NovelToon NovelToon
Gigolo Terakhir

Gigolo Terakhir

Status: sedang berlangsung
Genre:Harem / Romantis / Komedi
Popularitas:940
Nilai: 5
Nama Author: @120

kisah seorang Pria yang berdedikasi menjadi lebih keren namun salah jalan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @120, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ciuman pertama

"🎵🎵🎵🎵🎵🎵🎵🎵🎵🎵🎵"

naoya menyaksikan penampilan yuka yang begitu menawan sambil menggoyangkan kepalanya ke kanan dan kekiri.pandangan yang terhenti setelah melihat disekitar pemain musik tidak ada kehadiran runa.

"cupu kenapa tidak ada....???

"siapa yang kau panggil cupu..!!!

"kau marah lagi kalau aku panggil dia cupu,,

"kau jangan sembarangan mengatai orang,seperti kau tidak bodoh saja..!!!

Tsuki sedikit sensitif dengan naoya yang terus mengejek runa meskipun tidak ada runa sekalipun.

"hei...tsuki...apa wanita kalau menyukai sesuatu akan sangat aneh..??

"apa maksudmu..!!

Tsuki menatap naoya dengan penuh penasaran dan dahi berkerut sedikit jengkel.

"ah..tidak...,,kenapa runa tidak berangkat..?

"dia ijin pada manager, katanya ada wawancara disebuah studio.

"eh....malam-malam...??

"kau tidak tau apapun..!! Bekerjalah dengan benar..!!

"hah...iya iya...,,,

Naoya turun dari kursi bar dan berjalan ke lorong bar sambil memikirkan runa.

"aku akan menemuinya besok...!! Awas saja...!!!

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

"tok...tok...tok....

"tok...tok...tok....

naoya mengetuk pintu rumah yuna dengan sangat keras dan menutup wajahnya dengan hodie dengan perasaan panik akan bertemu pria berotot lagi.

"kenapa aku mengambil resiko ini, cepatlah..!! Apa tidak ada orang...!!

"tok..tok...tok....,

"ceklek...,,

Naoya langsung menerobos masuk saat pintu baru saja dibuka,

"berisik sekali..!! Kenapa kau kesini !!!

"lama sekali kau membuka pintunya.?aku sudah mau mati diluar..

"bukan urusanku...!!! Ada apa..??

Naoya berjalan memasuki ruangan dengan santai seperti rumah sendiri,

"sudah hampir 2 bulan aku tidak menginjakan kakiku dirumah ini...,,

"kau tidak punya sopan santun kah..?mengganggu orang tidur dan sekarang menerobos masuk begitu saja...,,

"tenang saja aku kenal tuan rumah ini kok...,,kau juga menumpang kan..??

"diam kau...!!!

Naoya duduk santai disofa dan mengejek runa dengan penuh kegembiraan.

"ada apa kau kemari...??

"apa kau tidak ingin mengatakan sesuatu padaku..??

"apa..??

Wajah runa tampak bingung dengan maksud naoya,

"haaa....,,terakhir kali kau memanfaatkan diriku kan..?dan dengan bodohnya aku menurutimu...!!

"itu kebodohanmu sendiri kenapa kau menyalahkanku..??

"tidak begitu....,,

Naoya menarik tangan runa dan terhempas ke sofa dan duduk disebelah naoya.

"lepaskan...!!!kenapa kau seenaknya saja bodoh..,,

"kau sangat tidak sopan,,apa kau ada masalah ? Kenapa melampiaskan kepadaku..?

Runa menunduk dan menghela nafas panjang.

"hahaha...aku tau,kau pasti tidak diterima kerja kan..??

"berisik....!!!

Runa meraih rambut naoya dan akan menjambaknya,namun naoya yang menghindar membuat runa jatuh dipelukan naoya dan wajah yang berdekatan itu membuat naoya berdebar-debar kembali.pandangan naoya tidak lepas dari bibir runa yang terlihat kecil dan tipis.

"ma..maf...,,

Runa memperbaiki posisi duduknya dan sedikit canggung,naoya masih saja menatap runa dengan pandangan berbeda.

"hei...runa..,,ayo berciuman...,,

"apa kau bilang...!!!

Runa menaikan alisnya dan menjawab sedikit keras dan tegas sambil menatap naoya yang memasang wajah serius.

"aku sudah membuatmu senang waktu itu kan,,bukankah kau harus membayar budi...??

"wah...kau memang orang gila...!!!

"bukan gila...,,ini sangat wajar kan ? Dari pada aku berciuman dengan tsukisima lebih baik aku berciuman denganmu kan..??

"hahaha...kau benar-benar sudah tidak waras naoya-san.,lakukan dengan pacarmu...!!

Runa berdiri akan melangkah pergi meninggalkan naoya,namun tangan runa kembali ditarik oleh naoya dan terjatuh dipangkuan naoya.

"kenapa kau lakukan ini naoya-san..?

"apa kau tidak lihat bahwa aku sedang serius..??

Runa melirik wajah naoya yang tidak biasa dan menundukan kepanya karena malu.

"aku tidak tau caranya...,,

"maka dari itu kita belajar bersama,kau dan aku...,,!!

Naoya mengangkat dagu runa yang tertunduk malu,kemudian mengusap pipi runa dengan lembut sambil mengarahkan bibirnya pada bibir runa yang sudah naoya pandangi sedari tadi.

"cup...,,

Bibir naoya menempel dengan singkat pada bibir runa dan mata saling bertatapan sambil merasa malu,

"cup...,,

Bibir saling bertabrakan dan bibir naoya mulai mengulum bibir runa dengan hati-hati,runa mulai merasakan sensasinya dan mempererat kecupan itu dengan memegang bagian kepala bagian belakang naoya.

Posisi miring runa sangat tidak pas untuk mereka berciuman dan naoya memperbaiki posisi duduk runa dengan mengangkatnya.

"kenapa..??

"begini lebih baik,kan..??

Tatapan mata sayu runa dan naoya sangat terlihat bahwa mereka saling menikmati satu sama lain.

"lakukan lagi...."ucap lirih naoya sambil tersenyum tipis.

Runa yang pertama kali merasakan sensasi berciuman merasa terbakar didalam tubuh dan sangat menikmati setiap hisapan dari bibir naoya,

"remas....remas....,,

Runa meremas rambut naoya dengan lembut dan bernafas dengan terengah-engah.

"aku tidak pernah merasakan hal seperti ini,,aahh....nikmatnya..,,kenapa dengan orang lain aku merasa gemetar saat bersentuhan,tapi tidak dengan runa...,,aku merasa bisa mengatasi ketakutanku dengan runa.,aku ingin lebih dari ini....,,,

Tangan naoya bergerak sendiri meraba pinggul ramping runa dan terhanyut dengan sensasi panas itu tangan naoya meremas pantat runa dengan kedua tangannya.

"remas....remas....

runa terkejut dan membuka matanya lebar-lebar dan melepaskan ciumannya.

"dasar mesum....!!!

"sreett.....!!!.

Runa menjambak rambut naoya dengan keras dan memukuli kepalanya dengan kedua tangannya.

"aarrgghhh apa yang kau lakukan..!!! Sakit...!!

"kenapa kau meremas pantatku bodoh..!! Plak...!!! Itu bukan kesepakatannya..,plak...plak...!!!

Naoya mencoba melindungi wajahnya dengan menutup dengan kedua tangannya sambil menjelaskan.

"haa....itu kesalahan teknis,tanganku bergerak sendiri...!!!!

"plak...!!! Plak....!!! Alasan saja...!! Rasakan ini..!! plak....plak...,,

Setelah merasa lelah akhirnya runa berhenti mengamuk dan berdiri dari pangkuan naoya yang acak-acakan setelah dihajar oleh runa sambil menutup wajahnya dan duduk disofa meringkuk.

"apa kau menangis..??

Naoya mendekat dan melongok pada runa yang terus menutupi wajahnya.

"eehh....apa kau sangat marah..?

Runa tidak bergeming sama sekali dengan perkataan naoya yang terus saja mengganggunya.

"haah.....kau tuli ya..!!

" Aku sangat malu...,,

"ppffttt.....

"sial...bagaimana aku menjalani hidupku selanjutnya,,kenapa aku terbujuk rayuannya,dasar gigolo...!!!"gumam runa.

"aku juga sangat malu,,,tapi berkat dirimu aku bisa merasakan yang namanya ciuman pertama...,,,bukankah sangat menakjubkan...??

Runa dengan perlahan membuka jari-jarinya yang menutup wajahnya sambil melirik ke arah naoya yang tersenyum namun terdapat kesedihan terukir diwajahnya.

"apa kau baru pertama kali juga.. Naoya-san??

"ehem....ini pertama kalinya untuku,aku meminta tsuki mengajariku,namun sangat ambigu kan...,,aku tidak bisa berhenti gemetar saat bersama seorang wanita,tapi anehnya tidak denganmu....,,

Naoya menatap runa dengan penuh harap seakan-akan runa bisa menyembuhkan trauma dalam dirinya.

"kenapa menatapku seperti itu..?kau akan melakukannya dengan pacarmu kan..?

"aku tidak tau....,,,"jawab naoya dengan nada sedih.

"apa ada masalah..??

runa menatap wajah naoya yang tertunduk dengan raut wajah lesu dan tidak bersemangat seperti biasanya.

"oh...tidak..tidak...,

"ceklek...,,

Pintu terbuka,yuna pulang dari tempat kerjanya bersama seseorang yang berdiri dibelakangnya .

"runa....kau bersamanya..??apa yang kalian lakukan,kenapa kau berantakan sekali naoya..??

"ti...tidak bi...,,aku bisa jelaskan..,,"jawab runa dengan gagap.

"gawat..,,!!

Naoya tertunduk malu dan panik sambil merapikan pakaiannya dan rambutnya.

Murayama yang berdiri didepan pintu melihat drama bibi dan keponakan yang jarang berbincang itu mengambil momen untuk mereka saling bicara.

"hei bung...,,bisa bicara sebentar...??

Naoya menatap kearah murayama yang memanggilnya dan menatap runa juga yuna.

"ba...baik...,,

Naoya keluar dari rumah yuna dan berdiri bersama murayama didepan pintu rumah yuna sambil bersandar di balkon yang sudah usang.

"i..itu..berbahaya manager..,,

"kenapa kau gagap..?apa yang telah kau lakukan..??

"ti..tidak...hanya kaget saja melihat anda dengan bibi runa.

"hoo....,,begitu ya..,,lalu bagaimana..??

"apa..??

"misimu..?apa sudah ada perkembangan..?

"oh...sudah manager,kami sudah berpacaran,

"bagus..,,kalau tidak bisa dibujuk,ambil sesuatu yang merugikan baginya...,,

"maksudnya..??

Dengan wajah polosnya naoya bertanya tanpa memikirkan hal-hal buruk.

"kau bisa melakukan aktivitas seksual dengannya dan merekamnya diam-diam sebagai ancaman untuknya...,,"

"aktivitas seksual..??apa maksudnya.?

"hah...apa aku harus menjelaskannya juga padamu..??kau kan sudah dewasa..,,aku pikir kau seorang playboy...,,

"sial...gigolo ini memintaku melakukan apa ?"gumam naoya.

"oi....bocah sialan..,,kau kembali lagi ya..?pas sekali aku sedang kesal...!! Kemari kau...!!

Terdengar suara pria yang sedikit berteriak melihat kearah naoya yang berdiri dihadapan murayama dan berjalan menghampiri naoya dengan tampang mengajak berkelahi.

"hiii....pria itu lagi....,,'ucap naoya lirih sambil ketakutan.

Murayama melirik kebelakang sambil menunggu orang tersebut melewatinya.

"oi bajingan kecil kesini kau...,,,

Tangan pria berotot itu mencoba meraih kerah hodie naoya didepan murayama,namun murayama menghentikannya dengan menangkis tangan pria tersebut.

"kenapa kau mengganggu apa kau mau berkelahi denganku..??

Seketika murayama menarik baju pria tersebut lalu membantingnya dengan sangat keras ke lantai.

"braakk....

"keeuuhh....

Murayama menginjak dada pria yang sudah terkapar dilantai dengan tekanan yang keras sambil membungkukan badannya menatap tajam pada pria berotot tadi.

"gila....dia bukan sembarang gigolo,,aku semakin menyukainya....aku ingin sepertinya.."

Naoya sangat bersemangat melihat kejadian tersebut dan semakin ingin terlihat keren seperti murayama.

"kau anak buah siapa..??"tanya murayama dengan pelan.

"aa....apa maksudmu..??

Murayama membuka baju bagian atas dan melihat tato pada tubuh pria tersebut.

"Barou memang selalu ikut campur ya...!!

"ke..kenapa kau tau nama itu.,,apa kau juga yaku....heuukk....!!!

Murayama menginjak lebih keras lagi pada pria itu sebelum menyelesaikan bicaranya.

"apa terjadi gempa..,,apa kalian merasakannya..?

runa berlari keluar dan membaca situasi karena merasakan getaran yang membuatnya terkejut.

"eh...sedang apa pria itu..?

"oh...dia terjatuh tadi..,,aku sedang membantunya berdiri..,,

Murayama dengan senyum palsunya membantu pria berotot berdiri dan menepuk punggungnya.

"te..terimakasih...,,maaf sudah membuat keributan...,,

Pria tersebut berjalan menaiki tangga naik ke lantai atas.

"bibi menyuruh anda masuk...."ucap runa pada murayama.

"oh tidak perlu.,kami akan langsung pulang..,,iya kan naoya...,,

"ah...iya iya....,,

"baiklah....,

Runa memberi salam pada mereka berdua dan menutup pintu rumahnya setelah naoya dan murayama pergi dari depan pintu rumahnya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!