NovelToon NovelToon
Griffin Struggle’S

Griffin Struggle’S

Status: tamat
Genre:Mafia / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Persahabatan / Anak Genius / Tamat
Popularitas:73.9k
Nilai: 4.7
Nama Author: Andrieta rendra

Sebuah kisah yang menceritakan perjalanan seorang anak yang harus menghadapi kepahitan dalam hidup, berjuang dan di asingkan oleh keluarga kandungnya demi menyelamatkan dan mempertahankan identitas dirinya.
Dia adalah Griffin, seorang anak yang harus merasakan sakitnya hidup dalam pembullyan orang-orang sekitar, serta perjuangan yang mengharuskanya hidup di tengah kondisi yang sangat menyedihkan.
Dia hanya tinggal bersama dengan kakeknya, Jesper. Bahkan, dia tidak di perbolehkan untuk mengetahui wajah orang tua kandungnya.
"Kakek, mengapa aku tidak boleh mengenal orang tua ku ?" tanyanya setiap kali merasa sesak ketika melihat teman-temannya berjalan dengan orang tua mereka.
"Suatu saat nanti kamu akan mengetahuinya Griffin, berjuanglah," balas Jesper dengan tersenyum lebar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andrieta rendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Zein & Derry

🌊 KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹

💐 HAPPY READING 💐

Setelah perdebatan cukup panjang, Valen akhirnya kembali ke rumahnya untuk menjalankan ibadahnya.

Sedangkan Jesper memilih untuk masuk ke kamarnya untuk mengistirahatkan pikiran dan tubuhnya.

Berbeda dengan Zein yang kini sudah mengatur jadwal untuk melatih Griffin. Dan itu akan di mulai hari ini dengan melatih anak itu cara menembak tepat sasaran dan gesit.

Gunanya untuk melatih kecepatannya dalam menghabisi lawan yang mungkin nanti tidak seimbang.

Di pagi harinya, Zein yang tidak bisa tidur kini memilih untuk jogging keliling komplek. Dia paling tidak suka hanya berleha-leha dan mengurus hal-hal yang tidak penting.

Namun di saat Zein berlari, dia melihat ada sosok anak kecil yang tertidur di depan sebuah ruko dengan hanya beralaskan kardus saja.

Zein mencoba untuk mendekatinya, dan melihat apakah anak itu masih hidup atau sudah mati.

Melihat tubuh anak itu yang bergerak, Zein akhirnya memilih untuk membangunkanya. “Hallo,hey,,hey,,hey, bangun,” serunya sambil menggoyang-goyangkan tubuh anak itu.

Dengan rasa ngantuk yang berlebih, anak itu terbangun karna mendengar suara Zein. “Engghh baik-baik Tuan, saya akan pindah.” Ucapnya yang mengira Zein adalah pemilik ruko itu.

“Kenapa kamu tidur di sini?” tanya Zein.

Anak itu terbangun dan memperbaiki posisinya dan menatap tajam ke arah Zein, “karna aku tidak mempunyai tempat tidur lain,” jawabnya ketus.

“Di mana rumahmu? Kenapa kamu tidak tidur di rumah, bersama orang tua mu?” tanya Zein lagi yang sudah seperti wartawan.

Anak kecil itu terus memandang ke arah Zein, dengan tatapan menyelidik, dia takut jika Zein adalah seorang penculik yang akan memaksanya untuk bekerja mengemis seperti kemarin.

Zein yang menyadari tatapan itu kini tau jika anak itu sedang menyelidikinya, “tenang saja aku bukanlah orang jahat, aku hanya ingin bertanya kemana orang tua kamu? Dan mengapa kamu tidur di sini ?” Tanya Zein lagi.

“Orang tua saya sudah tidak ada Paman, mereka sudah mati di bunuh dengan sekelompok orang yang saya tidak tahu siapa,” balasanya dengan sedikit menundukan kepalanya. Dia meningat kembali kejadian di mana orang tuanya di bunuh tepat di depan kedua matanya.

Mendengar jawaban itu, Zein langsung bisa menyimpulkan bahwa anak ini adalah yatim piatu yang tidak memiliki tempat tinggal.

“Hemm, jadi kamu melakukan apa setiap harinya ? Dan makan mu bagaimana ?” Tanya Zein lagi.

“Kalo ada yang kasih makan, dan kalo gak ada ya gak makan,” jawabnya santai.

Zein memandang anak ini dengan detail agar tidak ada kesalahanya dalam mengambil keputusan, “sepertinya dia bisa menjadi teman bermain untuk Griffin.” Batinya yang merasa puas melihat anak ini.

“Baiklah, jika begitu kamu ikut sama Paman ya, kamu tinggal sama Paman dan jadi teman bermain untuk keponakan Paman Griffin namanya, dia baik kok, kamu pasti akan suka berteman denganya,” ucap Zein pada anak itu.

Namun bukanya menjawab, anak itu terlihat ragu dengan ajakan Zein yang secara tiba-tiba.

Pasalanya ini adalah hari pertama mereka bertemu, dan juga mereka belum saling mengenal.

“Kenapa?” tanya Zein yang melihat anak itu ragu.

“Kita belum saling kenal Paman, kenapa mau membawaku?” tanyanya pelan.

“Baiklah nama ku adalah Zein Maurice, dan nama kamu siapa?” Tanya Zein lagi memperkenalkan dirinya.

“Derry,” jawab anak itu.

“Oke Derry, aku tidak memerlukan alasan apapun untuk menjawab pertanyaanmu itu, hanya saja aku mau kamu menjadi teman main untuk keponakan ku Griffin. Dan aku akan menyekolahkanmu bersama dengan dia, intinya jadilah keponakan yang baik untuk ku,” seru Zein menyampaikan keinginan di hatinya.

“Hanya itu ?” Tanya Derry dengan ragu.

“Ya hanya itu,” sahut Zein lagi.

“Sudah ayo, ikut aku pulang. Kita akan bertemu denganya setelah kamu membersihkan tubuhmu terlebih dahulu,” ujarnya lagi. Lalu menarik tangan Derry untuk ikut denganya.

Di rumah Jesper, terihat Griffin yang tengah bermain bersama Kevin dan adiknya Kintan yang merupakan anak dari Vincent.

Usia Griffin dan Kevin hanya terpaut satu tahun saja, namun dengan Kintan dia berjarak dua tahun lebih tua.

“Anak-anak, hari ini apa kegiatan kalian?” Tanya Jesper yang sedang menonton TV, namun sekali-kali melirik ke arah anak-anak yang tengah bermain game online.

Griffin melirik sedikit ke arah kakeknya, karna ini hari libur makanya mereka semua berada di rumah, “hari ini aku akan belajar cara menembak dengan paman Zein kek, kalian mau ikut gak?” Jawab Griffin sekaligus mengajak dua temanya ini untuk ikut serta.

Mendengar Griffin yang dengan santai mengajak orang lain, membuat Jesper membulatkan matanya besar, “astaga, kenapa dia begitu santainya mengajak anak orang lain,” gumam Jesper dalam hati.

Dan tiba-tiba saja dia mendapatkan sebuah panggilan telpon yang berasal dari Aiden.

Jesper segera mengangkatnya dan mendengar secara saksama apa yang di inginkan oleh Aiden, “oke baiklah aku akan membawanya ke sana,” jawab Jesper yang di dengar oleh Griffin.

Jesper kembali memainkan ponselnya dan segera menghubungi Zein agar ikut pergi ke kediaman Lesham juga atas perintah Aiden.

“Griffin ayo kita bersiap-siap, kita akan pergi ke suatu tempat,” ajak Jesper pada Griffin.

“Kemana kek?” Tanyanya yang merasa aneh melihat wajah Kakeknya.

“Hanya ikut saja, nanti kalian juga akan tau,” balas Jesper dengan mengarah kepada kalian yang berati anak Vincent juga akan ikut bersama dengan mereka.

Dan benar saja, tak lama kemudian datang Vincent dengan menggunakan mobil untuk membawa yang lain untuk pergi ke Mansion Lesham bertemu dengan Aiden dan Stella.

Tanpa banyak bertanya Griffin, Kevin dan Kintan hanya mengikuti langkah dari para tetuah yang menuntun mereka masuk menuju rumah Lesham.

"Kita mau kemana?" tanya Kevin pada Griffin yang merasa jika saat ini semuanya sedang tegang.

"Entalah, kita ikuti saja kemana Papahmu membawa kita," balas Griffin dengan berbisik.

Dan tak lama kemudian, mereka telah sampai di Mansion mewah milik keluarga Lesham, dengan Aiden yang telah menunggu di pintu dan juga terlihat Zein yang sudah berada di san lebih dulu dengan membawa Derry di sisinya.

Griffin menatap ke arah Derry yang baru pertama kali dia lihat, "siapa dia paman?" tanya Griffin pada Zein.

"Dia adalah teman baru kamu yang Paman temukan tadi pagi, dan kalian semua hari ini akan berlatih sama-sama," ucap Zein.

"Sama-sama?" Tanya Griffin lagi.

Namun tak lama datanglah Kevin,Kintan merupakan anak dari Vincent , dan Jevier yang merukapak anak dari James dan juga Erika anak dari Martin. . Mereka juga memiliki usia yang sama dengan Griffin yang hanya terpaut satu tahun darinya kecuali Kintan yang terpaut 2 tahun darinya.

*To Be Continue. **

**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***🙏🏻🙏🏻* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.

*Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.*

*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*

Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘

**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*

*Terima kasih**🙏🏻🙏🏻*

1
Erina Munir
selamat ya uncle n aunty...semoga bahagia teruus
Erina Munir
akhirnta s kakek jasper dpt pasangan juga
Erina Munir
menakuutkaan thoor
Erina Munir
ngeriiii
Erina Munir
karunyaeuun...
Erina Munir
kok lingkunganya begitu yaa...
Erina Munir
semangaat jenni..n sabaar...liat suami kaya gituu...
Erina Munir
akhirnya brankat juga griffin
Erina Munir
kesian juga arfan..baru ketemu albert udh d pisahin lgi..😭😭 sedih euuy
Erina Munir
semoga yg d harapkan para oma opanya berhasil
Erina Munir
bersyukur baby griffin sdh ada kemajuan
Erina Munir
😭😭😭😭
Erina Munir
kok d bikin meninggal sih thoor
Erina Munir
babnya pendek2 ya thor
Erina Munir
semoga mereka sekeluarga cpt sembuh
Erina Munir
ya ampuun...kesian bangeet
Erina Munir
semoga baby griffin selamat n cept sembuh kambali
💫R𝓮𝓪lme🦋💞
luar biasa
FAJRIN M. MUHAMMAT
Kecewa
devaloka
bunuh aja langsung zein
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!