Pernikahan yang dikira Sarah akan membuatnya bahagia karena dia menikahi seseorang yang menjadi pacarnya selama tiga tahun. Tapi perkiraannya salah ternyata sosok yang selama ini menyandang status suaminya itu telah berkhianat dan berselingkuh dengan wanita yang lebih muda dari dirinya .
Bagaimana nasib pernikahannya? Apakah Sarah mampu mempertahankan pernikahannya atau justru dia harus menyerah .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tientien AQuariuzz Girllzz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 6
SELAMAT MEMBACA !!!
Tanpa mereka sadari ternyata Bosnya Rena melihatnya dari kejauhan dan ingin mendekat tapi ketika ingin menyapanya Bosnya kaget mendengar ucapannya Rena . Padahal Bosnya tau nggak ada kunjungan ke Perusahaan Cabang yang di Surabaya .
" Siapa yang kunjungan ke Surabaya Rena ?" Tanya seseorang yang baru datang dan mendengar cerita Sarah .
Rena sama Sarah menoleh ke belakang
Deg jantung Rena berdetak kencang tidak menyangka Bosnya ada dibelakangnya .
" Kenalkan Bos, Beliau Bu Sarah istrinya Pak Arya manager keuangan Bos dan Bu Sarah ini cuma ingin memastikannya saja katanya Pak Arya izin sama Bu Sarah beliau ditugaskan perusahaan selama tiga hari ke Perusahaan Cabang yang di Surabaya padahal Pak Arya sendiri kemarin izinnya katanya ada acara keluarga Maaf Bos bukannya saya ember tapi memang itu kenyataannya Bos ." Jawab Rena sambil menunduk takut sama Bosnya itu karena dia terkenal dingin kalau ada kesalahan dia nggak akan kasih ampun .
" Benar begitu Bu Sarah ?" Tanyanya ke Sarah .
" Benar sekali Pak, Suami saja katanya ya begitu dia berangkat sama anak devisi keuangan juga tapi kata Mbak Rena nggak ada yang ke Surabaya dan katanya cuma Sekertarisnya suami saya yang izin dari dua yang lalu Pak , Maaf kalau kedatangan saya membuat keributan sekali lagi maaf Pak ." Jawab Sarah dan juga takut sama wajah dinginnya Bosnya Suaminya itu .
" Mbak Rena saya pamit dulu ya, tolong jangan bicara sama suami saya ya Mbak Rena karena sekarang suami saya juga sering lembur takutnya mengganggu pekerjaannya sekali lagi maafkan saya Mbak Rena , Pak kalau begitu saya pamit dulu ya Assalamualaikum ."
" Walaikumsalam ."
Hah ya Allah ini ada apa ya . Rena menghempaskan nafasnya dengan kasar masak Pak Arya lembur sih padahal beliau jarang lembur dan seringnya pulang cepat terus .
" Rena apa kamu curiga sesuatu akhir akhir ini ?" Tanya Bosnya yang justru ikut duduk di sofa ruang tunggu .
" Curiga sih nggak Bos tapi ya bagaimana ya kalau seperti yang dikatakan sama Bu Sarah kalau Pak Arya lembur terus itu tidak benar karena tiap hari Pak Arya itu pulangnya cepat terus tapi kenapa Bu Sarah bilang kalau Pak Arya lembur terus ini yang mulai membuat saya curiga Bos ." Jawab Rena.
Bosnya itu mengangguk anggukan kepalanya dan menyuruh Rena kembali keruangannya untuk kembali bekerja karena masih jan kerja .
Sampainya diruangannya Rena ditanya sama sama Amel .
" Bagaimana Ren? Ada apa sampai Istrinya Pak Arya mencari kamu Ren ?" Tanya Amel yang menasaran .
" Huh, Ini sangat sangat mengejutkan sekali Mel tadi Bu Sarah....." Akhirnya Rena menceritakan semua yang tadi dibicarakan sama Bu Sarah dan menceritakan juga Bosnya mengetahuinya .
" Duh kasian ya Bu Sarah, Apa kamu punya pikiran kayak aku Ren ?" Tanya Amel langsung mengedipkan satu matanya . Rena menganggukan kepalanya tau kalau mereka juga berpikiran kalau Pak Arya selingkuh.
" Nanti kita bicarakan lagi Ren, Kalau memang benar yang aku pikirkan aku akan membantu Bu Sarah mencari bukti aku nggak suka kalau ada wanita yang disakiti karena orang ketiga ." Ucap Amel menggebu gebu karena Amel juga anak broken home karena Ayahnya meninggalkan dia sama Ibunya waktu kecil demi janda kembang di desanya .
Suasana hati Sarah sangat sangat sakit banget ternyata suaminya benar benar berbohong dengannya , di dalam taksi Sarah cuma diam dan melihat keluar jendela . Beda dengan yang di Surabaya sana .
" Terima kasih ya Mas Arya sudah memenuhi permintaanku untuk pergi berlibur berdua dengan Mas Arya !" Seru Mutia yang sangat ini mereka sedang berbaring ditempat tidur tanpa menggunakan baju apapun .
" Apapun buat kamu Sayang ." Balas Arya sambil mencium keningnya Mutia, tapi di hatinya sekarang tidak baik baik saja dia justru mengingat setiap moment bersama keluarga kecilnya .
" Kenapa Mas? Kamu ada apa sih dari tadi diajak bicara kok diam saja !" Kesel Mutia.
Arya jadi tidak enak dengan Mutia," Memangnya tadi kamu bicara apa Sayang ?" Tanya Arya bertanya ke Mutia lagi dia nggak ingin membuat wanita yang berada disampingnya kini menjadi marah .
" Tadi aku tanya sama kamu Mas, nanti kalau aku hamil bagaimana Mas? Kamu sih setiap melakukannya nggak dibuang di luar malah dikeluarin di dalam terus ?" Tanya Mutia dia juga takut kalau sampai hamil .
" Ya hamil ya nggak apa apa Sayang apalagi kalau babynya cowok duh bahagianya hatiku bisa punya anak cowok ." Jawab Arya dengan tersenyum .
" Tapi kamu harus segera menikahi aku Mas! Aku nggak mau sampai hamil diluar nikah !" Seru Mutia .
Deg hati Arya berdebar dia nggak siap kalau Sarah sampai tau dia mengkhianati cintanya dibelakangnya , Arya masih sangat mencintai Sarah tapi kalau benat Mutia hamil harus bagaimana ini , Kepalanya malah berganti berdenyut pusing .
" Kok nggak dijawab Mas? Kamu nggak mau menikahi aku ya Mas ?" Tanya Mutia sedih dia tau jawaban Arya yang lebih memilih diam pasti dia nggak bisa meninggalkan Istrinya yang sekarang .
" Al, kamu kesini sebentar !" Seru Daniel memanggil asistennya.
Tok tok tok
" Ya Bos, ada yang bisa saya bantu ?" Ya mereka berdua kalau dalam perusahaan bersikap profesional seperti atasan dan bawahan tapi kalau di luar suasana kantor dia akan seperti sahabat karena memang Arkan sahabatnya Daniel dari masa sekolah menengah Atas sampai kuliah juga bareng .
" Al , tebakan kita kayaknya benar !" Seru Daniel ketika Alkan sudah duduk di sofa .
" Tebakan yang mana ya Bos? Yang Bos maksudkan saya nggak paham Bos ?" Tanya Alkan yang memang nggak tau apa yang dimaksudkan Bosnya tadi karena kejadian tadi pagi Arkan nggak lagi bareng sama Bosnya jadi dia nggak tau apa apa .
" Kalau Arya selingkuh !" Seru Daniel .
" Hah yang benar saja Bos. Bos Daniel tau darimana Bos ?" Tanya Alkan lagi kaget.
" Tadi pagi Istrinya kesini mencari Rena dan bertanya apa anak Devisi keuangan lagi ada kunjungan ke Perusahaan cabang yang di Surabaya ...."
" Hah kok bisa maksudnya bagiamana Bos ?" Tanya Alkan yang belum ngerti arah bicaranya Daniel Bosnya .
" Makanya dengerin dulu jangan main serobot saja kamu ini kebiasaan deh !" Seru Daniel kesel sama asistennya itu .
" Maaf Bos ." Ucap Daniel nggak enak .
" Istrinya tadi bertanya begitu karena suaminya maksudnya Arya izin kunjungan ke Perusahaan cabang di Surabaya selama tiga hari bersama dua anak Devisi keuangan dan akhir akhir ini juga katanya dia sering lembur Al dan katanya Rena justru Arya selalu pulang lebih awal dari biasanya dan lebih kagetnya lagi ternyata sekertarisnya juga izin tapi duluan sekertarisnya satu hari izinnya ke Hrd Al apa ini kebetulan apa memang sudah di rencana mereka untuk liburan berdua . Kalau mereka ingin liburan berdua tapi mengatasnamakan kerja aku nggak terima Al urusan liburan di sangkut pautkan dengan urusan kantor , Ini akan mencoreng perusahaan kita Al !" Ucap Daniel kesal dengan ulah bawahannya .