NovelToon NovelToon
Puteri Pengganti Untuk Pangeran Buruk Rupa

Puteri Pengganti Untuk Pangeran Buruk Rupa

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Isekai / Time Travel / Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:23.7k
Nilai: 5
Nama Author: ANWi

Shen Kuo Yu, bilioner wanita yang tewas di puncak kejayaannya karena kebocoran jantung, ia terbangun di tubuh Liu Xiao Xiao- gadis malang yang disiksa oleh keluarga angkatnya. Takdir pahit menantinya. Ia dipaksa menggantikan saudari tiri nya untuk menjadi pengantin pengganti dan menikahi Pangeran Keempat yang konon buruk rupa dan berhati kejam.

Shen Kuo Yu akan menaklukan Pangeran itu dan menjadikan nya bidak untuk membalas dendam pada Keluarga Liu yang memperlakukan nya seperti binatang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANWi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 23 : Gandum

​Kereta kuda yang membawa Pangeran Zhi Chen dan Xiao Xiao melaju perlahan meninggalkan gerbang Istana Wang. Kali ini, pengawalannya jauh lebih ketat. Para prajurit berbaju besi mengapit kereta, memberikan kesan berwibawa bagi siapa pun yang melihatnya. Di dalam kereta yang cukup luas itu, suasana terasa sunyi namun tidak kaku.

​Xiao Xiao duduk tegak, memperhatikan pemandangan kota dari balik tirai sutra yang tersingkap sedikit. Pikirannya melayang pada rencana pembelian gandum. Ia merasa posisinya sebagai "putri kesayangan Jenderal Liu" memberinya perlindungan politik yang cukup kuat untuk menekan para pedagang gandum itu nantinya.

​Ia sama sekali tidak menyadari bahwa pria yang duduk di hadapannya sudah mengetahui kebenaran yang paling ia sembunyikan; bahwa ia hanyalah seorang putri angkat yang dijadikan tumbal untuk menutupi keberadaan putri kandung Jenderal Liu.

​Zhi Chen memperhatikan Xiao Xiao dari balik topeng peraknya. Ia melihat ketenangan di wajah istrinya, ketajaman di matanya, dan keanggunan yang tidak mungkin dimiliki oleh seorang gadis pinggiran biasa tanpa pendidikan yang luar biasa. Ia bertanya-tanya, siapa sebenarnya wanita ini? Meskipun statusnya hanya putri angkat, namun kecerdasannya seolah-olah ia memang dilahirkan untuk memimpin.

​"Kenapa Anda terus menatap saya, Pangeran?" tanya Xiao Xiao tanpa menoleh, namun bibirnya menyunggingkan senyum tipis. "Apakah ada yang salah dengan riasan wajah saya pagi ini?"

​Zhi Chen sedikit berdehem, tertangkap basah sedang mengamati. "Aku hanya sedang berpikir, betapa Jenderal Liu sangat... beruntung memilikimu. Kau melakukan lebih banyak hal dalam seminggu daripada yang dilakukan menteri keuangan dalam setahun."

​Xiao Xiao menoleh sepenuhnya, matanya bertemu dengan mata merah Zhi Chen. "Ayah saya selalu menekankan bahwa nama besar keluarga Liu harus dijaga. Saya hanya melakukan apa yang perlu dilakukan untuk memastikan saya tidak memalukan namanya di istana ini."

​Zhi Chen tersenyum tipis di balik topengnya. Dia sangat setia menjaga rahasia ayahnya yang telah membuangnya, batin Zhi Chen. Namun, ia tidak berniat membongkar rahasia itu sekarang. Ia lebih suka melihat sejauh mana Xiao Xiao akan bermain dengan identitas palsu itu.

​Kereta akhirnya berhenti di depan sebuah bangunan megah milik Asosiasi Dagang Gandum Pusat. Ini adalah tempat di mana para pedagang besar berkumpul untuk menentukan harga pasar.

​Begitu pintu kereta dibuka oleh pengawal, Zhi Chen turun terlebih dahulu, lalu ia mengulurkan tangannya untuk membantu Xiao Xiao turun. Kerumunan orang di sekitar tempat itu langsung terdiam. Mereka melihat Pangeran Keempat yang legendaris, namun yang lebih menarik perhatian adalah wanita di sampingnya yang melangkah dengan penuh percaya diri, seolah-olah seluruh jalan itu adalah miliknya.

​"Pangeran! Nyonya Muda!" Pemilik asosiasi dagang, seorang pria tambun bernama Tuan Zhang, berlari menyambut mereka dengan wajah pucat dan berkeringat dingin. Kejadian kerusuhan kemarin telah membuatnya sangat ketakutan.

​"Tuan Zhang," ujar Xiao Xiao dengan suara jernih yang bisa didengar oleh orang-orang di sekitarnya. "Saya mendengar Anda memiliki stok gandum yang melimpah namun kesulitan mendistribusikannya karena 'masalah keamanan'. Saya datang ke sini untuk meringankan beban Anda."

​Tuan Zhang membungkuk sangat rendah. "Apa maksud Nyonya? Kami hanya mengikuti aturan pasar..."

​"Mari kita bicara di dalam," potong Xiao Xiao sembari melangkah masuk tanpa menunggu undangan.

​Di dalam ruangan yang mewah, Xiao Xiao duduk di kursi utama, sementara Zhi Chen berdiri di sampingnya seperti pelindung yang siap menghunus pedang kapan saja. Xiao Xiao meletakkan sebuah kantong kecil berisi beberapa koin emas di atas meja—simbol dari 5.000 koin emas yang siap ia gelontorkan.

​"Saya ingin membeli seluruh gandum yang ada di gudang Anda dengan harga pasar yang normal sebelum kenaikan pajak ilegal wilayah Barat," ujar Xiao Xiao langsung pada intinya.

​Tuan Zhang ternganga. "Seluruhnya? Tapi Nyonya, itu jumlah yang sangat besar! Dan pejabat kota..."

​"Pejabat kota yang mana? Yang baru saja dicopot jabatannya oleh Kaisar pagi ini?" tanya Xiao Xiao dengan nada dingin yang menenangkan. "Dengar, Tuan Zhang. Anda punya dua pilihan. Menjual gandum itu kepada saya sekarang dan mendapatkan emas ini dengan aman, atau membiarkan rakyat yang lapar kembali ke toko Anda besok pagi untuk mengambilnya secara gratis. Pangeran saya tidak akan memerintahkan pengawal untuk melindungi toko Anda jika kerusuhan itu terjadi lagi."

​Zhi Chen mengetuk hulu pedangnya ke lantai, menciptakan suara dentuman yang membuat jantung Tuan Zhang nyaris copot.

​"B-baik! Saya akan menjualnya!" seru Tuan Zhang gemetar. "Tapi bagaimana dengan pengirimannya?"

​"Kirimkan ke gudang milik Selir Agung di pinggiran kota," perintah Xiao Xiao. Ia menoleh pada Zhi Chen. "Pangeran, silakan tugaskan prajurit Anda untuk mengawal pengiriman itu. Saya tidak ingin ada 'tikus' yang mencoba mencegatnya di jalan."

​Zhi Chen mengangguk. "Serahkan padaku. Tidak akan ada satu butir pun yang hilang."

​Saat mereka kembali ke kereta setelah transaksi selesai, Xiao Xiao menghela napas panjang, tampak sedikit lega. "Satu masalah selesai. Rakyat akan mendapatkan gandum dengan harga murah, dan pengaruh Permaisuri di pasar ini telah kita hancurkan."

​Zhi Chen menatap Xiao Xiao yang sedang merapikan lengan bajunya. "Xiao Xiao... jika suatu saat nanti kau tidak lagi membawa nama Jenderal Liu, apakah kau akan tetap melakukan semua ini?"

​Xiao Xiao tertegun sejenak mendengar pertanyaan itu. Ia menatap Zhi Chen dengan heran. "Apa maksud Anda, Pangeran? Saya adalah Liu Xiu, putri Jenderal Liu. Nama itu adalah identitas saya. Namun , agar kita akrab, saya ingin anda memanggil saya xiao xiao. Itu nama kecil saya."

​Zhi Chen menatap mata Xiao Xiao cukup lama, seolah ingin mencari kejujuran di sana. Namun, ia hanya mendapati keteguhan hati yang luar biasa.

​"Lupakan saja," ujar Zhi Chen sembari mengalihkan pandangannya ke luar jendela. "Aku hanya berpikir... kau terlalu berharga untuk sekadar menjadi nama di belakang orang lain."

​Xiao Xiao tersenyum tipis, menganggap itu sebagai pujian atas kerjanya hari ini. Ia tidak tahu bahwa dalam hati Zhi Chen, ia sudah diakui bukan sebagai putri seorang jenderal, melainkan sebagai seorang wanita bernama Xiao Xiao yang ia pilih untuk ia lindungi dengan tangannya sendiri.

***

Happy Reading❤️

Mohon Dukungan

● Like

● Komen

● Subscribe

● Ikuti Penulis

Terimakasih ^_^ ❤️

1
sahabat pena
ayuk semangat pangeran...
sahabat pena
nyesel deh... tp tangan istri mu yg indah sdh terluka.. kau yg memberi jarak.. skrg gmn reaksi xiao. menjaga jarak jg tdk dgn pangeran
ANWi: bener banget kak ~
total 3 replies
sahabat pena
pangeran nya 4 kemah... mau aja masuk jebakan putra mahkota. kenapa td gudang nya ga dibakar aja xiao?
ANWi: xiao xiao : nanti meledak kak ada bubuk mesiu trs bukti kejahatan nya ilang
total 1 replies
sahabat pena
menegangkan...
sahabat pena
syukur lah terpecah kan. ternyata kaisar nya bijaksana dlm mengambil keputusan... ayuk balas putra mahkota.. guling kan putra mahkota
si kecil nikkey
lanjuuttt mantaapp
si kecil nikkey
lanjuuttt.....ceritanya seruu
ANWi: makasi suda mampir kaka si kecil nikkey~
total 1 replies
si kecil nikkey
liu xiu menuju kesialannya
Murni Dewita
double up thor
ANWi: siap kak~
total 1 replies
sahabat pena
lanjut kak💪
ANWi: siap kak~
total 1 replies
saniamycloe
cerita nya menarik dan membuat saya penasaran untuk melihat part selanjut nya.
ANWi: mkasi ulasan nya ka sania~
total 1 replies
Murni Dewita
👣
Mila Sari
baru baca, udah penasaran ceritanya thor💪
ANWi: makasi sudah mampir kaka cantik~
total 1 replies
sahabat pena
setelah menegangkan... skrg melihat keuwuan mereka berdua.. so sweet. lanjut kak.
ANWi: siap kak~
total 1 replies
sahabat pena
langkah awal menang... masih hrs waspada..lanjut..
sahabat pena
ututututu... pengeran bisa berkata romantis jg😍😍😍
sahabat pena
dag dig ser nih... nunggu cerita berikut nya.. 🤣🤣🤣lanjut kak
sahabat pena
eh kok up nya cuma 1 kak
ANWi: maaf kak, lagi liburan , tanggal merah hehe
total 1 replies
gacadam
suka
gacadam
baru baca
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!