NovelToon NovelToon
Pernikahan Tanpa Cinta

Pernikahan Tanpa Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 5
Nama Author: Isti arisandi

Mawar, gadis cantik, diusianya yang telah matang harus menerima pernikahannya dengan Dirga, seseorang yang tak pernah dikenal sebelumnya. Menggantikan Dimas yang pergi entah Kemana di hari pernikahannya. Cinta yang tak pernah ada sebelumnya, berlahan hadir di dalam mahligai rumah tangga, Dimas yang pergi kembali dengan sejuta penyesalan, ingin kembali pada Mawar kekasih pujaan hati. Bisakah Dimas merebut Mawar dari tangan Dirga? akankah hidup mereka bahagia? ikuti kisahnya terus di Menikah Tanpa Cinta.

Coretan pertama Isti arisandi. Mohon dukungannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isti arisandi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu keluarga besar

Malam yang panjang sudah berlalu, ini hari sangat berbeda dari biasanya bagi Mawar. Tubuh Mawar terasa sangat lelah. Entah berapa kali dimalam ini Dirga melakukan hubungan intim dengannya bahkan Mawar sendiri tak mengingatnya.

Ingin bangun tapi Dirga belum melepaskan pelukannya. Mungkin karena ini lagi weekend. Ia tak ingin bangun lebih awal. Baru sedikit saja Mawar menggerakkan tubuhnya. Dirga semakin memperkuat pelukannya.

" Mau kemana?"

" Sayangku, ini hari minggu! Tidak apa sekali-kali bangun lebih siang."

"Tapi, Mas!, ini sudah waktunya bangun"

"Aku sudah nggak bisa tidur lagi. Biarkan aku membersihkan tubuhku ini.

"Dirga melonggarkan pelukannya dan memberikan kesempatan Mawar untuk bangun lebih dulu.

Selesai membersihkan diri, Mawar segera turun ia berniat membuatkan sarapan suaminya, jika Dirga turun nanti Mawar berharap semua sudah siap.

Mawar berusaha semaksimal mungkin menjadi istri yang baik. Ia tak ingin suaminya kecewa sedikitpun terhadap dirinya. Karena alasan Mawar sangat kuat, selain Dirga sayang terhadapnya, ia juga menyayangi bapak dan ibunya.

"Sayang kamu pasti capek melakukan pekerjaan ini semua?" Dirga baru saja turun,ia mendapati sang istri harus mondar mandir di dapur sendiri. Menyiapkan sarapan untuknya, membersihkan rumah, belum lagi jika Malam tiba, ia tak membiarkannya istrinya tidur nyenyak, ini pasti berat sekali buat Mawar.

"Sayang,aku tak tega lihat kamu kerjakan ini semua! Dirga mendekati Mawar.ia melingkarkan tangannya di pinggang istrinya.

"Kamu pasti capek sekali. Kita cari ART satu lagi aja.gimana? Dirga mengamati istrinya yang sekarang banjir air mata, karena mengiris bawang merah, membuat matanya menjadi perih.

"Siapa bilang aku capek mas!. Aku suka melakukan ini semua. Semua membuat hari-hariku lebih berarti." Mawar memang sosok wanita yang tak mau tinggal diam. Ia sangat mandiri soal pekerjaan rumah saja ia anggap soal enteng.

Belum lama ia melakukan obrolan, terdengar deru Mesin berhenti di garasi Mobil.

"Mas kamu ada janji sama seseorang." Tanya Mawar pada suaminya yang sedari tadi masih mengeratkan pelukannya di pinggang istrinya, ia heran kenapa ada tamu di pagi ini.

"Nggak sayang, perasaan Mas lagi tak ada janji sama seseorang." jawab Dirga sambil menggelengkan kepalanya, seingat dia memang nggak bikin janji sama siapapun.

"Kita lihat aja Sayang, siapa yang datang!." Mawar dan Dirga berjalan beriringan menuju ruang tamu ,begitu Dirga membuka pintunya. Ia dikagetkan oleh sesuatu yang membuat dirinya sangat bahagia di pagi ini.

"Kejutan.....!!."

"Surprise buat kakak!"

"Kakak lama sekali nggak pulang, membuat Elis kangen." gadis itu sangat girang bukan kepalang melihat kakak yang dirindukannya sudah berdiri di depannya. Segera ia menghambur di pelukannya. Ia cium pipi kanan dan kiri kakaknya secara bergantian.

Sedangkan mama dan papanya baru saja keluar dari mobil. Dan menutup pintu mobil kembali.

"Mama!, Papa!.

Dirga segera memeluk Mama dan Papanya. Tak lupa ia juga mencium tangan kedua orang tuanya.

"Dirga kangen, Ma, Pa!. Tapi belum sempat pulang"

Segera Dirga mengajak mama Hana dan papa Heri masuk ke dalam, di depan pintu Mawar dan Elis sudah menunggu. Namun Elis belum berani menanyakan siapa wanita yang tinggal dengan kakaknya ini, selain baru datang ,ia juga masih capek.

"Kamu pasti sibuk, itukan alasanmu ! Itu selalu Kau jadikan alasan, untuk tidak mengunjungi kami Dirga."

Mama Hana belum sampai di dalam rumah, sudah mengomeli anak laki laki tunggalnya itu.

Sampai di depan pintu Mawar segera mencium tangan mama Hana, ia melakukan hal yang sama pada Heri.

Mama Hana merasa heran kenapa seorang wanita ini bersama Dirga, Dan sepertinya juga tinggal serumah.

Tanda tanya itu ia simpan di kepala terlebih dahulu. Rasanya tidak baik kalau ia baru datang sudah mengintrogasi Dirga.

" Ma, Pa!...Mari masuk dulu, pasti capek habis perjalanan jauh" Dirga membantu membawakan tas milik Hana, mungkin itu isinya oleh-oleh buat Dirga.

Mereka semua masuk ke dalam rumah, ia melepaskan lelahnya di ruang tamu. Elis kini masih sibuk dengan gawainya, sedangkan Heri ingin bertanya sesuatu, iya yakin istrinya sudah mewakili, uneg uneg di hatinya itu.

"Sayang..! Mama baru datang, tolong buatkan minum ya! Dirga menoleh ke arah Mawar yang berdiri di belakangnya. Tanpa sedikitpun mengurangi rasa sayangnya, ia berkata meminta tolong dengan sangat manis.

"Baik,Mas"

Berjalan menuju dapur, Mawar memikirkan sesuatu. Dihati Mawar sedikit ada rasa takut, apakah mama Hana akan merestui hubungan mereka yang sudah terlanjur menikah dan sudah bersemi cinta diantaranya, atau sebaliknya.

Melihat mertuanya Mawar sedikit mengagumi wanita itu, diusianya sekitar 50 tahun masih terlihat sangat cantik dan kulitnya sangat terawat, begitu pula papa mertuanya, sepertinya Dirga suaminya lebih Mirip wajah papanya, dan Elis mirip dengan mamanya. Elis juga sangat cantik ia mempunyai bulu mata alami sangat lentik.

"Dirga, Mama mau tanya sama Kamu!..Siapa wanita itu?"Jangan sampai kamu serumah tanpa menikah!.Jangan jangan kamu kumpul kebo ya? Mama nggak habis pikir sama kamu!"

Mama Hana tiba tiba memarahi Dirga, dengan bertubi tubi pertanyaan, tanpa menunggu jawaban dari Dirga terlebih dahulu.

"Mama tenang dong!. Baru datang belum minum apa-apa juga, udah marah- marah.

"Dirga dan Mawar itu menikah Ma," Mama yang belum Dirga kasih tau. Sebenarnya Dirga mau kasih kejutan ke Mama, tapi Mama sudah datang kesini duluan.

"Pa!. Lihat ini anakmu sekarang!.. Sudah pintar sekali!. Dia sekarang sudah menikah, tanpa memberi tahu kita orang tuanya"

"Semua sudah terlanjur Ma! Jangan Marah." Nanti di dengar menantu kita. Papa Heri akhirnya membuka suara untuk menenangkan suasana.

Tak berapa lama Mawar keluar membawa teko berisi air putih, 2cangkir kopi ,dan 2 gelas teh.

Dengan sangat hati-hati Mawar meletakkan satu persatu di meja. Ia tidak ingin membuat kekacauan dengan menumpahkan minuman di depan mertuanya.

"Makasi sayang." Dirga tersenyum kepada istrinya.

"Duduk dulu sayang." Dirga menepuk sofa di sebelahnya ia memberi kode pada Mawar agar duduk di dekatnya.

"Terima kasih kakak ipar." Elis kemudian segera meminum es teh buatan Mawar, karena dari tadi sudah sangat haus.

Mawar mendekat ke sebelah kiri Dirga,sedangkan sebelah kanan ada Elis adiknya. Tepat di depannya ada Mama dan Papanya yang duduk bersebelahan.

"Jelaskan pada Mama, kenapa kalian tiba tiba bisa menikah?. Mama dan juga Papa pastinya, ingin mendngar langsung, apa sebabnya!"

"Tolong Nak Mawar.Jelaskan pada Mama!. Mama ingin mendengar langsung darimu". Perintah mama Hana pada Mawar.

Mawar bingung, jika ia harus menjelaskan, sedangkan waktu itu ia sangat bersedih, bagaimana ia harus menjelaskan, akankah ia memberitahu mertuanya bahwa calon suaminya tidak datang di pesta pernikahannya.

"Se-benar-nya, wak-tu itu..." Suara Mawar terbata-bata.

"Biar Dirga aja yang menjelaskan pada Mama!" Sebenarnya waktu itu Dirga lagi main ke rumah Mawar!" Dirga menghela nafas panjang. Ia merasa bersalah harus mengarang cerita seperti ini.

"Dirga dan Mawar. Kita sama-sama saling mencintai, tapi waktu itu Mobil Dirga bannya kempes, Ma!. Jadi Dirga pulang terlalu larut malam, Akhirnya Mawar dan Dirga disuruh menikah sama pak RT. Itu yang telah terjadi,Ma".

Mawar hanya menundukkan kepala, tak sanggup ia mendongakkan kepalanya, walau hanya sebentar.

Menatap wajah mertuanya saja ia rasanya takut. Apalagi Dirga memilih berbohong kepada mamanya daripada harus jujur . Setitik bulir bening tak terasa jatuh dan menetes di pangkuannya.

"Tapi kalian tidak hamil diluar nikah kan? Tanya mama Hana lagi."

"Tidak Ma, kita baru melakukannya setelah menikah." imbuh Dirga lagi.

"Ya sudah jika kalian saling mencintai, Mama lega mendengarnya. Sekarang Mama mau ke kamar dulu, punggung Mama rasanya capek. Karena seharian duduk si kursi mobil."

Elis dan papa Heri hanya menjadi pendengar setia saja.

Sedangkan Mawar,setelah kepergian mama Hana menuju kamarnya, ia pamit untuk ke lantai atas.

Ia segera mencuci wajahnya di kamar mandi. Dan duduk di depan meja riasnya menghadap ke cermin.

Belum lama ia disitu, Dirga menyusul dan memeluknya."Sayang kenapa kau bersedih?"

"Kenapa Mas harus berbohong, daripada berkata jujur." tanya Mawar kemudian yang berada di dekapan suaminya.

1
Dedeh Rokayah
Luar biasa
Runik Runma
panjang bener
iren thezer
suka ceritanya sukses author
Jun Asih
karya y sangat bagus dengan cerita y
Sandisalbiah
Dimas...
Asiah Erap
Cerita bagu
Diana Susanti
lanjut kak mantap 👍👍👍👍
Diana Susanti
hahahaha 😁😁😁
Diana Susanti
paling Dimas
Diana Susanti
kayaknya seru,, lanjut kak
Nuraeniy352
bukan'y pasang cctv ya,,,bisa lihat n pantau dari kejauhan,,g guna pasang cctv kalo masih ribet
Hayatul Wardani
benar kata pak bagus tok cet
Afiqah Herni
memuaskn
Lina Lina
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Lina Lina
susah amat namanya thor..untung gak kelipat lidah gw bacanya..maaf thor cuma becanda 🙏🙏🙏🤣🤣🤣
Lina Lina
jd maksud emak kata2 emak barusan gak menyakiti gitu...bukan mawar jg dulu yg mau nikah sm dirga mak..tp dirga yg mengajukan diri..lg klu jodoh siapa yg bisa nengelak mak...
Lina Lina
ya elah mak jgn gitu ngapa...jgn jd siangan sm mantu emak...gak boleh.. kasihan loh mantunya..
Lina Lina
wah jgn2 tekdung tuh
Lina Lina
wkwkwkwk 😂😂😂 ketahuan author gak suka duren makanya jd belah semangka 🤣🤣🤣
Lina Lina
ciee ciee ciee..yg udah belah duren makin mesra aja...bikin ngiri aja 😆😆😆
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!