NovelToon NovelToon
Rahim Pengganti

Rahim Pengganti

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahkontrak / Poligami / Tamat
Popularitas:13.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Hany Honey

Novel ini masih dalam tahap revisi ya, Kak? Jadi maaf kalau tulisan masih berantakan. 🙏 Udah Revisi bab 1-23 ya, Kak. Yuk Cek.....

Andini terpaksa menikah dengan Rico karena di desak oleh Dinda. Itu semua karena Dinda belum bisa memberikan keturuan pada Rico. Pernikahan Rico dan Dinda selama sepuluh tahun belum juga dikaruniai keturunan. Dengan terpaksa dan tanpa cinta Rico mau menerima permintaan Dinda untuk menikah dengan Andini.

Akankah Rico bisa menerima Andini dan mencintai Andini, setelah Andini memberikan buah hati untuknya? Atau sampai kapan pun Rico tidak bisa menerima kehadiran Andinni sebagai istri keduanya, sekaligus sebagai pengganti Dinda, setelah Dinda pergi menghadap Sang Khalik karena sakit yang tidak bisa disembuhkan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hany Honey, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28

Rico bergegas membereskan pekerjaannya, setelah Bayu berpamitan ingin menemui temannya di cafe. Rico semakin penasaran, siapa teman Bayu, seperti apa orangnya yang katanya pemilik Cafe tersebut. Rico juga ingin tahu, barangkali Andini bekerja di cafe milik temannya Bayu.

“Aku harus mengikuti Bayu, aku harus tahu, Andini kerja di sana atau tidak,” ucap Rico dengan membereskan dokumen yang masih berserakan di atas meja.

Rico langsung mengambil mobilnya dan langsung melajukan mobilnya ke cafe milik teman Bayu. Rico melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, karena Bayu sudah beberapa menit yang lalu menuju ke cafe.

Bayu tidak jadi menemui Andini di Cafe.  Dia langsung menemui Andini di pantai tempat di mana dulu banyak sekali kenangan bersama Andini sewaktu kecil. Andini bilang, bertemu di pantai saja langsung, supaya pakai mobil sendiri-sendiri. Andini tidak enak jika satu mobil dengan pria lain, karena statusnya dia sudah bersuami.

Rico menghentikan mobilnya di depan AR Cafe. Tidak ada mobil milik Bayu terparkir di sana. Namun, Rico melihat seorang perempuan yang sangat ia kenal keluar dengan tergesa dari dalam cafe. Berpakaian sangat rapi, memakai sepatu hak tinggi, seperti layaknya pemilik cafe tersebut, atau menejer cafe tersebut. Andini, Rico melihat Andini keluar dari dalam cafe, menuju ke Garasi mobil khusus milik Andini yang ada di sebelah cafe.

“Andini? Benar tebakanku, dia bekerja di cafe milik teman Bayu. Dia mau ke mana? Kok dia sepertinya buru-buru sekali? Apa aku tanya ke dalam saja? Andini benar atau gak kerja di cafe milik temannya Bayu? Ya aku harus tanya, aku harus cari tahu sendiri, tidak peduli Bayu yang mungkin sudah pergi dengan temannya itu,” ucap Rico.

Rico memarkirkan mobilnya, lalu dia masuk ke dalam. Dia ingin menemui menejer cafe tersebut, dan menanyakan tentang Andini. Rico langsung menuju kasir, dia bertanya pada kasir yang sedang bertugas di sana.

“Selamat sore, Mbak?”

“Selamat sore, Pak? Ada yang bisa saya bantu?” tanya Kasir tersebut.

“Mbak, bisa saya bertemu dengan manajer cafe ini?”

“Oh bisa, Pak. Sebentar saya panggilkan, silakan duduk dulu,” ucapnya dengan ramah.

Rico menunggu manajer cafe datang. Hatinya sudah gelisah, ingin cepat-cepat tahu tentang Andini. Kalau Andini menaruh mobilnya di tempat parkir umum di depan cafe, Rico tidak terlalu curiga. Tapi, tadi Rico melihat Andini parkir di tempat parkir khusus, dan satpam pun sangat menghormati Andini, seperti menghormati atasannya.

Tak lama kemudian, seorang perempuan yang masih sangat muda berjalan menghampiri meja Rico. Senyumannya ramah, dan sangat sopan.

“Selamat sore, Pak? Benar bapak yang mencari saya?” tanya Iva.

“Oh iya, Mbak. Mbak manajer di cafe ini?” tanya Rico.

“Iya betul, Pak. Perkenalkan saya Iva, manajer di cafe ini. Ada yang bisa saya bantu, Pak?”

“Jadi gini, Mbak. Saya langsung saja mengutarakan maksud kedatangan saya ke sini. Saya mencari seseorang yang bernama Andini, apa dia bekerja di cafe ini?” tanya Rico.

“Oh Mbak Andini? Iya, beliau pemilik Cafe ini, Pak?” jawab Iva.

“Pemilik Cafe ini? Lalu apa dia sekarang ada?”

“Mbak Andini baru saja keluar, katanya mau bertemu sahabatnya sewaktu kecil yang baru saja bertemu?” jawab Iva dengan jujur.

“Oh seperti itu? Kalau boleh tahu ke mana perginya, Mbak?” tanya Rico.

“Ke Pantai, Pak. Katanya mau menemuinya di pantai K,” jawab Iva. “Kalau boleh saya tahu, bapak siapa, ya?” tanya Iva.

“Perkenalkan, saya Rico, suami Andini,” jawab Rico dengan lugas.

“Ba—bapak suami Mbak Andini?”

“Iya, jadi benar dia menemui temannya? Apa benar namanya Bayu?” tanya Rico.

“Iya betul sekali, nama temannya itu Bayu,” jawab Iva dengan sedikit canggung, karena yang berhadapan dengan dirinya saat ini adalah suami dari Andini. Dan, sekarang Andini malah sedang pergi menemui pria lain yang katanya sahabat masa kecilnya.

“Oke, jangan bilang saya ke sini ya, Mbak. Rahasiakan ini dari Andini,” ucap Rico.

“Baik, Pak. Akan saya rahasiakan kedatangan bapak ke sini,” jawab Iva.

“Baiklah, terima kasih atas waktunya, saya pamit pulang dulu,” pamit Rico dengan mengucapkan terima kasih.

“Iya, Pak,” jawab Iva.

Rico keluar dari cafe yang ternyata milik istrinya sendiri. Tidak ia sangka Andini memiliki cafe yang tempatnya begitu nyaman dan strategis, juga sangat ramai pengunjung. Sedikit kecewa dengan Andini. Ya kecewa, karena Andini telah membohonginya, dia tidak jujur kalau dia memiliki sebuah cafe. Dan, Rico tidak menyangka kalau Andini adalah perempuan yang sangat Bayu cintai.

“Kenapa bisa seperti ini? Kenapa dadaku sakit sekali ketika mengingat Bayu saat memuji Andini, dan bilang kalau dia sangat mencintainya? Apa aku mencintai Andini juga?” gumam Rico.

Rico langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju pantai tempat di mana Andini dan Bayu bertemu. Sesampainya di sana, Rico melihat mobil milik Bayu dan Andini berada di kawasan pantai. Mata Rico memandang jauh ke arah dua orang yang sedang bermain di pantai. Mereka terlihat sangat bahagia sekali bermain ombak di tepi pantai. Bayu terlihat membawakan sepatu Andini, dan menggamit tangannya berjalan menyusuri pantai. Sesekali Rico melihat Bayu merapikan rambut Andini yang tersibak oleh angin.

“Kenapa sesak sekali melihat mereka? Kenapa seperti ini rasanya? Rico, kamu tidak cinta Andini, kan? Lalu kenapa hatimu menangis?” gumam Rico.

Rico tidak kuat lagi melihat Andini yang sedang bahagia bersama Bayu. Senyumannya terlihat begitu bahagia. Bahkan Andini yang jarang tertawa, sekarang tertawa bahagia bersama Bayu. Rico melajukan mobilnya untuk pulang. Dia tidak mau lama-lama melihat kebahagiaan mereka.

Sesampainya di rumah Rico langsung masuk ke dalam kamarnya. Dadanya masih terasa sesak mengingat apa yang tadi ia lihat di pantai.

“Kamu istriku, Ndin? Kenapa kamu berani menemui pria lain di belakangku? Kenapa, Ndin?! Ini memang salahku, aku yang terlalu mengabaikan Andini. Aku yang selalu bilang tidak butuh Andini, dan aku selalu bilang aku tidak bisa mencintainya. Tapi, melihat dia bersama pria lain, kenapa hatiku sakit sekali?” ucap Rico lirih dengan memandangi foto Andini yang ada di atas bufet. Tanpa Rico sadari, air mata Rico menetes mengenai pigura yang sedang ia pegang. Dengan cepat Rico menyeka air matanya.

1
Nafeeza_🎈🎈
Haloooo AQ dtng dr masa depaaaan 2025.. hahaha
Shifa Burhan
paling muak dan jijik liat novel yang membuat konflik rumah tangga dan kalian hadirkan lelaki lain, dan kalian puja2 lelaki lain itu, novel kayak gini sangat2 menjijikan
kalea rizuky
emang tolol kan qm Andini di sakitin kek g punya harga diri tp di semua novel mu sih Thor peran wanita kek goblok semua
Hany Honey: wkwkwk iya, Kak. biarin aja lah begitu.
total 1 replies
kalea rizuky
uda deh g usa sok peduli ma suami yg gk sayang qm jd bodoh bgt ne perempuan
kalea rizuky
uda lah dinda ngapain sih g mau cerai
kalea rizuky
qm aja gatel suami g cinta lepas lah gatel bgt sih qm
kalea rizuky
Andini biarin aja lah riko meratapi bini nya yg uda mati qm minta cerai aja
kalea rizuky
riko sok bgt siapa yg mau ma loe
Sa Tokkin
Luar biasa
Maizaton Othman
Memang kamu bodohhhh kan...
Eka Zainal
Luar biasa
Nunung Aminah
kebanyakan adegan ciuman😇😇
Yati Meydayati: ) lllll0u ki0
total 1 replies
Nunung Aminah
k
Yusria Mumba
kasiang. dindah,
Masida Sida
cerita nya bagus aku suka baca cerita nya
Siti Khalim
oke siap thorr
Siti Khalim
wihh ini beda cara nulisnya kek dialog
Diana Susanti
nyimak
Masitah Masitah
itu namay laki laki kurang ajar
Vivi Bidadari
Andini malu" tapi mau ga usah sok" lah Andini terima aja perlakuan manis Rico ga usah balas dendam saling terima kekurangan dan kelebihan masing" tinggalkan masa lalu gapai masa depan dgn bahagia
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!