NovelToon NovelToon
Dinikahi Komandan Galak: Istriku Legenda Forensik

Dinikahi Komandan Galak: Istriku Legenda Forensik

Status: tamat
Genre:Dijodohkan Orang Tua / CEO / Penyelamat / Tamat
Popularitas:4.9M
Nilai: 5
Nama Author: Savana Liora

Pernikahan Zoya Ravendra dan Kalandra Dirgantara adalah perjodohan mutlak tanpa tanggal kadaluarsa. Bagi Kalandra, Kepala Unit Reskrim yang ditakuti, Zoya hanyalah istri pendiam yang membebani karena selalu mengurung diri di kamar.

​Namun, pandangan itu hancur saat kasus pembunuhan berantai "The Puppeteer" menemui jalan buntu. Zoya tiba-tiba muncul di TKP, menerobos garis polisi dengan tatapan datar dan berkata:

​"Singkirkan tangan kotormu dari leher korban, Komandan. Dia tidak dicekik. Ada residu sianida di kuku jari manisnya dan lebam mayat ini dimanipulasi."


​Hanya dalam lima menit, Zoya memecahkan teka-teki itu. Kalandra terlambat menyadari bahwa istri yang ia abaikan ternyata adalah "The Scalpel," legenda forensik dunia. Kini, Kalandra tidak hanya harus memburu pembunuh, tapi juga mengejar cinta istrinya yang hatinya lebih sulit diotopsi daripada mayat manapun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Savana Liora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 18: Tidur Satu Kamar?

​​"Bawa bantalmu. Sekarang."

​Kalandra berdiri di ambang pintu kamar Zoya, tangannya bersedekap di dada, wajahnya kaku seperti tembok beton. Dia baru saja selesai menyisir seluruh sudut penthouse dengan pistol terkokang, memastikan tidak ada penyusup lain yang bersembunyi di balik lemari atau di kolong tempat tidur.

​Zoya, yang sedang duduk di tepi kasur sambil memeluk guling kesayangannya, menatap suaminya dengan alis berkerut.

​"Mas serius?" tanya Zoya sangsi. "Ini sudah jam dua belas malam. Aku ngantuk, malas angkat-angkat barang. Lagian kamarku ini kuncinya pakai sidik jari, Mas. Aman. Si Boneka itu nggak bakal bisa masuk kecuali dia potong jariku."

​"Jangan ngomong sembarangan!" sentak Kalandra, nadanya naik satu oktaf. Mendengar Zoya bicara santai soal potong jari membuat perutnya mulas karena ngeri. "Dia itu peretas, Zoya. Hacker. Kunci digital itu mainan buat dia. Dia bisa bypass sistem keamanan gedung, apalagi cuma kunci pintu kamar ecek-ecek begini."

​Kalandra masuk, menyambar bantal Zoya dengan paksa. "Mulai malam ini, Protokol Pengamanan Saksi Level Satu aktif. Target prioritas—yaitu kamu—harus berada dalam radius pengawasan visual dua puluh empat jam dari petugas—yaitu aku. Paham?"

​Zoya mendengus, bangkit dari kasur dengan malas sambil menyeret selimut tebalnya. "Bilang saja Mas takut tidur sendirian habis lihat boneka santet itu."

​"Aku nggak takut!" sanggah Kalandra cepat, telinganya memerah. "Ini SOP! Standar Operasional Prosedur. Kalau kamu dibunuh pas tidur di kamar terpisah, nanti aku yang repot bikin laporannya ke Jenderal. Ribet administrasi tahu nggak?"

​Alasan yang sangat tidak masuk akal, tapi Zoya terlalu lelah untuk berdebat. Dia mengambil botol skincare dan buku jurnal medisnya, lalu berjalan gontai mengekor di belakang Kalandra menuju kamar utama.

​Kamar utama itu luas, dingin, dan sangat maskulin. Seprei berwarna abu-abu tua, gorden hitam, dan perabotan yang minim. Aroma wood dan musk khas parfum Kalandra menguar kuat di sini. Selama dua tahun menikah, Zoya jarang sekali masuk ke sini kecuali kalau dipanggil untuk urusan mendesak.

​Kalandra melempar bantal Zoya ke sisi kiri ranjang ukuran King Size itu.

​"Kamu di sebelah kiri. Jauh dari pintu," perintah Kalandra sambil mengunci pintu kamar utama. Tidak cuma dikunci, dia juga menggeser kursi rias berat untuk mengganjal gagang pintu. Paranoid level dewa.

​Zoya naik ke kasur, menata bantalnya agar nyaman. "Mas, jangan geser-geser kursi gitu. Kalau ada kebakaran, kita mati konyol nggak bisa keluar."

​"Lebih baik mati konyol daripada mati disuntik orang gila pas tidur," gumam Kalandra. Dia mematikan lampu utama, menyisakan lampu tidur remang-remang di nakas.

​Suasana mendadak canggung.

​Kalandra naik ke sisi kanan ranjang. Kasur itu melesak sedikit karena berat tubuhnya. Jantung Kalandra mulai berdetak tidak karuan. Ini pertama kalinya mereka tidur satu ranjang dalam keadaan sadar dan 'normal'—bukan karena mabuk atau paksaan orang tua di malam pertama.

​Dia berbaring kaku, menatap langit-langit, tangannya diletakkan lurus di samping badan seperti mayat.

​"Mas," panggil Zoya pelan.

​Kalandra tersentak. "Apa? Kamu mau protes lagi?"

​"Geser dikit dong. Badan Mas makan tempat. Katanya SOP pengamanan, kok malah mau gencet saksi?" protes Zoya sambil menyikut lengan Kalandra yang kekar.

​Kalandra mendengus, menggeser tubuhnya sedikit ke tepi. "Bawel. Tidur sana. Besok pagi kita harus ke markas buat lacak asal boneka itu."

​"Hmm."

​Zoya memunggunginya. Dia menarik selimut sampai sebatas leher. Hening menyelimuti kamar itu. Hanya suara detak jam dinding dan desau angin AC yang terdengar.

​Kalandra mencoba memejamkan mata. Satu menit. Dua menit. Lima menit.

​Gagal total.

​Otaknya terlalu sibuk. Aroma rambut Zoya—wangi lili dan stroberi yang lembut—tercium jelas di hidungnya, mengalahkan aroma maskulin kamarnya sendiri. Keberadaan wanita itu di sampingnya, napasnya yang teratur, panas tubuhnya yang menjalar lewat selimut... semuanya membuat saraf Kalandra siaga satu. Bukan siaga musuh, tapi siaga jantung.

​Dia melirik jam digital. Pukul 01.30.

​Kalandra menoleh pelan ke samping.

​Zoya sudah terlelap. Napasnya halus dan teratur. Wajahnya yang biasa sedingin es dan penuh sarkasme, kini terlihat sangat polos dan damai saat tidur. Bulu matanya lentik, bibirnya sedikit terbuka. Tidak ada jejak "The Scalpel" yang jenius dan mengintimidasi. Yang ada hanya Zoya, istrinya.

​Kalandra memiringkan tubuhnya menghadap Zoya. Dia menopang kepalanya dengan satu tangan, menatap wajah tidur itu lekat-lekat.

​Jarak mereka begitu dekat. Kalandra bisa melihat tahi lalat kecil di dekat telinga Zoya yang selama ini tidak pernah dia sadari.

​"Gimana bisa kamu tidur senyenyak ini padahal ada pembunuh yang ngincar nyawamu?" bisik Kalandra pelan, nyaris tanpa suara.

​Dia ingat boneka dengan jarum di leher tadi. Rasa takut kehilangan itu muncul lagi, mencekik dadanya. Tanpa sadar, tangan Kalandra terulur. Dia ingin menyentuh pipi Zoya, ingin memastikan wanita ini nyata dan aman.

​Namun, jarinya berhenti satu sentimeter dari kulit pipi Zoya. Dia takut membangunkan macan tidur ini.

​Kalandra menarik tangannya kembali, lalu menghela napas panjang. Jantungnya berdegup kencang, memukul-mukul rusuknya dengan ritme yang menyakitkan.

​"Sialan," rutuk Kalandra dalam hati. "Kenapa aku jadi deg-degan kayak ABG begini?"

​Malam itu, Sang Komandan Reskrim yang paling ditakuti penjahat, kalah telak oleh seorang wanita yang sedang tidur. Dia terjaga semalaman, menjaga "aset" paling berharga yang baru dia sadari nilainya, sambil menahan detak jantung yang berisik setengah mati.

1
Phie Phien
🤣🤣🤣
Nanidah FH 8084
salam kenal saya baru mampir nih thor
Evi Nopianti
Bagus ceritanya kak 😘
Rita Juwita
kereenn abis thor ceritanya.. /Good/
Trie Heartie
kayak nya Hanggara dendam dgn keluarga nya kalandra.. dia jg menyukai Zoya mungkin🤭
𝓐𝔂⃝❥Ŝŵȅȩtŷ⍲᱅Đĕℝëe_👻ᴸᴷ
Akhirnya Jujur juga kalau cinta 😭
𝓐𝔂⃝❥Ŝŵȅȩtŷ⍲᱅Đĕℝëe_👻ᴸᴷ
Tak ada yang mahal dari sebuah bahagia, untuk orang yang di cintai 😅
Fitri Astuti
sangat bsgus
Aydil Gibran
asik
Aydil Gibran
seru
neni onet
ceritanya selalu keren . . .
alur ga bisa ditebak
siti salamah
Ini karyaa yang bgus bget ,, smapai bab ini typo nyaris tidk ada, bhasaa mudah d pahami wlaupun bhasaa medis ntk sya orang awam, 👍👍, sehat " untk Author nyaa Terimakasih ntk cerita kren ini,
siti salamah
Saya baca maraton karana bru nemu,, karaya ini ntk sya ini bcaan sya pling bguss sekrang "Temaa yang ber bedaa , 👍👍
siti salamah
Allhamdulilah ,, dapat novel bgus lgi ,, halo kaka Author Saya pembaca baruu,, novel mu kren aku bca bru bab ini,,sudah brasa aura kren nya💪💪🤭🤭
Lisa sari katriani
Hallo kak , mampir ya di cerita pertamaku 😊
Judul : kisah si gadis miskin
Lisa sari katriani
Halo kak , aku penulis baru jangan lupa mampir ya 😊
Judul : kisah si gadis miskin
Lisa sari katriani
Hallo kak , simak cerita pertama ku yaa 😊
Judul : kisah si gadis miskin
Lisa sari katriani
Hallo kak, jangan lupa mampir ya di cerita pertamaku 😊
Judul : kisah si gadis miskin
Lisa sari katriani
Hallo kak, mampir ya di cerita pertamaku 😊
Judul : kisah si gadis miskin
Rocky
Keren banget Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!