NovelToon NovelToon
Giok Purba: Multiplikasi Abadi

Giok Purba: Multiplikasi Abadi

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Sci-Fi
Popularitas:252
Nilai: 5
Nama Author: aryaa_v2

Di ambang kematian setelah dikhianati dan dikubur hidup-hidup, Leo Akira secara tidak sengaja meneteskan darahnya pada sepotong giok kuno yang ternyata menyimpan kekuatan primordial: Multiplikasi 1000× dan Ruang Penyimpanan Abadi. Apa pun yang dia sentuh dapat digandakan seribu kali lipat ke dalam ruang tak terbatas; siapa pun yang dia targetkan akan membuat Leo mendapatkan kemampuan orang itu—dengan kekuatan seribu kali lebih hebat.

Dari titik terendah, Leo bangkit dengan satu tujuan sederhana: menghancurkan orang yang menjatuhkannya dan menjadi orang terkaya di dunia. Tapi takdir membawanya lebih jauh. Dia tak hanya mengubah nasibnya, tetapi juga mengangkat peradaban manusia dari level teknologi rendah menuju Tingkat 1 Skala Kardashev, bahkan melampaui alam semesta yang dikenal.

Inilah kisah tentang seorang manusia yang menjadi entitas tak terkalahkan, penjaga umat manusia, dan pengembara di antara bintang-bintang dimulai dari satu tetes darah dan sepotong giok.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aryaa_v2, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sinyal Peringatan dari Bumi

Empat bulan pelatihan dengan Vael mengubah Leo secara fundamental. Dia tidak lagi melihat tubuh, pikiran, dan jiwa sebagai tingkat yang terpisah, melainkan sebagai trinitas eksistensial yang harus diselaraskan. Setiap kali dia naik tingkat di Mortal Soul (kini Tier 4), kekuatan multiplikasinya meningkat dalam kualitas, bukan hanya kuantitas. Dia sekarang bisa memahami sebuah objek hingga tingkat kuantumnya, dan "menggandakan" tidak lagi menyalinnya, melainkan memilih realitas alternatif di mana objek itu sudah berlipat ganda dan membawanya ke realitas utama. Efisiensi energi meningkat drastis. Dia sekarang berada di Continent Tier 6.

Namun, dengan setiap peningkatan dalam jiwa, Pengumpan semakin terintegrasi. Suaranya tidak lagi terdengar terpisah. Itu adalah suaranya sendiri, berbicara dari ruang gelap di dalam hatinya.

Kita hampir siap, bisiknya saat Leo menyempurnakan meditasi energinya di fasilitas simulasi Awan Radian. Planetary Core akan membuka jalan. Kita akan menjadi pusat dari sesuatu yang baru.

"Siap untuk apa?" tanya Leo, tanpa suara, memusatkan perhatiannya pada sebuah batu simulasi yang berputar di depannya. Batu itu membelah diri menjadi dua, lalu empat, lalu berubah menjadi kristal, lalu menjadi uap—semua dalam satu aliran kehendak yang mulus.

Untuk keluar. Dari sini. Dari Pengadilan. Mereka hanya menggunakan kita. Vael punya tujuannya sendiri. Kita harus menentukan tujuan kita sendiri.

Itu benar. Vael melatihnya dengan tekun, tetapi dia selalu menghindari pertanyaan tentang perang yang lebih besar, tentang "jembatan" yang dia sebutkan. Leo adalah sebuah proyek, dan setiap proyek memiliki tenggat waktu.

Peringatan datang bukan dari Pengadilan, tetapi dari tempat yang tidak pernah dia duga.

Saat dia kembali ke selnya setelah sesi latihan, perangkat komunikasi pribadinya yang disediakan Pengadilan—biasanya hanya untuk menerima perintah—menyala dengan cahaya biru aneh, bukan hijau standar. Sebuah pesan, tetapi dienkripsi dengan kode yang tidak berasal dari hierarki Pengadilan. Kodenya sederhana, hampir primitif... dan sangat familiar.

Kode Fibonacci. Diikuti dengan urutan bilangan prima.

Itu adalah protokol darurat cadangan yang dia dan Dr. Arif buat bertahun-tahun yang lalu, untuk Aeternum Foundation.

Jantung Leo berdebar kencang. Dia dengan cepat memasukkan kunci dekripsi mental—nama ibunya diikuti dengan tanggal pendirian Aeternum Tech. Layar berkedip, dan pesan teks muncul, ditulis dalam bahasa Indonesia campuran dengan kode teknis:

"Paket data tiba melalui saluran 'angin sepoi-sepoi'. Sumber: Lunar Far Side Station Alpha. Pengirim: Kelompok Dharma. Isi: Status Bumi, Kardashev 0.92. Peringatan: Aktivitas Pengawas meningkat. Deteksi: Probe pemindaian baru di sabuk asteroid. Pola mirip dengan insiden Siberia. Kelompok menyimpulkan: Persiapan untuk intervensi skala besar. Mereka tahu kita hampir mencapai 1.0. Mereka tidak akan membiarkannya. Pesan ini dikirim melalui singularitas mikro pasif yang dimodifikasi, menembus jaringan Pengadilan dengan memanfaatkan resonansi dengan simbion Anda. Risiko tinggi. Ini mungkin satu-satunya transmisi. Jika Anda menerima ini... kami membutuhkan bantuan. Atau setidaknya, sebuah tanda. -A."

Arif. Dia masih hidup. Dan dia telah membangun sesuatu di bulan. Bumi hampir mencapai Kardashev 0.92. Mereka berada di ambang menguasai energi planet mereka. Dan Pengadilan bersiap untuk menghentikan mereka.

Kemarahan yang lama tertahan mendidih di dalam diri Leo. Mereka memenjarakannya, menjadikannya algojo, dan sekarang mereka akan memotong peradaban bangsanya sendiri saat mereka hampir mencapai titik balik? Untuk apa? Untuk mempertahankan "tatanan" mereka? Untuk menjaga manusia tetap di tempat pembuangan mereka yang rendah?

Lihat, bisik suara di dalam dirinya, penuh dengan kepuasan yang mengerikan. Keteraturan mereka adalah penjara. Untuk semua. Mari kita hancurkan penjara itu.

"Tidak," desis Leo, mengepalkan tangannya. "Kita tidak akan menghancurkannya. Kita akan... mengubahnya."

Dia tahu dia tidak bisa membalas pesan itu. Setiap transmisi dari Awan Radian dipantau. Tapi dia punya cara lain. Vael telah mengajarinya bahwa jiwa yang terhubung dengan baik bisa merasakan gema di jaringan realitas. Jika dia dan Arif terhubung melalui giok dan singularitas... mungkin ada jalan.

Dia duduk bersila, menutup matanya. Dia tidak berfokus pada Bumi—itu terlalu jauh. Dia berfokus pada koneksi itu sendiri. Pada sisa-sisa singularitas mikro yang dia tinggalkan, pada warisan pengetahuannya yang tertanam di dalam data Aeternum_Seed. Pada gema jiwanya sendiri yang mungkin masih tertinggal di Bumi.

Dia menyelam dalam-dalam, melampaui pikiran, melampaui jiwa Tier 4-nya, ke dalam ruang gelap tempat Pengumpan berdiam. Dan bukannya menahannya, dia menyelaminya, membiarkan persepsi kosmiknya yang lapar merasakan keluar, mencari rasa... keluarga.

Cari... yang serupa... dorongannya sendiri.

Kegelapan itu merambat keluar, tidak sebagai energi, tetapi sebagai perasaan, sebuah pertanyaan yang dilemparkan ke dalam sumur sebab-akibat.

Dan di suatu tempat, sangat jauh, hampir tidak terdengar, sebuah gema membalas.

Bukan kata-kata. Sebuah sensasi. Ketakutan yang dingin. Tekad yang membara. Dan sebuah gambar: sisi jauh bulan, dengan kubah geodesik siluman, dan di dalamnya, Dr. Arif yang menua memandangi bintang-bintang, memegang sebuah replika giok yang terbuat dari data yang diproyeksikan.

Koneksi itu berlangsung sepersekian detik, lalu putus. Tapi itu cukup.

Leo menarik napas dalam-dalam, membuka matanya. Air mata mengalir di pipinya, tapi dia tersenyum. Arif masih berjuang. Bumi masih bertahan.

Dan sekarang, dia punya alasan yang jelas.

Pintu selnya terbuka. Vael berdiri di sana, wajahnya biasa saja, tapi mata peraknya memancarkan cahaya yang intens.

"Kamu melakukan eksperimen psionik yang tidak sah. Saya merasakan gelombang kejut di jaringan realitas lokal. Apa yang kamu lakukan, Agen Leo?"

Leo berdiri, menghadapinya. Dia tidak lagi melihatnya sebagai instruktur, tapi sebagai penjaga penjara.

"Saya menerima pesan dari rumah. Dari Bumi."

Vael terdiam. "Itu tidak mungkin."

"Tapi itu terjadi. Mereka mengatakan Pengadilan bersiap untuk intervensi. Karena kami hampir mencapai Tier 1."

"Itu adalah prosedur standar. Peradaban yang mencapai Tier 1 dengan terlalu cepat, tanpa bimbingan yang tepat, sering kali menjadi tidak stabil. Menjadi ancaman. Seperti yang terjadi denganmu."

"Atau," kata Leo, melangkah maju, "mereka menjadi kompetisi. Apakah itu yang sebenarnya terjadi? Apakah Pengadilan takut pada peradaban yang mencapai Tier 1 sendiri, karena mereka mungkin menjadi seperti kalian? Atau bahkan lebih baik?"

Vael tidak menjawab. Tapi ketiadaannya berbicara banyak.

"Saya tidak akan membiarkan kalian menyakiti mereka," kata Leo, suaranya rendah dan berbahaya. Marka giok di tangannya berpendar, dan ruangan di sekitar mereka bergetar. Benda-benda di dalam sel mulai menggandakan diri secara acak, mencerminkan kekacauan di dalam dirinya. "Latihan saya sudah selesai."

"Kamu belum mencapai Planetary Core. Kamu belum siap."

"Siap untuk apa? Untuk menjadi senjata kalian dalam perang rahasia? Atau untuk menjadi 'jembatan' yang kalian inginkan, sementara kalian mengorbankan dunia asalku?" Leo menggeleng. "Tidak. Saya akan menentukan jalan saya sendiri."

Vael menghela napas, sebuah suara yang anehnya manusiawi dari makhluk non-manusia. "Kamu membuat pilihan yang berbahaya. Pengadilan tidak akan mentolerir pembangkangan. Mereka akan mengirim sesuatu yang lebih dari sekedar Pengawas. Mereka akan mengirim Pemadam."

"Biarkan mereka datang," kata Leo, dan kali ini, suaranya adalah gabungan dari suaranya sendiri dan gemuruh Pengumpan yang lebih dalam. "Saya sudah lelah menjadi alat. Saatnya menjadi ancaman."

Vael memandangnya untuk waktu yang lama, lalu mengangguk, hampir seperti rasa hormat. "Maka pelatihan benar-benar selesai. Saya hanya bisa berharap kamu tahu apa yang kamu lakukan. Karena jika kamu tidak, kamu tidak hanya akan menghancurkan dirimu sendiri. Kamu akan menarik perhatian hal-hal dari luar hierarki, hal-hal yang bahkan Pengadilan takuti."

Dia berbalik dan pergi.

Leo berdiri sendirian di selnya yang berantakan. Dia memandang ke arah perkiraan letak Bumi di antara bintang-bintang.

Dia telah menjadi algojo. Lalu murid.

Sekarang, dia akan menjadi pemberontak.

Dan yang pertama memberontak melawan penjaga, harus siap untuk menghadapi seluruh penjara.

1
Arya Saputra
jangan-jangan ada identitas tersembunyi nih dari batu akiknya, jadi penasaran🤔
Arya Saputra
yok lah bisa otw ke peradaban tipe 1 nih
Arya Saputra
Jujur ini cerita yang layak masuk rekomendasi sih, perkembangan karakter Leo yang signifikan dari diinjak-injak bahkan dikubur lalu bangkit dengan identitas berbeda dan merubah sikap 180°, sistem kekuatan giok juga logis dibarengi cerita sains.
Arya Saputra
saya suka nih kalo ada cerita bertemakan sains🤩
Arya Saputra
awal yang lumayan bagus👏🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!