Season 1
" Seorang gadis yang sangat ceria bernama Kartika Atmaja teman-temanya memanggil dengan nama Tika, tapi keceriannya hilang disaat sang ayah sakit dan dirawat dirumah sakit,,
" Bagas cowok yang tegas dan dingin tapi hangat waktu bersama keluarganya,
" mereka dijodohkan, akankah mereka bersatu
🌹🌹🌹
Season 2
Dimana Sang putra sulung dari Tika dan Bagas harus menerima seorang gadis belia yang masih bersekolah SMA untuk menjadi istri,
Mereka berdua menikah tanpa ada rasa Cinta, mereka melakukan hanya untuk orang yang disayangi,
Akan kah Cinta hadir di antara mereka? akankah keluarga mereka bahagia?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riska Sutrisno, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CDD 26
huh, tika menghembuskan nafas beratnya, kenapa bagas masih saja dingin terhadapnya, tidak ada perubahan sedikitpun, sabar sabar tika kamu harus sabar dan yakin kalau suatu saat bagas akan bersikap baik terhadap kamu (tika berbicara dalam hatinya dan memberi motifasi agar dia tidak menyerah semuanya demi ayahnya)
setelah beberapa saat tika sampai dan disana sudah ada bagas menuggu dimeja no 15
" tika (bagas melambaikan tangannya)
" Assalamualaikum mas (tika mengatupkan tangannya didepan dadanya)
" Wa'alaikumsalam
" sudah lama mas menunggunya, maaf ya tadi dijalan macet biasa mas bersamaan dengan waktu pulang jam kantor, (tika berbasa-basi agar tika tidak canggung dengan bagas dan menutupi kegrogian tika, karena selama ini tika tidak pernah duduk berdua dengan laki-laki selain dengan ayahnya
" tidak juga. kamu mau makan apa?
" terserah mas bagas aja mau pesankan apa, tika semuanya suka kok mas
" okey, (bagas memanggil pelayan)
mbak pesan rawon 2 sama es teh 2 ya
" baik mas (pelayan itu menjawab ucapan bagas)
tika dan bagas saling diam tidak ada pembicaraan apapun mereka sibik dengan fikiran masing-masing sampai kedatangan pelayan membuat mereka kaget
" terima kasih mbak (tika berucap ke pelayan tersebut)
" sama-sama mbak silahkan menikmati
setelah kepergian pelayan, tika dan bagas makan
30 menit kemudian mereka sudah selesai dan keluar dari cafe Denis,
" kita duduk disitu dulu , (bagas mengajak tika)
" baik mas
setelah duduk dikayu, mereka menghadap ke pantai, tika meninggalkan bagas yang masih duduk dikursi itu, tika merentangkan kedua tangannya dan menutup matanya, setelah beberapa menit kemudian tika mengambil sebatang ranting untuk menulis IBU di bibir pantai agar ombak itu menerpa tulisan tika tadi, beberapa kali tika menulis IBU dan bagas mengamati setiap gerak gerik tika, bagas menghampiri tika di bibir pantai setelah itu bagas duduk,
" kamu kenapa senang banget di pantai? dan menulis IBU?
" eh mas bagas, pantai adalah tempat favorit keluargaku mas. dan kenapa aku menulis IBU, karena ibuku sudah tiada mas, kalau aku lagi kangen sama beliau aku sama ayah selalu datang kepantai dan menulis kayak yang aku lakuin tadi agar ombak menerpa tulisan yang aku tulis setelah itu ombak itu membawa ke laut dan menyampaikan rasa rinduku ke ibuku mas (tika segera mengusap air matanya yang sudah mendarat mulus dipipi tika agar bagas tidak melihatnya),
tapi sebelum tika mengusap air matanya bagas sempat melihatnya tapi hanya dengan lirikan saja
(kamu sangat kuat tika, kamu gadis yang baik tapi kenapa aku tidak bisa mencintai kamu? karena dihatiku cuma ada satu nama yang dinda dia adalah kekasih bagas) ini isi hati bagas
" oya nanti kamu tinggal di hotel dirgantara ya, besok aku jemput kamu jam 07.30,
" baik mas, dan terima kasih tadi sudah kasih aku makan (tika terseyum)
" sama-sama (bagas menjawab dengan datar dan dingin), ayo segera pulang kita (bagas beranjak dari duduknya)
" baik mas
tika masuk ke hotel yang sudah dipesankan sama bagas untuk tika dan bagas sudah kembali kekesatuannya
keesokan harinya
" Assalamualaikum, aku sudah ada dilobby hotel, segere turun
" Wa'alaikumsalam, baik mas
5 menit kemudian tika berjalan mendekati bagas yang sudah memakai seragam dinasnya dan begitu tampan dan gagahnya bagas, sampai-sampai tika tidak berkedip melihat penampilan bagas, begitu juga sebaliknya dengan bagas, bagas terpukau dengan penampilan tika yang sangat anggun sekali dengan balutn hijabnya
cukup membekas diingatanku.
tentu hal yg positif