NovelToon NovelToon
Dahaga Sang Tuan

Dahaga Sang Tuan

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Cerai / CEO / Duda / Pengasuh / Ibu susu / Tamat
Popularitas:13.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: your grace

Demi melunasi hutang keluarga, Amara (19) nekat merantau ke Jakarta dengan rahasia tubuh yang tak lazim: ia mampu menghasilkan ASI meski masih perawan. Keajaiban itu membawanya menjadi pengasuh bayi milik Arlan, pengusaha dingin yang dikhianati istrinya.

Saat bayi Arlan menolak segala jenis susu formula, hanya "anugerah" dari tubuh Amara yang mampu menenangkannya. Namun, rahasia itu terbongkar. Bukannya marah, Arlan justru terobsesi. Di balik pintu kamar yang tertutup, Arlan menyadari bahwa bukan hanya putranya yang haus akan kehangatan Amara—ia pun menginginkan "jatah" yang sama.

Antara pengabdian dan gairah terlarang, Amara terjebak dalam jerat cinta sang tuan yang posesif. Apakah ini jalan keluar bagi kemiskinannya, atau justru awal dari perbudakan nafsu yang manis?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon your grace, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 23: Jejak yang Terbakar (Revisi)

Amara keluar dari kamar Arlan dengan langkah yang sangat tidak stabil. Setiap kali kakinya melangkah, rasa perih dan pegal di tubuhnya seolah mengingatkan betapa intensnya interaksi mereka di bawah shower pagi tadi. Ia sudah mengenakan kembali daster batiknya, namun kini pakaian itu terasa kurang nyaman di tubuhnya yang masih sangat sensitif.

Ia terus menunduk, mencoba menggunakan rambut panjangnya untuk menutupi leher dan dadanya. Ia tahu betul, di balik kain itu, Arlan telah meninggalkan tanda kepemilikan yang sangat nyata—bercak-bercak merah keunguan yang kontras dengan kulit putihnya.

Baru saja ia menuruni tangga, sosok Mbak Lasmi sudah berdiri di sana. Langkah Amara terhenti seketika.

"Loh, Amara? Baru turun? Tadi kucari ke kamar Kenzo kok tidak ada," tanya Mbak Lasmi. Matanya menatap Amara penuh selidik. Tiba-tiba, embusan angin menyibak rambut Amara yang menutupi lehernya.

Mbak Lasmi terkesiap. "Amara! Itu lehermu kenapa?!"

Amara refleks menutup lehernya. "I-ini... digigit nyamuk, Mbak."

"Nyamuk apa yang gigitnya sampai berbentuk seperti itu, Ra?" Mbak Lasmi berbisik tajam. "Ini bukan nyamuk. Ini bekas... ya Tuhan, Amara! Apa Tuan Arlan semalam masuk ke kamarmu?!"

Tepat saat itu, Arlan turun dengan setelan jas kerjanya yang rapi. Arlan berhenti di depan dapur, menatap kedua wanita itu dengan tatapan dingin yang mematikan.

"Ada masalah, Lasmi?" tanya Arlan datar. "Amara tadi membantuku mencari dokumen penting sampai subuh. Jadi wajar kalau dia bangun agak siang."

Arlan melangkah mendekati Amara, dengan sengaja tangannya mengusap bahu gadis itu. "Kembalilah ke kamar Kenzo. Dan jangan lupa... gunakan syal yang kuberikan. Udara pagi ini... sangat tajam untuk kulitmu."

Siang itu, seorang kurir meletakkan sebuah kotak hitam besar di depan pintu kamar Amara. Dengan jantung berdebar, Amara membukanya. Matanya membelalak lebar. Di dalamnya berisi tumpukan busana malam berbahan brokat tipis dan pakaian dalam berdesain sangat berani serta provokatif.

Tepat saat ia menyentuh kain tipis itu, ponselnya bergetar. Nama "Tuan Arlan" terpampang di layar.

"Sudah terima paketnya, Amara?" suara bariton Arlan terdengar.

"S-sudah Tuan... tapi ini... ini terlalu terbuka," bisik Amara.

"Pilih satu yang paling menantang, pakai, dan ambil foto dirimu. Kirimkan padaku sekarang juga," perintah Arlan tanpa basa-basi. "Jika dalam lima menit foto itu tidak ada, aku akan pulang sekarang juga dan menghukummu di depan Mbak Lasmi."

Amara gemetar. Dengan tangan berkeringat, ia memilih sebuah busana malam hitam yang transparan. Ia menanggalkan seluruh pakaian harian, membiarkan tubuhnya yang penuh tanda merah itu terbungkus kain tipis yang memperlihatkan lekuk tubuhnya dengan sangat jelas.

Ia mengambil foto diri, memperlihatkan siluet tubuh dan lekukan pinggangnya yang terekspos. Amara memejamkan mata saat menekan tombol send.

Arlan yang sedang berada di ruang rapat, membuka pesan itu. Rahangnya mengeras seketika. Foto itu memperlihatkan Amara yang nampak begitu polos namun memikat. Tanda kemerahan di kulitnya berpadu kontras dengan kain tipis yang dikenakannya, memancarkan aura yang sangat menggoda.

Arlan berdeham, membetulkan posisi duduknya dan mencoba mengendalikan gejolak gairah yang tiba-tiba bergemuruh hebat di dalam dirinya. Ia mengetik balasan singkat:

"Sangat menggoda. Sekarang, ambil foto yang lebih berani untuk menunjukkan betapa kau merindukanku saat ini. Lakukan cepat, atau aku akan menyuruh supir menjemputmu ke kantor untuk menghadapku langsung di bawah meja rapat ini."

Amara yang membaca pesan itu hampir menjatuhkan ponselnya. Ia merosot duduk di lantai, merasakan debaran jantungnya kian menggila hanya karena perintah lewat teks tersebut.

1
Niluhminia Wati
Bagus arlan kamu lindungi amara dan bayi kamu
Masliah Masliah
tolol najis
wikha Sandra
sumpah baru kali ini baca cerita yg dpn pemeran prianya stegas ini.tahu mana yg salah mna yg benar.gk meye meye.good gob thoor,aku padamu 💪💪💪💪
Aman Ijan
cerita bagus 👍👍👍
Niluhminia Wati
arlan tergila-gila sama amara yang baru 19 tahun
Jamayah Tambi
Kenapa nak duduk serumah lagi.Banysk duit dan kaya raya kan.Bawa usteri dan anakmu mandiri.
Niluhminia Wati
dh digempur di pesawat sekarang gk punya hati buat amara susah jalan
Niluhminia Wati
jangan sampai hamil amara arlan, karena amara masih panjang masa depannya
Niluhminia Wati
benar-benar arlan yang salah malah buat amara hancur hatinya/Sob//Sob//Sob/
Jamayah Tambi
Kenapa masih tinggal srbumbung dgn keluarga Arlan.Kau byk uang sediakan rumah lain ep sedehana utk mereka.Tinggal ramau2 serumah ada byk masalah.
Niluhminia Wati
moga amara jadi istrimu arlan dan mengandung anakmu
Niluhminia Wati
moga saja amara gk hamil anak arlan di masa depan
Jamayah Tambi
Bagus.Tak cukup uang lagi ke Carlrussa.Kata model papan atas kota London.
Jamayah Tambi
x wife ke
Niluhminia Wati
Dipakai tempat kepuasan amara sama arlan
Niluhminia Wati
Mereka buat anak di dapur malam "
Niluhminia Wati
Arlan ingin buat anak sama amara, makanya buka celana pas dikamar bayi
Jamayah Tambi
Tuan Arlan psikot agaknya.Patut isterinya lari.Perangai sek luar biasa kok
Niluhminia Wati
Amara disuruh tinggal di dalam kamar Arlan sama ayah bayinya dan menjaga kenzo seperti seorang istri
Niluhminia Wati
Karena arlan ingin selalu menikmati asi manis dari pengasuh putranya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!