NovelToon NovelToon
Kayla ( Antara Cinta Dan Luka )

Kayla ( Antara Cinta Dan Luka )

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen Angst / Teen School/College / Selingkuh / Romansa / Cintapertama
Popularitas:515
Nilai: 5
Nama Author: Jaena19

Bagaimana rasanya mengetahui jika kekasihmu selingkuh dengan adikmu sendiri? Kayla terkejut mendengar pembicaraan Arga dan Kanaya adiknya di UKS,ia tak menyangka jika selama ini keduanya menjalin hubungan di belakangnya.Walaupun merasa sakit,ia memilih untuk diam dan berpura-pura tidak tahu.Selain belum siap melepaskan Arga,ia juga ingin melihat sejauh mana keduanya dapat menyembunyikan hubungan itu.Tapi lama-lama Kayla tak tahan, terlebih ketika ayahnya meninggal Arga lebih mementingkan Kanaya di banding dirinya. "Kalau dari awal lo suka Kanaya,kenapa lo harus deketin gue dan jadiin gue kekasih lo Arga?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jaena19, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

dua puluh tiga

Kanaya mengerjakan mata ketika cahaya menerpa wajahnya, ia perlahan membuka mata dan tersenyum manis ketika matanya sudah terbuka sempurna. Ia tersenyum pada sosok yang kini tengah membalas senyumannya, sosok tampan yang telah mengisi hatinya.

"Selamat pagi." Ucap Arga lalu mengecup singkat kening Kanaya.

Kanaya mematung sebentar lalu menunduk, ini masih pagi tapi Arga sudah melakukan hal yang membuatnya salah tingkah

"Lo mandi gih, setelah itu ke ruang makan bibi udah siapin sarapan, kita sarapan sama-sama," ujar Arga lalu keluar dari kamarnya.

Kanaya mendongak menatap sosok Arga yang hilang di balik pintu, sudah membuat nya salah tingkah, tapi dengan santainya laki-laki itu pergi seakan tak terjadi apa-apa.

Ia berdiam diri sebentar mengumpulkan nyawa yang belum terkumpul sepenuhnya, tak sengaja ia menatap pantulan wajahnya di cermin di depannya. Matanya terbelalak melihat pantulannya yang sungguh sangat berantakan, rambut yang tak beraturan serta wajah yang terlihat kusam.

"Arga tadi liat gue kaya gini?ah malu."

Ia melihat lagi pantulan dirinya yang terlihat begitu buruk pagi ini, apa ya yang ada di pikiran Arga melihat penampilannya yang berantakan ini?

Kanaya segera bangkit menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.

Tak lama ia sudah selesai membersihkan diri, ia juga sudah berganti pakaian disana. Arga sengaja menyediakan beberapa pakaian untuknya di sana, entah untuk apa tapi Arga bilang,ia sengaja membeli pakaian itu agar ketika dirinya sewaktu-waktu ingin menginap tak perlu membawa pakaian ganti.

Setelah siap dengan pakaian dan sedikit merias diri, ia keluar menuju ruang makan. Ia melihat Arga yang sedang meminum susu sembari membaca sebuah buku ditangannya.

Arga menaruh bukunya menyadari kehadiran Kanaya, gadis itu duduk di sampingnya.

"Lo cuma minum susu?"tanya Kanaya ketika melihat banyak makanan di meja tapi di hadapan Arga hanya ada segelas susu.

"Engga kok, gue sengaja gak ngambil makan dulu karena nunggu Lo."

Kanaya tersenyum mendengar perkataan Arga. "Lo mau sarapan apa?biar gue ambil."

"Gue mau roti aja deh, tolong olesin selai cokelat dan kacang ya."

Kanaya mengangguk, gadis itu mengambil beberapa roti dan mengoleskan selai cokelat dan kacang dia atas roti itu.

"Cocok banget si," ujar Arga tiba-tiba.

"Cocok?apanya yang cocok," tanya Kanaya bingung, ia memberikan beberapa roti yang telah ia olesi selai tadi pada Arga.

"Cocok jadi istri gue," ujar Arga lalu memasukan sepotong roti ke dalam mulutnya.

Kanaya yang sedang meminum susu tersedak. "Kak lo sehat?sejak kapan lo bisa menggombal?"

Arga menatap sombong Kanaya. "Tentu gue sehat, Lo gak tau aja kalau gue itu jagonya gombal, banyak cewek-cewek yang suka sama gue selain karena gue tampan gue juga jago berkata manis termasuk ngegombal. "

"Oh begitu ternyata, udah punya dua cewe sekarang gombalin cewe lain juga? Pantes cewe di sekolah tergila-gila sama Lo. Ih sumpah bener ya kata Kak Kayla lo itu playboy."

Kanaya  cemberut ia bersidekap dan menatap sinis Arga.

Arga terkekeh melihat wajah Kanaya ketika cemburu. "Becanda Nay, serius amat si lagi pula gue cintanya cuma sama Lo."

"Bulshit, kalau emang Lo cintanya sama gue, putusin Kayla Lo bisa?"

Wajah Arga tiba-tiba berubah menjadi serius, memutuskan Kayla? Jika itu dulu mungkin dengan senang hati ia akan segera melakukannya. Tapi sekarang? Rasanya berat memutus hubungannya dengan Kayla karena di sudut lain hatinya sudah ada gadis itu.

"Kak, Lo jatuh cinta sama Kayla?" tanya Kanaya, kini gadis itu juga bertanya dengan wajah serius.

Arga menatap Kanaya dengan wajah yang sulit diartikan. "Entahlah Nay, gue juga gak tau."

"Kalau gue minta supaya Lo gak jatuh cinta sama dia bisa?"

'Gak bisa Nay, untuk sekarang gue gak bisa. Salah Lo yang nyuruh gue untuk pertahankan hubungan itu, sekarang setelah gue sudah melakukan hal yang Lo minta dengan mudahnya Lo minta gue untuk gak jatuh cinta sama Kayla' Gumam Arga dalam hati, ingin rasanya ia mengatakan hal itu, tapi itu tak mungkin ia lakukan.

"Sebisa mungkin gue coba untuk gak jatuh cinta sama dia." Ujar Arga bohong, laki-laki itu memasang wajah serius untuk menyakinkan Kanaya mengenai ucapannya.

"Kak, Lo pernah bilang kan kalau yang Lo cinta sebenarnya adalah gue sedangkan Kayla itu hanya perantara supaya Lo bisa dekat dengan gue. Sekarang gue udah jadi milik lo dan gue juga udah jatuh cinta sama lo seperti yang Lo mau dulu, jadi gue minta Lo jangan pernah naruh rasa apapun sama dia, karena gue gak mau kehilangan Lo dan kalau bisa Lo akhiri hubungan kalian."

"Untuk tidak menaruh perasaan pada Kayla mungkin bisa gue lakuin, tapi untuk akhiri hubungan ini? Gak semudah itu Nay. Hubungan gue sama dia udah lama dan juga Lo mau Kayla tau soal hubungan kita sebenarnya."

Kanaya terdiam, ia kesal sendiri kenapa ia harus terjebak diantara hubungan rumit ini. Ia ingin Arga memutuskan Kayla, tapi benar yang dikatakan Arga itu bukan hal mudah, ia belum siap jika nanti Kayla tau mengenai bagaimana  sebenarnya hubungannya dengan Arga. Tapi ia juga tak mau terus menerus seperti ini, terus bersembunyi dan merelakan kekasihnya bersama wanita lain.

"Kasih gue waktu untuk berpikir dan menemukan cara supaya gue bisa mengakhiri hubungan gue dengan Kayla tanpa menyakiti perasaan dia. Bagaimana pun dia juga pacar gue Nay dan dia adik Lo terlepas dari cinta atau enggaknya gue ke dia."

"Oke,,tolong secepatnya ya gue gak mau terus menerus kaya gini Kak."

____

Kayla menatap layar ponselnya, sudah pukul sembilan pagi. Tak ada kegiatan apapun sekarang, mamah dan papahnya sedang pergi untuk belanja bulanan sedangkan adiknya masih belum pulang juga.

Ini adalah hari Minggu yang paling membosankan menurutnya, Kayla melihat-lihat semua sosial media di ponselnya dan semua itu tak juga bisa menghilangkan rasa bosannya.

Tiba-tiba pikirannya tertuju pada Arga, ia dan laki-laki itu tak pernah berpergian di akhir pekan, mungkin ini kesempatan bagus untuk mengajak Laki-laki itu pergi.

Kayla segera mencari kontak kekasihnya, ketika sudah menemukan kontak Arga ia segera melakukan panggilan pada nomor itu.

Kayla mengerutkan keningnya ketika nomor Arga tak bisa dihubungi, tumben sekali tak seperti biasanya.

Tak mau menyerah begitu saja, ia kembali mencoba menghubungi laki-laki itu. Kini nomor laki-laki itu aktif tapi tak ada jawaban apapun, hanya ada suara operator yang mengatakan jika panggilannya tidak terjawab.

"Kemana si Arga?"

Ia mengumpat dalam hati, baru semalam laki-laki itu membuatnya bahagia. Sekarang ia kesal,kenapa juga Arga tak menjawab telepon darinya.

Ia kembali mencoba menghubungi Arga, jika percobaan kali ini tetap tidak membuahkan hasil, ia tidak mau mencoba lagi dan lihat saja besok ia akan mendiami laki-laki itu.

Cukup lama melakukan panggilan akhirnya Arga menerima panggilannya.

"Halo Kay kenapa?" Tanya Arga di sebrang sana.

"Kenapa baru di angkat teleponnya Ga?" Ujar Kayla balik bertanya.

"Maaf aku tadi lagi makan dan telepon aku di taruh di kamar,ada apa? Tumben banget telepon pagi-pagi."

"Aku bosan Ga, kita jalan-jalan mau gak? Kita gak pernah loh jalan di hari Minggu."

Hening, sejenak tak ada jawaban apapun di sebrang sana.

"Arga, kamu masih di sana kan?"

Masih tak ada jawaban dari sana, ia mengecek ponselnya panggilan itu masih berlangsung tapi Arga tidak berbicara apapun, kemana perginya laki-laki itu?

Kayla mendekatkan speaker teleponnya ke telinga ketika ia mendengar suara teriakan perempuan di teleponnya, suaranya memang cukup kecil dan lebih terkesan samar tapi ia yakin jika suara itu adalah teriakan perempuan. Tapi siapa perempuan yang berteriak itu?

"Halo Kay, maaf ada problem tadi, eh untuk jalan-jalan nanti aku hubungin kamu lagi ya. Udah dulu ya Kay maaf aku tutup dulu teleponnya, love you."

Sambungan telepon terputus, ia menatap layar ponselnya. Banyak pertanyaan bermunculan di kepalanya, siapa perempuan yang berteriak itu? dan kenapa Arga tiba-tiba memutuskan teleponnya?

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!