Sejatinya rumah tangga yang harmonis harusnya tidak akan tergoda oleh godaan diluar sana, namun tidak dengan rumah tangga Amara, Tak pernah ia bayangkan jika rumah tangganya berada diambang kehancuran akibat perselingkuhan Victor suaminya, yang tidak pernah ia sadar selama ini. Nyaris tak pernah ada pertengkaran, bahkan keromantisan masih tetap terjaga, seakan menutup noda perselingkuhan Victor diluar sana.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Leo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tiba diBandara
bab 29
.
.
Amara dan Tio memilih naik taksi untuk menuju Bandara. Sepanjang perjalanan Amara dan Victor bercengraman dengan sangat mesra, Tak luntur sedikitpun senyum dari kedua orang tersebut.
"Oh iya, Apa tuan Jakson sudah berangkat lebih dulu ?? aku lihat tadi rumahnya sudah sepi " tanya Victor pada Amara. namun tangannya tengah membuka ponselnya yang berbunyi tanda pesan masuk.
"Aku juga tidak tau. Mungkin mereka juga diantar sopir."
Amara yang bergelayut didada Victor sampai tak menyadari Victor tersenyum kala membaca pesan singkat yang baru saja masuk.
Dasar nakal !! kau meninggalkanku ya.. awas saja nanti malam kau harus membayarnya..
victor dengan cepat membalas.
For you Baby..emmuach..
Siapkan staminamu saja.
Meski senyum sudah terbit, Victor segera menghapus pesan singkat itu.
amara yang bercerita panjang lebar dan tidak ditanggapi Victor segera mengangkat kepalanya yang bersandar didada Victor lalu menatap suaminya.
"Vic.. kau melamun atau bagaimana ?? diam saja sejak tadi aku berbicara !!?" protes Amara.
Victor terlihat pandai sekali berkilah, ia langsung menerbitkan senyum dan menarik Amara kembali dalam dekapannya. "bukan melamun, tapi menjadi pendengar."
"Itu sama saja !!" gerutu Amara.
" Marah ??"balas Victor
" Mana aku bisa marah padamu !!!?" timpal Amara.
Keduanya terkekeh bersama sepanjang perjalanan.
Tiba dibandara, Victor nampak segera turun diikuti Amara. dan mereka segera menurunkan koper masing-masing.
Hingga tak menyadari jika mobil Jakson juga baru tiba terparkir jelas disisi mereka.
Sudut bibir Miranda terangkat saat netranya menangkap Victor dan Amara yang baru turun dari Taksi.
" Honey..Amara juga sudah sampai."Ucap Miranda pada Jakson.
" Benarkah ?? Kau pasti senang bisa bersama dia kan ??" Balas Jakson.
" Tentu saja. Thank you honey.. kau selalu membahagiakanku.." Miranda menghadiahi kecupan dipipi Jakson sebelum akhirnya ia turun guna menghampiri Amara dan Victor.
Jakson yang diperlakukan seperti itu tersenyum bahagia. ia pun segera turun menyusul Miranda.
" Amara..." panggil Miranda.
Amara menoleh diikuti Victor.
" Nona.. nona juga baru sampai ??" Sapa Amara dengan penuh sopan.
" Yeah..Aku senang sekali kita berada dalam satu penerbangan." ucap Miranda seraya memegangi lengan Amara bahkan sekilas Miranda menatap nakal Victor.
" Tuan Jakson.. terima kasih sudah memberikan tiket untuk saya juga."Victor beralih menyapa Jakson dengan penuh sopan juga.
" anggap saja itu dari istri saya. Anda kan bekerja untuk Perusahaan istri saya. Semoga liputan Anda nanti tidak terkendala." balas Jakson.
Victor menggangguk mengiyakan.
" Oh iya, berapa orang lagi rekan yang ikut dengan Anda tuan Victor ?? apa akan berangkat hari ini juga ??" Tanya Jakson
Victor menerbitkan senyum seraya menjawab. "Kami akan mengadakan liputan besok. Jadi yang lain akan berangkat besok. saya tidak mungkin menyianyiakan tiket pemberian Anda, makanya saya berangkat hari ini saja."
Jakson menggangguk mengerti.
" Sudah ngobrolnya ?? yuk masuk, Jam penerbangan kita sudah dekat." Ajak Miranda.
Semua menggangguk setuju. Miranda dengan tanpa beban menggaet lengan Amara dan mengajak Amara berjalan terlebih dulu Meninggalkan dua pria dan koper-koper mereka.
"Nona koper saya.." Ucap Amara
" biarkan saja.. ada suami-suami kita kan dibelakang, Nikmati liburanmu Amara.." Balas Miranda cekikikan.
Amara ikut tersenyum. konyol sekali.
Sementara Jakson dan Victor, keduanya sama-sama membawa koper para istri mereka, dan juga milik mereka sendiri.
"Lihatlah istri kita tuan Victor..Mereka sampai lupa jika sudah memiliki suami." ucap Jakson.
" Iya.. bahkan lupa dengan bawaan masing-masing."Balas Victor.
.
.
DiKantor stasiun tivi, ketua liputan dimana Victor bekerja uring-uringan tidak jelas. hal itu membuat perhatian Nindi teralihkan.
" Bapak kenapa marah-marah terus sih ?? Ada masalah apa ??" tegur Nindi.
" Aku pusing sekali Nin..Victor ijin lagi tidak masuk sampai 3 hari. Dan kita akan meliput berita nanti siang, lalu bagaimana jika tim kita kurang terus !!!?" Tutur ketua liputan.
"Ijin lagi ?? memang dia kemana ??" Tanya Nindi.
" mana aku tau !!! dia hanya beralasan menemani istrinya yang pergi keBali."jawab ketua dengan ketus.
Nindi terdiam sejenak, Ia menerka apa Victor hendak berulah atau menipu Amara lagi. Secepat mungkin Nindi merogok ponselnya dan menghubungi Amara. namun ternyata nomer Amara tidak bisa dihubungi hingga beberapa kali percobaan Nindi.
" kemana Amara ??" Gumam Nindi yang kemudian teringat dua temannya yang lain. buru-buru Nindi menghubungi Sindi terlebih dulu.
" Halo Nin, tumben sekali kau menghubungiku ??" suara Sindi terdengar.
" Kau bersama Amara tidak ??" tanya Nindi tanpa basa basi.
" Tidak. Amara kan pergi keBali untuk peluncuran produk Perusahaan Kami Nin, Dia kan pergi bersama suaminya yang katanya juga akan meliput berita disana. kufikir kau ikut keBali, kau kan satu tim dengan Victor ??!!'" cerocos Sindi.
Nindi terdiam sesaat.
" Kalian harus tau, Tim kami tidak ada liputan diluar kota baik hari ini, besok atau lusa." Ucap Nindi.
" Benarkah ?? ha..ha..ha.. berarti Victor hanya beralasan supaya bisa ikut liburan dengan istrinya." Tawa Sindi.
"Mungkin. ya sudah aku tutup dulu ya ??"pamit Nindi
" Nin, kapan kau senggang ?? lama sekali kita tidak makan bareng !!?" SUara Ani nampak terdengar.
Nindi menerbitkan senyum tipis. "Nanti aku kabari. aku harus bekerja dulu bye.."
panggilan pun segera terputus seketika, Nindi bernafas lega setidaknya Victor tak membohongi Sahabatnya lagi.
.
.
.
dsr bodoh ya bodoh udh tau bnyk kejadian aneh msh sjj percaya SM suami laknut kyk gtu mau jadi istri Sholeha biar tersakiti aduh Amara kasihan dech mu
makan tu air mata
udh prnh kedapatan kejanggalan PD mereka msh sjj percaya greget jdi baca
buat Thor si Amara cerdasan dikit
mudah"n CPT terbongkar jgn sampai percaya 100 presen Amara mereka berdua it sama laknut