NovelToon NovelToon
Anak Haram Suamiku

Anak Haram Suamiku

Status: tamat
Genre:CEO / Selingkuh / Ibu Pengganti / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: mama reni

"Jika kamu ingin melihat pelangi, kamu harus belajar melihat hujan."

Pernikahan Mario dan Karina sudah berjalan selama delapan tahun, dikaruniai buah hati tentulah hal yang didambakan oleh Mario dan Karina.

Didalam penantian itu, Mario datang dengan membawa seorang anak perempuan bernama Aluna, yang dia adopsi, Karina yang sudah lama mendambakan buah hati menyayangi Aluna dengan setulus hatinya.

Tapi semua harus berubah, saat Karina menyadari ada sikap berbeda dari Mario ke anak angkat mereka, sampai akhirnya Karina mengetahui bahwa Aluna adalah anak haram Mario dengan wanita lain, akankah pernikahan delapan tahun itu kandas karena hubungan gelap Mario dibelakang Karina?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama reni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab Dua Puluh Lima

Karina bergerak cepat, menyusun barang-barangnya dengan rapi dan teliti. Dia memasukkan pakaian ke dalam koper, menata perhiasan, dan mengemas dokumen penting. Setiap gerakannya penuh tujuan, menandai akhir dari masa singgahnya di Bali. Kamar hotel yang pernah menjadi tempat pelarian, kini terlihat kosong dan sunyi. Kenangan manis dan pahit terukir di dinding-dindingnya, tapi Karina siap melupakan.

Dia berjalan ke jendela, memandang laut biru yang terhampar luas. Cahaya matahari sore memancar, membuat hatinya terasa tenang. Karina mengambil napas dalam-dalam, merasakan keputusannya sudah tepat. Besok, dia akan meninggalkan pulau dewata, kembali ke Jakarta, dan memulai hidup baru.

"Aku berharap ini adalah pilihan paling tepat bagiku. Seperti kata Maya, aku tak boleh menyerah. Kenapa harus aku yang mundur, seharusnya Zoya yang harus pergi dari hidup suamiku!" seru Karina pada dirinya sendiri.

Koper-koper besar berdiri rapi di sudut kamar, siap untuk dibawa. Karina memeriksa daftar barang-barangnya sekali lagi, memastikan tidak ada yang terlewat. Dia tidak ingin meninggalkan apa pun di sini.

Saat menyusun barang, kenangan masa lalu muncul kembali. Karina teringat saat-saat bahagia bersama Mario. Dia juga teringat dengan Aluna. Dia teringat senyum Aluna, genggaman tangan Mario, dan cinta yang pernah mereka miliki. Tapi, dia juga teringat sakitnya kehilangan dan kekecewaan.

"Aku harus kuat. Aku harus bisa merebut cinta Mario seutuhnya dan membuat dia sendiri yang membuang Zoya dari hidupnya. Anggap saja kemarin dia lagi tersesat," ujar Karina bermonolog.

Karina mengusir kenangan pahit saat dia mengetahui pengkhianatan suaminya itu, fokus pada masa depan. Dia siap memperbaiki kesalahan masa lalu, memenangkan hati Mario kembali, dan merebut haknya. Zoya tidak akan bisa menghalangi lagi.

Dengan tekad kuat, Karina menutup koper terakhir. Dia memandang sekeliling kamar, memastikan semuanya sudah siap. Besok, dia akan memulai perjalanan baru, meninggalkan masa lalu di belakang.

"Aku tidak akan menyerah. Aku tidak akan membiarkan Zoya merebut semua yang milikku. Aku akan memperjuangkan hakku, memenangkan kembali cinta Mario, dan melindungi keluargaku. Zoya tidak akan menjadi pemenang. Aku akan bangkit, lebih kuat dan percaya diri. Ini adalah awal kemenanganku.

"Aku tidak akan kalah. Aku tidak akan menyerahkan semua yang aku punya. Mario, dan harta kami adalah milikku. Aku akan mempertahankannya. Zoya, kamu tidak akan bisa menghancurkan'ku. Aku adalah Karina, wanita kuat dan tangguh," ucap Karina dengan dirinya sendiri.

Di bandara Ngurah Rai, Bali, Karina berjalan cepat menuju konter check-in. Saat mengantri, dia melihat sosok familiar. Nathan, teman lamanya, berdiri di depannya dengan senyum ramah.

"Karina! Apa kabar?" Nathan bertanya, menghampiri.

"Kabar baik, Nathan. Kamu ke mana?" Karina menjawab, terkejut.

"Jakarta. Aku ada pertemuan bisnis. Kamu juga ke Jakarta?" Nathan bertanya, menunjukkan tiketnya.

Karina mengangguk. "Betul. Aku pulang setelah beberapa lama di Bali."

"Kebetulan sekali. Aku pikir kamu telah kembali. Kita ternyata satu pesawat!" Nathan tersenyum.

Mereka berdua check-in bersama dan menuju gerbang keberangkatan. Percakapan mereka berisi kenangan lama dan rencana masa depan.

Karina dan Nathan melangkah bersamaan ke dalam pesawat, meninggalkan keindahan Bali. Mereka menemukan tempat duduk dan menyimpan koper.

Selama perjalanan, mereka terlibat dalam percakapan hangat. Nathan bertanya tentang pengalaman Karina di Bali.

"Bagaimana perasaanmu selama di Bali?" Nathan bertanya dengan rasa ingin tahu.

Karina tersenyum. "Bali selalu indah. Tapi, aku merindukan Jakarta."

"Apa yang kamu rindukan?" Nathan penasaran.

Karina berhenti sejenak. "Keluargaku, teman-temanku, dan kehidupan lamaku."

Nathan mengangguk. "Aku mengerti. Rumah adalah tempat yang paling menyenangkan. Maaf selama di Bali aku tak bisa menemani kamu. Aku sibuk dengan urusan bisnis. Lain kali jika telah sampai di Jakarta, aku akan menebusnya. Kita bisa janjian buat pergi bareng lagi."

"Tak apa, Nathan. Aku mengerti dengan kesibukanmu."

Mereka lalu berbincang banyak hal, tentang hobi, film favorit, dan musik. Waktu terbang berlalu cepat.

"Kamu sudah punya rencana setelah tiba kembali ke Jakarta?" Nathan bertanya.

Karina tersenyum. "Belum. Tapi aku siap menghadapi apa pun. Waktu liburan telah usai. Kembali ke rutinitas awal."

Karina bersyukur dia tak pernah menyinggung masalah rumah tangganya sehingga tak mau saat dia kembali ke rumah lagi. Beruntung dia hanya mengatakan pada sahabatnya Maya. Dia percaya jika wanita itu bisa menyimpan semua yang dia katakan.

Nathan tersenyum balik. "Kamu hebat, Karin!"

"Hebat kenapa?" tanya Karina dengan dahi berkerut. Tak paham dengan apa yang pria itu katakan.

"Kamu wanita hebat. Tak menuntut suami untuk ikut liburan. Menemani kemana pergi. Kamu begitu percaya dengan suamimu tanpa membebaninya dengan segala keinginanmu."

Karina hanya tersenyum sebagai jawaban. Padahal dalam hatinya berkata, kalau dia bukanlah wanita seperti yang pria itu katakan. Dia hampir menyerah dengan persoalan yang dihadapi. Bersyukur Maya menguatkan dirinya.

Tanpa terasa perjalanan mereka akan berakhir. Pesawat mulai turun. Karina dan Nathan mempersiapkan diri untuk mendarat.

Pesawat mendarat dengan mulus di Bandara Soekarno-Hatta. Nathan dan Karina keluar dari pesawat bersamaan. Mereka berbincang tentang rencana masing-masing setelah tiba di Jakarta.

"Apa kamu sudah ada rencana besok?" Nathan bertanya sambil mengangkat koper.

"Belum," Karina menjawab, "Aku masih memikirkan beberapa hal."

Nathan memandangnya dengan rasa ingin tahu. "Apa kamu butuh bantuan?"

Karina tersenyum. "Terima kasih. Kamu lupa jika aku sudah memiliki suami?" Karina balik bertanya.

"Maaf, sepertinya aku masih membayangkan kita sekolah dulu," ucap Nathan.

Nathan tersenyum balik. "Aku antar kamu pulang. Rumahmu tidak jauh dari sini."

Karina terkejut. "Tidak perlu, Nathan."

"Tidak apa-apa," Nathan menjawab. "Sekalian supir mengantar aku pulang."

"Tapi aku belum mau pulang. Aku masih harus mampir ke suatu tempat," jawab Karina.

"Aku akan mengantarmu kemana pun akan pergi," balas Nathan.

"Aku mau mampir ke salon. Mau mempercantik diri agar suamiku makin cinta," ucap Karina dengan mata berbinar.

"Beruntung sekali pria yang menjadi suamimu. Istrinya selalu memberikan yang terbaik."

Karina tersenyum mendengar jawaban Nathan. Dalam hatinya berkata jika dia tak seberuntung itu karena suaminya telah menduakan dirinya.

Mereka berdua keluar dari bandara dan menuju mobil Nathan. Udara Jakarta terasa panas dan padat. Karina merasa lega dengan kebaikan Nathan.

Selama perjalanan Karina tak banyak bicara. Dia masih memikirkan jalan yang akan dia lakukan untuk membuat Zoya pergi selamanya dari hidup sang suami. Membuat wanita itu menyesal karena pernah hadir di antara dia dan Mario.

Sampai di salah satu salon ternama Karina minta berhenti. Setelah keluar dari mobil Nathan, dia mengucapkan terima kasih. Pria itu memandangi Karina hingga dia hilang dari pandangan.

"Aku akan membuat kamu menyesal karena pernah membohongi dan membodohi aku. Tunggu saja balasan dariku, Zoya!" seru Karina dalam hatinya ketika akan masuk ke salon.

1
cinta semu 2
q dah baca ke 2x 😄😄suka sih
Cinta Rodriques
orang yg suka merebut milik orang lain TDK akan bahagia,pasti kena karma.....
pinpin
agak kecewa sih endingnya balikan lagi sama Mario, tapi ya sudah lah 🤭
Emily
heleh ujung2nya balik lagi
Juvie Ja
Zoya sja ditelpon setlh beberapa hari pergi sikarina x ada tindakan tuh buat cuba nelfon atau usaha cari tu.memang si Zoya lbh dia perlukn
Juvie Ja
baru lihat foto istri sma mantan sja sdh hilang akal lh dia sdh Zina bhkn nikah Siri sma wanita lain.buknnya tobat malh diteruskn
Juvie Ja
dasar gila...banyak lelaki bujang suami org jga dia pilih,😠
Juvie Ja
berarti dia gembira ank pertamanya dri Rahim wanita lain bukan istri yg katanya dicintai
Gintania nia
menarik
Sayekti 0519
bagus
Ibnu Rizqi
maka dari itu,Zoya ....jgn mau nikah siri ,harus tercatat di kantor agama ,punya bk atau akta nikah,jd bisa menuntut hak waris & perwalian..tp percuma ,kan Nuna lhr di luar nikah...wk..wk...wk😄😄🤭
Ibnu Rizqi
aq suka cerita ini,tokoh wanitanya tdk cengeng,ayo karina kejar kembali kedudukanmu,jgn kalah sm pelakor..
Ibnu Rizqi
nah benar tuh karina,rebut kembali perhatian mario,kan mario & zoya hanya nikah siri,jadikan aluna anak angkat,kamu pasti menang,semangat
Ibnu Rizqi
aku mampir baca,semoga cerita dan alurnya nyambung..
Lina Mei
menyentuh hati
itin
ada pernikahan yang bagus utk diperjuangkan. itu apbila silakik benar menyesali perbuatannya karena kehilafan duniawi. tapi status mario dan zoya menikah siri dalam hal hukum pernikahan agama pun sudahlah karina kalah statusnya diduakan. kalaupun bersatu lagi menangkan hati mario itu karena emang karina butuh mario bukan karena ibadah. pernikahan siri diatas pernikahan sah itu udah perbuatan terburuk dlm pernikahan loh yg ga ada ampunannya. seharusnya
itin
sayangnya sudah baca endingnya yang kurang memuaskan 🤣🤣. inilah perlunya baca ensing biar ada celah komentar. haha
kenapa ya lakilaki selalu diuntungkan ketimbang perempuan. pdhal perempuan ciptaan Sang Khalik paling istimewa tapi paling mudah ditindas 🤭
itin
lakilaki pengobral cinta 😆
itin
cinta tapi selingkuh
khilaf tapi ketagihan
alasan nafsu. nafsu binatang yang mencandu
itin
yang begini mah udah tipe pria berengsekkk tapi kok endingnya malah tetap bersama sampai punya anak sendiri ya? 😒
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!