NovelToon NovelToon
Tergoda Janda Kembang

Tergoda Janda Kembang

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Janda / Crazy Rich/Konglomerat / Aliansi Pernikahan / Romansa pedesaan / CEO
Popularitas:23.6k
Nilai: 5
Nama Author: moon

Setelah mengetahui pengkhianatan sang kekasih, serta ada masalah di pabriknya, Rayyan memutuskan untuk healing sejenak ke sebuah desa, tempat salah seorang sahabatnya berada.

Tapi, nasib justru mempermainkannya. Rayyan terjebak dalam sebuah kondisi, yang mana ia harus menikahi Lilis, seorang janda kembang.

Suatu hari, Rayyan pamit harus kembali ke Ibu Kota demi menyelesaikan urusannya. Tapi lama waktu berlalu, Rayyan tak kunjung kembali, hingga Lilis makin gelisah menanti.

Bagaimanakah lika-liku perjalanan mereka selanjutnya?

Apakah Rayyan akan tetap mempertahankan Lilis sebagai istri, dan menetap di desa tersebut?

Lantas apa yang sebenarnya terjadi pada Rayyan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon moon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ide Licik Bu Saodah

#4

Brak! 

Kursi itu roboh menimbulkan suara yang cukup mengejutkan kedua insan yang tengah memadu kasih diiringi nyanyian serta sorak sorai bisikan syaitan. 

Dio dan Monica terkejut, mereka baru menyadari jika pintu kamar tak tertutup rapat, karena mereka sudah tak tahan untuk melepas hasrat. Kini gelora yang menguasai mereka beberapa saat lalu, tiba-tiba memudar seketika. Keduanya segera berpakaian seadanya karena tak mungkin melanjutkan kegiatan mereka sementara ada orang lain yang melihat. 

Dio yang sudah memakai celana boksernya, keluar dari kamar terlebih dahulu, kedua matanya menatap Lilis yang masih duduk terpaku dengan air mata berderai. Wajahnya menampakkan rasa kecewa yang teramat sangat, karena ternyata sang suami tega berbuat nista di rumah yang seharusnya menjadi tempat tinggalnya bersama Dio suaminya. 

“Tega Kamu, Mas,” desis Lilis dengan suara lirih bergetar. 

Namun Dio seperti tak punya rasa bersalah sedikitpun, pria itu melirik Lilis dengan tatapan sinis, seolah jijik dengan keberadaan sang istri di dekatnya. 

Dari dalam kamar Monica keluar, ia memakai kemeja Dio yang nampak sedikit kekecilan untuk tubuhnya yang cukup bahenol. 

Wajahnya tak kalah sinis dengan wajah Dio, sisa makeup nya berantakan tak karuan pasca pergulatannya dengan Dio. “Sayang… Kamu bilang di rumah ini tak ada orang,” rengek Monica dengan suara mendayu. 

Dio tersenyum, dengan tangannya ia merapikan rambut Monica yang sedikit berantakan, kemudian kembali beralih menatap Lilis. 

Dio yang seorang sarjana dari universitas bergengsi ibukota, merasa malu menikah dengan gadis dari kampung yang hanya tamatan SMA. Karena itulah tak ada resepsi atau pesta di kota tempat tinggal Dio dan keluarga Erlangga.

“Monica sudah lama menjadi pacarku, jauh sebelum Aku menikahimu atas permintaan Mbah Nuning. Jadi Aku harap Kamu mengerti dengan keadaanku yang tak mungkin mencintaimu, karena sudah ada Monica, dan Kami saling mencintai.” 

Runtuh seketika dunia Lilis, wanita polos itu berharap pernikahan yang bahagia, dengan suami dan keluarga penyayang. Tapi yang ia jumpai justru pengkhianatan. “Apa salahku, Mas?” tanyanya dengan air mata berlinang. 

“Salahmu? Kamu datang disaat aku sudah memiliki kekasih, kamu hanya membuatku malu ketika bertemu dengan teman-teman dan rekan bisnisku, kamu tak berpendidikan dan juga hanya seorang gadis kampung tanpa gelar pendidikan yang layak.” Ucapan Dio begitu menggebu-gebu, membuat Lilis semakin merasa kerdil di hadapan pria itu. 

Sejujurnya ini adalah amarah yang selama ini dipendamnya, amarah yang seharusnya ia lontarkan pada Mbah Nuning, selaku orang yang paling berkuasa di keluarga Erlangga. 

“Jadi ini sebabnya— kamu tak pernah mendatangiku layaknya seorang istri? Tak pernah memberikan hakku, bahkan tak pernah mengizinkan aku menjalankan kewajiban?” 

Bukannya tak paham, tapi Lilis hanya ingin mendengarnya langsung dari mulut Dio. 

“Baguslah, jika kamu mengerti. Jangankan menyentuh, melihat wanita kampung sepertimu  saja, aku jijik. Dan sekarang terserah padamu, kalau kamu masih ingin bertahan, kamu harus terima keadaan ini dan merahasiakan, kalau tidak, silahkan urus sendiri perceraian Kita.” 

Brak! 

Dio kembali menutup pintu kamar, meninggalkan Lilis dalam tangis nestapa, ia seorang istri, namun tak pernah dinafkahi, ia seorang istri, namun kehadirannya hanya untuk dicaci, ia seorang istri, namun diperlakukan seperti seorang buruh yang tak digaji. 

Yah, selama membantu pekerjaan di pabrik, tak sepeser pun Lilis mendapatkan gaji. Uang untuk biaya hidupnya selama ini berasal dari Manajer Keuangan Mbah Nuning, namun jumlahnya tak seberapa, benar-benar hanya cukup untuk makan dan kebutuhan sehari-hari. 

Karena Mbah Nuning memberikan uang itu sebagai hadiah saja, sementara nafkah lahir Lilis seharusnya menjadi kewajiban Dio sebagai suami, karena jabatan Dio pun sudah tinggi, tapi pria itu tak pernah memberikan uang tersebut. 

Dio lupa jika jabatannya saat ini di perusahaan milik keluarga Erlangga berkat kehadiran Lilis, serta karena Dio menikahi Lilis. Tak bisa dibayangkan betapa murka dan sedihnya mbah Nuning jika tahu Dio tega menyakiti Lilis. 

Tak lama kemudian, pasangan tak halal itu keluar kamar dalam keadaan sudah rapi, “Aku bilang juga apa, mending nginap di hotel aja, kamu malah gak sabaran sampai-sampai istrimu melihat kita bercinta.” Tanpa rasa malu Monica mengatakan hal itu di depan Lilis. 

Dio mencubit hidung Monica. “Iya, Monica sayang, Mas minta maaf, habisnya tadi Kamu godain mas terus waktu kita kerja di office pabrik, jadilah Mas tak sabar menerkammu.” 

“Bisakah, nanti kita lanjutkan lagi?”

“Tentu saja, kamu meragukan keperkasaan tongkat saktiku?” tantang Dio genit, sambil meremas apa yang bisa ia remas. 

“Aww! Mas nakal sekali, sih.” 

Obrolan menjijikkan itu membuat telinga Lilis semakin merah padam, hingga kemudian ia buru-buru menutup pintu dan menguncinya rapat-rapat. 

Hari-hari berikutnya datang silih berganti, hati Lilis selalu berdenyut nyeri manakala melewati pintu kamar yang pernah menjadi tempat Dio dan Monica memadu cinta. Ada perasaan was-was, serta takut jika ia baru saja kembali dari luar rumah untuk suatu keperluan. 

Keberadaan Dio pun semakin menjadi misteri, alih-alih memberi kabar, Dio justru sama sekali tak datang ke pabrik. 

Setelah melalui pertimbangan rumit, Lilis pun memberanikan diri datang ke rumah mertuanya, bermaksud membicarakan kelanjutan rumah tangganya. 

Dan tak lama setelah hari itu, perceraian itu benar-benar terjadi, persis seperti keinginan Lilis, yang tak meminta gono-gini apa-apa, walau nenek Dio bersikeras memberikan sejumlah uang selama masa iddah Lilis. 

Flashback end. 

•••

Keesokan harinya, Lilis sedang bersiap-siap pergi ke warung kecilnya di dekat sawah. Tempat ia berjualan, kopi, gorengan, mie instan, dan beberapa dagangan lain yang umum ada di warung kopi. 

Meski pembelinya rata-rata lelaki, namun, Lilis menyingkirkan rasa takut dan tidak nyamannya, demi bisa menghasilkan uang untuk kebutuhan sehari-hari. 

“Coba, kamu tidak bercerai, hidupmu pasti nyaman, karena gelimang harta keluarga Dio,” cetus Bu Saodah, sambil menyeruput kopi item usai sarapan. 

Lilis hanya diam, tak menjawab gerutuan ibu tirinya tersebut, prinsipnya tetap sama, jadi janda lebih terhormat, ketimbang menjadi istri, namun, harga dirinya diinjak-injak. “Tapi aku lebih suka menjanda, Bu.” 

“Emang dasar tolol kamu, ya? Ada pilihan enak, malah memilih hidup susah, pontang panting ngumpulin duit recehan!” cibir Bu Saodah, menanggapi ucapan Lilis. 

“Berhentilah memperdulikan aku, Bu, jika ibu ingin hidup nyaman dan tinggal menengadahkan tangan meminta uang, nikahkan saja Arimbi dengan lelaki kaya.”

“Apa! Berani kamu menyuruh Ibu menikahkan bocah ingusan seperti Arimbi!” hardik Bu Saodah, biar bagaimanapun ia juga ingin Arimbi menikah dengan pria mapan dari kota, tapi tidak buru-buru juga, karena katanya Arimbi ingin jadi artis yang berkarir di ibu kota. 

“Bukankah, tujuan Ibu menikahkan aku adalah demi uang? Sekarang aku tak ingin menikah, jadi biar ibu tetap punya uang banyak, nikahkan saja Arimbi!” 

Setelah menyampaikan isi hatinya, Lilis pun menstarter motornya, pergi ke warung untuk mengais rezeki hari ini. 

“Benar-benar lancang mulutnya.” Bu Saodah kembali menggerutu, sejujurnya ia tak rela anak gadisnya yang cantik dan sexi menikah cepat-cepat. Biar Arimbi mengejar cita-cita nya dahulu, setelah sukses nanti, pria tampan dan berduit banyak pasti akan berebutan menghampirinya seperti semut mengerubungi gula. 

Itulah khayalan Bu Saodah, yang ingin hidup enak tanpa mau susah-susah mengotori tangannya untuk bekerja. 

Tak! 

Bu Saodah membunyikan jari tangannya ketika tiba-tiba mendapatkan ide segar. 

“Apa aku tawarkan saja sama Juragan Sastro, kan dia punya peternakan sapi, tuh. Biarpun umurnya hampir kepala 5 dan istrinya juga tiga, pasti tak keberatan menambah satu istri lagi,” gumam Bu Saodah dengan pemikiran liciknya. 

1
Esther
waduh Rayyan langsung tancap gas....ditunggu cerita unboxingnya😂
Esther
Lilis disulap jadi semakin cantik...siap membikin Rayyan terpesona
Ayesaalmira
wah saking senengnya...
Bunda Idza
kejutan yang menyenangkan 🥰🥰🥰
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨
aawww... ada yg menjerit tp bukan bibirnya😂
Felycia R. Fernandez
rasakan,selama ini hidup hanya enak enakan,biar sekarang merasakan kerja seperti Lilis
Shee_👚
aduh giliran nya nambah bab pas lagi hot🔥🔥🔥🔥 malah di gantung kaya jemuran belum kering 🤣🤣🤣🤣🤣
Shee_👚
awas mungkin ini ya kak
Shee_👚
Alhamdulillah lilis selamat dari niat buruk para istri-istri solehot🔥
Shee_👚
mampus g tuh, orang dah punya madu ampe 3 malah di suruh nambah lagi ap ya g murka itu istri 3🤣
Shee_👚
sabar mulu tanpa kerja ya rejeki juga minggat odah😒
Shee_👚
biat tau rasa gimana capenya nyari duwit, jangan cuma bisanya minta sama protes doank😏
🌷Vnyjkb🌷
tte rosa baikkk, pengertiannn,👍👍lilis otw bahagia nih,,, lilis layak menuai kebahagiaan,,, awassss ktmu si dio,,, tunjukkan pesonamu ,liss🥰
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
yang sedang lelah,eh dapat vitamin😅😅😅
🌷Vnyjkb🌷
benerrr!! ini Sekolahan yg pAs buat mbee, klu blm sadarr yo kudu d PerLamaaa sekolahnya, biar cumlaude,🤣🤣
Nar Sih
surpraise untuk mu rayyan ,dri lilis untuk mu ,semgatt lepas rindu nya 😂😂
🌷Vnyjkb🌷
eeee, gak sadarrrr benerr,, km tu yg hrs d awas²,,, lilis korban mu dan ibumu,, gak tau diri amattt!!
Rahmawati
asek asek😂
🌷Vnyjkb🌷
itu juga yg terjadi pd Tubuh Lilis,,, nikmatilahhhh hari² tuaianmu odahhh🤣🤣sukuurrr!!!
Rahmawati
mantep nih bu Rosa.
setelah Rayyan liat apa akan langsung ehem ehem ya🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!