Di sebuah kota yang terlupakan,ada sebuah rahasia tersembunyi. Rahasia yang dapat merubah hidup seorang gadis perantau , yang menemukan cinta pertama nya di tempat ia bekerja. Hubungan mereka bermula dari interaksi sederhana di kafe,yang kemudian berkembang menjadi perasaan yang mendalam. Namun, seperti halnya banyak kisah cinta lain nya,ego masing-masing menjadi rintangan yang sulit diatasi.Ketika mereka berdua menyadari kesalahan dan merindukan kebersamaan, tampak nya sudah terlambat.Kehadiran teman dekat yang kini menjalin hubungan dengan orang yang dicintai nya menambah luka di hati gadis itu.Meski perasaan nya belum sepenuh nya hilang,ia menyadari bahwa cinta sejati seharus nya tidak hanya tentang memiliki,tetapi juga tentang merelakan dan berharap yang terbaik untuk orang yang dicintai.Dengan hati yang berat,ia memutus kan untuk melanjut kan hidup nya.Membawa serta kenangan dan pelajaran berharga dari cinta pertama nya. Akan kah kebenaran sesungguhnya akan terungkap?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jhylara_Anfi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Selanjutnya, Panggil Aku Seperti Itu
Dini hari di kediaman rumah Byan...
Setelah pulang dari Senja Coffee, Byan langsung masuk ke dalam kamar dan menjatuhkan diri ke kasur milik nya yang begitu nyaman saat berada di atas nya.
Byan menatap langit-langit atap kamar nya, ia masih teringat saat berada di Senja Coffe kemarin malam. Byan tersenyum dan membayang kan wajah Aruna, yang sekarang sudah menjadi kekasih nya.
Di saat yang sama, Byan langsung teringat bahwa ia belum mengabari Aruna, bahwa ia sudah sampai di rumah dengan aman.
Byan pun meraih ponsel yang berada di dalam saku celana nya, kemudian mengangkat ponsel ke arah langit-langit atap, karna saat ini ia tengah berbaring di atas kasur nya.
Dia malas jika harus bangkit lagi dari kasur nya, karna itu lah Byan memainkan ponsel sambil berbaring saja.
Byan
Cill ... Udah tidur??
Aruna
Belum kak, kenapa? Udah sampai rumah??
Byan
Gapapa, emang ga boleh nanya sama kekasih sendiri?
Udah baru nyampe, rencana juga mau ngabarin kamu, tapi udah di tanya duluan😁
Aruna
Iya boleh aja sih, kak.
Hhh iya? Bagus lah kalau gitu, kak. Ga ada masalah kan, pas jalan pulang?
Byan
Ga kok, aman² aja tanpa hambatan😁
Aruna
Iya lah tu ... Kaka ngebut ya bawa motor?
Byan
Enggak, biasa aja. Pelan malahan
Aruna
Bo'ong
Byan
Enggak sayang, palingan kecepatan 80km/jam😁
Aruna
80? Termasuk di bilang pelan kah itu??? Jangan becanda kak, itu ngebut nama nya bukan pelan lagi.
Byan
Hhhh ga kok, kaka becanda aja. kaka beneran pelan bawa motor nya tadi, palingan kecepatan 35km/jam.
Aruna
seriusan ? Ga bohong?
Byan
Serius sayang, ga bohong
Aruna
Oke, Aruna percaya.
Yaudah kaka tidur gih, semalem ga tidur juga kan. lagian kaka juga libur kerja.
Byan
Iya , kamu tidur duluan. Bentar lagi kaka juga mau tidur.
Atau...
Aruna
Atau apa ka?
Byan
Atau ... Kamu mau kaka temenin tidur?( smirk)
Aruna
Eehh gapapa, gausah ka
Byan
Hhhh kamu mikirin apa?
Aruna
?
Byan
Maksud kaka, kamu mau telfon atau telfon video?
Aruna
Ooo kirain,
Gapapa , kaka tidur aja. Aruna ga biasa telfonan kek gitu, apalagi sama lawan jenis😁
Byan
Hhhh ternyata masih ada ya, cewek yang ga hobi telfonan.
Yaudah kalau gitu kamu tidur duluan aja, udah mau pagi
Aruna
Maaf ya ka Ian, Aruna ngecewain kaka ya
Byan
Mata Byan membesar, saat melihat pesan yang baru saja di kirim kekasih nya itu. Mata nya berfokus pada satu kalimat pesan singkat itu"Barusan kamu manggil kaka apa?"
Aruna
Emm kenapa?
Byan
Gapapa, jawab dulu
Aruna
Kak Ian. Kenapa? Ada yang salah kak?
Byan
(smirk) Gapapa , selanjut nya kamu panggil kaka begitu aja
Aruna
Oke,
Yaudah Aruna tidur duluan ka,
Byan
Iya ,malam cill😁😅
Aruna
Hhhh iya, malam juga ka Ian
Byan
😊
Setelah melihat pesan dari Byan, Aruna pun meletakkan ponsel nya dan langsung memejamkan mata bersiap untuk tidur. Karna matahari sudah mulai naik, mungkin akan susah untuk nya bisa tidur dengan lelap.
Disisi lain, Byan juga tertidur namun dalam posisi masih memegang ponsel di tangan nya, yang di taruh di atas dada. Ia tertidur pulas mungkin karena semalaman ia tidak tidur, karena kelamaan nongkrong dengan teman juga ikut menemani Aruna bekerja sampai subuh.
Kalo berkenan boleh singgah ke "Pesan Masa Lalu" dan berikan ulasan di sana🤩
Mari saling mendukung🤗