NovelToon NovelToon
Dia,Cinta Sejatiku

Dia,Cinta Sejatiku

Status: tamat
Genre:Duniahiburan / Cintamanis / Kegiatan Olahraga Serba Bisa / Suami ideal / Tamat
Popularitas:172.3k
Nilai: 5
Nama Author: eunhyeayu90

Amira elsafha adalah mahasiswi sekaligus karyawan di sebuah perusahaan swasta di ibukota,
Diego Vincent Hilgers pemain sepakbola berdarah Indonesia Belanda yang memiliki banyak prestasi di bidang olahraga sejuta fans yaitu sepak bola.Menjadi pemain profesional di sebuah club Eredivisie ,dan juga pemilik akun Instagram yang memiliki jutaan pengikut,namanya kian melambung setelah bergabung di Timnas Indonesia.

pertemuan tidak sengaja dengan pemain sepak bola itu membuat benih-benih cinta mereka bersemi.Tapi setelah mereka memutuskan untuk bersama, tiba-tiba cinta mereka di uji di kala Amira telah mengandung anak Diego.
bagaimana kelanjutan hubungan mereka? apakah mereka akan bisa melewati hubungan yang sulit ini,LDR dan beda negara juga kebudayaan?

Instagram eunhyeayu90

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eunhyeayu90, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 23

Andra tampak mondar-mandir di depan ruang perawatan,Dia tidak diijinkan untuk masuk melihat keadaan Amira.keadaanya shock saat dokter mengatakan Adiknya itu mengalami keguguran, Bagaimana tidak Amira baru saja menikah dengan Reza tapi nyatanya Amira sudah mengandung dan diperkirakan berusia 4 bulan.

Bu Heni dan Pak Amar berlarian menuju Andra yang tampak dengan tatapan kosong,

"Andra... bagaimana keadaan adikmu?" tanya pak Amar

Andra hanya bisa menatap kedua orangtuanya dengan perasaan yang terpukul.

"abang...jawab papamu... Amira bagaimana..." bentak Bu Heni yang sudah mulai cemas

"Sepertinya amira mengalami kekerasan dalam rumah tangga...saat aku kerumahnya,dia pingsan tergeletak di lantai."

Bu Heni menutup mulutnya dan kemudian terhuyung kebelakang.untung saja pak Amar sigap menangkap istrinya itu

"Bagaimana keadaan Amira,bang... bagaimana keadaannya... sudah dibilangin firasat mama tidak enak .. sekarang terbukti kan...hiks ...hiks... Amira anakku..." isak tangis Bu heni tak terpecahkan

"nanti aku akan jelaskan lagi..aku akan menangani Reza terlebih dahulu.." tegas Andra

Andra kemudian pergi meninggalkan kedua orangtuanya untuk mulai melakukan penangkapan untuk adik iparnya itu .

Di rumah kontrakan

Reza pulang kerumahnya, keadaan rumah tampak gelap Reza heran apalagi pagar rumahnya terbuka.Firasatnya memburuk dia bergegas berlari menuju kedalam, dalam benaknya dia tidak ingin Amira Kabur dari rumahnya.

"Amira..!!" panggil Reza

Lampu tiba-tiba menyala Reza kemudian melihat sekitar dan melihat Andra berdiri bersama beberapa polisi lainnya.

Andra maju berjalan mendekati Reza dan memberikan bogem mentah ke wajah Reza

Bugg..buggg

Dua kali bogem itu mendarat dengan sempurna di pipi kanan dan kiri Reza hingga terjatuh ke lantai.

"tangkap dia!!" tegas Andra dengan wajah datarnya

beberapa polisi langsung memborgol tangan Reza,Reza tampak tidak memberikan perlawanan tapi sorot matanya begitu tajam melihat kearah Andra

"seharusnya aku membuatmu lebih parah lagi .tapi aku tidak akan mengotori tangan ku untuk laki-laki baj*ngan yang sudah melakukan kekerasan kepada wanita!" teriak Andra

"Kau tau alasan mengapa aku melakukan itu kepada adikmu??dia istriku tapi dia mengandung anak dari pria lain, menurut mu apakah itu adil untuk ku?kau pikir adikmu selugu itu..dia wanita murahan!!" balas Reza

Andra mengerang kesal hingga ingin memukul Reza kembali tapi di cegah oleh rekan seprofesi nya.

"stop jangan diteruskan.kita proses hukum di kantor polisi" ucap rekan Andra

"ingat!! Kau tidak akan lolos kali ini" ucap Andra

para polisi membawa Reza kedalam mobil tahanan, sedangkan beberapa polisi sedang memberikan keterangan kepada ketua RT setempat.

Di Rumah sakit kamar inap

Bu Heni menangis tanpa henti melihat keadaan putrinya yang sangat mengenaskan.wajahnya membiru, sudut bibir nya sobek.tangan,kaki serta tubuh anaknya membiru akibat pukulan benda tumpul.

Pak Amar memasuki ruang inap Putrinya setelah menerima telepon dari Andra.beliau melihat istrinya menangisi keadaan putrinya itu.sungguh hati seorang ayah mana yang tega melihat putrinya tidur tidak berdaya dengan keadaan yang belum sadar sedari tadi.

"Anakku Amira ...ibu merasa gagal karena telah membuat mu menjadi seperti ini... Pa.. Abang belum datang?" tanya bu Heni

"sudah papa telepon, Andra masih dalam perjalanan kemari.Reza sudah diserahkan ke kantor polisi.." ujar pak Amar berusaha untuk tetap tegar didepan istrinya

"mama tidak mau tau..urus perceraian Amira dengan pria laknat itu,mama tidak sudi Amira bersama pria itu lagi ." ucap bu Heni

"tidak ada kata perceraian.. Amira harus membatalkan pernikahannya...papa tidak mau ada bekas catatan di pengadilan jika amira pernah menikah...Amira harus kembali seperti Amira belum menikah!!" tegas pak Amar

Bu heni mengangguk menyetujui suaminya, "seharusnya seperti itu..baru menikah 4 hari amira sudah seperti ini...ya Allah nak,kamu diapain saja sama iblis itu..." isak tangis bu Heni tak terbendung lagi

Andra datang memasuki pintu ruangan amira, kedua orangtuanya kemudian beralih melihat kearah putra sulungnya itu.

"bisa kita bicarakan ini di luar ruangan " pinta Andra

Pak amar dan bu heni mengangguk setuju mereka kemudian berjalan menuju pintu luar dan menutup kembali pintu ruang rawat Amira.

setelah sampai diluar rawat inap, Mereka duduk berha di sebuah taman di rumah sakit.Andra menghela nafasnya berat, sungguh dia sendiri tak sanggup bercerita tapi mau tidak mau dia harus menceritakan kebenarannya.

"katakan Ndra..apa sebenarnya terjadi pada adikmu..." tanya Pak Amar

"tentang keguguran Amira... mama masih dibuat bingung dengan itu..tadi dokter sedikit bercerita tentang keguguran Amira, janinnya sudah dimakamkan sama papamu di TPU terdekat, kandungan adikmu sudah berusia 4 bulan.setau mama, Amira Dekat dengan Reza hanya dalam 2 bulan saja.lalu siapa yang melakukan itu kepada Amira." cecar bu heni kepada Andra

"Amira melakukan itu dengan Diego hilgers," pungkas Andra

"apa??lalu bagaimana bisa Amira malah menikahi orang lain?? Lalu kenapa bukan Diego,,apa laki-laki bule itu tidak mau bertanggung jawab sehingga amira mencari orang lain untuk menutupi kandungannya begitu... katakan NDRA...!!" sentak bu Heni

"tenanglah ma...biar andra cerita dulu.." ucap pak Amar

"mendengar kesaksian Reza tadi saat di kantor polisi, mereka memutuskan menikah karena itu .dan Reza mengetahui kehamilan Amira dan mencoba untuk menerimanya.tapi seiring berjalannya waktu,reza berubah pikiran karena Amira belum menerima reza dan masih menyimpan hatinya untuk Diego.sehingga kemarahan reza memuncak untuk menyakiti Amira.kita tidak tahu apa sesungguhnya yang terjadi,jadi keterangan amira nanti akan memutuskan hukuman yang diterima Reza nantinya..kita tunggu Amira sadar dan menceritakan semuanya.." jelas Andra

Kedua orang tua amira tampak sangat terpukul mendengar cerita itu.putrinya telah menyembunyikan masalah sebenarnya dari mereka dan mengambil jalan pintas yang malah membuat semuanya menjadi gelap,

Pagi hari

Amira terbangun dari tidurnya,ia melihat keadaan dirinya.bau khas rumah sakit sudah menyerbu hidungnya.keadaanya masih lemah,tapi ia melihat keadaan ibunya yang telah berjalan menghampirinya

"Amira..kamu sudah sadar nak...ya Allah.. Alhamdulillah Amira.. Mama sangat takut nak...kamu tidak sadar-sadar " ucap gelisah bu Heni

Amira menangis didepan ibunya, "mama... maafin Amira..." ucapnya dengan lirih

"iya nak... kamu tidak salah...mama dan papa yang salah karena lalai menjaga mu..." isak tangis bu Heni pecah

Pak amar yang baru masuk kedalam kamar kemudian segera menghampiri putri dan istrinya itu.

"amira..kamu sudah sadar nak.. syukurlah..." ucap haru pak Amar

"papa ... maafin Amira...mama.. maafin amira...hiks ...hiks .."

"sudah jangan terus-terusan minta maaf nak... semuanya sudah berakhir...kamu akan menjadi tanggung jawab kami.." ujar pak Amar

"kalian... kalian sudah tahu tentang kehamilan ku??" tanya Amira ragu

Bu heni dan pak amar saling berpandangan,dan mengangguk kearah Amira.

Amira terlihat lemas,ia kemudian meneteskan air matanya, ia kemudian memegang perutnya dan tampak ada keanehan.ia menyadari sesuatu dan tampak panik dan cemas

Kedua orang tuanya melihat keadaan Putri nya yang kelihatan tampak tak tenang memegangi perutnya.

"ada apa Amira?? perutmu sakit?" tanya Bu Heni

"dimana janinku.. kenapa tidak ada tonjolan di perut ku..kenapa perut ku datar " tanya Amira dengan gelisah

Bu heni baru sadar Jika Amira tidak tahu keadaannya sebenarnya jika amira telah mengalami keguguran.

"nak...saat kamu dibawa ke sini oleh Abang...kau sudah mengalami pendarahan,dan dokter memeriksa janinmu..tapi ternyata dia tidak selamat.detak janinmu sudah tidak ada.." ucap Bu heni

"tidak..itu tidak mungkin...aku tidak mungkin kehilangan anak ku...mama...mama pasti bercanda kan... ya Allah...anakku ma...anakku tidak mungkin gugur ..ma ...!!" Isak tangis amira pecah memenuhi seisi ruangannya.

"Amira ..kamu harus kuat nak... jangan seperti itu tenanglah.. Allah memiliki rencana lain untuk mu.. tetaplah tenang dan ikhlas nak..." ucap bu Heni.

Bu Heni memeluk anaknya untuk menguatkan, sedangkan pak amar tampak memalingkan wajahnya karena tidak tega melihat putrinya yang begitu sedih dan terpukul.

.

.

Hay gengs..masih stay kan.jangan lupa like komen dan vote ya..🙏🤌🥲

Instagram eunhyeayu90

1
Anang Wahyudin
Luar biasa
Ai Rosita 😊🌿
aku selalu suka alur cerita Amira dan Diego thor, konplik nya juga gak berat pokonya best bgt bgt.. sukses terus untuk mu ya tros
Ai Rosita 😊🌿
hahahhahaha rasain Diego 😂🤣
Ai Rosita 😊🌿
waduhh dilema pasti amira,, di satu sisi butuh pertanggungjawaban karena lambat laun keluarga harus tau, lingkungan juga pasti akan tahu seiring hamil besar nya,, kalau nungguin Diego belum pasti karna jadwal jadwal sudah padat
Ai Rosita 😊🌿
itulah resiko nya amira🥺
Ai Rosita 😊🌿
akupun kalau jadi amira bakalan luluh dengan speak Diego dan keroyalan nya,, dicintai secara ugal-ugalan.. tapi ya begitu penyesalan di akhir pasti akan terjadi,,
Qaisaa Nazarudin
Itulah Resiko nya Mira,Kamu tau itu dari awal bertemu,Diego udah bilang dia mmg selalu sibuk,Lha sekarang malah protes.. Diego juga harusnya luangkan sedikit waktu,katanya istri dan anak prioritas utama mu,mana janji mu..
Qaisaa Nazarudin
Amira terlalu keras kepala..Harusnya dari awal pertemuan kamu jual mahal,Lha setelah apa yg terjadi malah sok jual mahal..ckkk
Qaisaa Nazarudin
Sekurang-kurangnya nya kamu sudah meluahkan segala yg terpendam selama ini, bisa nikin kamu berasa plong gitu,Dan juga Diego udah tau dimana anaknya sekarang,Jadi kamu gak akan merasa bersalah lagi..
Qaisaa Nazarudin
Harus nya Amira jujur dong sama Diego,Dia juga berhak tau apa yg terjadi dengan anaknya..
Qaisaa Nazarudin
Pasti Adline sengaja tuh bicara dengan lantang kek gitu,biar yg lain nya juga peka..😂
Qaisaa Nazarudin
Akhirnya ketemuan juga mereka..deg degan nih..
Qaisaa Nazarudin
Udah ku duga pasti Adline sudah tau siapa Amira..
Qaisaa Nazarudin
What's Apakah Diego mau menikah? dengan siapa?? Jangan bilang dgn cewek lain..🥺
Qaisaa Nazarudin
Wash Akhirnya Amira bakalan ketemu sama Diego..
Qaisaa Nazarudin
Oh berarti Luna yg Ortunya Diego,Kan Adeline anaknya, kakak nya Diego..Ku pikir Ortu angkat nya Amira yg Ortunya Diego 🙏🙏😁😁
Qaisaa Nazarudin
Ortu angkat nya Amira adalah ORTUNYA Diego kan..
Qaisaa Nazarudin
Emang gak berjodoh mereka,padahal berselisih dgn Diego kan itu,gak mungkin Diego gam cam Amira walaupun sedang berteleponan..🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Berarti Amira gak balik lg ke apartmen nya..
Qaisaa Nazarudin
GAK MASUK AKAL MENURUT KU,PADAHAL DARI SEBELUM MENIKAH REZA UDAH TAU SEMUANYA,SEBELUM NIKAH BERKATA LAIN,SETELAH NIKAH BERKATA LAIN..SATU KATA BUAT REZA.G-I-L-A..😡😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!