NovelToon NovelToon
Istri Kecil Gus Azkar

Istri Kecil Gus Azkar

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa / Perjodohan / Tamat
Popularitas:23.7k
Nilai: 5
Nama Author: Rina Casper

Aroma melati yang merebak di gedung itu terasa mencekik paru-paru Rina. Harusnya, hari ini menjadi hari paling bahagia dalam hidupnya. Namun, di balik riasan bold dan kebaya putih mewah yang melekat di tubuhnya, ada hati yang sedang hancur berkeping-keping.

​Di sampingnya, duduk Gus Azkar. Pria itu tampak tenang, nyaris tanpa cela. Dua bulan lalu, saat Azkar datang melamar ke rumahnya, Rina tak punya kuasa untuk menolak keinginan orang tuanya. Azkar adalah menantu idaman—seorang ustadz muda yang dihormati, santun, dan memiliki garis keturunan pemuka agama yang terpandang.
​Tapi bagi Rina, Azkar adalah orang asing yang memisahkan dunianya dengan Bian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rina Casper, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 29 Pesan dari Masa Lalu

Gus Azkar masih terduduk di samping ranjang Rina, menjaga setiap hembusan napas istrinya yang kini tertidur pulas setelah peristiwa mencekam tadi. Di tengah keheningan malam yang mulai larut menuju subuh, layar ponsel Rina yang tergeletak di nakas tiba-tiba menyala, memberikan getaran pelan yang memecah kesunyian.

Azkar mengerutkan kening. Ia mengambil ponsel itu, khawatir ada panggilan darurat atau kabar penting. Namun, saat ia melihat layarnya, bukan nama orang lain yang tertera di sana, melainkan sebuah notifikasi pesan terjadwal yang dikirim oleh sistem untuk pemilik ponsel itu sendiri.

Azkar menyentuh layar itu dengan ragu. Pesan itu rupanya adalah pengingat otomatis yang dibuat Rina untuk dirinya sendiri, yang diatur untuk terkirim setiap satu minggu sekali. Sebuah "surat cinta" dari Rina untuk jiwanya yang sering kali merasa lelah.

Azkar membacanya dengan dada yang berdenyut nyeri:

"Tetap semangat jangan pantang menyerah, dan tetap sabar dan ikhlas dengan jalan takdirmu sendiri wahai diriku. Ingat, kopi itu pahit tapi karena ada gula makanya manis, sama halnya dengan garis takdirmu wahai diriku. Percayalah Allah tak akan menguji hambanya di luar batas kemampuan hambanya,jika hamba-nya mampu dan memang sangat kuat."

Air mata Azkar jatuh tepat di atas layar ponsel itu. Ia seolah bisa mendengar suara Rina yang sedang menyemangati dirinya sendiri di saat-saat paling gelap, di saat tidak ada seorang pun—termasuk Azkar—yang merangkulnya.

Gula di Tengah Kepahitan

"Ya Allah..." Azkar menutup mulutnya, menahan isak. "Selama ini dia berjuang sendirian. Dia menjadi 'gula' untuk pahitnya hidup yang aku berikan padanya."

Pesan itu menjadi bukti betapa kuatnya iman dan mental Rina di balik kerapuhan fisiknya. Rina tidak pernah benar-benar ingin menyerah; ia hanya kelelahan. Ia terus memotivasi dirinya sendiri untuk bertahan dalam takdir pernikahan yang awalnya terasa seperti penjara.

Azkar menatap Rina yang masih terpejam. Pesan singkat itu mengubah seluruh pandangannya. Ia menyadari bahwa istrinya adalah wanita yang jauh lebih hebat dari siapapun yang pernah ia temui. Rina adalah pejuang sejati yang berusaha mencintai takdirnya yang pahit, hingga akhirnya takdir itu membawanya pada titik antara hidup dan mati.

"Mas janji, Rin..." bisik Azkar sambil menggenggam ponsel itu erat di dadanya. "Mulai sekarang, Mas yang akan jadi gulanya. Mas yang akan pastikan hidupmu nggak akan sepahit kemarin lagi. Kamu nggak perlu lagi menyemangati dirimu sendirian."

____________________________________________________

Pesan tersebut menjadi tamparan keras sekaligus sumber kekuatan baru bagi Gus Azkar untuk lebih menghargai keberadaan Rina.

____________________________________________________

Gus Azkar masih merasa tersentuh dengan pesan motivasi tadi. Rasa ingin tahunya sebagai suami mulai muncul; ia ingin mengenal lebih dalam sisi lain dari istrinya yang selama ini tertutup rapat. Dengan jemari yang masih sedikit gemetar, ia mulai menggeser layar galeri di ponsel Rina.

Awalnya, ia hanya menemukan kumpulan kutipan doa, kata-kata penyemangat, dan foto-foto Rina yang tampak manis dan imut dengan hijabnya. Namun, semakin jauh ia menggulir ke bawah, ke arah folder yang tersembunyi atau foto-foto lama, napas Azkar tiba-tiba tertahan.

Matanya membelalak tak percaya. Di sana, di dalam folder pribadi yang tersimpan rapi, ia melihat sisi Rina yang sama sekali tidak pernah ia bayangkan. Foto-foto itu diambil saat Rina masih duduk di bangku SMP.

1
Qaisaa Nazarudin
Waahh gak ada basa basinya,To the point banget..Noh Gus langsung punya Rival tuh..🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Masih pake seragam SMA bukan kah tadi Azkar sudah nyuruh tukar ya bajunya saat di kamar? Atau Outhornya lupa 🤔🤔
Rina Casper: hhehe iya saya lupa kak maaf ya🙏soalnya saya buat novel gak cuma ini doang😭trimakasih sudah mampi☺️
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
gak pake kerudung Rina?
Qaisaa Nazarudin
Apa bedanya,tetap juga kata talak dengan kesedaran nya,apapun alasannya..seorang yang lebih faham agama pasti nya dia akan tau dengan apa yg diucapkannya..
Qaisaa Nazarudin
Ini anak maunya apa sih? Katanya mau bebas,tapi saat mau dibebasin malah gak mau..Kebanyakan DRAMA..
Qaisaa Nazarudin
Nih baru Nongol mereka,noh liat dari Ulah kalian..
Qaisaa Nazarudin
Baru nongol sekarang heran deh,Pesakit di ICU dibiarin orang membesuk sesuka hati,mana ada kayak gitu..🤦
Qaisaa Nazarudin
Bisa ya ruang ICU dibesuk gitu?? mana nih dokternya? Harusnya kalo masih diruang ICU gak diizinkan besuk kerap gitu,harus satu orang yg masuk dlm satu waktu,itu juga gak boleh lama2 ,kalo mau lama2 sambil cerita itu mah nunggu dipindahkan ke ruang perawatan ya..
Nih anak kecil ngenyel banget..🤦
Qaisaa Nazarudin
Orang mana ya yg panggil BAK bukan MBAK?? 🤔
Qaisaa Nazarudin
Cepat banget sadarnya,Kima seminggu dua minggu kek,biar sampai Ortu kamu dtg menyaksikan penderitaan kamu kayak gini,aku oengen liat,ada gak rasa bersalah dan penyesalan dlm hati dan diri mereka..ckk gak sesuai dengan Ekspektasi aku..🙆🙆
Qaisaa Nazarudin
Bak Rina?? BAK itu apa? 🤔🤔MBAK maksudnya??
Qaisaa Nazarudin
Kenapa hanya Azkar yg Hancur?? Harusnya keluarga Rina sekalian,Kemana mereka?? kenapa tdk dikabarin??
Qaisaa Nazarudin
Harusnya Doktor mengatakan ke Ortunya Rina yg gila itu gimana keadaan anak mereka selama ini dan hingga saat ini..
Qaisaa Nazarudin
Aku suka peran cewek yg TEGAS,BAR-BAR,JUDES,TANGGUH,dan BUKAN CEWEK LEMAH..tapi disini peran utama ceweknya adalah CEWEK LEMAH..yang taunya CUMAN NANGIS mulu 🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Kenapa Seorang Gus nekad banget menikahi anak dibawah umur? Aku jadi tambah penasaran,Kayaknya Gus Azkar emang udah lama mengenali dan mencintai Rina,Gak mungkin kan saat kuliah dan diluar pasantrennya gak ada wanita dewasa yg dia suka? Kenapa harus Rina yg masih sekolah yg jadi pilihan nya?? 🤔🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Oh Bian udah 23 tahun? Ku pikir Kakel nya Rina gitu??
Qaisaa Nazarudin
Udah tau gitu, Kenapa kalian paksa?? 🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Kasian banget mereka,Tuh pak ustaz apa gak ada ustazah dan santri dipondok yg dia sukain,kenapa harus Risa yg sudah punya KEKASIH juga masih sekolah yg menjadi pilihannya??ckk
muna aprilia
lanjut
angel
egois sekali azkra ini kenapa pemeran ceweknya gak dikasih sekolah sih😔😔
Rina Casper: nanti ke atas bab di sekolahin kok😇
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!