Sepulang nya Alvira dari mengantar kan putri nya ke sekolah, Alvira berniat singgah di rumah mertua nya.
Tapi alangkah terkejut nya Alvira saat dia mengetahui bahwa di rumah mertua nya sedang ada acara pernikahan kedua suami nya.
Sang suami yang kata nya pergi ke kantor, kini sedang melaksanakan akad nikah atas nama wanita lain.
Alvira bertekad untuk membalas semua perbuatan mereka, suami nya, mertua nya dan juga adik ipar nya yang mendukung suami nya.
Ikuti kisah nya di sini.
Jangan lupa like, komen dan follow ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
15
Tunggu apa lagi, cepat seret wanita ini keluar dari tempat ini!" Miranda kembali memberi perintah pada sekuriti tersebut.
Sekuriti itu hanya dia dan dia tidak berani menyentuh Vira, dia tahu bahwa Vira adalah anak dari pemilik perusahan ini.
Vira meraih map yang ada di atas meja nya lalu melempar kan map tersebut tepat ke wajah Miranda, Miranda kaget dan tidak percaya Vira berani melakukan hal tersebut pada nya tepat di hadapan Bayu.
"Kau di pecat dari tempat ini, silah kan pergi sebelum sekuriti ini menyeret mu keluar!" Ujar Vira setelah dia melempar kan map itu di wajah Miranda.
Miranda tidak percaya dengan apa yang di kata kan oleh Vira, dia memungut map itu dan membuka nya. Mata nya membulat tidak percaya setelah dia membaca isi yang tertera di dalam map itu.
"Apa - apaan ini? Berani nya kah memecat ku dari perusahaan suami ku sendiri!" Teriak Miranda dengan histeris.
"Tanyakan pada laki - laki ini, siapa pemilik perusahaan ini. Aku juga sudah menurun kan jabatan nya sebagai OB!" Tegas Vira lagi.
"Cukup Vira, kau semakin keterlaluan!" Bentak Bayu dengan lantang.
"Kau atau aku yang keterlaluan mas? Kau mencuri uang di perusahan milik orang tua ku dan kau berikan pada gundik mu ini, kalau aku mau aku bisa saja membawa masalah ini ke Jalur hukum. Dan aku pastikan bahwa kau dan gundik mu ini akan mendekam di dalam penjara!" Ujar Risa dengna berani.
"Mas, jangan diam saja usir wanita ini dari sini!" Kembali Miranda memprovokasi Bayu.
"Pak, seret wanita ini keluar dari sini sekarang juga. Jangan biar kan dia memasuki tempat ini lagi, walaupun cuma sebatas lobi saja!" Risa memberi perintah pada sekuriti yang sudah berdiri di sini sejak tadi.
"Baik bu!" Jawab sekuriti itu dengan patuh dan dia pun segera meraih tangan Miranda untuk membawa nya keluar.
"Jangan berani nya kau menyentuh aku, aku ini adalah istri dari pemilik perusahan ini!" Miranda berkata dengan rasa percaya diri yang tinggi.
"Papa ku hanya punya satu istri, yaitu Mama ku. Jadi jangan pernah mengaku sebagai istri Papa ku, karena kau bisa di tuntut karena sudah menyebar Fitnah. Kalau kau di penjara, hukuman mu akan bertambah dengan pasal berlapis karena kau berani menikah dengan suami ku tanpa izin dari ku!" Ejek Vira sambil tersenyum.
"Mas, maksud nya apa ini mas?" Miranda tampak sangat kesal sejak tadi.
"Lepas kan istri ku!" Bentak Bayu pada sekuriti yang menyeret paksa Miranda.
"Sayang, kau pulang saja dulu. Nanti aku pasti akan menemui mu!" Ujar Bayu pada Miranda.
"Mas, aku tidak terima di perlaku kan seperti ini!" Miranda menangis di dalam pelukan Bayu.
Vira memalingkan wajah nya dari pemandangan di hadapan nya saat ini, sekuat apa pun dia, dia adalah wanita biasa. Rasa sakit itu tetap saja ada dengan melihat suami nya merangkul wanita lain tepat di depan mata nya.
"Pulang lah, mas akan mengantar mu ke depan. Kau bisa pulang naik taksi saja!" Bayu meraih tangan Miranda dan membawa nya keluar dari ruangan itu.
Bayu mengantar kan Miranda hingga ke depan, tidak lupa dia memesan sebuah taksi untuk istri sirih nya tersebut.
"Tunggu mas di rumah, kita akan segera pulang ke rumah kita sore nanti!" Ujar Bayu sambil mengelus puncak kepala istri nya.
"Mas, aku tidak terima di perlakukan seperti ini. Mas harus bisa memberi pelajaran pada istri mu itu!" Miranda berkata sambil menangis.
"Iya sayang, pasti itu!"
Tepat saat itu taksi yang sudah di pesan oleh Bayu tiba di depan mereka, Miranda segera masuk ke dalam taksi dan taksi itu melaku pergi dari sana.
Bayu kembali melangkah kan kaki nya menuju ke ruangan nya yang saat ini di tempati oleh Vira, dia harus bisa membujuk Vira kembali agar tidak kehilangan jabatan nya.
"Vira, aku bisa menjelaskan semua nya!" Bayu berkata ketika dia sudah tiba kembali di ruangan nya Vira.
"Tidak ada yang perlu di jelas kan lagi mas, aku sudah tahu semua nya. Sekarang kau bukan lagi direktur di tempat ini, kau adalah seorang OB!" Vira berkata sambil melempar kan serangan OB ke hadapan Bayu.
"Vira, aku ini adalah suami mu. Kau harus menghormati ku!" Bayu sangat geram dan dia tidak terima di perlaku kan seperti ini oleh Vira.
"Aku akan menghormati orang yang pantas di hormati, tapi seorang penghianat seperti mu tidak pantas di hormati. Jika kau tidak mau menjadi OB tidak masalah, silah kan cari pekerjaan di tempat lain!" Vira berkata dengan tegas.
"Vira, jangan lupa aku juga punya hak yang sama seperti mu di perusahan ini, kau tidak nisa mengusir ku!" Bayu membentak Vira dengan kasar.
"Selama ini aku yang memberi mu hak di tempat ini, tapi sekarang semua hak mu sudah di cabut. Dan kau harus nya bersyukur aku tidak menuntut mu ke jalur hukum, atas tindakan penggelapan dana di perusahan ini!" Vira menggebrak meja dengan kasar.
"Kau tidak bisa memperlakukan aku seperti ini Vira, aku ini suami mu!" Bayu semakin meradang mendengar ucapan Vira.
"Iya saat ini kau masih menjadi suami ku, tapi untuk ke depan nya aku harus berfikir ulang untuk tetap mempertahankan mu sebagai suami ku!" Ujar Vira dengan sinis.
"Vira, aku tidak akan mencerai kan mu sampai kapan pun!" Bayu berkata dengan tegas.
"Bagai mana jika aku yang mengajukan gugatan itu, aku punya cukup bukti untuk membuat hakim menerima gugatan ku!" Ujar Vira lagi.
"Aku tidak perduli Vira, tapi satu hal yang harus kau ingat bahwa aku tidak akan pernah mencerai kan mu!" Bayu kembali menegaskan.
"Silahkan keluar dari ruangan ku, aku ingin bekerja!" Usir Vira pada laki - laki yang masih bersatu sebagai suami nya tersebut.
"Tidak, aku tidak akan keluar. Ini adalah ruangan ku, kau yang harus keluar!" Bentak Bayu dengan kasar.
"Kalau begitu sekarang juga kau harus mengganti uang perusahan yang sudah kau curi dan kau berikan pada gundik mu itu!" Vira berdiri dengan tatapan yang di penuhi dengan amarah yang kini tidak bisa lagi di tahan nya.
Seketika itu juga kerongkongan Bayu rasa nya tercekat, dia tidak mampu berkata - kata lagi. Saat ini dia tidak memiliki uang, bagai mana dia bisa mengganti uang perusahaan yang sudah dia ambil.
"Keluar kau dari tempat ini, atau kau mau berhadapan dengan ku di meja hijau!" Tekan Vira lagi dengan nafas memburuh.
Bayu tidak mampu melawan lagi, dia tidak punya kekuatan untuk melawan Vira. Akhir nya Bayu keluar setelah dia mengambil seragam OB yang tadi di lempar kan Vira pada nya.
yg di maksut vira itu... bukan mngembalikan posisimu jdi ceo... tpi mngembaliknmu ke stelan awal... di mna saat km msih jdi karyawan biasa🤣🤣
ya bgitu saja vira biar km bisa terus di manfaat kan bayu.
tak Kira teges ternyata ah sudah lah.
lagian.... jdi org g brsyukur... dpt istri baik... cantik... kaya.... derajatmu di angkat.... eeee pke belagu nmbah istri...😅😅😅