NovelToon NovelToon
Sangkar Emas Mafia Lumpuh Arogan

Sangkar Emas Mafia Lumpuh Arogan

Status: sedang berlangsung
Genre:Poligami / CEO / Dijodohkan Orang Tua / Mafia
Popularitas:22.8k
Nilai: 5
Nama Author: ingflora

Setelah patah hati dimanfaatkan teman sendiri, Alana Aisyah Kartika dikejutkan dengan tawaran yang datang dari presdir tempatnya bekerja, Hawari. Pria itu menawari Lana menikah dengan anak satu-satunya, Alfian Abdul Razman yang lumpuh akibat kecelakaan. Masalahnya, Fian yang tampan itu sudah menikah dengan Lynda La Lune yang lebih memilih sibuk berkarier sebagai model internasional ketimbang mengurus suaminya.

Hawari menawari Lana nikah kontrak selama 1 tahun dengan imbalan uang 1 milyar agar bisa mengurus Fian. Fian awalnya menolak, tapi ketika mengetahui istrinya selingkuh, pria itu menjadikan Lana sebagai alat balas dendam. Lana pun terpaksa menikah karena selain takut kehilangan pekerjaan, adiknya butuh biaya untuk kuliah.

Namun, kenyataan lain datang menghadang. Fian ternyata bukan anak kandung Hawari melainkan anak seorang mafia Itali yang menghilang sejak bayi.

Mampukah Lana bertahan dengan pria galak, angkuh, dan selalu otoriter ini? Lalu, bagaimana nasib mereka ketika kelu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ingflora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25. Ledakan

"Serahkan saja padaku. Aku bisa membuatmu keluar dari sini tanpa diikuti oleh mereka."

Lana menatap wajah wanita itu. Ia tak tahu harus bagaimana. Haruskah ia percaya pada wanita ini? Tapi kenapa? "Aku harus tanya ...."

"Lana!" Tiba-tiba terdengar suara Fian yang mencari istrinya ke dalam area toilet.

Lana bingung, tapi wanita itu dengan sigap membuka pintu dan menarik dirinya keluar.

"Lana?" Fian terkejut melihat istrinya digandeng wanita ini keluar dari bilik toilet. Ia mengerut dahi. "Siapa dia?" Pria itu melirik istrinya.

"Kamu Alfian 'kan?" sahut wanita itu.

Fian kaget wanita itu tahu namanya. "Kamu bisa bahasa Indonesia? Bagaimana kamu tahu namaku?"

"Kalian ikut aku kalau mau selamat. Aku tidak punya waktu untuk menjelaskan. Pokoknya percaya saja padaku."

Fian masih mengerut dahi dan melihat tangan istrinya dalam genggaman wanita itu. Ia jadi curiga. "Hei, jangan macam-macam. Lepaskan istriku!" Ia menatap tajam pada sang wanita.

"Aku tidak bohong! Nyawa kalian berada dalam bahaya!" teriak wanita itu.

"Jangan macam-macam. Siapa kamu, memutuskan apa yang harus aku kerjakan! Kamu pikir mudah mengelabuiku. Lepaskan istriku atau ...."

Terdengar suara keras menggelegar yang memekakkan telinga disertai guncangan hebat pada tempat mereka berpijak. Gedung itu bergetar bahkan terasa sampai ke toilet. Mereka bertiga sempat menunduk saat mendengar suara keras yang berasal dari luar itu.

"Kau dengar!? Kau masih tak percaya kata-kataku!? Nyawamu sedang diincar, Tuan Alfian yang terhormat!" teriak wanita dengan sorot matanya tajam pada Fian, geram.

Fian tampak bingung, tapi wanita itu dengan sigap mengambil dua buah pakaian petugas kebersihan dari wastafel dan melemparkan pada keduanya. "Cepat pakai itu! Kita tak bisa berlama-lama di sini!"

Lana dan Fian terpaksa menurut. Keduanya langsung memakai pakaian yang mirip montir berwarna abu-abu itu di luar pakaian mereka. Masing-masing kemudian diberi topi.

"Ayo ikut aku, tapi menunduk."

Tangan Lana ditarik sang wanita dan Fian terpaksa mengikuti dari belakang. Saat keluar, barulah Lana dan Fian tahu apa yang terjadi.

Terlihat kepulan asap putih menghalangi pandangan mata dan di sana sini barang-barang berterbangan dan berserakan. Orang-orang terlihat panik. Saat mengikuti wanita itu, pelan-pelan kepulan asap itu mulai memudar dan terlihat mobil yang hendak ditumpanginya telah luluh lantah tak berbentuk.

Orang-orang berlarian. Ada yang saling mencari tapi lebih banyak yang berusaha menyelamatkan diri. Terlihat juga beberapa tubuh bergelimpangan dan beberapa terluka. Ini pemandangan yang mengerikan yang pernah mereka lihat dalam hidup mereka.

Gedung pun terlihat rusak di sana sini. Lana dan Fian berbaur di keramaian mengikuti wanita itu.

Utusan keluarga Fiore tampak panik dan sedang mencari Fian. Sebagian dari mereka ada yang terluka.

Fian tak bisa memanggil mereka karena ia sendiri kini ragu. Namun, bukan berarti ia percaya pada wanita yang menggandeng istrinya. Ia lebih mengkhawatirkan keselamatan Lana karena tengah mengandung bayi mereka. Dalam hati, Fian menyesali keputusannya datang ke Itali.

Mereka berbelok ke samping gedung. Tak jauh dari sana, sebuah mobil tua terparkir dan mereka mendatangi mobil itu.

"Ayo, masuk," sahut wanita itu.

"Kita mau ke mana?" tanya Fian yang masih bingung dengan kejadian barusan.

"Ke rumahku. Jangan banyak tanya karena kita tidak boleh terlihat." Wanita itu mengambil posisi menyetir di depan, sementara Fian menemani istrinya di belakang. Dengan tenang wanita itu mengendarai mobil ke luar dari area perparkiran.

Fian hanya melihat saja. Tempat itu sangat asing untuknya. Bukan berarti ia tak pernah ke luar negeri karena dia pernah kuliah di Amerika. Namun, ia belum pernah menginjakkan kakinya ke Itali. Dulu dia pernah berniat pergi, tapi hal itu hanya tinggal wacana hingga ia dijemput oleh utusan keluarga Fiore.

Fian melirik istrinya. Wajahnya tampak stres hingga Fian meraih tangannya. "Lana, jangan takut. Aku di sini."

Lana menoleh. Suaminya berusaha menghiburnya hingga ia tak merasa sendirian. Tangan kokoh pria itu bahkan memeluk bahunya dari belakang.

Lana sebenarnya cukup syok melihat kejadian barusan. Serasa berada di dalam film-film perang dan itu sempat membuatnya ketakutan karena ternyata, kejadian nyata lebih mengerikan dari yang ada di layar kaca.

"Lana, jangan berpikir macam-macam. Tidak akan ada yang menyakitimu selama kamu bersamaku."

Lana mengangguk walaupun tidak yakin. Pandangannya masih kosong tak tahu apa yang tengah ia hadapi. Ini pertama kalinya ia ke luar negeri dan menghadapi kejadian yang sulit dicerna akal sehat. Siapa yang mengincar mereka? Apa begini rasanya dulu ibu Fian mencari pertolongan untuk selamat? Ini sangat mengerikan.

Namun, selama ada suaminya ia yakin ia aman. Juga wanita ini. Ia menyelamatkan mereka berdua, tapi siapa wanita ini? Mengapa orang ini kenal Fian dan dirinya?

"Siapa mereka?" Ternyata Fian yang lebih dulu membuka percakapan.

"Aku bilang, jangan mengajakku bicara!" Rupanya wanita itu tengah melirik ke belakang jangan sampai ada yang mengikuti mereka. Ia juga sempat melihat kemesraan Fian yang berusaha menenangkan istrinya dari kaca spion di atasnya.

"Setidaknya aku tahu namamu," tanya Fian lagi.

"Sophie. Namaku Sophie."

***

"Apa? Mobil meledak!?" Adrian terkejut mendengar laporan yang masuk lewat ponselnya di telinga. "Bagaimana dengan Alessandro?"

"Kami tidak menemukannya, Tuan. Sekarang kami ke rumah sakit untuk mencarinya. Jangan-jangan mereka jadi salah satu korban yang terluka yang dibawa ke rumah sakit," sahut pria di ujung sana. Ia pun tengah dibawa ambulans karena wajahnya terkena pecahan kaca.

Suara ambulans dan orang-orang bercakap-cakap ramai terdengar. Juga suara petugas rumah sakit membuat Adrian curiga. "Kamu juga terluka?"

"Iya, Tuan. Dua sopir kita meninggal di tempat beserta salah seorang bodyguard. Sedang aku terluka ringan."

"Jangan lupa cari anakku, Eugine!" Adrian menekankan.

"Baik, Tuan."

Ponsel dimatikan. Vivianna tersenyum tipis walau tidak sepenuhnya bahagia. Ia harus bisa memastikan Alessandro tidak ada di muka bumi ini.

"Heh ... siapa sebenarnya yang aku lawan ini!" sahut Adrian geram. Ia berusaha fokus tapi hingga kini ia tak bisa menemukan siapa yang berusaha melenyapkan putranya. Adakah orang yang sama dengan yang melenyapkan almarhum istrinya dulu? Tapi siapa? Sampai detik ini ia tak bisa menemukan pembunnuhnya. Apakah musuh dalam selimut? Seseorang yang dekat dengannya yang berusaha mengkhianatinya?

Diperhatikannya lagi sang istri, Vivianna, tapi rasanya tidak mungkin. Wanita itu hadir setelah Sophie, istrinya meninggal jadi mereka tak saling kenal. Lalu siapa?

***

Mobil sampai ke sebuah rumah mungil nan asri dilingkungan perumahan. Sophie memasukkan mobil ke samping rumah dan menutup pagar. Fian kemudian turun bersama Lana. Sophie lalu membuka pintu rumah dengan kunci yang ia bawa. "Silakan." Wanita itu masuk duluan.

Lana dan Fian mengikuti sambil melihat sekitar. Di dalam, perabotan rumah terlihat sangat minim.

"Kalian bisa duduk di mana saja. Tidak masalah," ucap Sophie.

"Kamu sebenarnya siapa? Kenapa kamu menolong kami," lanjut Fian. Semua terasa masih membingungkan. Ia tidak tahu harus mempercayai siapa.

"Aku menolongmu karena nyawamu diincar persis seperti kejadian 27 tahun yang lalu."

"Apa?" "Itu 'kan saat aku masih bayi?"

"Nah, anggap saja rumah sendiri. Aku tak masalah. Kalau butuh apa-apa, bilang saja padaku ya." Sophie mengalihkan pembicaraan.

Bersambung ....

1
Uthie
ditunggu lagiiii 💪
erviana erastus
kalo kamu curiga knp anteng2 aza adrian menyebalkan
Rahma Inayah
lnjutkn thir
Uthie
lanjutttt 💪💪💪
Rahma Inayah
cerita Sophie semasa kecil panjg juga
Baby_Miracles: heum, iya
total 1 replies
erviana erastus
flashback nya panjang banget thor 🤭
Uthie: betullll sekali 🤭
total 1 replies
Rahma Inayah
oh bgtu cerita hidup Aurora bearti penjahat nya salh tangkap .untung Aurora mau bertukar baju klu TDK nyawa nya melayang sdh
Uthie
Lagiiiiii 🤩
Rahma Inayah
up LG penasaran dgn ceritanya
Uthie
Lagiiii dong 😍👍
Uthie
Duhhh... kapan sihh tuhhhh si Vivian dan anaknya ke bongkar 😌
Rahma Inayah
kan bnr semua nya rencana viviana dan gorgio ank nya bgtu pun dgn ledakan di bandara .semoga Fian BS membongkr penghianatan viviana dan anknya juga selingkhn viviana juga tentg kematian ibunya
erviana erastus
pak tua tolol 🤣 .... vivian cs nggak lama terbongkar semua ulahmu
Rahma Inayah
lnjut Thor, ayo.sohie bongkar kebohongan ale palsu
Rahma Inayah
siap kah yg nyuruh nya JD Ale palsu mkn penasaran ceritanya
Rahma Inayah
sejaht apa pun Linda ttp istri Fian yg tlh menemani nya 5 THN LM nya walaupun perrilku dan pribadinya TDK spt Lana
Rahma Inayah
km GK tau aja Adrian klu meteo SDH di door oleh gorgio sendri
erviana erastus
adrian tolol suka kali dijadikan boneka vivian dan georgio 😏😏😏
Rahma Inayah
lanjut thor
YuWie
mafiaa apaa fian
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!