NovelToon NovelToon
Jodoh Pilihan Untuk Sang CEO

Jodoh Pilihan Untuk Sang CEO

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta setelah menikah / Percintaan Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 5
Nama Author: Sylvia Rosyta

Di hari pernikahannya, Farhan Bashir Akhtar dipermalukan oleh calon istrinya yang kabur tanpa penjelasan. Sejak saat itu, Farhan menutup rapat pintu hatinya dan menganggap cinta sebagai luka yang menyakitkan. Ia tumbuh menjadi CEO arogan yang dingin pada setiap perempuan.

Hingga sang ayah menjodohkannya dengan Kinara Hasya Dzafina—gadis sederhana yang tumbuh dalam lingkungan pesantren. Pertemuan mereka bagai dua dunia yang bertolak belakang. Farhan menolak terikat pada cinta, sementara Kinara hanya ingin menjadi istri yang baik untuknya.

Dalam pernikahan tanpa rasa cinta itu, mampukah Kinara mencairkan hati sang CEO yang membeku? Atau justru keduanya akan tenggelam dalam luka masa lalu yang belum terobati?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sylvia Rosyta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

Di dalam kepalanya, Kinara mulai bertanya-tanya.

Apakah malam ini, mas Farhan akan meminta haknya sebagai suami?

Pertanyaan itu membuat dadanya semakin berdebar. Jantungnya berdetak lebih cepat dari sebelumnya. Ada rasa gugup, takut, tapi juga ada sesuatu yang lain. Sebuah rasa siap yang perlahan tumbuh, meski masih dibungkus keraguan. Kakinya terasa lemas saat Farhan mempertahankan ciuman itu sedikit lebih lama. Bukan karena ciumannya berubah lebih intens, tapi justru karena kelembutannya.

Kinara merasakan dirinya tenggelam dalam perasaan itu. Campur aduk, hangat dan memabukkan. Membuatnya sadar bahwa momen ini bukan sekadar tentang penyatuan dua hati, tapi tentang kepercayaan. Dan di dalam keheningan kamar mereka, Kinara tahu kalau apa pun yang akan terjadi setelah ini, Farhan tidak lagi berdiri di hadapannya sebagai lelaki yang dingin dan jauh. Melainkan berdiri sebagai suaminya.

Beberapa detik berlalu dalam keheningan yang sarat rasa.

Farhan akhirnya perlahan menghentikan ciumannya. Bukan dengan tergesa-gesa namun mundur sedikit dan cukup untuk memberi jarak, lalu menempelkan keningnya ke kening Kinara. Helaan napas mereka masih saling bercampur, hangat dan berat, seolah masing-masing masih berusaha menenangkan detak jantung mereka yang belum juga kembali normal.

Kinara bisa merasakan napas Farhan yang sedikit memburu. Lelaki itu memejamkan matanya sesaat, seakan sedang mengumpulkan kendali atas dirinya sendiri. Kedua tangannya naik, menangkup wajah Kinara dengan lembut. Ibu jarinya mengusap pipi Kinara dengan perlahan dan nyaris seperti sentuhan yang takut melukai.

“Kinara…” suara Farhan terdengar rendah, serak, namun penuh kehati-hatian.

“Iya, mas?” jawab Kinara lirih. Suaranya nyaris tenggelam oleh detak jantungnya sendiri yang berdentum keras di telinganya.

Farhan membuka matanya. Tatapan itu, tatapan yang Kinara kenal sebagai tatapan yang dingin dan berjarak, kini berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih dalam. Ada keinginan di sana yang terlihat jelas. Tapi juga ada keraguan, tanggung jawab, dan rasa ingin melindungi.

“Mas mau nanya satu hal. Dan mas mau kamu jawab dengan jujur. Nggak usah mikirin mas, nggak usah mikirin apa pun selain perasaan kamu sendiri.” ucap Farhan pelan.

Jari-jari Farhan masih membelai wajah Kinara, seolah sentuhan itu adalah cara baginya untuk tetap terhubung dengan istrinya, tapi tidak melangkah terlalu jauh. Membuat Kinara menelan ludahnya sendiri sementara tenggorokannya terasa kering.

“Iya, mas…” jawab Kinara meski dadanya semakin berdebar-debar.

Farhan menarik napas dalam-dalam sebelum melanjutkan perkataannya.

“Mas… boleh nggak, kalau malam ini mas meminta hak mas sebagai suami?” ucap Farhan akhirnya. “Untuk malam pertama kita.”

Kalimat itu meluncur begitu saja, singkat, tanpa tekanan dan nada memaksa. Namun dampaknya terasa begitu kuat di dada Kinara.

Jantungnya seolah melompat. Detaknya semakin cepat dan hampir membuatnya kehilangan keseimbangan. Kakinya kembali terasa lemas, bukan karena sentuhan, tapi karena kenyataan bahwa momen ini akhirnya benar-benar tiba.

Kinara tidak langsung menjawab.

Diamnya Kinara membuat Farhan menegang. Ia bisa merasakan tubuh perempuan itu sedikit kaku di bawah sentuhannya. Tatapan Kinara terlihat goyah, seperti seseorang yang sedang berjuang dengan pikirannya sendiri. Yang membuat Farhan langsung menyadarinya.

“Kinara,” panggil Farhan dengan lembut, yang kali ini dengan nada suaranya terdengar lebih menenangkan. Ia menurunkan sedikit wajahnya untuk memastikan tatapan mereka sejajar. “Kalau kamu belum siap, bilang aja. Mas nggak akan marah.”

Kinara menatap mata suaminya. Ia melihat kesungguhan di sana. Tidak ada paksaan. Tidak ada tuntutan. Hanya sebuah kejujuran dan keinginan yang terlihat di tatapan mata suaminya.

“Mas nggak akan melakukan apa pun kalau kamu nggak mau. Mas memang siap. Mas menginginkannya. Tapi mas nggak mau itu terjadi kalau kamu melakukannya karena merasa harus.” lanjut Farhan.

Jari-jarinya berhenti bergerak, memberi Kinara ruang untuk bernapas.

“Mas nggak mau membuat kamu takut. Mas nggak mau kamu menyesal,” ucapnya lagi, lebih lirih. “Kalau kamu butuh waktu, mas bisa nunggu. Malam ini, besok, atau kapan pun saat kamu siap.”

Kata-kata itu menghantam dinding pertahanan Kinara dengan cara yang sama sekali tidak menyakitkan. Justru sebaliknya, ia dibuat luluh oleh kejujuran Farhan.

Kinara menghela napas panjang. Ia mencoba menenangkan dirinya. Dalam dadanya, ada gugup yang belum hilang, ada rasa takut akan hal yang belum sepenuhnya ia kenal. Tapi di balik itu semua, ada sesuatu yang lain. Sebuah keinginan sederhana untuk percaya dan untuk dicintai.

“Mas…” Kinara akhirnya bersuara. Tangannya perlahan naik untuk menyentuh pergelangan tangan Farhan yang masih menangkup wajahnya. Sentuhannya terasa lembut, tapi penuh makna.

“Jujur saja saat ini aku memang merasa gugup.”

Farhan langsung menegang dan siap menarik diri jika diperlukan.

“Tapi…” Kinara melanjutkan. Ia menelan ludahnya lagi, lalu memaksa dirinya untuk menatap mata Farhan dengan lebih mantap. “Aku nggak menolak, mas.”

Farhan terdiam.

“Aku siap,” lanjut Kinara pelan, suaranya terdengar bergetar tapi jujur. “Siap melakukan malam pertama kita. Dan… siap memberikan

hak mas atas diriku.”

Kalimat itu keluar perlahan, seolah setiap katanya harus melewati keberanian yang ia kumpulkan sedikit demi sedikit. Farhan memejamkan matanya sejenak. Napasnya tertahan, lalu keluar dengan berat. Tangannya kembali membelai wajah Kinara, kali ini dengan sentuhan yang sedikit lebih erat, seolah memastikan bahwa ini nyata.

“Kamu yakin?” tanya Farhan, masih memastikan. “Mas nggak mau kamu bilang iya hanya karena mas bertanya.”

Kinara mengangguk kecil.

“Aku yakin, mas.” jawabnya. “Bukan karena merasa harus. Tapi karena aku juga menginginkannya.”

Kinara menunduk sebentar, lalu mengangkat wajahnya kembali. Ada keberanian baru yang terlihat di matanya, meski masih dibalut oleh rasa gugupnya.

"Aku memang takut, mas.” akunya jujur. “Takut karena ini pertama kali. Takut karena Kinara nggak tahu semuanya akan seperti apa.”

Tangannya sedikit menguat saat menggenggam tangan Farhan.

“Tapi aku juga ingin…” suaranya mengecil. “Ingin dicintai sama mas. Ingin merasakan cinta yang mas punya, bukan cuma sebagai istri di atas kertas, tapi sebagai perempuan yang benar-benar mas pilih.”

Kalimat itu menusuk hati Farhan dengan cara yang lembut namun dalam. Dadanya terasa sesak. Ada rasa bersalah, haru, dan keinginan kuat untuk melindungi. Ia menurunkan wajahnya dan menempelkan keningnya ke dahi Kinara lagi.

“Kinara,” ucapnya lirih. “Mas janji.”

Ia menarik Kinara ke dalam pelukannya, kali ini bukan sekadar pelukan hangat, tapi pelukan yang penuh komitmen.

“Mas akan mencintai kamu,” lanjut Farhan. “Mas mungkin belum sempurna. Tapi mas akan berusaha jadi suami yang kamu inginkan. Suami yang bisa memberi rasa aman untuk istrinya sekaligus seorang suami yang menjadikan istrinya sebagai pelabuhan terakhirnya dan tempatnya untuk kembali."

Kinara memejamkan matanya. Ia membalas pelukan itu dengan menyandarkan kepalanya di dada Farhan. Detak jantung suaminya terasa jelas di telinganya—tenang, kuat, dan nyata, yang membuat Kinara merasa tidak takut lagi untuk melangkah ke depan bersama suami yang ia cintai sejak awal mereka dinikahkan.

1
Inooy
y pasti kaget laaaahh,,orang ulet bulu ngedadak datang..klo tau sebelum2 nya kan bisa siapin obat pembasmi hama biar g merajalela...
jangan kamu pikir Kirana takkut ama kamu Adilla,,kepercayaan diri mu terlalu tinggi hingga kamu lupa utk berhati hati..aq siiih takut nya kamu jatuh dn g bisa bangun lg karena kepedean 🤣
Inooy
jangan pernah takut dengan masa lalu suami Kiin, karena yg udh pasti masa depan suami mu itu kamu..tp wajar klo kamu kaget ketika masa.lalu suami kamu menyambangi mu..tp yg perlu kamu tanamkan,,suami mu udh memilih mu utk masa depan nya..jd kamu jangan ragu apalagi takut menghadapi masa lalu suami mu yg kini ada d hadapan muu Kiin...yakinlah klo Adilla hanya masa lalu suami yg g penting!!!
Inooy
kamu benar2 ngeyel y Diiill,,udh jelas2 d sini siapa yg membuang dn siapa yg d buang 🤦‍♀️🤦‍♀️ bisa2 nya kamu mengklaim Farhan milik kamu..🤨
Inooy
benar dugaan kuu klo Adilla akan mendatangi Kinara...
aq kasih tau y Diil, Kinara bukan wanita sembarangan..walaupun penampilan nya sederhana tp dia wanita kuat, wanita yg siap jd pelindung suammi nya...jangan harap kamu bisa memisahkan Kinara dn Farhan,,karena sesuatu yg d bangun atas dasar cinta yg tulus akan mengkokohkan pondasi hubungan mereka...
Inooy
good!!!
empat jempol bwt ketegasan mu, Haan..tp ingat jangan sampe kammu tergoda lg ama tuh ulet, karena aq yakin setelah kamu tolak mentah2..tuh ulet bakalan makin merajalela, jagain Kinara nya Han..karena aq curiga klo ulet bulu bakalan nebar bulu nya k Kinara 🤨
Inooy
waduuh,,bakalan meledak nih badai 🙈

koq makin deg degan niih...
jangan sampeeee Farhan terjerat lg ama Adilla, walaupun kata ka Sylvi g bakalan balik lg..tp kan yg nama nya obsesi pasti menghalalkan sgala cara, duuh makin tegang aj niiiih!!!
Inooy
waduuuuhh,,ternyata niat jelek seseorang menghampiri figura foto yg terpasang kuat...
banyak2 istighfar Kinaraa,,ini hanya kebetulan aj..d saat ulet bulu menggeliat, eeh figura foto malah jatooohh...
ingat Allah Kiin,,hanya dia sebaik baik nya pelindung dn berpikirlah positif biar hati kamu g su'udzon....rasa nya g rela nih ka Sylvi klo Kinara harus tersakiti...😐
☘️🍀Author Sylvia🍀☘️: itu cuma ujian buat Kinara kak
total 1 replies
Inooy
jangan coba2 kamu merebut apa yg udh kamu buang, Dillaaa...😬
dulu kamu tega menyakiti Farhan yg begitu tulus mencintai mu,,skarang kamu kembali hanya utk merebut hati yg telah kamu hancurkaaan?? no waaayy,,,,
setelah apa yg kamu alami..kamu g sadar jg rupa nyaa, bukan nya introspeksi diri..malah ini mo bikin ulah..hhadeuuuuuhh!!
☘️🍀Author Sylvia🍀☘️: betul banget itu kak
total 3 replies
Inooy
pede banget kamu Adilla mo kembali lg k Farhan yg udh kamu sakiti hati nya!!! ckckck
☘️🍀Author Sylvia🍀☘️: iya kak
total 6 replies
Inooy
definisi cinta yg lambat laun merobohkan dinding yg d bangun Farhan...

sekokoh kokoh nya dinding yg d bangun,,akan runtuh jg klo tiap hari d guyur cinta yg tulus..jd jangan pernah menyepelekan cinta yg tulus,,karena sejati nya cinta yg tulus tidak mengharapkan timbal balik..cinta yg tulus akan menerima pasangan nya apa ada nya..🥰
Yhanie Shalue
lihat diberanda lgsg tertarik dan mulai baca,ah ternyata benar baru baca prolognya aj sudah menarik😍
☘️🍀Author Sylvia🍀☘️: terima kasih kak udah mampir baca🙏😍
total 1 replies
Anis Widayanti
Masya Alloh bagus ceritanya
☘️🍀Author Sylvia🍀☘️: terima kasih bintang limanya kak 😄🙏
total 1 replies
Inooy
awas lho Dil klo kamu jd pelakor, aq getok kamuuu 😬
Inooy: siaaaapp ka Sylviii 😅
total 2 replies
Inooy
ho ho hoooo,,kesuksesan yg kamu bangga banggakan itu hilang jg pada akhir nya..maka nya Adilla jd wanita itu jangan sombong, jangan suka meremehkan orang lain..klo udh seperti ini, apa yg bisa kamu perbuat selain meratapi kehancuran yg udh d depan mata....
Inooy
naah kaaan!!! gimana Diil rasa nya ketika mengetahui kenyataan nya klo kamu harus istirahat selama 6 bulan...itu minimal nya yaaa, karena respon tubuh seseorang berbeda beda..apalagi ini hubungan nya dengan kaki kamu yg mengalami cidera lumayan fatal...
sebelum2 nya kamu dengan sombong nya meremehkan Farhan dn kamu merasa d atas angin dengan kepopuleran mu,,tp skarang!?? apa yg bisa kamu lakukan dengan kaki yg cidera itu? ckckck
Inooy
akhiir nyaaaa,,kutub es benar2 mencair 🤭
gimana nih Diiil..Farhan yg kamu remehkan ternyata udh bisa move on dr kamu, bahkan skarang udh bisa menerima Kinara sepenuh nya...
bakalan nyesel g yaaaa,,tp kaya nya bakalan nyesel deh kamu Diil!!!
Inooy: mantap deh kaa clue nyaa 👍😁
total 2 replies
Inooy
hhadeuuuhh kepedean mu terlalu tinggi, Diiill....
kesabaran seseorang itu ada batas nya, apalagi ini sampe tega2 nya kamu ninggalin Farhan..skarang d saat Farhan udh menemukan pendamping hidup nya..kamu malah nyinyir begitu 🤦‍♀️
Inooy: makin penasaran nih kaaa 🤭
total 4 replies
Inooy
ketenaran dunia bisa kamu raih, kepopuleran bakalan kamu gapai..kamu bisa terkenal d dunia karena karier modeling mu,,tp kaamu lupa!!! dunia modeling tidak akan selama nya kamu genggam, semakin kamu berumur..semakin turun pula ketenaran mu, karena dunia modeling hanya mengandalkan wajah cantik dn tubuh langsing...kamu sadar g sih Diil, tubuh dn wajah mu akan smakin menua seiring bertambah nya usia?!
d saat Farhan menawarkan pernikahan kamu malah meninggalkan nya,,kamu benar2 wanita yg g tau d untung..masa depan kamu tuh udh jelas2 bakalan terjamin dgn menikah dgn Farhan,,hhadeeuuuhh ini malah mengejar kepopuleran yg qta g tau mo bertahan sampe kapan....🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
Inooy: betul banget kaa,,skarang Adila bisa menghina pilihan Farhan karena Adila masih ada d atas angin..coba nanti klo angin nya berhenti, bakalan nangis kejer dia kaaa karena penyesalan 🤭
total 2 replies
Inooy
hanya d cerita ini seorang wanita yg pakaian nya tertutup setelah menikah langsung d buka hijab nya,,tanpa ada nya drama karena alasan d jodohkan ato belum ada nya cinta..d sini qta sbagai wanita benar2 belajar, skalipun pernikahan qta atas dasar perjodohan..yg nama nya seorang suami berhak sepenuh nya atas apa yg ada d diri qta....
kebanyakan cerita selalu mempertahankan tidak 'terbuka' pada suami nya..padahal suami nya berhak atas apa yg ada d tubuh istri nya, karena udh halal...kebanyakan nya mempertahankan hijab nya selalu melekat, baaaru setelah ada CINTA berani d bukaaa..🤦‍♀️
mantap laaah kaka othor nyaa 👍👍
Ragil Saputri
buka hatimu bt wanita pilihan papamu Farhan, tak semua wanita sama, tuhan menciptakan manusia berpasang-pasangan, termasuk kamu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!