu sudah ada di tangannya membuat Melisa menggunakan tisu itu untuk mengelap bekas minyak yang menempel di bibirnya dan di sekitar bibirnya
"Mommy makanan miliknya mommy sudah habis ?" tanya Arjuna sambil masih tetap menatap ke arah Melisa dengan menopang kepala di atas meja dengan kedua tangannya sedangkan Melisa yang sibuk mengelap sisa sisa makanan atau minyak di sekitar bibirnya dan di bibirnya dengan tisu langsung menoleh ke arah sumber suara siapa lagi kalau bukan Arjuna yang sedang duduk di sampingnya
"Iya Arjuna makanan miliknya mommy sudah habis" jawab Melisa sambil menerbitkan senyuman lebar di wajahnya sedangkan Arjuna manggut manggut paham sambil menatap ke arah Melisa
"Makanannya enak kan mommy ?" lagi dan lagi Arjuna melemparkan sebuah pertanyaan lagi kepada Melisa membuat Melisa menganggukkan kepalanya mantap sambil tetap menaburkan senyuman lebar di wajahnya
"Iya Arjuna menurut mommy rasa makanannya enak dan lezat" jawab Melisa tanpa melunturkan senyuman lebar di wajahnya sedangkan Arjuna mengeluarkan senyum devil yang dia miliki
"Mommy walaupun rasa masakan oma enak tapi menurut aku lebih enak masakan mommy" jelas Arjuna sambil membayangkan semua makanan yang di olah oleh Melisa sementara Melisa menatap ke arah Arjuna dengan tatapan yang tak bisa di artikan
"Arjuna kamu ngga boleh gitu, biar bagaimanapun kamu sudah menghabiskan semua makanan yang di olah oleh oma secara tidak langsung kerena kamu telah menghabiskan semua makanan yang ada di piringnya kamu yang merupakan masakan oma jadi masakan oma itu enak" jelas Melisa memberikan pengertian kepada Arjuna secara lembut selembut sutera sementara Arjuna menggaruk garuk tengkuknya yang tidak gatal sama sekali sambil tersenyum kikuk
"Maaf mommy memang masakan oma enak tapi lebih enak masakan mommy" elak Arjuna sambil menatap ke arah Melisa sekilas lalu Arjuna menundukkan kepalanya merasa bersalah sementara Melisa menahan tawanya yang hampir meledak setelah melihat reaksi Arjuna yang menurut Melisa sangat menggemaskan
"Arjuna tetap kamu harus berterima kasih kepada oma karena kamu dapat makanan yang enak dari oma yaitu masakan oma kalau kamu cuma mengharapakan masakan dari mommy kayaknya kamu belum makan soalnya mommy juga belum memasak makanan jadi kamu harus bersyukur karena kamu sudah kenyang memakan makanan yang di olah oleh oma" jelas Melisa tegas sambil menatap ke arah Arjuna sedangkan Arjuna masih sibuk menundukkan kepalanya karena merasa bersalah dengan perkataan yang keluar dari mulutnya
"Maaf mommy kalau aku salah iya mommy aku berterima kasih kepada oma karena berkat oma aku ngga kelaparan dan perut aku sudah kenyang walaupun mommy belum memasakkan makanan buat aku" jawab Arjuna merasa bersalah sambil masih menundukkan kepalanya sedangkan Melisa mengulum senyum tipis sangat tipis sehingga hanya dirinya yang tahu kalau dirinya sedang tersenyum
"Iya Arjuna mommy maafkan kamu nah gitu dong harus bersyukur kamu memang anak mommy yang hebat" jawab Melisa sambil menatap ke arah Arjuna sementara Arjuna langsung mendongakkan kepalanya untuk melihat ke arah Melisa
"Makasih mommy sudah memaafkan aku dan makasih juga karena mommy sudah memuji aku" sahut Arjuna dengan kedua matanya yang berbinar bahagia sedangkan Melisa menganggukkan kepalanya mantap sambil menatap ke arah Arjuna
"Sama sama Arjuna" jawab singkat Melisa sambil mengumbar senyum lebar di wajahnya sementara Arjuna juga membalas dengan senyuman yang tak kalah lebar
Melisa yang merasa telah selesai membersihkan semua noda makanan atau minyak di sekitar bibirnya dan di bibirnya dengan tisu langsung membuang tisu itu ke tong sampah yang tergeletak di sekitar meja makan
Melisa yang sudah membuang tisu ke tempat sampah langsung mengambil gelas yang berisi air yang ada di hadapannya setelah itu Melisa meminum semua air yang terdapat di gelas hingga tandas tak tersisa walaupun satu tetespun setelah gelas yang ada di tangannya airnya sudah habis kini Melisa meletakkan gelas tersebut ke tempat semula yaitu ke meja yang ada di hadapannya
"Arjuna kayaknya mommy mau siap siap berangkat ke kantor tempat kerja mommy jadi kamu tunggu sebentar karena mommy mau mengambil tas yang akan mommy bawa buat ke tempat kerja" jelas Melisa sambil menatap lekat kepada Arjuna sedangkan Arjuna bukannya menganggukkan kepalanya malah Arjuna dengan cepat menggelengkan kepalanya membuat Melisa mengerutkan keningnya heran melihat bahwa Arjuna menggelengkan kepalanya
"Mommy aku mau ikut ke kamarnya mommy mengambil tas yang mau mommy bawa ke tempat kerja, aku ngga mau di tinggal sendirian di sini" rengek Arjuna dengan gaya mengemaskan sedangkan Melisa menautkan kedua alisnya heran
"Arjuna kenapa kamu mau ikut ke kamarnya mommy lebih baik kamu tunggu di sini mommy sebentar ke kamarnya koq ngga lama" rayu Melisa kepada Arjuna berharap Arjuna akan menuruti keinginannya yaitu menunggu Melisa di ruang makan tanpa Arjuna ikut ke kamarnya Melisa karena Melisa melakukan itu supaya Arjuna tidak kecapekan
"Walaupun mommy di kamar sebentar tetap aku mau ikut mommy ke kamar buat mengambil tas yang akan di bawa mommy ke tempat kerja karena aku ngga mau menunggu mommy di sini sendirian" tegas Arjuna sambil menatap ke arah Melisa dengan tatapan memelas dan dengan tatapan memohon supaya Melisa mengizinkan Arjuna ikut ke kamarnya untuk mengambil tas
"Arjuna mommy menyuruh kamu buat menunggu mommy di sini di ruang makan juga demi kebaikan kamu supaya kamu ngga kecapekan gara gara naik turun tangga" jelas Melisa menjabarkan apa yang sebenarnya ada di otaknya supaya Arjuna dapat memahami dan Arjuna tidak jadi merengek untuk ikut ke kamarnya Melisa namun sepertinya cara itu tidak berhasil karena Melisa melihat gelengan kepala Arjuna lewat ekor matanya
"Mommy aku ngga kecapekan asal sama mommy jadi izinkan aku ikut ke kamarnya mommy dong soalnya ini murni dari keinginan aku yang mau ikut ke kamarnya mommy" jelas Arjuna sambil menatap ke arah Melisa penuh harap Arjuna berharap dirinya di izinkan untuk ikut ke kamarnya Melisa sedangkan Melisa menghela nafas berat lalu berkata
"Baiklah Arjuna mommy akan bolehkan kamu ikut ke kamarnya mommy buat mengambil tas yang akan di bawa mommy ke tempat kerja" jelas Melisa membuat Arjuna menerbitkan senyum lebar di wajahnya
"Makasih mommy" kata Arjuna singkat tanpa menghentikan senyum lebar di wajahnya sementara Melisa menganggukkan kepalanya satu kali sambil ketularan mengumbar senyum lebar di wajahnya
"Ayo Arjuna kita berdua ke kamarnya mommu sekarang supaya ngga kesiangan" jelas Melisa dan langsung mendapat anggukan kepala dari Arjuna
Setelah Melisa mendapatkan anggukan kepala dari Arjuna kini Melisa beringsut berdiri lalu menggandeng tangannya Arjuna membuat Arjuna juga ikut beringsut berisi lalu Melisa dan Arjuna kompak melangkahkan kakinya mereka berdua ke kamarnya Melisa